Anda di halaman 1dari 1

GEH

1. Seorang anak perermpuan berusia 10 tahun dibawa oleh ibunya ke 6. Ny. Tangkas 50 tahun datang ke dokter praktek swata dengan keluhan
puskesmas dengan keluhan mata kuning sejak 1 hari lalu. Satu mingu perih di episgatrium, mual dan kadang muntah. Keluhan ini sudah
sebelumnya anak mengeluh badan lesu, lemas, nafsu makan berkurang, dialami selama seminggu. Nyeri kadang dirasakan menusuk sampai ke
mual dan kadang disertai muntah, badan panas, dan rasa tidak enak di daerah punggung pasien. Dalam pemeriksaan tanda vital didapatkan
bagian perut kanan atas. Air kencing berwarna seperti the pekat. pasien compos mentis, tekanan darah 110/70 mmHg, Nadi 80x/menit,
Disekolah penderita ada 2 orang menderita penyakit sama. Penderita RR 20x/menit, suhu 37o C. Pada pemeriksaan abdomen didapatkan nyeri
tidak pernah mendapat transfusi darah dan tidak juga mendapat tekan epigastrium. Apakah terapi yang paling tepat untuk kasus diatas?
suntikan atau dicabut gigi dalam 4 bulan terakhir. Namun penderita a. Antasid 3x1 ditambah cimetidin 2 x 400 mg
sering jajan di luar gerbang sekolah. Penderita tidak mendapat obat2 b. Antasid 3x1 ditambah ranitidine 2x 150 mg
TBC. PF : diperolah denyut nadi 108x/menit, R 20x/menit, S 37,8C, c. Antasid 3x1 ditambah famotidine 2x 40 mg
sklera ikterik +/+, hepar 4cm BAC kulit ikterik, lain lain batas normal. d. Antacid 3x1 ditambah omeprazole 1x60 mg
Apa hasil pemeriksaan penunjang yang paling mungin? e. Antasid 3x1 ditambah lansoprazol 1x30 mg
a. HbsAg + 7. Laki-laki 24 tahun berobat ke RS dengan keluhan mual, kekuningan
b. Anti HBS + pada mata, buang air kecil seperti teh. Pada pemeriksaan tes hati
c. HbeAg + didapatkan SGOT SGPT meningkat 2x lipat, Bilirubin 2mg/dl, Anti
d. IgG HAV + HAV negatif, Anti HCV negatif. HbsAg negatif, HbeAg positif. IgM
Anti HBC positif, Anti HbsAg negatif. Apakah diagnosis pasien
e. IgM HAV +
a. Hepatitis B Akut infeksius
2. An. Ajaib 5 bulan datang dibawa oleh keluarganya karena mengalami
b. Hepatitis B Kronik replikatif
kejang sebanyak 3 kali sebelum masuk rumah sakit, setelah kejang c. Hepatitis B Window period
pasien tidak sadarkan diri, pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu d. Hepatitis B Kronik non replikatif
39oC dan kaku kuduk disangkal .Kemungkinan diagnosis pada pasien
e. Hepatitis B Penyembuhan
ini? 8. Seorang pria berusia 42 tahun datang ke UGD RS karena nyeri perut
a. Kejang demam simpleks kanan atas sejak satu minggu yang lalu. Keluhan disertai demam tinggi.
b. Kejang demam kompleks Pasien pernah mengalami BAB lender dan darah tiga tahun yang lalu.
c. Meningitis Pada pemeriksaan fisik ditemukan keadaan umum ikterik dengan suhu
d. Ensefalitis 37,9oC, hepar teraba 2 jari beserta nyeri tekan perut kanan atas. Pada
e. Epilepsi pemeriksaan laboratorium ditemukan SGPT 90 IU/L dan SGOT 80
3. Bayi ibu ajaib 1 hari dibawa orangtuanya ke puskesmas dengan keluhan IU/L. Pada USG abdomen ditemukan lesi anekoik pada hepar
kuning beberapa jam setelah lahir. Ditolong oleh bidan, kehamilan berdiameter 2 cm, batas tegas, dengan internal echo disekitarnya.
cukup bulan, berat lahir 3500 gram, gerak aktif, menangis kuat. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
Pemeriksaan fisik tampak ikterik dari kepala hingga lipat paha. a. Abses hepar
Diketahui golongan darah bayi O+, dan ibu B-. Kemungkinan b. Kista hepar
penyebab? c. Hepatoma
a. Inkompabilitas ABO d. Hemangioma hepar
b. Inkompabilitas RH e. Hepatitis
c. Breast feeding jaundice 9. Seorang laki-laki dewasa datang dengan keluhan keluar benjolan di
d. Breast milk jaundice selangkangannya. Benjolan tidak dapat dimasukkan kembali. Disertai
e. Sferositosis congenital demam, mual, muntah, dan tidak bisa BAB. Dahulu, benjolan sebesar
4. Pasien wanita 27 tahun mengeluhkan nyeri perut yang terjadi 2 minggu telur ayam, keluar jika batuk atau mengedan dan dapat masuk sendiri
sekali dalam satu bulan terakhir ini. Nyeri berkurang setelah BAB, jika berbaring. Pemeriksaan fisik didapatkan benjolan teraba lunak,
namun pasien hanya BAB 1 kali dalam 3-4 hari. Pasien telah mengobati nyeri tekan (+). Diagnosis pada pasien adalah?
keluhan dengan obat dan mengkonsumsi makanan tinggi serat namun a. Hernia ingunalis reponible
tidak ada perbaikan gejala.Penyakit yang mungkin terjadi pada pasien b. Hernia inguinalis irreponible
ialah ? c. Hernia inguinalis inkarserata
a. IBS d. Hernia inguinalis strangulate
b. Colitis e. Ileus obstruktif
c. Enteritis 10. Pasien datang dengan keluhan nyeri pada perut sejak 2 jam yang lalu.
d. Chron’s disease Pasien awalnya merasakan nyeri pada epigastrik 2 hari lalu, kemudian
e. Colitis ulceratif pindah ke perut kanan bawah. Pasien lalu merasakan nyeri hebat sejak 2
5. Wanita 45 tahun dating ke UGD dengan keluhan nyeri kolik perut jam lalu. Pasien mengeluhkan mual, muntah, dan kembung. Pada
bagian kanan atas . Nyeri terasa semakin berat ketika pasien makan pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/80 mmHg, nadi 110x/menit, RR
makanan berminyak. TB : 155cm, BB : 80kg, riwayat kolesterol tinggi 28x/menit, suhu 37,8 oC. Pada pemeriksaan didapatkan perut terlihat
(+). PE : konjungtiva anemis, murphy sign (+).Pemeriksaan penunjang cembung, defans muskular (+), perut teraba seperti papan.
yang dilakukan adalah ? Kemungkinan diagnosis?
a. USG abdomen a. Apendisitis akut
b. BNO 3 posisi b. Kolesistitis
c. Colon in loop c. Peritonistis
d. Barium enem d. Pankreatitis
e. Foto abdomen e. Ulkus Peptikum