Anda di halaman 1dari 17

Kuisioner Belbin tentang peran tim

Sebagai seorang leader, kita dituntut untuk mengetahui/memetakan (mapping) siapa orang
yang kita pimpin. Dengan mengetahui orang ang bekerja dengan kita, maka akan lebih
memudahkan kita dalam menyusun ulang tim kita sesuai dengan kebutuhan dan
karakteristiknya.
Test berikut ini akan lebih valid jika dijawab dengan sebenar-benarnya mengenai
perasaan/respon kita terhadap setiap pernyataan yang diberikan.
Dimodifikasi dari R.M. Belbin, Management teams: why they succeed or fail. London:
Heinemann, 1981.

Lengkapi kuisioner berikut.

Instruksi
Tujuh situasi diberikan berikut ini. Untuk masing-masing dari ketujuh situasi tersebut anda
mempunyai 10 suara. Setelah masing-masing situasi, delapan respon kemudian diberikan.
Tugas anda adalah memasukkan sepuluh suara tersebut ke dalam delapan respon.
Lakukan seperti itu dimana jumlah suara untuk satu respon menunjukkan kebenarannya
bagi anda dalam situasi tersebut, dan untuk grup atau tim dalam pikiran anda.

Anda boleh memasukan ke sepuluh suara ke dalam respon dalam berbagai cara yang anda
suka. Anda boleh memberikan banyak suara untuk satu jawaban, atau berikan setidaknya
satu suara untuk kebanyakan jawaban. Total suara untuk setiap soalnya, dalam hal ini,
harus ditambahkan 10. Tidak ada jawaban yang “tidak benar” – semakin banyak jawaban
sesungguhnya, semakin banyak pula kegunaan kuisioner ini bagi anda.

Ambil satu situasi secara bersamaan. Tanpa harus menghabiskan waktu dalam
mengerjakan task, beri tanda respon tersebut tentang situasi yang benar menurut anda
dalam beberapa waktu tertentu. Kemudian sebarkan kesepuluh suara ke dalam jawaban
yang ditandai dengan cara tertentus sehingga semakin benar jawaban anda, semakin
banyak jumlah suaranya.

Anda mungkin akan berprilaku berbeda-beda dalam hal tertentu dalam tim atau grup yang
berbeda. Untuk itu, hasilnya akan lebih konsisten apabila anda berpikir untuk mempunyai
tim atau grup saat anda menjawab pertanyaan.

Draft Soeparto 2008 Page 1


Situasi
1. Saya yakin bahwa saya dapat memberikan kontribusi seperti:

a. Saya dengan cepat dapat melihat dan mengambil keuntungan dari


kesempatan-kesempatan baru

b. Saya dapat bekerja secara baik dengan banyak orang

c. Menghasilkan ide adalah aset alami saya

d. Saya mampu untuk menggambarkan orang saat saya deteksi mereka


mempunyai sesuatu yang berharga untuk diterapkan dalam grup
e. Kapasitas saya selanjutnya banyak hubungannya dengan keefektifitasan
pribadi saya

f. Saya siap menghadapi situasi sementara dimana saya tidak populer asalkan
hasil akhirnya sangat mengembirakan

g. Saya dapat merasakan mana yang nyata dan mungkin untuk bekerja

h. Saya dapat menawarkan kasus yang beralasan untuk serangkaian aksi


alternatif tanpa menimbulkan bias atau sangkaan

2. Apabila saya menghadapi hambatan tertentu saat bekerja dalam tim atau grup,
kemungkinannya:

a. Saya tidak merasa tenang kecuali jika meeting itu tersusun dan terawasi dan
umumnya terlaksana dengan baik

b. Saya cenderung suka memberi kepada orang lain yang mempunyai


pandangan kuat yang belum pernah disalurkan dengan tepat

c. Saya memiliki kecenderungan untuk terlalu banyak berbicara pada saat grup
mulai mencari ide baru

d. Harapan objektif saya menjadikan sulit bagi saya untuk cepat bergabung dan
antusias dengan rekan kerja

e. Saya kadang-kadang terlihat bersifat memaksakan dan berkuasa apabila ada


sesuatu yang perlu dikerjakan

f. Saya menemui kesulitan untuk mengarahkan dari depan, mungkin saya lebih
tanggap terhadap lingkungan grup

g. Saya sering terbelenggu oleh ide yang sedang saya pikirkan, untuk itu saya
sering kehilangan jejak apa yang sedang terjadi disekeliling saya

Draft Soeparto 2008 Page 2


h. Rekan kerja saya cenderung melihat saya lebih khawatir pada hal-hal yang
tidak penting mengenai sesuatu yang detil

3. Pada saat terlibat dalam projek grup:

a. Saya mempunyai bakat mempengaruhi orang tanpa memaksa mereka

b. Kewaspadaan saya menghindarkan saya dari kesalahan dan lain-lain yang


dibuat

c. Saya siap untuk menunjukkan aksi untuk meyakinkan bahwa kita tidak
membuang-buang waktu atau kehilangan arti dari objektif utama

d. Saya mampu diandalkan untuk memberikan kontribusi yang original

e. Saya selalu siap untuk menerima saran yang baik untuk kepentingan umum
tim

f. Saya tidak sabar ingin mendengar ide dan pengembangan terbaru

g. Saya percaya kapasitas saya untuk memberikan penilaian dapat


menghasilkan keputusan yang benar

h. Saya dapat diandalkan untuk memastikan pekerjaan yang penting mudah


diatur

4. Ciri pendekatan saya untuk bekerja dalam grup ini adalah bahwa:

a. Saya memiliki ketertarikan untuk berkenalan dengan orang lain

b. Saya tertantang untuk mendengar pandangan orang lain atau tetap


berpegang pada pandangan saya sendiri

c. Saya biasanya menemukan argumen untuk menggagalkan pernyataan yang


hendak diutarakan

d. Saya kira saya mempunyai bakat untuk segera bekerja setelah sebuah
rencana dinyatakan siap dikerjakan

e. Saya mempunyai kecenderungan menghindar dari sesuatu masalah dan


menyelesaikannya dengan hasil yang tak terduga

f. Saya menginginkan setiap pekerjaan yang saya lakukan berhasil dengan


sempurna

g. Saya siap melaksanakan kontrak diluar grup

Draft Soeparto 2008 Page 3


h. Sementara saya tertarik pada semua masukan saya tidak ragu lagi untuk
mengganti pandangan saya segera setelah keputusan dihasilkan

5. Saya memperoleh kepuasan dalam task grup karena:

a. Saya suka menganalisa situasi dan menimbang-nimbang pilihan yang


mungkin

b. Saya tertarik untuk menemukan pemecahan praktis sebuah masalah

c. Saya merasa saya membantu terciptanya hubungan kerja yang baik

d. Saya memiliki pengaruh yang besar terhadap keputusan yang diambil

e. Saya dapat bertemu dengan orang yang mempunyai sesuatu yang baru

f. Saya bisa meyakinkan orang lain untuk melaksanakan serangkaian aksi


penting

g. Saya pada dasarnya mampu memberikan perhatian penuh terhadap sebuah


task

h. Saya suka menemukan suatu hal yang mampu menarik imaginasi saya

6. Apabila saya tiba-tiba dihadapkan pada task yang sulit dengan waktu terbatas dan
orang yang tidak dikenal maka:

a. Saya akan mundur ke belakang untuk memikirkan jalan keluarnya sebelum


mengembangkan strategi pelaksanaannya

b. Saya akan siap bekerja dengan orang yang paling banyak menunjukkan
pendekatan yang positif

c. Saya akan menemukan cara tertentu untuk mengurangi ukuran task dengan
cara menunjukkan kemampuan terbaik dari perbedaan individu yang bisa
mereka lakukan

d. Kemampuan saya mengenali materi akan banyak membantu bahwa kita tidak
akan berhenti sebelum waktunya

e. Saya yakin saya akan menjaga kemampuan saya dan menjaga kapasitas
saya untuk berpikir lurus

f. Saya akan mempertahankan kemapanan tujuan disamping tekanan yang ada

Draft Soeparto 2008 Page 4


g. Saya siap untuk mengambil langkah positif apabila grup tidak menghasilkan
kemajuan

h. Saya akan membuka diskusi dengan pandangan bahwa hal ini akan
menstimulasi pemikiran baru dan cepat melakukan sesuatu

Draft Soeparto 2008 Page 5


7. Dengan merujuk pada masalah yang sedang dialami, sementara bekerja di dalam
grup:

a. Saya suka menunjukkan ketidaksabaran saya pada mereka yang


menghalangi kemajuan saya

b. Orang lain boleh mengkritik saya karena saya terlalu suka menganalisa dan
tidak mengandalkan intuisi

c. Keinginan saya untuk menjamin pekerjaan untuk diselesaikan dapat


menunjukkan cara kerja saya

d. Saya cenderung menjadi cepat bosan dan bergantung pada satu atau dua
anggota yang memberikan stimulus pada saya

e. Saya sulit untuk memulai sesuatu kecuali jika goalnya sudah jelas

f. Saya kadang-kadang tidak bisa menjelaskan dan mengklarifikasi poin


komplek yang terjadi pada saya

g. Saya sadar akan permintaan orang lain akan sesuatu yang tidak bisa saya
lakukan sendiri

h. Saya ragu-ragu mengutarakan tujuan pada saat saya mendapatkan


pernyataan yang berlawanan.

Draft Soeparto 2008 Page 6


Skoring
Pertama anda transfer skor anda dari kuisioner ke dalam kotak yang sesuai dibawah ini.
Tandai skor dalam masing-masing baris kemudian jika anda jumlahkan maka total nilainya
mencapai 10 (jika lebih atau kurang, periksalah nilai dalam jawaban anda).

1a 1b 1c 1d 1e 1f 1g 1h

2a 2b 2c 2d 2e 2f 2g 2h

3a 3b 3c 3d 3e 3f 3g 3h

4a 4b 4c 4d 4e 4f 4g 4h

5a 5b 5c 5d 5e 5f 5g 5h

6a 6b 6c 6d 6e 6f 6g 6h

7a 7b 7c 7d 7e 7f 7g 7h

Kemudian transfer skor anda dari tabel diatas ke dalam kotak label yang sesuai di dalam
tabel dibawah ini. Tambahkan skor dimasing-masing kolom untuk memberikan skor untuk
masing-masing dari ke delapan style tersebut.

Style yang anda inginkan adalah style dengan skor terbesar.

1d 1f 1e 1g 1h 1c 1a 1b

2b 2e 2h 2a 2d 2g 2c 2f

3a 3c 3b 3h 3g 3d 3f 3e

4h 4b 4f 4d 4c 4e 4g 4a

5f 5d 5g 5b 5a 5h 5e 5c

6c 6g 6d 6f 6e 6a 6h 6b

7g 7a 7c 7e 7b 7f 7d 7h

C D F I M O R S

Draft Soeparto 2008 Page 7


Deskripsi singkat tentang peran
Dari deskripsi dibawah ini, pikirkan team role mana yang sering anda lakukan dalam grup
atau tim dengan melingkari hurup yang sesuai . Anda boleh memilih peran yang berbeda
dalam grup yang berbeda, dan anda bisa mudah menjawab bila anda memiliki grup atau tim
tertentu dalam pikiran anda. Tandai tiga atau empat peran teratas secara berurut, “1” untuk
yang paling sering, “2” untuk kedua lebih sering, dan selanjutnya.

Pada Grup atau tim manakah peran anda berada?

Draft Soeparto 2008 Page 8


C Coordinator
Coordinator menunjukan leadership-nya dengan mengkordinasikan usaha dan
kontribusi anggota tim. Setelah mendorong adanya kontribusi dari yang lain, kemudian
mereka menyimpulkan keputusan tim. Hal ini merupakan bentuk leadership yang tidak
kentara dengan mendorong adanya kontribusi dari yang lain. Seorang Kordinator
mengontrol bagaimana tim melangkah menuju objective grupnya. Kordinator
membantu tercapainya penggunaan sumber daya tim dengan mengakui kelebihan dan
kekurangan tim, juga memastikan pemanfaatan potensi setiap anggota tim.

D Driver
Driver menunjukan leadership-nya dengan mengarahkan dan mengontrol anggota tim.
Seorang driver memiliki pengaruh yang kuat pada bagaimana tim berjalan dan pada
tercapainya objective. Mereka akan memberikan perhatian pada hal-hal berkenaan
dengan penentuan goal dan prioritas, dan pelaksanaan operating style yang telah
ditentukan.

F Finisher
Finisher memberikan perhatiannya pada hal-hal kecil dan follow-up, dan
memperkenalkan sense of urgency. Tanggung jawab utamanya ialah memeriksa
penyelesaian akhir team task. Keberadaanya sangat diperlukan pada saat emergency.
Mereka menjaga tim dari kesalahan dan kehilafan. Mereka meneliti aspek pekerjaan
yang memerlukan perhatian khusus dan kemudian mempertahankan sense of urgency
tim.

I Implementer
Implementer adalah tulang punggung tim dalam pencapaian outcomes yang rinci dan
praktis. Mungkin ada lebih dari satu orang implementer. Mereka memiliki tanggung
jawab langsung yang besar dan memiliki peranan penting dalam mengimplementasikan
keputusan grup. Mereka mengubah konsep dan rencana menjadi prosedur
pelaksanaan yang praktis. Mereka laksanakan rencana yang telah ditetapkan secara
sistematis dan efisien.

M Monitor – Evaluator
Ini merupakan peran “devils advocate”, mengkritik ide dan saran yang disampaikan
anggota tim. Seorang Monitor – Evaluator biasa mengevaluasi setiap rencana baru
yang harus dilaksanankan sesuai sarannya. Mereka menganalisa problem;
mengevaluasi ide dan saran agar timnya bisa membuat keputusan yang seimbang.

O Originator
Organiser merupakan “ideas person” tim, sumbernya ide dan inovasi. Mereka senang
diberikan innovative role yang bisa memunculkan ide. Mereka memiliki peran strategis
seperti dalam forward planning. Mereka melanjutkan ide dan strategi baru dengan
perhatian khusus pada isu utama dan kemudian mencari cara mengatasi masalah yang
dihadapi tim.

R Resource Investigator
Merupakan liaison role. Mereka melakukan kontak dan liaise dengan dunia luar,
berperan sebagai sumber informasi dan ide luar. Mereka menggali dan melaporkan ide,
perkembangan dan hal lain yang berasal dari luar grup. Mereka membuat dan menjaga
kontak eksternal yang bermanfaat bagi tim, dan lalu bernegosiasi dengan kontak di
luar.

S Supporter
Supporter berkontribusi pada efektifitas tim dengan cara menjaga keharmonisan grup,
kepuasan anggota, dan team spirit. Mereka biasanya menempatkan diri sebagai

Draft Soeparto 2008 Page 9


pendukung dalam sebuah tim. Seringkali terdapat banyak supporter dalam sebuah tim.
Mereka mendukung anggota yang memiliki kekurangan, berusaha meningkatkan
komunikasi, dan menciptakan team spirit.

Draft Soeparto 2008 Page 10


Deskripsi dan aplikasi
R.M. Belbin, dalam buku Management teams: why they succeed or fail (Heinemann,
London, 1981) melaporkan penelitian dalam organisasi selama beberapa tahun. Tujuannya
ialah mencari penyebab mengapa sebuah tim bisa sukses dan bisa gagal. Dokumen ini
memaparkan beberapa implikasi dari penelitiannya.

Materi berikut ini sangat tergantung pada penelitian Belbin, dalam artikelnya yang berjudul
“Building effective management teams” yang dimuat dalam April issue of the Journal of
General Management, dan pada beberapa sumber bahan yang dia sampaikan pada
beberapa workshop selama tinggal di Mt. Eliza Australia. Penjelasannya telah dikurangi
sedikit sehingga role tidak begitu spesifik berkenaan dengan tipe menajemen atau
organisasi tertentu. Beberapa orang menemukan beberapa terminology yang kurang tepat,
sehingga beberapa istilah tersebut telah diganti kedalam bentuk yang lebih deskriptif atau
pengistilahan yang netral.

Salah satu temuan Belbin yang penting ialah bahwa efektifitas tim tergantung pada
pengetahuan setiap anggota tim dan pada pemanfaatannya. Jelasnya, anggota dari tim
yang lebih efektif memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai masing-masing
kelebihannya, menyadari perbedaan team role masing-masing, serta memanfaatkannya
dalam team.

Efektifitas tim juga tergantung pada keseimbangan team roles. Pada tim yang lebih efektif,
masing-masing peran yang berbeda diisi paling tidak oleh satu orang anggota tim. Beberapa
peran lain lebih baik diisi oleh hanya satu orang – lebih dari satu orang Coordinator atau
Driver kemungkinan bisa mengacaukan team operation.

Satu orang bisa memiliki lebih dari satu peran. Beberapa orang memiliki kesamaan sejumlah
peran yang lebih disuka. Mereka bisa mengisi setiap peran tersebut. Yang lainnya memiliki
peran yang lebih disukai tapi dengan satu atau dua peran “cadangan” yang bisa mereka isi
dengan baik.

Sebuah tim yang efektif biasanya memiliki satu Coordinator dan satu Driver, dan satu team
role dari masing-masing keenam yang lainnya. Mungkin bisa ada lebih dari satu peran;
namun hanya satu Originator dan satu Monitor – Evaluator agar efektif. Dengan mengisi
satu orang dalam lebih dari satu peran, sebuah tim yang berjumlah kurang dari tujuh orang
seringkali sangat efektif.

Sangat menguntungkan bagi orang bisa mendapat peran yang sesuai dengan kelebihan
dan kesukaan mereka. Namun, untuk jangka pendek orang bisa mendapat peran diluar
kesukaannya asalkan mereka memahami pentingnya peran tersebut pada efektifitas tim.
Pemahaman in juga penting saat mereka mendapatkan arahan tentang peran yang harus
diambil.

Menghadapi tim yang memiliki gap tertentu pada perannya hendaknya setiap orang
bertanggung jawab mengisi gap tersebut. Dengan cara ini beban untuk mengerjakan
sesuatu tidak dilimpahkan hanya pada satu orang.

Pada beberapa tim, semua peran ada. Pelaksanaan tim masih bisa dikembangkan adanya
pengertian anggota tim atas kontribusi tertentu, dan adanya pembelajaran cara yang lebih
konstruktif dalam melatihnya. Pengertian akan peran yang lain juga bisa membuat
hubungan jadi lebih memuaskan sehingga bisa meningkatkan percaya diri.

Belbin memaparkan delapan team role yang berbeda serta tambahan peran “specialist”.
Selain specialist, ke delapan peran tersebut berkenaan dengan pelaksanaan tim. Peran

Draft Soeparto 2008 Page 11


tersebut berkaitan dengan cara tim dalam menjalankan proses seperti pengelolaan,
problem solving dan kordinasi. Peran tersebut agak berbeda dari apapun kontribusi teknis
(seperti engineering, akunting, dan produksi) dari orang tertentu dalam pelaksanaan tim. Ke
delapan peran tersebut dijelaskan selanjutnya dibawah ini.

Deskripsi
Dalam deskripsinya, peran merupakan kontribusi tertentu dari kelebihan dan kesukaan
orang untuk mengisinya. Bagian tentang perilaku membantu dalam mengidentifikasi peran
yang sering dimainkan rekan kerja kita. Adanya kekurangan merupakan karakteristik yang
tidak bisa lepas dari kelebihan seseorang sehingga kekurangan dianggap wajar. Dua bagian
mengenai metoda diperbaiki dan problem yang mungkin muncul dimaksudkan agar orang
yang mengisi peran bisa berperan dalam meningkatkan efektifitas tim. “Tambahan catatan”
yang kadang-kadang dimasukan memiliki fungsi yang sama. Tambahan catatan yang berisi
saran-saran tentang team role bisa dicoba untuk kedudukan kepemimpinan yang formal,
atau posisi lainnya.

C Coordinator (Belbin’s Chairman, Ch)


Coordinator menunjukan leadership-nya (dalam istilah konvensional) dengan cara
mengkordinasikan usaha dan kontribusi anggota tim. Setelah mendorong adanya kontribusi
dari yang lain, mereka simpulkan keputusan tim. Hal ini sering berupa kepemimpinan yang
halus dengan mendorong kontribusi dari yang lain

Metoda yang dikembangkan


 siapkan alasan sehingga setiap rapat disusun dan direncanakan dan setiap pekerjaan
penting bisa dilakukan sesuai waktu yang tersedia.
 Doronglah setiap orang untuk berperan dalam pencapaian objective tim. Lakukan hal ini
dengan mengidentifikasi tujuan kegiatan dan kontribusi yang muncul dari setiap anggota
tim.
 Jadilah sensitif pada kekurangan tim. Benahi dengan mengubah keanggotaan tim atau
merelokasi atau menambah peran dalam tim bersama dengan orang yang punya
perhatian pada hal tersebut.
 Kordinasikan sumber yang ada di dalam ataupun di luar tim. Jagalah agar orang tetap
berorientasi pada goal tim.
 Latihlah self discipline dan ketegasan masing-masing dalam perannya sebagai focal
point dalam usaha tim, terutama pada saat-saat sulit.
 Delegasikan secara tepat. Konsultasikan dan diskusikan bila perlu, namun juga siap
membuat keputusan pada saat yang tepat.

Permasalahan yang muncul


 Jangan ambil keuntungan formal (kalau anda punya) untuk mengambil alih arena.
 Hindari kekakuan dan sifat keras kepala
 Jangan abaikan kelebihan dan ketertarikan individu (termasuk kelebihan dan
ketertarikan yang mungkin timbul yang bisa dikembangkan lebih lanjut)

Draft Soeparto 2008 Page 12


 Hati-hati hindari persaingan dengan anggota tim lain, terutama dengan originator dan
monitor – evaluator. Kenali kemampuan lebih dalam diri orang lain.
 Hindari keinginan untuk mundur saat anggota tim menentang atau menjadi apatis pada
anda.

D Driver (Belbin’s Shaper, Sh)


Menunjukan leadership-nya (dalam istilah konvensional) dengan cara memimpin dan
mengawasi anggota tim.

Metoda yang dikembangkan


 Arahkan perhatian tim pada pentingnya objective dan prioritas, serta bantulah untuk
mencapainya.
 Luaskan persepsi anda tentang team role, serta bantulah anggota untuk memahami
perannya masing-masing.
 Sampaikan pengaruh langsung pada diskusi grup, serta kumpulkan outcome yang
berkenaan dengan objectives.
 Berikan pola kegiatan tim yang sesuai dengan cara mengkordinasikan kontribusi
anggota tim.
 Simpan objective dalam ingatan dan pertahankan pandangan objective tentang
kemajuan tim
 Campuri bila tim sudah keluar dari target, atau bila mengikuti saran atau ide yang tidak
tepat.

Problem yang muncul


 Hindarkan penggunaan otoritas dalam memarahi anggota tim.
 Hati-hati dengan asumsi memiliki otoritas yang lebih daripada status anda atau
kewajiban anda.
 Hindari hasrat untuk bersaing dengan anggota tim lain, terutama dengan originator dan
monitor – evaluator.

F Finisher (Belbin’s Completer – finisher, Cf)


Memberikan perhatian dan follow-up, serta mengembangkan sense of urgency. Akan tepat
bila diberikan peran dalam memeriksa penyelesaian akhir task tim. Seringkali berguna pada
saat emergency.

Metoda yang dikembangkan


 Biasakan tetap amati kesalahan dan kehilafan. Awasi secara khusus pada yang terjadi
dibawah tanggung jawab dua orang.

Draft Soeparto 2008 Page 13


 Pilih area kerja dimana kemampuan anda dalam penyelesaian bermanfaat.
 Selama semua tahapan kegiatan, cari kesalahan yang nantinya bisa merusak produk
atau keputusan yang dibuat.
 Berikan perhatian dan bantuan dalam menjaga dan meningkatkan standar
 Bantulah tim dalam mengembangkan dan mempertahankan sense of urgency.

Problem yang muncul


 Jangan kehilangan arah dari rencana dan tujuan umum karena terlalu memperhatikan
hal-hal kecil.
 Hati-hati dengan pikiran negatif atau kritik yang destruktif.
 Jangan biarkan kekhawatiran yang berlebihan merusak suasana dan menurunkan
kepercayaan diri tim.

I Implementer (Company worker Belbin, disingkat Cw)


Tulang punggung tim dalam pencapaian outcome yang rinci dan jelas. Bagus bila diberikan
banyak tanggung jawab langsung, dan memiliki peran dalam mengimplementasikan
keputusan grup.

Metoda yang dikembangkan


 Pastikan bahwa task tim telah disusun dan objective telah dibuat.
 Perhatikan hal-hal kecil setelah memilahnya dari gambaran yang besar.
 Pertahankan pendekatan yang tepat dan sistematis apapun tekanannya atau walupun
kurang tekanan.
 Terus atasi semua kesulitan; terus berjuang untuk target
 Berikan dorongan praktis pada anggota tim yang lain.

Problem yang muncul


 Cobalah berikan kritik secara konstruktif pada saran anggota tim.
 Anda memiliki kecendrungan untuk tidak fleksibel. Terlepas dari itu, kontribusi anda bisa
sangat berharga bila anda memiliki keseimbangan antara ketegasan dan fleksibelitas.
 Mungkin anda mempunyai identitas pribadi yang kuat. Ini menjadi kelebihan bila anda
tidak menggunakannya untuk memperebutkan status.

M Monitor – Evaluator (sama dengan Belbin, disingkat Me)


Merupakan “devils advocate”, mengkritik ide dan saran yang disampaikan oleh anggota tim.
Monitor – evaluator bagus dalam mengevaluasi setiap rencana baru (yang harus sesuai
dengan saran saya)

Draft Soeparto 2008 Page 14


Metoda yang dikembangkan
 Gunakan kemampuan berpikir kritis anda secara konstruktif atas dasar kepentingan tim.
 Coba gabungkan antara experimental outlook dan critical appraisal.
 Hargai saran-saran rekan kerja anda; Bantu mereka mengembangkan idea dalam
bentuk yang sesuai dan bermanfaat.
 Berikan contoh yang tegas tapi sopan pada tim yang menggunakan pendekatan yang
tidak tepat pada masalah. Carilah saat yang tepat untuk melakukannya.
 Berusahalah membina hubungan kerja yang erat dengan originator tim, kalau ada. Bila
anda kerja sama dengan baik, kedua peran anda bisa meningkat.

Problem yang muncul


 Hindari keinginan menggunakan pemikiran kritis demi kepentingan pribadi daripada
kepentingan tim.
 Kalau tidak bisa menahan, anda boleh menyalahkan dan memberikan kritik destruktif
pada saran rekan kerja anda.
 Jangan biarkan kekuatan kritis anda menggunakan kebebasan berlebihan pada ide-ide
baru.
 Hati-hati dengan keinginan berkompetisi dengan yang lain, khususnya dengan
coordinator atau originator.
 Sampaikan kritik dan tujuan anda dengan baik dan pilih waktu yang tepat supaya tidak
menurunkan atau merusak kepercayaan diri tim.

O Originator (Belbin’s plant, Pl)


Menjadi “Ideas person” dari tim, sumber utama ide dan inovasi. Bagus bila diberi
innovative role untuk timbulnya ide. Bisa juga berperan strategis sebagai forward planning.

Metoda yang dikembangkan


 Konsentrasikan perhatian pada strategi dasar dan isu-isu utama
 Buat ide baru yang relevan dengan objective tim.
 Cari cara untuk mengatasi hambatan dalam problem solving tim dan dalam kegiatan
lainnya.
 Jadwalkan kontribusi anda supaya tidak mengacaukan kegiatan grup yang sedang
berlangsung.

Problem yang muncul


 Anda akan tertarik menyebarkan kemampuan pada bidang yang terlalu luas bila tidak
hati-hati.
 Anda memiliki energi dan produktifitas. Gunakan untuk tim daripada untuk kepentingan
pribadi.

Draft Soeparto 2008 Page 15


 Anda mungkin merasa dilecehkan saat orang lain mengawasi dan menilai (dan mungkin
menolak) ide anda. Hendaknya anda hilangkan perasaan ini.
 Anda temukan beberapa grup yang dominant, ekstrovert, atau terlalu kritis menghalangi
anda. Cobalah jangan biarkan hal tersebut menghalangi anda dalam menyampaikan ide.
Pemilihan waktu mungkin penting dilakukan.

R Resource Investigator (sama dengan Belbin, disingkat Ri)


Mengembangkan kontrak dan liaise dengan dunia luar. Bertindak sebagai sumber informasi
dan ide yang dari luar.

Metoda yang dikembangkan


 Anda memiliki kemampuan bergaul dengan orang lain. Gunakan untuk memperluas
kontak dan persahabatan dalam tim
 Gunakan ketertarikan anda pada ide dan metoda baru dan kemudian perkenalkan pada
tim.
 Anda bisa memperluas liaison role dan kontribusi anda pada tim dengan mengikuti
perkembangan di luar.
 Berusahalah mempertahankan keharmonisan dan hubungan yang baik dalam tim.
Doronglah anggota tim agar bisa memaksimalkan bakatnya – bermanfaat saat adanya
tekanan dan krisis.

Problem yang muncul


 Ada resiko dimana anda terlibat dalam ide anda sendiri saat membicarakan ide orang
lain.
 Hati-hati jangan sampai menyensor atau menolak ide yang mungkin bermanfaat bagi
tim.
 Ada kecendrungan anda terlalu relaks saat tekanan berhenti. Hendaknya anda selalu
berjaga-jaga menghadapinya.
 Jika tidak hati-hati, kemampuan sosial dan kesenangan anda melakukan kontak satu
saat bisa menjebak anda menggunakan waktu secara tidak produktif.

S Supporter (team worker Belbin, Tw)


Jagalah keharmonisan grup, kepuasan anggota dan semangat tim dalam mempertahankan
efektifitas tim. Berperanlah sebagai pendorong dalam sebuiah tim. Ada beberapa orang
seperti ini dalam sebuah tim. .

Draft Soeparto 2008 Page 16


Metoda yang dikembangkan
 Amati kelebihan dan kekurangan anggota tim.
 Dukung kelebihan mereka, misalnya dengan meminta saran dari mereka
 Bantu mereka menangani kekurangannya dengan bantuan secara pribadi atau dengan
memberikan bahan yang tepat.
 Tingkatkan komunikasi antar anggota.
 Tumbuhkan rasa team spirit dengan memberikan contoh perilaku tim yang cocok

Problem yang muncul


 Hindari kompetisi pada status atau kekuasaan dalam grup.
 Hati-hatilah dengan kecendrungan memihak pada satu anggota.
 Hindari perilaku yang akan mempengaruhi image tim baik didalam tim atau dari luar.
Anda memiliki kecendrungan jadi pencuriga dan gampang terpengaruh oleh suasana.
Alangkah baiknya dihindari hal seperti itu.

Semoga aktifitas singkat ini dapat memetakan keberadaan tim anda dan memudahkan
dalam menyusun program peningkatan kinerja organisasi.

Draft Soeparto 2008 Page 17