Anda di halaman 1dari 7

JURNAL FONDASI, Volume 4 Nomor 2 2015

Beton Mutu Tinggi dengan bahan Tambahan


Almufid1)
1)
Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Tangerang
Jalan Perintis Kemerdekaan I No.33, Cikokol, Kec. Tangerang, Banten
almufid_st@yahoo.com

ABSTRAK

Beton adalah element yang digunakan sebagai struktur dalam konstruksi teknik sipil yang dapat
dimanfaatkan untuk banyak hal. Dalam teknik sipil struktur beton digunakan untuk bangunan pondasi,
kolom, balok, plat/plat cangkang. Beton dikategorikan mempunyai mutu tinggi jika kuat tekannya 30 Mpa.
Pada tahun 1960-1970, kriterianya naik menjadi 40 Mpa. Saat ini beton dikatakan sebagai beton mutu tinggi
jika kuat tekannya diatas 50 Mpa dan diatas 80 Mpa adalah beton dengan mutu sangat tinggi (supartono,
1998) pada tahun 1980an beton mutu tinggi banyak digunakan untuk bangunan tingkat, terutama untuk
element struktur kolom.

Didalam beton , agregat mempunyai peran penting yaitu 60% - 80% , dari volume beton, dari segi ekonomis
harga agregat lebih rendah dibandingkan dengan PC, namun agregat terlalu banyak menyebabkan pasta
cemen tidak mampu menyelimuti dan mengisi atau merekatkan seluruh permukiman butiran agregat.

Beberapa cara meningkatkan kinerja beton menjadi beton bermutu tinggi dan berkinerja tinggi adalah
Mengurangi porositas beton dengan cara mengurangi air dalam adukan beton ,Menambahkan aditif mineral
seperti silicafume atau abu terbang ,Menambahkan serat (beton berserat), Beton dengan pemadatan mandiri
(self compacting concrete)

Kata Kunci:, Kuat Tekan, Beton bermutu Tinggi

1. Pendahuluan faktor yang akan mempengaruhi agar kuat


tekan beton bermutu tinggi, ada empat
1.1 Latar Belakang Masalah bagian utama yang mempengaruhi mutu dari
Banyak parameter yang mempengaruhi kekuatan beton tersebut, yaitu
kekuatan tekan beton, Kekuatan tekan 1). Penyerapan bahan yang memenuhi
adalah kapasitas dari suatu bahan atau syarat.
struktur dalam menahan beban yang akan 2). Proses pencampuran agregat beton
mengurangi ukurannya. Kekuatan tekan dengan pasta semen.
dapat diukur dengan memasukkannya ke 3). Proses pengecoran saat di lapangan.
dalam kurva tegangan-regangan dari data 4). Serta proses pengawetan beton yang
yang didapatkan dari mesin uji. Diantaranya
adalah kualitaas bahan-bahan penyusunnya, 1.2. Penggunaan Agregat
rasio air semen yang rendah dan kepadatan Dalam pemakaian agregat pada
yang tinggi. Kekuatan tekan akhir sebuah pemakaiannya digunakan dengan komposisi
beton keras akan ditentukan oleh Agregat tertentu agar mendapatkan suatu campuran
yang terlemah. Agregat utama beton padat beton yang ekonomis dan mempunyai nilai
terdiri dari agregat kasar yang biasanya Kuat Tekan yang tinggi ( Beton Mutu
berbentuk batu dan matriks semen-pasir. Tinggi ).
Struktur beton bertulang bangunan atau
gedung biasanya menggunakan mutu beton 1.3. Cara Meningkatkan Beton Tinggi
yang berbeda-beda, disesuaikan dengan Beberapa cara meningkatkan kinerja beton
perencanaan struktur masing-masing. menjadi beton bermutu tinggi dan berkinerja
Semakin berat beban (gaya normal, gaya tinggi.
lintang, momen) yang akan dipikul oleh 1. Mengurangi porositas beton dengan
suatu beton bertulang, maka sebaiknya cara mengurangi air dalam adukan
menggunakan mutu beton yang semakin beton
tinggi juga. Sehingga dibutuhkan beberapa

Jurusan Teknik Sipil Universitas Sultan Ageng Tirtayasa | 81


JURNAL FONDASI, Volume 4 Nomor 2 2015

2. Menambahkan aditif mineral seperti - Pengujian kekeran (los Angeles


silicafume atau abu terbang mechine)
3. Menambahkan serat (beton berserat) - Berat isi agregat kasar (unit
4. Beton dengan pemadatan mandiri (self weight)
compacting concrete)
c. Factor Semen ( PC )
2. TINJAUAN PUSTAKA Semen yang paling baik digunakan
dalam pembuatan beton mutu tinggi
2.1 Material Beton Tinggi adalah semen tipe II, yaitu semen
Pengunaan bahan yang memenuhi syarat Portland yang dalam
adalah merupakan salah satu factor yang penggunaannya mempunyai
dapat mempengaruhi dalam pembuatan ketahanan terhadap sulfat dan kalor
beton yang bermutu tinggi. Disini yang hidrasinya lebih kecil dari jenis satu.
mempengruhi mutu suatu beton dapat dilihat Semen ini biasanya digunakan untuk
dari beberapa factor berikut : pekerjaan beton yang bervolume
a. Agregat Halus besar. Kandungan C3S kurang dari
Agregat yang semua butirannya 50% dan kandungan C3A kurang
lolos ayakan 4.8 mm dari 8%. Jika kadar semen
(SII,0052,1980) atau 4.75mm dinaikkan, maka kekuatan dan
(ASTM C33, 1982) atau 5.0 mm durabilitas beton juga akan
(BS,812,1976). meningkat. Semen (bersama dengan
air) akan membentuk pasta yang
akan mengikat agregat mulai dari
yang paling besar (kasar) sampai
yang paling halus.

d. Faktor Air Semen (FAS) Dapat


dicari berdasar jenis semen yang
Gambar 1. Agregat Halus dipakai dan kuat tekan rata-rata
silinder beton yang direncanakan
b. Agregat Kasar pada umur 28 hari, ditetapkan nilai
Agregat yang semua butirnya fas dengan gb. 7.8. Faktor air semen
tertinggal diayakan 4.8 yang rendah, merupakan faktor yang
mm(SII,0052,1980) atau paling menentukan dalam
4.74mm(ASTM C33,1982 ) atau 5,0 menghasilkan beton mutu tinggi,
mm (BS,812,1976). dengan tujuan untuk mengurangi
seminimal mungkin porositas beton
yang dihasilkan. Dengan demikian
semakin besar volume faktor air-
semen (fas) semakin rendah kuat
tekan betonnya. Berikut ini beberapa
persyaratan air menurut SKSNI,
ACI, dan British Standard dan SNI
Gambar 2. Agregat Kasar 2012.

Pemerisaan Agregat kasar


(Koral/split)
- Gradasi (sieve analysis)
- Spesific grafity dan penyerapan
air

82 | Jurusan Teknik Sipil Universitas Sultan Ageng Tirtayasa


JURNAL FONDASI, Volume 4 Nomor 2 2015

Persyaratan air menurut ACI 318-83, SNI yang sangat halus, dan pada
2012 umumnya mengandung lebih dari 80
1. Bersih. % SiO2 aktif, ditambahkan pada
2. Tidak mengandung minyak, alkali, campuran beton, ternyata akan dapat
garam, bahan organik yang bereaksi dengan Ca(OH)2 yang
berbahaya terhadap beton. dihasilkan dari proses hidrasi C3S
3. Untuk beton pratekan, atau beton dan C2S, untuk menghasilkan gel
yang dekat dengan alumunium, maka CSH yang baru (gel CSH-2).
air tidak boleh mengandung Cl.
4. air minum tidak boleh dipakai untuk
campuran beton, kecuali uji adukan
standar seperti tersebut dalam ASTM
C109. kuat tekan umur 7 dan 28 hari
tidak kurang dari 90% dibanding kuat
tekan kubus yang dibuat dengan air
minum.

Gambar 4. Bentuk Silikafume

2 (3CaO.SiO2) + 6H2O 3CaO.


2SiO2. 3H2O (gel CSH-1) +
3Ca(OH)2
Ca(OH)2 + SiO2(SF) + H2O gel
CSH-2

Jika kadar SiO2 di dalam mikrosilika


sangat tinggi sehingga masih
terdapat kandungan SiO2 dalam
mikrosilika yang tidak terpakai dan
Gambar 3. Faktor Air Semen / Water of berlebih pada reaksi primer SiO2,
Contens Terhadap Kuat Tekan Beton maka kelebihan SiO2 masih bisa
bereaksi dengan CSH-2, untuk
e. Mikrosilika (Silica fume) menghasilkan gel CSH-3 yang lebih
Mikrosilika (silicafume), yang padat sehingga pasta semen akan
merupakan produk sampingan dari semakin kuat, dan yang akan
suatu proses industri Silicon Metal, meningkatkan juga daya lekat pasta
adalah merupakan bahan tambahan semen dengan agregat.
(aditif) yang sangat baik dan
berdayaguna tinggi untuk campuran 2.2 Manfaat Penambahan Silikafume
beton, dalam tujuan menghasilkan pada kinerja Beton
beton berkinerja tinggi. Secara umum, berdasarkan hasil-
Bila mikrosilika, yang bersifat hasil penelitian yang dilakukan,
pozzolan dengan ukuran butiran penggunaan mikrosilika sebagai
aditif mineral akan dapat

Jurusan Teknik Sipil Universitas Sultan Ageng Tirtayasa | 83


JURNAL FONDASI, Volume 4 Nomor 2 2015

memperbaiki banyak aspek dalam Tua pasir mengandung kotoran


kinerja beton, antara lain: organis tidak baik, apabila dipakai
harus dicuci berwarna merah kuning-
1. meningkatkan mutu beton coklat tua jelek , maka pasir tdk bisa
2. meningkatkan kemudahan dipakai.
pemompaan beton walaupun e. Agregat halus terdiri dari butir –butir
kemungkinan nilai slump yang yang beraneka ragam besarnya. Dapat
didapat lebih kecil diselidiki dengan analisa saringan
3. meningkatkan kekedapan beton (sieve analasyis) dengan susunan
terhadap penetrasi air ayakan sbb;
meningkatkan ketahanan beton 1) Sisa di atas ayakan Ø4 mm, harus
terhadap sulfat dan klorida minimum 2% berat sisa di atas
4. mengurangi susut dan rangkak ayakan Ø1 mm, harus minimum
beton 10% berat sisa di atas ayakan
5. meningkatkan keawetan Ø0.25 mm, harus minimum 80%
(durability) beton. berat dan 95% berat.
2) Apabila tidak tersedia susunan
3. METODE PENELITIAN ayakan seperti diatas, susunan
Untuk menghasilkan beton bermutu ayakan lain dapat dipakai asal
tinggi maka dibutuhkan prosedur yang benar mempunyai ukuran lubang yang
dan cermat pada keseluruhan proses mendekati ukuran diatas.
produksi beton yang meliputi : 3) Pasir laut tidak dapat dipakai
sebagai agregat halus untuk
3.1 Pengujian agregat. semua mutu beton, kecuali
dengan petunjuk-petunjuk dari
a. Agregat halus untuk beton dapat lembaga pemeriksaan bahan.
berupa pasir alam sebagai hasil (garam/NaCl).
desintergris alami dari batu-batuan
atau berupa pasir buatan yang 3. 2 Semen ( PC )
dihasilkan oleh alat pemecahan batu. Semen Portland (PC) umum pada
b. Agregat halus harus terdiri dari butir- berbagai tipe (yang memenuhi
butir yang tajam dan keras. Bersifat spesifikasi standar ASTM C 150)
kekal artinya tidak pecah/hancur oleh dapat digunakan untuk memperoleh
pengaruh cuaca-terik matahari dari campuran beton dengan kekuatan
hujan. tekan sampai dengan 50 Mpa. Untuk
c. Tidak boleh mengandung Lumpur mendapatkan kuat tekan yang lebih
dari 5% (ditentukan terhadap berat tinggi saat mempertahankan
kering) lumpur adalah bagian-bagian workability yang baik, sangat perlu
yang dapat melalui ayakan Ø 0.063 untuk menggunakan admixture yang
mm. Apabila kadar lumpur dikombinasikan dengan semen. Pada
melampaui 5% maka agregat halus kasus tersebut, kompabilitas semen-
dicuci. admixture menjadi sebuah hal yang
d. Tidak boleh mengandung bahan- penting.
bahan organis terlalu banyak yang
dapat dibuktikan dengan percobaan
Abrams-Harder. dengan larutan 3%
NaOH-130cc+pasir 200 cc, dikocok
dan didiamkan 24 jam. Jika warna
cairan bening muda berati tidak ada
bahan organis baik. Warna Kuning

84 | Jurusan Teknik Sipil Universitas Sultan Ageng Tirtayasa


JURNAL FONDASI, Volume 4 Nomor 2 2015

2
 
RK
1  superplasticizer naphthalene
1  3 w
 c


sulfonate atau melamine sulfonate,
semen portland dengan kadar C3A dan
alkali yang rendah umumnya
A menghasilkan campuran beton yang
R  w
B c memperlihatkan hilangnya slump
tinggi sejalan dengan waktu. Situasi
ini telah berubah karena telah
dilaporkan bahwa polyacrylate
copolymer, sebuah generasi baru
 1  superplasticizer, tidak menyebabkan
R  KB   0.50  kehilangan slum yang berlebihan pada
w  kebanyakan jenis semen portland
 c 
maupun semen portland campuran.

3.3 Silicafume
Dalam teknologi beton, Silica Fume
(SF) digunakan sebagai pengganti
sebagian dari semen atau bahan
tambahan pada saat sifat-sifat khusus
beton dibutuhkan, seperti penempatan
mudah, kekuatan tinggi, permeabilitas
rendah, durabilitas tinggi, dan lain
sebagainya. Silica fume merupakan
Gambar 5. Bentuk Grafik v/s (W/C) Feret hasil sampingan dari produk logam
silikon atau alloy ferosilikon. Menurut
standar ”Spesification for Silica Fume
faor Use in Hydraulic Cement
Concrete and Mortal”
(ASTM.C.1240,1995: 637-642), silica
fume adalah material pozzolan yang
halus, dimana komposisi silika lebih
banyak dihasilkan dari tanur tinggi
atau sisa produksi silikon atau alloy
Gambar 6.Bentuk Grafik v/s(W/C) Abram besi silikon (dikenal sebagai
gabungan antara micro silica dengan
silica fume), Penggunaan silica fume
dalam campuran beton dimaksudkan
untuk menghasilkan beton dengan
kekuatan tekan yang tinggi. Beton
dengan kekuatan tinggi digunakan,
misalnya, untuk kolom struktur atau
dinding geser, pre-cast atau beton pra-
tegang dan beberapa keperluan lain.
Kriteria kekuatan beton berkinerja
tinggi saat ini sekitar 50-70 Mpa
Gambar 7.Bentuk Grafik v/s(W/C) Bolomay untuk umur 28 hari. Penggunaan silica
fume berkisar 0-30% untuk
Pengalaman telah memperlihatkan memperbaiki karakteristik kekuatan
bahwa, dengan penggunaan tipe keawetan beton dengan faktor air

Jurusan Teknik Sipil Universitas Sultan Ageng Tirtayasa | 85


JURNAL FONDASI, Volume 4 Nomor 2 2015

semen sebesar 0,34 dan 0,28 dengan Setelah pencampuran seluruh badan
atau tanpa superplastisizer dannilai dalam batchin, harus dilakukan
slump 50 mm (Yogerdran, et al, 1987: pengadukan kembali minimal selam
124-129). 1.5 menit, kecuali bila dapat di
Keuntungan - keuntungan buktikan bahwa pengadukan yang
penggunaan silica fume dan lebih pendek mampu memberikan
superplatisticizer pada campuran hasil yang lebih memuaskan dan
beton menurut beberapa hasil memenuhi pengujian keseragaman
penelitian terdahulu antara lain seperti pengadukan yang ditetapkan dalam
kekuatan tekan hancurnya lebih ASTM C.94.
tinggi, kekuatan tarik lebih tinggi, Ketentuan mengenai waktu
rangkaknya lebih kecil, regangan pengadukan dapat di lihat pada.
yang terjadi kecil, susutnya kecil, Waktu pengadukan Minimal
modulus elastisitasnya tinggi, kapasitas dari mixer (m3)
ketahanan terhadap serangan klorida ASTM C.94 dan ACI 318
tinggi, ketahanan terhadap keausan
tinggi dan permeabilitas lebih kecil 0.8-3.1 1 Menit
(220). Dalam hal ketahanan terhadap 3.8-4.6 2 Menit
serangan klorida tinggi, menurut 7.6 3 Menit
Sorensen (Rachee dan Kumar, 1989),
mengatakan bahwa dengan 3.5 Pengangkutan
berkurangnya permeabilitas beton, Beton diangkut dengan berbagai
berarti juga akan berkurangnya cara, mulai dari truk readi mix,
penetrasi serangan kimia. sampai pompa beton. Sedikitnya ada 3
Kendala-kendala yang ada dalam macam gerakan, yaitu dari
penggunaan silica fume antara lain pengadukan sampai ke lokasi, dari
seperti, handling/pelaksanaan, bahaya lokasi kebagian yang dicor secara
kesehatan kerja, air entrainment, vertikal maupun horizontal.
plastic shringkage, dan quality Hal- hal yang harus di perhatikan
control. SF merupakan bahan sangat dalam pengangkutan beton dari
lembut dan mudah sekali terbang kena tempat penyiapan adukan ke tempat
angin, maka perlu diperhatikan dalam pengecoran adalah sbb;
pelaksanaan loading, penangkutan, Harus dihindari adanya kekurangan
peyimpanan dan pencampuran. bahan yang akan dicor pada proses
Sehubungan dengan kesehatan kerja, pengadukan.
karena SF sangat halus, kemungkinan 1) Pengangkutan adukan beton
penghisap SF oleh pekerja akan harus lancar sehingga tidak
terjadi, oleh karena itu pekerja harus terjadi perbedaan waktu
dilengkapi dengan lat pelindung pengikatan beton yang akan
pernafasan. dicor.
2) Adukan beton umumnya sudah
3.4. Pengadukan. harus dicor dalam waktu 1 jam
Secara umum,pengadukan setelah pengadukan dengan air
dengan mesin harus dilakukan dimulai dan max 2 jam setelah
menggunakan mesin-mesin yang telah pengadukan
di setujui penggunaannya 3) Jika jangka waktu pengangkutan
(PB,1989:27) Mesin pengaduk harus yang panjang maka digunakan
di putar sesuai dengan kecepatan yang bahan penghambatan pengitan
rekomendasikan oleh pabrick betom
pembuatnya.

86 | Jurusan Teknik Sipil Universitas Sultan Ageng Tirtayasa


JURNAL FONDASI, Volume 4 Nomor 2 2015

5. KESIMPULAN DAN SARAN


Beberapa cara meningkatkan kinerja beton
menjadi beton bermutu tinggi dan berkinerja
tinggi
1) Mengurangi porositas beton dengan
cara mengurangi air dalam adukan
beton
2) Menambahkan aditif mineral seperti
silicafume atau abu terbang
3) Menambahkan serat (beton berserat)
4) Beton dengan pemadatan mandiri (self
compacting concrete)
5) Perawatan dengan isolasi permukaan
beton

6. DAFTAR PUSTAKA
Supartono, FX - Beton Mutu Tinggi , UI –
Press 2010
Anonim, CIP 33 – High Strength Concrete,
National Ready Mixed Concrete
Association., 2010
Kosmatka, Steven H., Kerkhoff, Beatrix,
dan Panarese, William C., 2003.,
Design and Control of Concrete
Mixture.,Portland Cement
Association, Illionis.
Mehtar, P. Kumar, dan Monteiro, Paulo
J.M., 2006., Concrete –
Microstructure, Properties and
Materials, 3rd edition., McGraw-Hill,
New York.
Civil Engineering Portal,
http://www.engineeringcivil.com/,
portal khusus untuk teknik sipil.
Kartini, Wahyu, 2002, “Pengaruh Copper
Slag sebagai Cementitius terhadap
Kuat Tekan pada beton”,

Jurusan Teknik Sipil Universitas Sultan Ageng Tirtayasa | 87