Anda di halaman 1dari 4

PROGRAM SURVEILANS HAIs

RS X
......................................... Telp ......................................
MEDAN – INDONESIA
2015
PROGRAM SURVEILANS HAIs
RS X
TAHUN 2015

I. PENDAHULUAN
Surveilans adalah kegiatan pengamatan sistematis aktif dan terus menerus terhadap
timbulnya dan penyebaran infeksi nosokomial pada suatu peristiwa yang menyebabkan
meningkat atau menurunkan resiko tersebut.
Studi di AS menunjukkan bahwa program pencegahan dan pengendalian infeksi dengan
kegiatan surveilans mampu menurunkan kejadian infeksi nosokomial sebanyak 32 %
sedangkan program pengendalian infeksi nosokomial tanpa surveilans kejadian infeksi
nosokomial meningkat 18 %. Oleh karena itu selain menerapkan cara pencegahan infeksi
nosokomial yang benar dan tersedianya sarana (alat dan bahan) yang memenuhi standar
minimal kegiatan surveilans epidemiologi mutlak ada pada setiap program pengendalian
infeksi nosokomial .
Surveilans infeksi nosokomial merupakan salah satu tugas dari seorang IPCN, dimana
dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai surveilor IPCN melakukan kunjungan
klinik ke pasien untuk melakukan pengumpulan data, data yang sudah di peroleh
selanjutnya diolah, dianalisa dan diinterpretasikan untuk kemudian dievaluasi kembali.
Oleh sebab itu IPCN bertanggung jawab untuk melakukan kegiatan surveilans infeksi
nosokomial.

II. LATAR BELAKANG


Resiko infeksi dapat berbeda antara rumah sakit yang satu dengan yang lainnya tergantung
pada kegiatan dan layanan klinis rumah sakit yang bersangkutan, populasi pasien yang
dilayani dan jumlah pegawainya.Untuk memantau infeksi di rumah sakit diperlukan
kegiatan surveilans yang merupakan hal penting dan luas dalam upaya pengendalian dan
pencegahan infeksi, selain untuk mengetahui data epidemiologi HAIs dapat juga
menurunkan kejadian HAIs di rumah sakit.
Pengumpulan data kesehatan yang penting secara terus menerus sistematis, analisis dan
interpretasi dan didesiminasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan secara berkala
untuk digunakan dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi suatu tindakan pelayanan
kesehatan.

III. TUJUAN UMUM DAN KHUSUS.


A. Tujuan Umum.
Untuk mendapatkan data HAIs yang akurat sehingga dapat diambil tindakan untuk
pelaksanaan selanjutnya
B. Tujuan Khusus
1. Menurunkan angka infeksi spesifik dirumah sakit (insidens atau prevalens)
2. Mendapatkan data dasar infeksi di rumah sakit
3. Mengidentifikasi Kejadian Luar Biasa (KLB)
4. Untuk mengukur dan menilai keberhasilan suatu program PPI di rumah sakit
5. Meningkatkan mutu pelayanan pada pasien

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN.


A. Kegiatan Pokok.
Mengurangi angka infeksi yang terjadi di RS X seperti :
o Infeksi Aliran Darah Primer (IADP)
o Infeksi Saluran Kemih (ISK)
o Hospital Acquired Pneumonia (HAP)
o Ventilator Associated Pneumonia (VAP)
o Infeksi Daerah Operasi (IDO)
o Flebitis
o Dekubitus

B. Rincian Kegiatan
IPCLN setiap hari mengisi formulir harian surveilans HAIs (formulir pasien baru,
formulir pemakaian peralatan medis).

V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN.


1. Setiap hari IPCLN mengisi formulir surveilans HAIs.
2. Setiap bulannya IPCLN melaporkan data yang sudah terkumpul kepada IPCN
3. IPCN akan melakukan rekapitulasi setiap bulannya dan dianalisa setiap 3 bulan
sekali.
4. IPCN membuat evaluasi program pelaksanakan surveilans pada akhir tahun

VI. SASARAN
1. Infeksi Aliran Darah : 0%
2. Infeksi Saluran Kemih : 1-2%
3. Hospital Acquired Pneumonia : 1- 2 %
4. Ventilator Associated Pneumonia : 1- 2 %
5. Infeksi Daerah Operasi : 0%
6. Dekubitus : 2%

VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

TAHUN 2015
NO. KEGIATAN
Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agst Sep Okt Nov Des
1. Surveilance - - - - - - √ √ √ √ √ √
dengan total
sampling pada
pasien IDO, ISK,
Dekubitus di
ruangan
2. Surveilance - - - - - - √ √ √ √ √ √
dengan total
sampling pada
pasien IADP,
HAP, VAP
3. Rekapitulasi data - - - - - - √ √ √ √ √ √
setiap bulan
4. Pengolahan data - - - - - - - - √ - - √
tiap triwulan
5 Evaluasi hasil - - - - - - - - - - - √
surveilance dan
laporan

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Hasil surveilance akan dievaluasi akhir tahun oleh IPCN untuk dilaporkan kepada Ka.
Panitia PPI.

IX. PENCATATAN DAN PELAPORAN


Hasil yang dievaluasi akan dilaporkan Ketua Panitia PPI kepada Direktur untuk ditindak lanjuti.

Medan, ………………………
Ka. Panitia PPI RS X

…………………………………

Anda mungkin juga menyukai