Anda di halaman 1dari 3

Analisa Hasil Observasi dan Wawancara

Meaning Unit Analisis Deskriptif


Pengalaman saya ketika ada Dari pengalaman responden itu
keluarga saya yang meninggal sendiri, subjek ditakut-takuti oleh
dan saya di takut-takuti oleh keluarganya sendiri. Ketakutan
keluarga saya sendiri. subjek sudah sejak kelas tiga SMA
Sejak dari kelas tiga SMA sampe sampai sekarang. Keluarga yang
sekarang. Emm... kira-kira sudah menakut-nakuti subjek adalah
sekitar 10 tahunan. omnya sendiri. Awalnya om subjek
Yang menakut-nakuti saya itu om itu hanya bercanda saja kepada
saya sendiri subjek tetapi karena responden
iya, awalnya om saya hanya menaganggpinya dengan serius,
bercanda, tetapi saya responden jadi merasa takut kepada
menanggapi candaannya itu suara sirene tersebut. Cara
dengan serius, sampai saya responden di takuti keluarganya itu
menjadi takut. karena keluarganya bilang kepada
ditakutinya karena dibilangnya reponden kalau responden akan
saya akan bersama dengan bersama dengan mayat di dalam
mayat di dalam mobil ambulance, mobil tersebut dan pada saat itu
dan pada saat itu sirene suara sirene ambulance berbunyi.
ambulance itu sudah berbunyi.

perasaan saya takut, seperti ingin Saat mendengar suara sirene


menangis dan berteriak ambulance tersebut, responden
merasa takut, seperti ingin menangis
dan berteriak.
Kalau di jalan, dan mendengar Subjek kalau mendengar suara
suara itu saya ingin menghindar dari sirene ambulance di jalan, subjek
suara itu, tetapi tidak bisa. Jadi, ingin menghindar tetapi subjek tidak
saya memilih untuk menepi di bisa menghindarinya, oleh sebab itu
pinggir jalan. subjek akan menepi di pinggir jalan.

Saya kaget dan berteriak kalau Subjek akan kaget dan berteriak jika
mendengar suara sirene ambulance subjek mendengar suara sirene
ambulance
Dari hasil observasi di atas, terdapat beberapa aspek. Pada aspek
pertama yaitu rasa takut yang bersisten, ketika subjek bertemu dengan
mobil ambulance disertai dengan suara sirene, saat subjek mengendarai
motor, subjek terlihat sedikit oleng. Hal ini terjadi ketika setiap subjek
mendengar suara sirene ambulance.

Kemudian pada aspek yang kedua, rasa takut yang berlebihan.


Subjek ketika subjek bertemu dengan suara sirene mobil ambulance,
subjek berteriak ketika bertemu dengan suara tersebut, serta merengek
bahkan mengumpat.
Pada aspek ketiga, rasa takut tanpa alasan. Ketika subjek
mendengar suara sirene ambulance subjek ingin menghindar dari suara
sirene ambulance itu tetapi subjek tidak dapat menghindarinya. Oleh sebab
itu dia berhenti sebentar serta tubuhnya sedikit bergemetar.
Pada aspek keempat, Adanya respon tiba-tiba terhadap stimulus
atau rangsangan yang di takuti. ketika subjek bertemu suara tersebut,
subjek kaget dan terlihat panik.