Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PRAKTIKUM

ILMU UKUR TANAH II


Laporan ini dibuat sebagai alat pemenuhan tugas mata kuliah Ilmu Ukur Tanah II
yang diampu oleh Prihantono, M.Sc,Eng.

Anggota Kelompok 1 :

NURUL ANISA 5415153331


AYYUB DENIRIAN 5415154634
ADHI KRESNOTO 5415152955
FIRAS AYYASY 5415153600
M AJI FAJARI 5415152502
AZIZ SANTOSO 5415152364
ROSIDAH DINI A 5415152261
BUDI PRIANTORO 5415152014
YOEHANANDA ADJIE 5415151855
DODI SUPRIYADI 5415151213
TEGUH ANGGARA 5415134217
FIKRI KURNIAWAN 5415131699
M. FARCHAN S 5415150638

PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN VOKASIONAL KONSTRUKSI BANGUNAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2018
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Ilmu Ukur Tanah II merupakan salah satu mata kuliah Program Studi Pendidikan
Vokasional Konstruksi Bangunan Universitas Bakrie pada semester 5. Dalam
praktikum mata kuliah Ilmu Ukur Tanah II, teknik yang digunakan yaitu Plane
Surveying, di mana bumi diasumsikan sebagai bidang datar, sehingga dapat ditentukan
posisi titik-titik di permukaan bumi yang kemudian disajikan dalam bentuk peta.
Adapun tujuan diadakannya praktikum Ilmu Ukur Tanah ini yaitu agar mahasiswa
berlatih melakukan pekerjaan-pekerjaan survei, sehingga mahasiswa dapat melihat
gambaran mengenai survei lapangan dan dapat menerapkannya di lapangan dalam
konteks yang sebenarnya setelah lulus dari bangku kuliah serta dapat melatih
mahasiswa melakukan pemetaan situasi teritris, yang pada umumnya diperlukan
sebagai peta acuan dalam perencanaan teknis ataupun keperluan lainnya.

1.2 Tujuan Praktikum

Adapun tujuan praktikum Ilmu Ukur Tanah ini yaitu

1 Agar mahasiswa mengetahui dan mampu mengoperasikan theodolit manual


ataupun digital (Total Station).

2 Mengetahui hasil pengukuran pada suatu poligon.

3 Dapat mengetahui bentuk permukaan suatu daerah.

1.3 Waktu dan Tempat Praktikum

Adapun praktikum Ilmu Ukur Tanah dilaksanakan pada

Hari,tanggal : Jumat, 4 Mei 2018

waktu : Pukul 15.00 – Selesai WIB


lokasi : Jl. Daksinapati, Dekat Masjid At-Taqwa

Denah Lokasi Praktikum

1.4 Alat dan Perlengkapan


1 Teodolit WILD T0-125467
2 Kaki Tiga
3 Bak ukur
4 Meteran
5 Waterpass
6 Unting unting
7 Payung
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Langkah Praktikum

a) Siapkan alat dan bahan

b) Tentukan lokasi praktikum yang disesuaikan dengan denah

c) Pasang pesawat di titik P1, gunakan tripod sebagai tempat diletakkannya alat
teodolit, gunakan waterpass untuk menentukan kedataran tripod

d) Setelah alat teodolit dipasang, sesuaikan kedatarannya dengan memutar 3


roda bawah, sehingga nivo tepat ditengah lingkaran

e) Pasang unting unting sehingga jarak ujung lancip ke tanah 2 cm

f) Hadapkan lensa teodolit ke arah utara, dan atur horizontal 0 derajat dan
vertical 90 derajat

g) Lakukan penembakan titik dari jarak 30 meter di kiri dan kanan pesawat dan
0,5 meter dari tepi jalan

h) Untuk titik yang hendak di tembak, di tandai dengan X di pilox putih

i) Untuk penembakan di P1 dilakukan sebanyak 6titik dengan 3 titik belakang,


dan 3 titik muka.

j) Untuk penembakan di P2 sampai dilakukan sebanyak 6 titik, yaitu 3 titik ke


belakang dan 3 titik ke muka.

k) Ketika menembak, ada yang memasang bak ukur dengan kedataran di


gunakan waterpass saat memasang bak ukur.

l) Hasil penembakan 1 titik yang di dapat adalah Batas Atas, Batas Tengah,
Batas Bawah, Sudut Horizontal, dan Sudut vertical.

m) Lindungi alat teodolit dengan payung jika cuaca terik

n) Setelah praktikum selesai, rapihkan alat dan buat laporan hasil praktikum.
Control Hitungan

Ba  Bb
 Bt
2
Hasil Praktikum

No Titik /Pesawat Horizontal Vertical

P1 1400 Blk Mk Blk Mk

1 BA : 1700

BT : 1550 100 15’ 00” - 90 -

BB : 1400

2 BA : 1665

BT : 1515 102 33’ 58” - 90 -

BB : 1365

3 BA : 1660

BT : 1510 106 15’ 08” - 90 -

BB : 1360

4 BA : 1432

BT : 1272 - 276 51’30” - 90

BB : 1182

5 BA : 1402

BT : 1241 - 270 50’30” - 90

BB : 1080

6 BA : 1370

BT : 1210 - 260 28’30” - 90

BB : 1050

No Titik /Pesawat Horizontal Vertical


P2 1400 Blk Mk Blk Mk

1 BB : 1355

BT : 1512 90 29’30” - 90 -

BA : 1670

2 BB : 1355

BT : 1495 100 26’30” - 90 -

BA : 1655

3 BB : 1345

BT : 1502 108 4’30” - 90 -

BA : 1660

4 BB : 1250

BT : 1400 - 190 54’30” - 86 45’30”

BA : 1550

5 BB : 1250

BT : 1400 - 192 31’30” - 86 45’30”

BA : 1550

6 BT : 1250

BT : 1400 - 194 14’30” - 87 00’30”

BB : 1550

Pengolahan data perhitungan ilmu ukur tanah menggunakan pesawat teodolit

Jarak

P1 - 1 = (BA-BB) x 100 mm
= (1700-1400) x 100 mm

= 30000 mm atau 30 m

P1-2 = 1665-1365 x 100

= 30 m

P1-3 = 1660-1360 x 100 mm

= 30 m

P1-4 =1432-1182 x 100 mm

=25 m

P1-5 =1402-1080 x 100 mm

= 32,2 m

P1-6 = 1370-1050 x 100 mm

= 32 m

P2-1 =1670-1355 x100 mm

= 31,5 m

P2-2 = 1655 - 1355 x 100 mm

= 30 m

P2-3 = 1660 - 1345 x 100 mm

= 31,5 m

Perhitungan sudut vertical

P2-4

Sudut : 86 45’30”

Beda tinggi = 1400 + 30 (cos 86 45’30”) = 1401,68

P2-5
Sudut : 86 45’30”

Beda tinggi = 1400 + 30 (cos 86 45’30”) = 1401,68

P2-6

Sudut : 87 00’30”

Beda tinggi = 1400 + 30 (cos 87 00’30”) = 1401,57