Anda di halaman 1dari 2

Perbedaan norma dan etika

Norma
 Norma adalah perilaku yang disetujui secara budaya dan / atau diterima secara luas.
 Norma terbatas pada perilaku (luar) yang ditentukan oleh masyarakat dan komunitasi
norma di suatu wilayah atau komunitas mungkin tidak menjadi norma di komunitas lain.
 Mengalami perubahan: Sebagai aturan yang lahir dari proses interkasi sosial di
masyarakat, norma mengalami perubahan sesuai atas keinginan dan kebutuhan dari
anggota masyarakat itu sendiri.
 Pelanggar norma mendapatkan saksi: Norma sosial bersifat memaksa individu agar
berperilaku untuk sesuai dengan kehendak bersama. Sehingga pelanggaran
diberikansanksi dengan tindakan atau daya ikat norma.
Etika
 Etika adalah pendekatan sistematis yang digunakan seseorang dalam membuat keputusan
tentang suatu perilaku.
 Etika diatur oleh pedoman profesional dan hukum dalam waktu dan tempat tertentu,
 Etika di sisi lain bersifat universal. Disetujui bahwa etika mengambil denominasi yang
sama dalam semua pemahaman manusia.
 Etika adalah respons terhadap situasi tertentu.
 Etika dipilih oleh orang itu sendiri yang mengatur hidupnya.
 Etika menekankan pada perilaku benar dan salah.
 orang bebas berpikir dan memilih prinsip hidupnya dalam etika.
 Moral dapat bervariasi dari masyarakat ke masyarakat dan budaya ke budaya. Berbeda
dengan Etika, yang tetap sama terlepas dari budaya, agama atau masyarakat apa pun.
 Etika berlaku luas dalam bisnis yang dikenal sebagai etika bisnis.
 Etika tidak diekspresikan dalam bentuk pernyataan.

Kesimpulan
 Etika Berkaitan dengan nilai-nilai, tata cara hidup yang baik, aturan hidup yang baik, dan
segala kebiasaan yang dianut dan diwariskan dari satu orang ke orang yang lain, Norma
aturan yang berlaku di kehidupan bermasyarakat
 penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Berlaku
dalam
 Situasi tertentu misalnya aturan olah raga, aturan pendidikan dan dalam tutur kata/makan
 Etika merupakan ilmu tentang norma, nilai dan ajaran moral

Perbedaan norma dan Moral


Secara pengertian moral bisa di katakana alat untuk mengukur aturan atau norma yang berjalan
di suatu masyarakat
 Moral adalah pemahaman batiniah seseorang tentang apa yang sesuai dengan baik dan
buruk. Meskipun pemahaman untuk moral diberikan kepada kita melalui pendidikan
(formal dan informal), secara konklusif, moral semakin subyektif / individualistis sebagai
lawan dari norma-norma yang mengambil bentuk kolektif.
 Moral bertujuan untuk mengarahkan, mengendalikan, dan menentukan kelakuan
seseorang, karena nilai dijadikan standar perilaku
 Moral menilai perilaku benar atau salah terlepas dari apakah perilaku tersebut disetujui
atau tidak diterima secara budaya.
 Moral berusaha untuk memperlakukan secara objektif
 Moral merupakan tradisi kepercayaan mengenai perilaku benar dan salah.
 Moral adalah sistem aturan yang berlaku bagi manusia yang bersumber dari hati nurani
manusia. Norma Merupakan sistem aturan hidup yang bersumber pada kesepakatan
kesepakatan yang diciptakan oleh dan dalam komunitas pada wilayah tertentu.

Perbedaan Norma ddan hukum


 Hukum diberlakukan oleh badan yang memerintah. Norma adalah aturan tidak tertulis
yang dianggap normal di masyarakat. Bukan ilegal untuk memotong antrean, tetapi akan
dianggap tidak mengikuti norma.
 Hukum diatur oleh hukum atau kodifikasi khusus melalui persetujuan Parlemen atau
Majelis Negara. Norma adalah yang dipraktekkan dan perilaku disepakati dan terkenal
dan diterima oleh masyarakat luas. Ini terkait erat dengan praktik adat dan agama orang-
orang tersebut
 Hukum adalah semacam norma, namun tidak semua norma adalah hukum. Ada norma-
norma moral, dan norma etika serta norma kesopanan dan bahkan mungkin norma
estetika.
 Hukum disahkan dalam konstitusi kita oleh negara dan jika kita tidak mengikuti kita kita
dihukum oleh pemerintah atau Negara
 Norma adalah hal-hal yang harus atau tidak boleh dilakukan dalam masyarakat. Hukum
harus dibuat untuk menegakkannya.
 Hukum dibuat oleh negara dan otoritas negara. Norma sosial dibentuk oleh masyarakat
atau kelompok sosial lainnya seperti keluarga dan sebagainya. Di negara-negara dengan
tradisi hukum umum, keputusan yang diselesaikan oleh pengadilan memiliki kepentingan
seperti UU

Anda mungkin juga menyukai