Anda di halaman 1dari 5

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANTEN

JURUSAN KEPERAWATAN TANGERANG


LEMBAR OBSERVASI
UJIAN PRAKTEK LABORATORIUM

Nama Mahasiswa :
NIM :
Hari/TanggalUjian :
Tindakan : PEMBERIAN SALEP MATA

No. KEGIATAN 0 1 2
1. Persiapan alat dan bahan :
Baki yang sudah dialasi dengan alat:
1. Bak instrumen yang berisi:
a. Vinset 1 buah
b. Kassa 5 lembar
c. Kapas 5 buah
d. Kom kecil 1 buah
e. Handschoen 2 buah
2. Korentang pada tempatnya
3. Obat dalam tempatnya
4. Bengkok 1 buah
5. Kom kecil yang berisi air hangat
6. Penlight 1 buah
7. Tissue 5 lembar
8. Hypapix/plester
9. Nacl/ air hangat1buah
10. Buku catatan 1 buah
2. Dekatkan alat
3. Tutup sampiran
4. Salam terapeutik dan jelaskan prosedur yang akan dilakukan
5. Isi kom kecil dengan kassa dan tuangkan larutan Nacl
6. Menyiapkan hupapix agar tidak agar tidak lengket
7. Atur posisi pasien dalam keadaan duduk atau tidur
8. Cuci tangan
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANTEN
JURUSAN KEPERAWATAN TANGERANG
LEMBAR OBSERVASI
UJIAN PRAKTEK LABORATORIUM

9. Pasang sarung tangan


10. Bersihkan daerah kelopak mata dan bulu mata dengan kapas yang sudah
diberikan larutan Nacl dengan cara membersihkan dengan menggunakan
tangan kiri untuk membuka mata, ibu jari membuka kelopak mata bawah dan
jari telunjuk membuka kelopak mata bagian atas
11. Buka mata dengan menekan perlahan-lahan bagian bawah dengan ibu jari, jari
telunjuk diatas tulang orbita
12. Pencet tube sehingga obat keluar dan oleskan salep di pinggir kelopak mata
13. Tutup mata dengan kasa dan berikan hupapix bila perlu atau bila keadaan
pasien tidak bisa membuka matanya
14. Cuci tangan
15. Catat obat, jumlah, waktu, dan tempat pemberian
16. Rapikan pasien
17. Rapikan alat
18. Salam terapeutik
JUMLAH
TOTAL NILAI
PRESENTASE

Keterangan :
 Nilai 2 : Tindakan dilakukan sempurna
 Nilai 1 : Tindakan dilakukan tidak sempurna
 Nilai 0 : Tindakan tidak dilakukan sama sekali
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑥 100%
Presentasi :
30
Lulusujianpraktek :
Apabilamahasiswamampumelakukanprasatdenganpresentase minimal 75 (3,25)

Tanggal,

Mahasiswa yang diuji Penguji

( ) ( )
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANTEN
JURUSAN KEPERAWATAN TANGERANG
LEMBAR OBSERVASI
UJIAN PRAKTEK LABORATORIUM

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

1. Definisi
Salep mata adalah salep yang digunakan pada mata. Pada pembuatan salep mata harus
diberikan perhatian khusus. Sediaan dibuat dari bahan yang sudah disterilkan dengan
perlakuan aseptik yang ketat serta memenuhi syarat uji sterilitas ( Anonim, 1995 ) .
Salep adalah sediaan setengah padat yang mudah dioleskan dan digunakan
sebagai obat luar. Bahan obatnya harus larut atau terdispersi homogen dalam dasar salep
yang cocok ( Anief , 2000 ).

2. Tujuan Pemberian Salep Mata


Tujuan utama pemberian salep mata yaitu untuk memperlama kontak obat dengan
permukaan mata.
3. Indikasi dan Kontra indikasi pemberian obat
a) Indikasi
Biasanya obat salep mata digunakan dengan indikasi sebagai berikut :
 meredakan sementara mata merah akibat iritasi ringan yang dapat disebabkan
oleh debu, sengatan sinar matahari, pemakaian lensa kontak, alergi atau sehabis
berenang.
 Antiseptik dan antiinfeksi.
 Radang atau alergi mata .
b) Kontraindikasi
Obat salep mata yang mengandung nafazolin hidroksida tidak boleh digunakan pada
penderita konjutivitis atau penyakit mata lainnya yang hebat , bayi dan anak .
Kecuali dalam pegawasan dan nasehat dokter.

4. Standart Operasional Prosedur


A. Persiapan Alat dan Bahan :
Baki yang sudah dialasi dengan alat:
11. Bak instrumen yang berisi:
f. Vinset 1 buah
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANTEN
JURUSAN KEPERAWATAN TANGERANG
LEMBAR OBSERVASI
UJIAN PRAKTEK LABORATORIUM

g. Kassa 5 lembar
h. Kapas 5 buah
i. Kom kecil 1 buah
j. Handschoen 2 buah
12. Korentang pada tempatnya
13. Obat dalam tempatnya
14. Bengkok 1 buah
15. Kom kecil yang berisi air hangat
16. Penlight 1 buah
17. Tissue 5 lembar
18. Hypapix/plester
19. Nacl/ air hangat1buah
20. Buku catatan 1 buah

B. Prosedur kerja
1. Dekatkan alat
2. Tutup sampiran
3. Salam terapeutik dan jelaskan prosedur yang akan dilakukan
4. Isi kom kecil dengan kassa dan tuangkan larutan Nacl
5. Menyiapkan hupapix agar tidak agar tidak lengket
6. Atur posisi pasien dalam keadaan duduk atau tidur
7. Cuci tangan
8. Pasang sarung tangan
9. Bersihkan daerah kelopak mata dan bulu mata dengan kapas yang sudah diberikan
larutan Nacl dengan cara membersihkan dengan menggunakan tangan kiri untuk
membuka mata, ibu jari membuka kelopak mata bawah dan jari telunjuk
membuka kelopak mata bagian atas
10. Buka mata dengan menekan perlahan-lahan bagian bawah dengan ibu jari, jari
telunjuk diatas tulang orbita
11. Pencet tube sehingga obat keluar dan oleskan salep di pinggir kelopak mata
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANTEN
JURUSAN KEPERAWATAN TANGERANG
LEMBAR OBSERVASI
UJIAN PRAKTEK LABORATORIUM

12. Tutup mata dengan kasa dan berikan hupapix bila perlu atau bila keadaan pasien
tidak bisa membuka matanya
13. Cuci tangan
14. Catat obat, jumlah, waktu, dan tempat pemberian
15. Rapikan pasien
16. Rapikan alat
17. Salam terapeutik
18. Buka Handscoon
19. Cuci tangan
C. Evaluasi :
1. Pemberian salep mata
2. Sterilisasi terjaga
3. Klien merasa nyaman