Anda di halaman 1dari 3

Soal 3

Poin 1: Menentukan Penghasilan Kena Pajak

Laba Sebelum Pajak (komersial) Rp. 1.500.000.000


koreksi fiskal koreksi fiskal
Koreksi beda tetap (+) (-)
Pendapatan sewa bangunan Rp 60.000.000 - Rp 60.000.000 Rp 60.000.000
Pendapatan jasa giro Rp 10.000.000 - Rp 10.000.000 Rp 10.000.000
Beban bunga pajak Rp 20.000.000 Rp 20.000.000 - Rp 20.000.000
Beban pemberian kenikmatan dalam
bentuk natura Rp 35.000.000 Rp 35.000.000 - Rp 35.000.000
Beban PPh Rp 5000.000 Rp 5000.000 - Rp 5000.000
Total koreksi beda tetap Rp 1.490.000.000
koreksi fiskal koreksi fiskal
Koreksi beda temporer (+) (-)
Penyusutan komersiil > penyusutan
fiskal Rp 10.000.000 Rp 10.000.000 - Rp 10.000.000
Amortisasi fiskal > amortisasi
komersiil Rp 15.000.000 - Rp 15.000.000 Rp 15.000.000
Total penghasilan kena pajak setelah koreksi Rp 1.485.000.000

Dari penyesuaian atau koreksi fiskal yang telah dilakukan, maka diperoleh penghasilan kena pajak
sebesar Rp 1.485.000.000.
Poin 2: Menentukan PPh kurang atau lebih bayar

Pajak Penghasilan Terutang

(25% x Rp 1.485.000.000) Rp 371.250.000

Kredit Pajak : PPh pasal 22 Rp 10.000.000

PPh pasal 23 Rp 10.000.000

PPh pasal 24 Rp 5.000.000

PPh pasal 25 Rp 15.000.000

Total Kredit Pajak (Rp 40.000.000)

PPh Kurang Bayar (Beban Pajak Kini) Rp 331.250.000

Poin 3: Menentukan Aset atau Kewajiban Pajak Tangguhan

Dari rekonsiliasi fiskal diatas diketahui bahwa Penghasilan Kena Pajak adalah Rp
1.485.000.000,- atau lebih kecil dari Laba Sebelum Pajak Rp 1.500.000.000,- Sehingga sesuai
dengan ketentuan Laba Sebelum Pajak (komersiil) lebih besar dari Penghasilan Kena Pajak
(fiskal) akan muncul Kewajiban Pajak Tangguhan sebesar tarif PPh badan dikali dengan
perbedaan temporer (beda waktu) yang terjadi.

Kewajiban Pajak Tangguhan = Tarif PPh Badan x Jumlah Beda Temporer

= 25% x Rp 5.000.000

= Rp 1.250.000

Poin 4: Jurnal dan Penyajiannya

Jurnal:

Beban Pajak Kini Rp 371.250.000

Beban Pajak Tangguhan Rp 1.250.000

Kewajiban Pajak Tangguhan Rp 1.250.000

PPh pasal 22 (kredit pajak) Rp10.000.000


PPh pasal 23 (kredit pajak) Rp 10.000.000

PPh pasal 24 (kredit pajak) Rp 5.000.000

PPh pasal 25 (kredit pajak) Rp 15.000.000

Kewajiban PPh pasal 29 Rp 331.250.000

Penyajian dalam Laporan Keuangan (Laporan Laba-Rugi)

Laba sebelum pajak Rp 1.500.000.000

Beban Pajak Kini (Rp 371.250.000)

Beban Pajak Tangguhan (Rp 1.250.000)

Total Laba Bersih Rp 1.130.000.000