Anda di halaman 1dari 4

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

POLITEKNIK NEGERI MEDAN


JurusanTeknikSpil
Jl. Almamater No. 1 Kampus USU 20115, Indonesia
Telp. (061) 8210371, 8211235, 8215951, 8210436 Fax. (061) 8215845
http://www.polmed.ac.idemail:polmed@polmed.ac.id, info@pomed.ac.id

PEMERIKSAAN TITIK LEMBEK ASPAL SETELAH KEHILANGAN BERAT

A. Referensi :
AASHTO T 53-89: 1990

B. Tujuan umum
Memberikan kemampuan dasar kepada mahasiswa untuk dapat menentukan nilai suhu titk
lembek.

C. Terminologi
 DUPLO : Istilah yang menyatakan bahwa sampel yang diuji adalah
Ganda dan dipersiapkan , dibuat dan dijaga pada kondisi yang
Sama.

 FRAKSI AGERGAT : Istilah umu untuk sampel yang diujikan.

D. Peralatan
 cincin
 Bola baja, diameter 9,53 mm berat 3,45 gr sampai 3,55 gr
 Dudukan benda uji lengkap dengan pengarah bola baja dan pelat dasar yang mempunyai
jarak tertentu.
 Bejana tahan panas diameter 8,5mm dengan tinggi 12cm.
 Thermometer
 Penjepit
 Alat pengarah bola.
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

POLITEKNIK NEGERI MEDAN


JurusanTeknikSpil
Jl. Almamater No. 1 Kampus USU 20115, Indonesia
Telp. (061) 8210371, 8211235, 8215951, 8210436 Fax. (061) 8215845
http://www.polmed.ac.idemail:polmed@polmed.ac.id, info@pomed.ac.id

E.Benda uji

 Panaskan contoh aspal perlahan-lahan sambil diaduk terus menerus hingga cair merata.
Pemanasan dan pengadukan dilakukan perlahan-lahan agar gelembung udara cepat keluar.
 Setelah cair merata tuangkan contoh kedalam dua buah cincin. Suhu pemanasan aspal tidak
melebihin 56˚c diatas titk lembeknya dan untuk aspal tidak melebihin 111˚c diatas titik
lembeknya
 Panaskan 2 buah cincin sampai mencapai suhu tuang contoh dan letakan kedua cincin diatas
pelat kuningan yang telah diberi lapisan campuran talk ayau sabun.
 Tuang contoh kedalam 2 buah cincin, diamkan pada suhu kurang-kurangnya 8˚c dibawah
titk lembeknya sekurang-kurangnya 30 menit.
 Setelah dingin ratakan permukaan contoh dalam cincin dengan pisau yang telah dipanaskan.

F.Prosedur pelaksana dan pemeriksa hitungan


 Pasang dan atrulah kedua benda uji diatas kedudukan dn letakan pengarah bola diatasnya.
Kemudian masukan seluruh peralatan tersebut kedalam bejana gelas .
 Isilah bejana dengan air suling baru, denga suhu (5±1)˚c sehingga tinggi permukaan air
berkisar antara 101,6 sampai 108 mm
 Letakan thermometer yang sesuai untuk pekerjaan ini diantara kedua benda uji (kurang
lebih dari 12,7 mm dari tiap cincin)
 Periksalah dan aturlah jarak antara permukaan masing-masing benda uji yang bersuhu 5˚c
diatas dan ditengah permukaan masing-masing benda uji yang bersuhu 5˚c menggunakan
penjepit dengan memasang kembali pengarah bola
 Panaskan bejana sehingga kenaikan suhu menjadi 5˚c permenit. Kecepatan pemanasan rata-
rata dari awal dan akhir pekerjaan ini. Untuk 3 mrnit pertama perbedaan kecepatan
pemanasan tidak boleh melebihin 0,5˚c.
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

POLITEKNIK NEGERI MEDAN


JurusanTeknikSpil
Jl. Almamater No. 1 Kampus USU 20115, Indonesia
Telp. (061) 8210371, 8211235, 8215951, 8210436 Fax. (061) 8215845
http://www.polmed.ac.idemail:polmed@polmed.ac.id, info@pomed.ac.id

 Laporkan suhu pada saat setiap bola menyentuh pelat dasar. Laporkan suhu titk lembek
bahan bersangkutan dari hasil pengamatan rat-rata dan bulatkan sampai 0,5˚c terdekat
untuk tiap percobaan ganda (duplo
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

POLITEKNIK NEGERI MEDAN


JurusanTeknikSpil
Jl. Almamater No. 1 Kampus USU 20115, Indonesia
Telp. (061) 8210371, 8211235, 8215951, 8210436 Fax. (061) 8215845
http://www.polmed.ac.idemail:polmed@polmed.ac.id, info@pomed.ac.id

G.Penutup

 KESIMPULAN :

 SARAN :