Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)

Pokok Bahasan : Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil


Sub Pokok Bahasan : Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil (Trimester III)
Hari/tanggal : Sabtu, 17 November 2018
Waktu : 20 Menit
Sasaran : Ibu Hamil Trisemester III (Minggu ke 28-40)
Penyuluh : Zulfi Anan Winaldi
Tempat : Puskesmas Kayon

1. Tujuan Instruksional Umum ( TIU )


Setelah mendapatkan penjelasan tentang Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil
Trisemester III selama 20 menit, diharapkan pasien dapat mengerti dan
memahami tentang berbagai kebutuhan zat gizi pada ibu hamil.

2. Tujuan Instruksional Khusus ( TIK )


Setelah mendapatkan penjelasan tentang nutrisi ibu hamil, diharapkan klien
mampu:
a. Klien dapat mengerti pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil
b. Klien mengerti dan paham tentang kebutuhan zat gizi untuk ibu hamil
c. Klien mengerti manfaat gizi seimbang untuk ibu hamil
d. Klien dpat mengerti Dampak kekurangan gizi pada ibu hamil

3. Garis Besar Materi


a. Pengertian gizi seimbang ibu hamil.
b. Kebutuhan zat gizi untuk ibu hamil.
c. Pola makan bagi ibu hamil.
d. Manfaat gizi seimbang untuk ibu hamil.
e. Dampak kekurangan gizi pada ibu hamil.
4. Metode
a. Ceramah
b. Tanya jawab

5. Media dan Alat Peraga


a. Leaflet

5. Proses Kegiatan Penyuluhan


Jam Kegiatan Respon Waktu
09.00 Pendahuluan
WIB a) Menyampaikan salam a) Membalas salam
sampai b) Menjelaskan tujuan b) Mendengarkan
09.05 c) Kontrak waktu c) Memberi respon 5 Menit
WIB d) Tes awal d) Menjawab soal

09.05 Inti
WIB a) Pengertian gizi seimbang ibu a) Mendengarkan
Sampai hamil dengan penuh
09.15 b) Kebutuhan zat gizi untuk ibu perhatian 10 Menit
WIB hamil
c) Pola makan bagi ibu hamil
d) Manfaat gizi seimbang untuk
ibu hamil
e) Dampak kekurangan gizi pada
ibu hamil
09.15 Penutup
WIB a) Tanya jawab a) Menanyakan
sampai b) Tes akhir yang belum jelas
09.20 c) Menyimpulkan hasil b) Aktif bersama 5 Menit
WIB penyuluhan c) Menyimpulkan
d) Memberi salam d) Membalas salam
e) penutup
7. Evaluasi
a. Klien dapat menyebutkan sumber-sumber makanan yang mengandung
hidrat arang, protein, lemak, vitamin, dan garam mineral.
b. Klien dapat memilah bahan makanan yang baik dan yang tidak baik
dikonsumsi oleh ibu hamil.
Lampiran
Kebutuhan Nutrisi
Ibu Hamil Trisemester III

I. Mengapa Nutrisi dan Gizi Seimbang Penting Bagi Ibu Hamil?


Nutrisi dan gizi seimbang ibu hamil adalah makanan yang mengandung
zat-zat yang dibutuhkan ibu selama kehamilan dalam susunan yang seimbang
dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan gizi ibu hamil.
Nutrisi dan gizi seimbang sangat penting terutama pada ibu yang sedang
hamil untuk keperluan dirinya sendiri dan juga janinnya. Keadaan gizi juga
dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin, pertumbuhan dan perkembangan
janin, serta persiapan laktasi ibu. Sehingga kebutuhan makanan ibu meningkat.
Makanan tersebut digunakan untuk pembentukan janin, persiapan
pembentukan ASI, tumbuh kembang bayi selanjutnya dan untuk kesehatan ibu.
Pada tiga bulan kehamilan, kebutuhan makan naik perlahan-lahan tetapi pada
bulan-bulan selanjutnya pertumbuhan janin yang dikandung tumbuh dengan
pesat sehingga makanan yang dibutuhkan juga meningkat.

TRIMESTER III (Minggu 28 – 40) :


Pada trimester ketiga nafsu makan anda biasanya pulih sehingga berat
badan meningkat rata-rata 0,35-0,4 kg per minggu. Pertumbuhan janin pun
ngebut. Sebagian besar berat badan anda ‘terserap’ untuk pertambahan berat
janin. Kebutuhan akan zat gizi tenaga seperti nasi, roti, singkong, gula, minyak,
santan, dan lain-lain lebih banyak diperlukan dibandingkan kebutuhan saat
tidak hamil, demikian juga kebutuhan zat pembangun dan pengatur seperti lauk
pauk, sayuran, dan buah-buahan berwarna, Tambahan kalori dan protein adalah
3,85 kalori dan protein 12 gram terdiri dari:
a) Nasi: ½ piring
b) Ikan: ½ potong
c) Tempe: 1 potong
d) Sayuran: 1 ½ mangkok
e) Minyak: ½ sendok makan
II. Kebutuhan Zat Gizi Selama Kehamilan :
A. Karbohidrat
1) Sebagai sumber tenaga
2) Dapat diperoleh dari jenis padi – padian, umbi – umbian seperti
kentang.

B. Protein
1) Sebagai zat utama untuk membangun jaringan – jaringan bagian
tubuh.
2) Sumber protein hewan, daging, ikan, unggas, telur.
3) Sumber protein nabati : kacang kedelai, kacang tanah, kacang merah,
kacang-kacangan dan lain-lain

C. Vitamin C
1) Dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.
2) Dapat diperoleh dari :Buah – buahan yang berwarna kuning seperti :
jeruk, wortel, sayur – sayuran

D. Vitamin A
Untuk perkembangan psikomotor dan penglihatan anak.
Sumber vitamin A
a) Bahan hewani : Minyak ikan, kuning telur
b) Bahan nabati : Wortel dan sayuran daun seperti bayam, kangkung.
c) Buah – buahan yang berwarna merah seperti tomat dan pepaya

E. Zat Besi
1) Untuk pembentukan darah.
2) Dapat diperoleh dari :
a) Bahan makanan hewan seperi telur, hati, daging
b) Bahan makanan nabati kacang – kacangan seperti : kacang tanah,
kacang kedelai,sayuran hijau seperti bayam, daun singkong,
kangkung.
F. Cairan
Air merupakan bagian tubuh yang terbesar. Hampir ¾ dari berat tubuh
adalah air. Tubuh menggunakan air untuk beberapa fungsi. Air adalah
pelarut semua hasil pencernaan, pembawa zat – zat kotoran dari sel – sel ke
ginjal. Air juga menolong mengatur suhu tubuh. Seseorang memerlukan
sekitar 6 – 8 gelas air dalam sehari.
1) Ibu hamil dianjurkan minum 2 liter per hari.
2) Prinsip makana ibu hamil: Makan 1 – 2 piring lebih banyak dari
biasanya selama hamil.
3) Makan aneka ragam makanan 4 – 5 kali sehari untuk memenuhi gizi
ibu selama hamil;
4) Menghindari makanan yang berbumbu pedas dan berlemak.
5) Menghindari alcohol, karena dapat mengganggu pencernaan dan
janin.
Sumber air bagi tubuh ada 3 macam yaitu:
1. Melalui cairan yang diminum seperti air bersih, susu, sari – sari buah
dan lain sebagainya.
2. Melalui makanan seperti sayur mentah, buah – buahan yang kaya air,
sop dan makanan lainnya yang mengandung banyak air.
3. Melalui metabolisme dalam tubuh.

G. Mineral
Mineral dibutuhkan untuk pembentukkan darah dan tulang,
keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi system pembuluh
darah jantung dan lain-lain. mineral berfungsi sebagai ko-enzim,
memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga,
pertumbuhan dan penyembuhan. Ada 15 macam mineral yang diperlukan
tubuh seperti kalsium, ferrum, yodium, mangan, chlorine, fosfor, belerang,
seng, kalium, sodium, dsb. Makan yang mengandung mineral diantaranya
adalah susu, hati, kuning telur, sayur-sayuran yang berwarna hijau, daging,
dan ikan.
III. Pola Makan Bagi Ibu Hamil
Ibu hamil sebaiknya mengonsumsi sedikitnya dua gelas susu sehari atau
kalau tidak, santaplah hasil produksi ternak lainnya. Ingat, keanekaragaman
bahan makanan merupakan kunci dari menu makanan bergizi seimbang.
Kebutuhan kalori mudah didapat dari tambahan porsi biji-bijian, sayuran, buah
dan susu rendah lemak.
Jika ibu baru mengonsumsi menu bergizi setelah beberapa minggu
kehamilan, diharapkan keterlambatannya tidak melampui masa trimester III
yang merupakan masa pertumbuhan janin terbesar Bagi ibu hamil sebenarnya
tidak ada makanan yang benar-benar harus dihindari, kecuali alkohol. Namun
bila ibu mengalami keluhan mual-muntah, maka ia tidak dianjurkan
untuk mengonsumsi makanan yang dapat merangsang keluhan mual-
muntahnya. Contohnya adalah durian.
Jika tidak ada keluhan, buah ini boleh dikonsumsi selama hamil asalkan
jumlahnya wajar, yaitu sekitar 35 gram dalam sehari. Olahan apa pun seperti
makanan yang dibakar boleh saja disantap asalkan benar-benar matang dan
tidak dikonsumsi bagian gosongnya.
Selanjutnya, apabila ibu hamil telah mengonsumsi menu makanan
sesuai anjuran, maka camilan tanpa kalori boleh-boleh saja dikonsumsi seperti
agar-agar, gelatin dan sejenisnya. Selain alkohol, kopi juga tidak
dianjurkan diminum selama hamil karena kurang mengandung zat gizi dan
kemungkinan memberikan efek negatif walau hal ini masih diperdebatkan.
Merokok aktif maupun pasif juga harus dihentikan karena berkaitan
dengan tingginya risiko keguguran, bayi lahir meninggal, lahir prematur,
ataupun lahir dengan berat badan rendah (kurang dari 2.500 gram).

IV. Manfaat Gizi Seimbang Pada Ibu Hamil


1) Untuk pertumbuhan janin yang ada dalam kandungan
2) Untuk mempertahankan kesehatan dan kekuatan badan ibu sendiri
3) Supaya luka-luka persalinan lekas sembuh dalam nifas
Contoh Menu Makanan Ibu Hamil
Makan pagi
1) Nasi 150 gram = 1 gelas
2) Telur 60 gram = 1 butir
3) Tempe 50 gram = 2 potong
4) Sayuran 50 gram = ½ gelas
5) Minyak 5 gram = ½ sendok makan
6) Susu 200 cc = 1 gelas

Pukul 10 : bubur kacang hijau 1 gelas


Makan siang / sore
1) Nasi 200 gram = 1 ½ gelas
2) Ikan 50 gram = 1 potong
3) Tempe 50 gram = 2 potong
4) Sayuran 100 gram = 1 gelas
5) Papaya 100 gram = 1 potong
6) Minyak 10 gram = 1 sendok makan

V. Dampak bila ibu kekurangan Nutirisi dan kekurangan gizi


1. Pengaruh bagi ibu hamil:
a. Ibu lemah dan kurang nafsu makan
b. Perdarahan dalam masa kehamilan
c. Kemungkinan terjadi infeksi tinggi
d. Anemia/kurang darah

2. Pengaruh waktu persalinan:


a. Persalinan sulit dan lama
b. Persalinan sebelum waktunya (prematur)
c. Perdarahan setelah persalinan
3. Pengaruh pada janin:
a. Keguguran
b. Bayi lahir mati
c. Cacat bawaan
d. Anemia pada bayi
e. Berat badan lahir rendah
DAFTAR PUSTAKA

Aritonang E. Kebutuhan Gizi Ibu Hamil. Bandung: IPB Press. 2009

Sulistyoningsih, Hariyani. 2011. Gizi Untuk Kesehatan Ibu dan Anak. Yogyakarta:
Graha Ilmu

Bidanku. 2017. https://bidanku.com/gizi-dan-nutrisi-ibu-hamil (Diakses Pada


Tanggal 12 November 2018)