Anda di halaman 1dari 2

LEMBAGA PEMBIAYAAN

Dalam menjalankan kegiatan usaha, sering pengusaha mengalami masalah dengan keuangan.
Untuk itu mereka memerlukan lembaga keuangan untuk menyelesaikan permasalahan
keuangan yang di hadapi. Lembaga keuangan perbankan dapat digunakan untuk membantu
pengusaha . ada model lembaga pembiayan yang dapat membantu pengusaha selain lembaga
keuangan perbankan yaitu:

a. Sewa Guna Usaha (Leasing) yaitu suatu kegiatan pembiayaan lewat penyediaan
barang-barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan (debitur atau leasee)
untuk suatu jangka waktu tertentu, berdasarkan pembiayaan secara berkala dengan
disertai atau tanpa disertai dengan hak pilih (opsi) dari perusahaan tersebut
(debitur/leasee) untuk membeli barang barang barang modal yang bersangkutan di
akhir masa leasing atau memperpanjang jangka waktu leasing tersebut berdasarkan
nilai sisa yang disepakati bersama. Jenis leasing: operating leasing yaitu leasing
dimana pada akhir leasing tidak ada opsi bagi leasee untuk membeli barang leasing
tersebut. Financial leasing yaitu leasing dimana di akhir masa leasing diberikan hak
pilih (opsi) bagi leasee untuk memiliki barang modal tersebut dengan jalan
membelinya dengan harga yang ditetapkan bersama. Sale and lease back merupakan
jenis leasing di mana barang modal berasal dari leasee sendiri, kemudian barang
tersebut dijual kepada leasor (pemberi dana) selanjutnya leasor menyewakan barang
tersebut kepada leasee kembali, yang biasanya di gunakan jenis financial leasing.
b. Anjak pitang (factoring) yaitu pembiayaan jangka pendek tanpa kolateral, pembiayaan
mana di lakukan dalam bentuk pembelian dan/atau pengalihan/pengambilalihan serta
pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek dari suatu perusahan, tagihan mana
berasal dari transaksi perdagangan dalam maupun luar negeri. Yang menjadi elemen-
elemen yuridis dari factoring adalah: adanya perusahaan factor (perusahaan yang
mendanai), adanya klien( pihak yang punya piutang yang akan dialihkan), adanya
costpmer (debitur yang berhutang kepada klien), adanya piutang/tagihan, adanya
pengalihan piutang.
c. Modal ventura (capital ventura) adalah suatu pembiayaan oleh perusahaan modal
ventura (investor) dalam bentuk penyertaaan modal ke dalam suatu perusahaan yang
menerima bantuan pembiayaan (investee company, perusahaan pasangan usaha),
untuk jangka waktu tertentu, di mana setelah jangka waktu tertentu tersebut lewat,
pihak investor akan melakukan divestasi atas saham saham itu. ( menjual kembali
saham kepada perusahan yang menerima bantuan tersebut). Banyak perusahaan besar,
yang menjadi besar karena adanya bantuan dana berupa modal ventura ini, misalnya
apple computer, Microsoft, KFC dll.
d. Pembiayaan konsumen (consumer finance) merupakan penyediaan dana bagi
konsumen oleh perusahaaan pembiayaan untuk membeli barang barang konsumi yang
pembayarannya dilakukan secara angsuran atau berkala oleh konsumen. Jaminan
hutang dari pembiayaan konsumen ini adalah barang konsumen yang menjadi obyek
pembiayaan konsumen tersebut biasanya dalam bentuk fidusia. Apabila kegiatan ini
dilakukan oleh bank, maka bentuk pinjaman yang mirip dengan pembiayaan
konsumen disebut dengan kredit konsumsi.
e. Pembiayaan dengan kartu kredit. Kartu kredt merupakan suatu kartu yang umumnya
dibuat dari bahan plastic, dengan dibubuhkan identitas dari pemegang dan
penerbitnya yang memberikan hak terhadap siapa kartu kredit tersebut diisukan untuk
menandatangani tanda pelunasan pembayaran harga dari jasa atau barang yang di beli
dari tempat tempat tertentu seperti toko, hotel, restoran dll. Selanjutnya membebankan
kewajiban kepada pihak penerbit kartu kredit untuk melunasi harga barang dan jasa
tersebut ketika ditagih oleh penjual barang atau jasa. Kemudian kepada penerbitnya
diberikan hak untuk menagih kembali pelunasan harga tersebut dari pihak pemegang
kartu kredit plus biaya biaya lainnya.
f. Model pembiayaan lewat pasar modal. Suatu perseroan terbuka dapat menarik dana
dari pasar modal misalnya melalui penjualan sahamnya. Perseroan terbuka adalah
suatu perseroan terbatas yang modal dan sahamnya telah memenuhi syarat syarat
tertentu, di mana saham sahamnya dipegang oleh banyak orang/banyak perusahan,
yang penawaran sahamnya dilakukan kepada public/masyarakat sehingga jual beli
sahamnya dilakukan melalui pasar modal, baik lewat proses penjualan/penawaran
saham perdana (initial public offering) atau lewat penjualan/penawaran selanjutnya
dari saham saham, yang disebut dengan istilah rights issue. Selain menjual saham,
sumber dana bagi perseroan adalah dengan menjual berbagai jenis surat berharga lain
melalui pasar modal antara lain.
g. Model pembiayaan lewat Pendanaan langsung ( Private Placement) merupakan
proses penjualan efek-efek (surat berharga) baru (perdana) atau dalam
menyelenggarakan suatu pinjaman berjangka panjang, pengeluaran efek mana dijual
secara langsung kepada investor , tanpa melalui pasar modal, pasar saham, atau pasar
uang, dengan mekanisme tidak melalui suatu penawaran umum (public offering). Efek
yang dijual melalui mekanisme private placement dapat berupa efek apa saja, seperti
saham, obligasi, obligasi konvesi, comercial paper dll.
h. Model pembiayaan melalui pasar uang yaitu suatu pasar financial di mana instrument
kredit jangka pendek yang umumnya berkualitas tinggi diperjualbelikan, yang
dilakukan oleh pelaku pelaku pasar uang ( bank, broker, dealer, penukar uang dll),
meskipun pasar uang dapat pula berfungsi sebagai mekanisme untuk menetapkan
suku bunga jangka pendek yang lazim berlaku melalui mekanisme pinjam atau
imbangan permintaan dan penawaran akan dana dana yang ada di pasar uang tersebut.
i. Model pembiayaan proyek ( project finance) merupakan model pembiayaan dengan
memberikan pinjaman kepada proyek proyek besar dan biasanya dalam bentuk
sindikasi. Pembiayaan proyek tersebut pada prinsipnya tanpa jaminan hutang
tambahan, tetapi proyek tersebut menjadi jaminan hutang. Dimana pengembalian
hutang dilakukan dari hasil revenue yang dihasilkan oleh proyek yang bersangkutan.

Sumber: Munir Fuady SH, MH,LLM, pengantar hukum bisnis: menata bisnis modern di era
global, Citra Aditya Bhakti.