Anda di halaman 1dari 9

Laporan Praktikum Kimia Dasar II

Faktor-faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi

A. JUDUL PERCOBAAN
“Faktor-faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi”
B. WAKTU DAN TANGGAL PERCOBAAN
Selasa, 6 Maret pukul 13.00 WIB – 15.30 WIB.
C. TUJUAN PERCOBAAN
a. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi yaitu
konsentrasi zat pereaksi, luas permukaan sentuhan, temperatur dan
katalis.
D. TINJAUAN PUSTAKA
Laju reaksi (reaction rate), yaitu perubahan konsentrasi reaktan atau
produk terhadap waktub (M/s). (Chang,2005). Secara umum, laju reaksi
dapat dinyatakan dengan persamaan sederhana yaitu :
A→B
Laju reaksi = −∆[A]/∆t atau Laju reaksi = +∆[B]/∆t
Keterangan :
 Tanda (–) negatif menunjukkan pengurangan konsentrasi reaktan.
 Tanda (+) positif menunjukkan peningkatan konsentrasi produk
Pada reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi pereaksi dan
konstanta laju yang disimbolkan dengan (k). Pada persamaan laju reaksi
menunjukkan hubungan antara laju reaksi (r) dengan konstanta laju
(k).secara umum persamaan reaksinya:
𝑎𝐴 + 𝑏𝐵 → 𝑐𝐶 + 𝑑𝐷
Persamaan laju reaksinya sebagai berikut :
𝑟 = 𝑘[𝐴] 𝑋 [𝐵]𝑌
Untuk nilai x dan y diperoleh dari hasil percobaan. Secara umum,
nilai x dan y tidak sebanding dengan koefisien dari persamaan reaksi atau
dengan kata lain tidak ada hubungan antara nilai x dan y dengan koefisien
reaksi.

1
Laporan Praktikum Kimia Dasar II
Faktor-faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi

Faktor-faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi :


a. Konsentrasi

Pada umumnya jika konsentrasinya semakin besar, maka laju


reaksinya semakin besar, sebaliknya jika konsentrasinya semakin kecil
maka laju reaksinya semakin kecil.untuk beberapa reaksi, laju reaksi
dapat dinyatakan dengan persamaan matematik yang dikenal dengan
hukum laju reaksi atau orde reaksi. Menentukan orde reaksi dari suatu
reaksi kimia pada prinsipnya menentukan seberapa besar pengaruh
perubahan konsentrasi pereaksi terhadap laju reaksinya.

b. Temperatur
Dalam suatu zat, partikel didalamnya selalu bergerak dan
pergerakan tersebut membutuhkan energi kinetik. Pada kondisi suhu zat
dinaikkan maka energi kinetik suatu partikel zat yang bereaksi akan
bertambah sehingga lebih banyak partikel yang memiliki energi sama
atau lebih besar dari energi aktivasi (Ea). Semakin tinggi energi kinetik
maka tumbukan antar partikel akan mempunyai energi yang cukup
untuk melampaui energi pengaktifan. Jadi semakin banyak tumbukan
efektif yag terjadi. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi
suhu, semakin cepat laju reaksinya. (Partana, 2003)

2
Laporan Praktikum Kimia Dasar II
Faktor-faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi

c. Luas permukaan
Suatu reaksi mungkin melibatkan pereaksi dalam bentuk padat.
Luas permukaan(total) zat padat akan bertambah jika ukurannya
diperkecil. Semakin zat padat terbagi menjadi bagian kecil, semakin
cepat reaksi berlangsung. Bubuk zat padat biasanya menghasilkan
reaksi lebih cepat dibandingkan sebuah bongkah zat padat dengan
massa yang sama. Bubuk padat memiliki permukaan lebih besar
daripada sebuah bongkah zat padat.

d. Katalis
Katalis adalah zat yang dapat mempengaruhi laju reaksi, yang
pada akhir reaksinya didapatkan kembali tanpa mengalami perubahan
kimia. Katalis mempercepat reaksi dengan menyediakan serangkaian
tahapan erlementer dengan kinetika yang lebih baik dibandingkan jika
tidak menggunakan katalis.

3
Laporan Praktikum Kimia Dasar II
Faktor-faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi

Dalam kinetika, suatu reaksi berlangsung dari beberapa


tahapan. Proses diawali dengan tumbukan antar partikel pada reaktan.
Setelah terjadi tumbukan maka akan terjadi penyusunan kembali
dengan membentuk susunan ikatan yang berbeda (membentuk senyawa
produk). Tercapainya suatu keadaan dimana dalam sistem terdapat
sejumlah reaktan dan produk. Keadaan ini disebut sebagai transisi
kompleks. (Vogel,1994)
Arrhenius (1889) mengusulkan sebuah persamaan empiris yang
mengandung nilai dasar dari hubungan antara energi aktivasi dan laju
reaksi. Persamaan Arrhenius menggambarkan pengaruh suhu terhadap
konstanta laju reaksi sebagai berikut :
−𝐸𝑎
𝑘 = 𝐴𝑒 𝑅𝑇

Keterangan :
k = konstanta laju
T = suhu (°𝐾)
R = tetapan gas (J/mol)
e = eksponensial
Ea = energi aktivasi
A = faktor frekuensi

Teori tumbukan
Menurut teori ini, reaksi kimia terjadi karena adanya molekul-
molekul yang saling bertumbukan. Laju suatu tahap reaksi sangat

4
Laporan Praktikum Kimia Dasar II
Faktor-faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi

tergantung pada jumlah tumbukan per satuan waktu, dan fraksi tumbukan
yang efektif. Tumbukan efektif adalah tumbukan antar reaktan yang
berhasil menghasilkan reaksi. Faktor yyang mempegaruhi tumbukan yaitu:
a. Orientasi (arah) tumbukan partikel.
b. Frekuensi terjadinya tumbukan partikel
c. Energi partikel reaktan yang bertumbukan (Brady,1990)

E. ALAT DAN BAHAN


 Alat
1. Labu ukur 250 mL 1 buah
2. Stopwatch 1 buah
3. Gelas ukur 100 mL 1 buah
4. Penjepit 1 buah
5. Pipet tetes 9 buah
6. Gelas kimia 100 mL 4 buah
7. Mortar dan alu 1 buah
8. Tabung reaksi 4 buah
9. Penaduk gelas 1 buah
10. Rak 1 buah
11. Balon 2 buah
 Bahan
1. Na2S2O3 1M
2. HCl 0,5 M
3. CaCO3
4. KMnO4 0,01 M
5. H2C2O4 0,05 M
6. H2SO4 0,01 M
7. MnSO4

5
Laporan Praktikum Kimia Dasar II
Faktor-faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi

F. ALUR PERCOBAAN

1.Pengaruh Konsentrasi pada Laju Reaksi

15 mL 15 mL 15 mL
15 mL Na2S2O3 Na2S2O3 Na2S2O3
Na2S2O3 1M 1M 1M
1M

- diberi kertas bertanda (x) di bawah gelas kimia


- stopwatch dinyalakan saat HCl 0,5 M sebanyak 5ml
dimasukkan pada tetes terakhir
- dikocok
- stopwatch dihentikan tepat pada saat larutan mennjadi keruh
(tanda x tidak terlihat )
kekeruhan
Waktu (t)

Reaksi :
Na2S2O3 (aq) + 2HCl (aq) → SO2 (g) + S (s) + 2NaCl (aq) + H2O (l)

6
Laporan Praktikum Kimia Dasar II
Faktor-faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi

2. Pengaruh Luas Permukaan Sentuhan pada Laju Reaksi

10 mL HCl 0,5 M 10 mL HCl 0,5 M

- dimasukkan ke - dimasukkan ke
dalam labu A dalam labu B
- balon diisi - balon diisi
serbuk CaCO3 butiran CaCO3
dan balon dan balon
dipasang di dipasang di
bibir labu bibir labu
- stopwatch - stopwatch
dinyalakan saat dinyalakan saat
CaCO3 dan CaCO3 dan
HCl bereaksi HCl bereaksi
- stopwatch - stopwatch
dimatikan dimatikan
ketika CaCO3 ketika CaCO3
habis bereaksi habis bereaksi

Waktu (t) A Waktu (t) B

Dibandingkan
hasil pengukuran
waktu

Reaksi :
CaCO3 (s) + 2HCl (aq) → CO2 (g) + H2O (l) + CaCl2 (aq)

7
Laporan Praktikum Kimia Dasar II
Faktor-faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi

3. Pengaruh Temperatur pada Laju Reaksi

10 tetes H2C2O4 10 tetes KMnO4


0,05 M 0,01 M

- diencerkan - diencerkan
dengan air dengan air
hingga 5 mL hingga 5 mL

Larutan A Larutan B

5 tetes 5 tetes 5 tetes


5 tetes lar 5 tetes lar
lar A + 5 lar A + 5 lar A + 5
A + 5 tetes A + 5 tetes
tetes tetes tetes H2SO4 H2SO4
H2SO4 H2SO4 H2SO4

suhu ruang 50oC 45oC 40oC 30oC

- ditambahkan 2 tetes larutan


B
- stopwatch dinyalakan
hingga warna tidak berubah

Waktu (t)

Reaksi :
2KMnO4 (aq) + 5H2C2O4 (aq) + 3H2SO4 (aq) → 2MnSO4 (aq) + 8H2O (l)
+ K2SO4 (aq) + 10CO2 (g)

8
Laporan Praktikum Kimia Dasar II
Faktor-faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi

4. Pengaruh Katalis pada Laju Reaksi

10 tetes KMnO4 0,01 M

- diencerkan dengan
air hingga 5 mL

KMnO4 encer

4 tetes H2C2O4 4 tetes H2C2O4


0,05M 0,05M

- dimasukkan ke - dimasukkan ke
dalam tabung reaksi dalam tabung reaksi
- ditambah 4 tetes - ditambah 4 tetes
H2SO4 H2SO4
- ditambah 1 tetes - ditambah 1 tetes
KMnO4 MnSO4
- diukur saat - ditambah 1 tetes
penambahan KMnO4
KMnO4 sampai - diukur saat
warna tidak penambahan
berubah KMnO4 sampai
warna tidak
berubah

Waktu (t) Waktu (t)

Reaksi :
 2KMnO4 (aq) + 5H2C2O4 (aq) + 3H2SO4 (aq) → 2MnSO4 (aq) + 8H2O
(l) + K2SO4 (aq) + 10CO2 (g)
MnSO4

 5H2C2O4 (aq) + 3H2SO4 (aq) + 2KMnO4 (aq) → 2MnSO4 (aq) +K2SO4


(aq) +8H2O (l) + 10 CO2 (g)