Anda di halaman 1dari 3

ANALISIS SOP RAWAT JALAN, RAWAT INAP, DAN UNIT GAWAT DARURAT

Dosen Pembimbing :
Selvia Juwita, SKM, Mkes.

Disusun oleh :
Lusitha Prayuni Sheyla
Siti Nur Faidah (G41171330)
Misbakhul Munir
Dwi Rizky Permatasari (G41171408)
Alfina Candra Listiani (G41171422)
Elda Amalia Agustina (G41171433)

Golongan B
Semester 3

PROGRAM STUDI D-IV REKAM MEDIK


JURUSAN KESEHATAN
POLITEKNIK NEGERI JEMBER
2018
ANALISIS SOP RAWAT JALAN

1. Point Kebijakan

Menjelaskan tentang kebijakan yang mendasari berjalannya SOP di RSU Dadi


Keluarga. Di dalam point Kebijakan pada SOP rawat jalan Rumah Sakit Dadi Keluarga
dijelaskan bahwa ada dua jenis pengunjung, yaitu pengunjung lama dan pengunjung baru.
Pengunjung baru adalah orang yang baru pertama kali datang berobat ke rumah sakit
Dadi Keluarga, sedangkan pengunjung baru adalah orang yang pernah datang berobat ke
RSU Dadi Keluarga sehingga memiliki kartu control/KIB.

Selain itu, terdapat kebijakan cara pembayaran yang dapat dipilih oleh pasien
RSU Dadi Keluarga, yaitu dengan cara :

a. Pasien Umum, adalah pasien yang me


b. Pasien BPJS
c. PBI (Penerimaan Bantuan Iuran)
d. Non PBI
e. Pasien Asuransi lain, adalah pasien yang menggunakan asuransi selain BPJS

2. Point Prosedure
A. Pengunjung Baru

Menjelaskan tentang prosedur yang harus dilakukan oleh pasien ketika berobat di
RSU Dadi Keluarga. Di dalam point procedure, terdapat perbedaan procedure pada
pasien dengan pembayaran umum dan pasien dengan jenis pembayaran BPJS dan
asuransi lain. Berikut prosedur untuk pasien umum :

a. Pasien membayar Uang Pendaftaran Rp. 10.000 di loket pendaftaran.


b. Pasien mendaftarkan diri sebagai pasien baru di loket pendaftaran dan dicatat
data identitas diri / poliklinik yang dituju melalui loket pendaftaran.
c. Kartu berobat baru diserahkan kepada penderita/ keluarga di loket pendaftaran.
d. Petugas rekam medik/ urusan arsip mengantarkan dokumen rekammedik ke
poliklinik yang dituju.
Berikut adalah prosedur untuk pasien dengan pembayaran BPJS dan asuransi lain
:
a. Pasien menyerahkan surat rujukan dari Puskesmas/dokter keluarga beserta
kartu BPJS/Asuransi lain yang asli di pendaftaran
b. Pasien mendaftarkan diri sebagai pasien baru di loket pendaftaran dan
dicatat data identitas diri / poliklinik yang dituju.
c. Petugas pendaftaran / urusan pelayanan membuatkan dokumen rekam
medis baru dan kartu control
d. Kartu berobat baru diserahkan kepada penderita/ keluarga di loket
pendaftaran.
e. Petugas rekam medik / urusan arsip mengantarkan dokumen rekam medis
pasien yang akan berobat ke poliklinik dituju.

Kekurangan dari prosedur tersebut :

• Tidak dijelaskan apakah petugas harus bertanya “Ada yang bisa saya
bantu?”, untuk mempermudah berkomunikasi dengan pasien.

• Tidak dijelaskan apakah petugas harus bertanya “Sudah pernah berobat


kesini sebelumnya Pak/Bu?” untuk mengetahui pasien adalah
pengunjung baru atau lama.

• Tidak dijelaskan apakah pasien yang mengisi formulir pendaftaran atau


petugas pendaftaran yang mengisinya.

B. Pengunjung Lama

Sama seperti prosedur pada pengunjung baru, pada pengunjung lama juga
dibedakan antara pasien yang membayar secara umum dan pasien BPJS atau
asuransi lain. Berikut adalah prosedur pendaftaran untuk pasien umum :

a. Pasien membayar uang pendaftaran Rp. 5.000 di loket pendaftaran.


b. Pasien mendaftarkan diri sebagai pasien lama di loket pendaftaran dan
mendaftar ke poliklinik yang diminati (apabila kartu tidak dibawa /
hilang, pasien mengganti biaya pembuatan kartu berobat baru sebesar Rp.
1.000)
c. Petugas rekam medik/ urusan arsip mencari dan mengambil di rak arsip
dokumen rekam medik.
d. Petugas rekam medik/ urusan arsip mengantarkan dokumen rekam medis
pasien yang akan berobat ke poliklinik yang dituju.

Berikut adalah prosedur pendaftaran untuk pasien bpjs dn asuransi lainnya :

a. Pasien menyerahkan surat rujukan dari Puskesmas/dokter keluarga


beserta kartu BPJS/Asuransi lain yang asli .
b. Pasien mendaftarkan diri sebagai pasien lama di loket pendaftaran dan
menulis identitas diri / poliklinik yang dituju (apabila kartu kontrol
tidak dibawa / hilang pasien tanpa mengganti biaya pembuatan/gratis)
c. Petugas rekam medik / urusan arsip siap mencari dan mengambil di
rak arsip dokumen rekam medik.
d. Petugas rekam medik/ urusan arsip mengantarkan dokumen rekam
medis pasien yang akan berobat ke poliklinik yang diminati.