Anda di halaman 1dari 3

ABSTRAK

Nama : Anggun Rizki Nurhani


Program Studi : Magister Kedokteran Kerja
Judul : Pengaruh Intervensi Penggunaan Kursi Meja Ergonomis Terhadap Perubahan
Tingkat Ketidaknyamanan Bahu Pada Pekerja Perempuan Sulam Tapis di Kota Bandar Lampung

Pengaruh Intervensi Penggunaan Kursi Meja Ergonomis Terhadap Perubahan Tingkat


Ketidaknyamanan Bahu Pada Pekerja Perempuan Sulam Tapis Di Kota Bandar Lampung

Anggun R. Nurhani, Retno Asti Werdhani, Suryo Wibowo


Departemen Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia

Latar Belakang. Industri sulam tenun tapis merupakan industri informal khas Provinsi Lampung
dimana seluruh pekerjaan dilakukan secara tradisional. Proses pembuatan kain tapis membutuhkan
waktu lama dan ketelitian tinggi. Pekerja membuat kain tapis dengan posisi duduk cukup lama
sekitar 4-6 jam per hari dengan peralatan sulam tenun tradisional. Proses menyulam dilakukan
dengan posisi duduk tanpa sandaran sehingga postur badan menjadi bungkuk, lengan yang
mengantung tanpa sandaran serta posisi leher yang menunduk. Hal ini dilakukan dalam waktu
yang relatif lama dan statis. Sehingga terjadi peningkatan keluhan ketidaknyamanan pada bahu.
Pada penelitian ini, dilakukan perancangan kursi meja untuk menenun kain tapis yang
menggunakan pendekatan ergonomi. Perancangan kursi – meja ini diharapkan akan tercapai postur
kerja yang ideal sehingga dapat mengurangi ketidaknyamanan pada bahu. Belum ada penelitian
yang melakukan modifikasi berupa perancangan kursi meja pada pengrajin tenun tapis dan
penilaian terhadap ketidaknyamanan pada bahu.

Objektif. Untuk mengetahui pengaruh intervensi penggunaan kursi meja ergonomis terhadap
perubahan tingkat ketidaknyamanan bahu pada pekerja perempuan sulam tapis di Kota Bandar
Lampung

Metode. Desain yang digunakan adalah quasi eksperimental one group pre-post test tanpa kontrol
dengan intervensi kursi meja tenun tapis selama 2 (dua) hari berturut-turut. Penelitian dilakukan
di 2 industri kain tapis Kota Bandar Lampung pada bulan Januari – Juni 2018, dengan waktu
pengambilan data dari bulan April - Juni 2018. Sampel diambil dengan menggunakan metode
cluster random sampling dan dilakukan di 2 industri tapis dengan jumlah sampel sebanyak 22
orang.

Hasil. Data karakteristik yang didapatkan pada pekerja tenun tapis berupa rerata umur responden
adalah 32 tahun dan sebanyak 54,5% atau 12 orang berumur diatas 30 tahun. Responden yang
paling muda berumur berusia 17 tahun dan paling tua berumur 59 tahun. Sementara rerata Indeks
Massa Tubuh (IMT) sebesar 23,82 dan sebanyak 36,4% memiliki berat badan lebih. Pada faktor
pekerjaan didapat median dari masa kerja adalah 1,00 dengan masa kerja minimal yaitu 1 tahun
dan masa kerja maksimal yaitu 20 tahun. Sementara itu lama kerja semua responden dalam satu
minggu ≤ 40 jam yaitu 36 jam per minggu dari jam 8 pagi – jam 2 siang selama 6 hari kerja.

Rerata ketidaknyamanan bahu yang terjadi sebelum dilakukan intervensi didapatkan skor VAS
sebesar 5.48 ± 0.64, sedangkan rerata skor yang dilakukan selama 2 hari intervensi adalah 0.75
(0,35-1,15). Dari penghitungan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan P < 0,001. Hal ini
menunjukkan bahwa terdapat perubahan rerata skala VAS yang bermakna antara sebelum
intervensi dan setelah intervensi dengan selisih penurunan skala sebesar 4,71 ± 0,73.

Simpulan. Terdapat perubahan rerata skala VAS ketidaknyamanan bahu yang bermakna antara
sebelum intervensi dan setelah intervensi.

Kata kunci. Ketidaknyamanan bahu, modifikasi tempat kerja, tenun tapis


ABSTRACT

Name : Anggun Rizki Nurhani


Program : Master of Occupational Medicine
Title :

Background. .............................................................................................................
Methods. ...................................................................................................................
Result. .......................................................................................................................
Conclusion. ...............................................................................................................
Keywords. .................................................................................................................