Anda di halaman 1dari 2

a.

Hubungan Antara Asupan Energi dengan Status Gizi Anak Balita (BB/U)

Tabel distribusi anak balita menurut indeks BB/U berdasarkan Asupam


Energi di Desa Tanapiah Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala
Tahun 2018.

Status Gizi
Jumlah
Hasil Recall Energi Lebih Baik Kurang Buruk
N % N % N % N % N %
Baik 1 2 9 18 1 2 0 0 11 22
Sedang 0 0 3 6 1 2 0 0 4 8
Kurang 0 0 8 16 0 0 0 0 8 16
Defisit 2 4 24 48 0 0 1 2 27 54
TOTAL 3 6 44 88 2 4 1 2 50 100

Dari table di atas dapat di ketahui bahwa asupan energi anak balita di
Desa Tanipah Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala yang berada
pada kategori tertinggi yaitu asupan energi defisit 54% sebanyak 27 anak
balita

Hasil uji spearman di peroleh nilai p = 0,545 > α (0.05), maka dapat di
simpulkan bahwa H0 di terima atau menunjukan bahwa tidak ada hubungan
antara asupan energi dengan status gizi balita menurut indeks BB/U di Desa
Tanapiah Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala.

Makanan yang dikonsumsi oleh suatu ke lompok sosial individu dari


segi kualitas dan kuantitas dipengaruhi oleh banyak hal yang saling terkait.
Untuk memenuhi kebutuhan fisiologis maupun psikologis juga untuk
memenuhi rasa lapar. Yang memandakan bahwa gizi yang diperlukan oleh
tubuh tidak mencukupi lagi adalah rasa lapar dan dahaga. Usaha untuk
mengatasi rasa lapar sebenarnya juga diperlukan untuk menjamin
kelangsungan hidup, memenuhi kebutuhan fisiologis tubuh, pertumbuhan
(pada bayi dan anak) dan pergantian sel-sel dan jaringan yang rusak. Zat gizi
yang di konsumsi harus sesuai dengan kebutuhan dalam jumlah dan jenis yang
sesuai dengan kebutuhan sehingga dapat memberikan kesehatan, kegairahan
dan kekuatan dalam bekerja (Khumaidi, 1994).