Anda di halaman 1dari 3

DAFTAR PUSTAKA

Abdurachman. (2014). Sanepan Daun Sirih yang Temu Rose (Online). Diakses
melalui https://www.facebook.com/633572783325733/posts/sanepan-
daun-sirih-yang-temu-rose/ tanggal 2 Maret 2019.
Aiello, S.E. (2012). The Merck etinary manual. USA: Merck Sharp & Dohme Corp.
Ali, B., et al. (2015). Essential Oils Used In Aromatherapy: A Systemic Review.
Asian Pac J Trop Biomed. 5(8):601-11.
Amin, S. (2002). Menggugat Tasawuf, Sufisme dan Tanggung Jawab Sosial Abad
21 Cet. II. Yogyakarta: Puataka Pelajar.
Anwar, R. (2004). Ilmu Tasawuf. Bandung: CV Pustaka Setia.
Arambewela, L., Kumaratunga, K.G.A & Dias, K. (2005) : Studies on Piper betle
of Srilangka. Jurnal of science foundation. Srilangka, 33(2): 133-139.
Arikunto, S. (2009). Research And Development. Bandung: Alfabeta.
Armando, N.M. (2005). Ensiklopedi Islam. Jakarta: PT Ichtiar Baru Van Hoeve.
Asy-Syafrowi, Mahmud. (2013). Mengundang Malaikat ke Rumah. Yogyakarta:
Mutiara Media.
Carolia, N., & Noventi, W. (2016). Potensi Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle
L.) sebagai Alternatif Terapi Acne vulgaris. Majority, 5(1): 140-145.
Ekosari, R., & Sugiarto, L. (2013). Studi fisiologis daun sirih ‘temurose’ (The
Physiaological study of ‘temurose’ betel leaves). J. Sains Dasar, 2(1): 7-12.
Fauzan. (2012). Akulturasi Islam dan Budaya Jawa: Kajian Pada Ritual
“Pengesahan” Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate. Jurnal Studi
Agama dan Pemikiran Islam, 4(1): 105-124.
Fauziah, M. (2007). Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Depok: Penebar Swadaya.
Gavankar, R., et al. (2013). Phytochemistry Pharmacological Profile and
Therapeutic Uses of Piper betle Linn: An Overview. J Pharmacogn
Phytochem, 1(2): 10-19.
Hidayah. (2019). Khasiat Daun Sirih Sisi Spiritual (Online). Diakses melalui
http://ilmu-hikmah.com/khasiat-daun-sirih-sisi-spiritual/ tanggal 2 Maret
2019.
Ibrahim, A. M. 2013. Uji Efektifitas Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle
Linn)Terhadap pertumbuhan bakteri streptococcus viridians Dengan
metode Disc diffusion. Skripsi tidak diterbitkan. Jakarta: Universitas Islam
negeri syarif hidayatullah.
Inayatullah, S. 2012. Efek Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper Betle L.) Terhadap
Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus. Jakarta: Universitas Islam
Negeri Syarif Hidayatullah.

17
Iqbal., Rustam, N., & Kasman. Analisis Nilai Absorbansi Kadar Flavonoid Daun
Sirih Merah (Piper Crocatum) dan Daun Sirih Hijau (Piper Betle L),
Gravitasi, (15)1: 1-9.
Kaskus. (2013). Suruh Ketemu Rose Sebuah Mitos (Online). Diakses melalui
https://www.kaskus.co.id/ tanggal 2 Maret 2019.
Kompasiana. (2006). Kearifan Sirih dan Beragam manfaatnya (Online). Diakses
melalui https://www.kompasiana.com/ tanggal 2 Maret 2019.
Latifah. 2015. Identifikasi Golongan Senyawa Flavonoid dan Uji Aktivitas
Antioksidan pada Ekstrak Rimpang Kencur Kaempferia galanga L. Dengan
Metode DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil). Universitas Islam Negeri
Maulana Malik Ibrahim Malang : Jurusan Kimia Fakultas SAINS dan
Teknologi.
Mursito, B. (2002). Ramuan Tradisional Untuk Penyakit Malaria, PT. Penebar
Swadaya, Jakarta.
Ningtias, A.F., Asyiah, I.N., & Pujiastuti. (2014). Manfaat Daun Sirih (Piper betle
L.) Sebagai Obat Tradisional Penyakit Dalam di Kecamatan Kalianget
Kabupaten Sumenep Madura (Benefits of Betel Leaf (Piper betle L.) As
Traditional Medicine for Internal Disease in Kalianget District Sumenep
Regency Madura). Artikel Penelitian Mahasiswa, FMIPA Universitas
Negeri Jember.
Patel, M.R., Jasrai, Y.T. (2013). Evaluation of Fungitoxic Potency of Piper betle L.
(Mysore variety) Leafe Extracts Against Eleven Phyto Pathogenic Fungal
Strains. Cibtech Journal of Bio-Protocols, 2(2): 21-28.
Pinatik, N.J., Joseph, W.B.S., & Akili, R.H. (2015). Efektivitas Daun Sirih Hijau
(Piper betle linn.) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia
coli. Paper, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi.
Purnama, N. (2017). Identifikasi Senyawa Flavonoid Pada Daun Sirih (Piper batle
L.). PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA III, Langsa-Aceh 30
Oktober 2017.
Putri, ZF. (2010). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sirih (Piper betle L.)
terhadap Propionibacterium acne dan Staphylococcus aureus multiresisten
(skripsi tidak diterbitkan). Surakarta: Universitas Muhammadiyah
Surakarta.
Reveny, J. (2011). Daya Anti Mikroba Ekstrak dan Fraksi Daun Sirih Merah (Piper
betle L.) : Jurnal ILMU DASAR.12 (I): 6-12.
Rivai, H., Nanda, P.E., Fadhilah, H. (2014). Pembuatan Dan Karakterisasi Ekstrak
Kering Daun Sirih Hijau (Piper betle L.). Jurnal Farmasi Higea, 6(2): 133-
144.
Robinson, T. (1991). The Organic Constituents of Higher Plant. 6 th edition.
Departemen of Bichemistry University. Massachusetts, 191-196.
Sayodih, N. (2009). Education Research Method. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya.

18
Sidarta, M. (2016). Kerifan Sirih dan Beragam Manfaatnya (Online). Diakses
melalui https://www.kompasiana.com/mawan.sidarta/ tanggal 2 Maret
2019.
Sofiani, V., & Pratiwi, R. (2017). Review Artikel: Pemanfaatan Minyak Atsiri Pada
Tanaman Sebagai Aromaterapi Dalam Sediaan-Sediaan Farmasi. Farmaka,
15(2): 119-131.
Sutoyo. (2014). Integrasi Tasawuf Dalam Tradisi Kejawen Persaudaraan Setia Hati
Terate. Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, 4(2):328-352.
Wei, A., & Shibamoto, T. (2010). Antioxidant/Lipoxygenase Inhibitory Activities
and Chemical Compositions of Selected Essential Oils. J Agriculture Food
Chem. 58(12): 7218-25.
Wirakusumah, E.S. (2000). Cantik dan Bugar dengan Ramuan Nabati. Jakarta:
Penebar Swadaya
Yanie, A.E., Shinta, E., Anggi, K., & Muhammad, I. (2013). Pembuatan Pestisida
Organik Menggunakan Metode Ekstraksi dari Sampah Daun Pepaya dan
Umbi Bawang Putih. Jurnal Teknik Lingkungan, Universitas Andalas
Sumatera Barat, Vol. 10(1).

19