Anda di halaman 1dari 11

1.

Konsep Kronologis
a. Kronologi
Ilmu untuk menentukan waktu terjadinya suatu peristiwa dan tempat peristiwa tersebut
berdasar urutan waktu.
b. Periodiasasi
Pembabakan waktu yang digunakan untuk berbagai peristiwa (pengklasifikasian)
c. Diaktoris
Memanjang dalam waktu tetapi terbatas dalam ruang.
d. Sinkroni
Meluas dalam ruang tetapi terbatas dalam waktu (melebar dalam ruang).
e. Konsep Ruang
Penelaahan suatu peristiwa berdasar dimensi waktunya tidak dapat terlepaskan dari ruang
waktu stiwa.
f. Konsep waktu
Masa lampau bersifat terbuka dan berkesinambungan.
2. Peranan Penelitian Sejarah
Penelitian sejarah dapat digunakan untuk membantu berfikir kembali pada keadaan masa
lampau, melalui belajar dari pengalaman masyarakat yang lalu.

3. Kehidupan Ekonomi Pada Zaman Paleothikum


a. Berburu dan mengumpulkan makanan
b. hidup tergantung pada alam
c. hidup berburu penangkap ikan, dan pengumpul bahan bahan makanan seperti buah-
buahan, umbi- umbian.
4. Hasil budaya Megalithikum
a. Menhir
Menhir adalah batu tunggal (monolith) yang berasal dari periode Netlitikum (6000/4000 SM
2000 SM)
b. Dolmen
Dolmen adalah meja batu tempat meletakan sesaji yang dipersembahkan kepada nenek
moyang.
c. Sarkofagus
Sarkofagus atau Keranda Yang berfungsi sebagai peti mayit dipercayai oleh Bali
memiliki kekuatan gaib/magis
d. Kubur Batu
Berfungsi sebagai tempat meinyimpan mayat yang disertai bekal kuburnya.
e. Punden Berunduk
Merupakan contoh struktur tertua buatan manusia yang tersisa di Indonesia. Punden
berunduk bukan merupakan “bangunan” tetapi merupakan pengubahan bentang-lahan atau
unduk undukan yang memotong lereng bukit, seperti tangga raksasa.
f. Arca Batu
Merupakan patung-patung dari batu yang berbantuk binatang atau manusia.
g. Waruga
Waruga adalah kuburan atau makam leluhur orang Minahasa yang terbuat dari batu dan
terdiri dari dua bagian.

5. Perbedaan Proto Melayu dan Detro Melayu


a. Proto Melayu
Adalah seorang nenek moyang orang melayu Polenisia yang tersebar dari Madagaskar
sampai ke pulau-pulau paling timur di pasifik.
Di kepulauan Indonesia, Proto Melayu membawa Peradaban batu. Adanya kehidupan
kehidupan ras Proto-Melayu yang terisolasi menyebabkan mereka terpengaruh dalam
kebudayaan Hindu, Islam dan Kristen.
b. Detro Melayu
Adalah ras yang datang dari Indocina bagian selatan, yang sering disebut sebagai orang-
orang Dongson. Ras ini ditandai dengan keahlian mereka mengerjakan logam. Ada alat
yang mereka tinggalkan saat perpindahan yaitu kapak persegi panjang. Selain itu mereka
juga mempunyai kemampuan membuat irigasi tanah pertanian, dengan cara pembabadan
hutan.
Jadi perbedaannya terletak dari proto melayu meembawa peradaban batu, sedangkan detro melayu
mengerjakan logam, dan mempunyai kemampuan membuat irigasi tanah pertanian. Jadi, bisa
dibandingkan Detro Melayu adalah ras yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan proto melayu.
6. Penggunaan Batu pada Zaman sekarang kaitannya dengan prasejarah
Pada zaman prasejarah batu digunakan untuk berburu binatang dan sebagai sumber api
7. Alasan munculnya teori waisya
Teori waisya adalah teori yang dikemukakan oleh N.J. Krom. Isi dari teori ini yaitu
berkembangnya agama Hindu ke Indonesia dibawa oleh orang India golongan pedagang atau
berkasta waisya. Mereka yang menjadikan munculnya budaya Hindu sehingga dapat diterima
di kalangan masyarakat. Adanya bukti yang menunjukkan bahwa terdapat perkampungan para
pedagang India di Indonesia yang disebut Kampung Keling yang terletak di beberapa daerah
di Indonesia seperti di Indonesia bagian Barat (Sumatera).

8. Pengaruh Hindu dalam bidang Budaya


Seni Bangunan

Seni bangunan tampak pada bangunan candi sebagai wujud percampuran antara seni asli bangsa
Indonesia dengan seni Hindu-Budha. Candi merupakan bentuk perwujudan akulturasi budaya
bangsa Indonesia dengan India. Candi merupakan hasil bangunan zaman megalitikum yaitu
bangunan punden berundak-undak yang mendapat pengaruh Hindu Budha. Contohnya candi
Borobudur. Pada candi disertai pula berbagai macam benda yang ikut dikubur yang disebut
bekal kubur sehingga candi juga berfungsi sebagai makam bukan semata-mata sebagai rumah
dewa. Sedangkan candi Budha, hanya jadi tempat pemujaan dewa tidak terdapat peti pripih dan
abu jenazah ditanam di sekitar candi dalam bangunan stupa.

Seni rupa tampak berupa patung dan relief.

Patung dapat kita lihat pada penemuan patung Budha berlanggam Gandara di Bangun Kutai.
Serta patung Budha berlanggam Amarawati di Sikending (Sulawesi Selatan). Selain patung
terdapat pula relief-relief pada dinding candi seperti pada Candi Borobudur ditemukan relief
cerita sang Budha serta suasana alam Indonesia

Seni Sastra dan Aksara


Periode awal di Jawa Tengah pengaruh sastra Hindu cukup kuat.
Periode tengah bangsa Indonesia mulai melakukan penyaduran atas karya India.
Contohnya: Kitab Bharatayudha merupakan gubahan Mahabarata oleh Mpu Sedah dan
Panuluh. Isi ceritanya tentang peperangan selama 18 hari antara Pandawa melawan Kurawa.
Para ahli
berpendapat bahwa isi sebenarnya merupakan perebutan kekuasaan dalam keluarga raja-raja
Kediri.

9. Pengaruh raja dalam pemerintahan zaman hindu


Sejak masuknya agama Hindu dan Buddha di Indonesia, pengaruh India termasuk sistem
pemerintahan juga menyebar. Akibatnya muncullah kerajaan-kerajaan mengikuta pola
pemerintahan dari India.
Kerajaan yang dipengaruhi ajaran Hindu Buddha ini menganut paham devaraja atau kultus
dimana sang raja didewakan atau dianggap titisan dewa di bumi.

Konsep ini terkait erat dengan konsep Chakravartin atau ornguasa semesta dalam pemerintahan
kerajaan di India. Sebagai perwujudan kekuasaan raja, setelah meninggal para raja ini akan
diperabukan dan abunya disemayamkan di candi-candi.

Dengan masuknya agama Hindu dan Buddha, para pemimpin di Indonesia mulai menggunakan
gelar-gelar kebangsawanan dan nama dari bahasa Sansekerta. Misalnya di Kutai, raja pertama
adalah Kudungga yang menggunakan nama asli Kutai, namun keturunannya mulai
menggunakan nama bahasa Sansekerta yaitu Aswawarman dan Mulawarman.

10. akulturasi budaya lokal dan budha pada candi borobudur

Wujud akulturasi budaya lokal dan Hindu-Buddha dari India yang pertama pada bangunan
candi Borobudur adalah bahwa konsepnya meniru bangunan asli bangsa Indonesia dari zaman
Megalitikum, yaitu punden berundak-undak. Dari bangunan asli indonesia yaitu punden
berundak-undak ini yang kemudian mendapat pengaruh Hindu-Budha dari India, maka
muncullah bangunan candi sebagai hasil akulturasi kedua budaya tersebut.Berikutnya, wujud
akulturasi dua budaya Indonesia dan Hindu-Buddha dari India pada candi Borobudur nampak
pada relief-relief yang ditemukan yang berisi ceritera Sang Budha Gautama. Pada beberapa
relief yang lain dijumpai juga lukisan yang menunjukan suasana alam Indonesia seperti relief
rumah panggung dan juga hiasan burung merpati. Selain itu ada juga relief hiasan perahu
bercadik yang merupakan perahu khas Indonesia. Semua relief rumah panggung, burung
merpati dan perahu bercadik ini tentu saja relief asli dari Indonesia, sebab pada candi-candi di
India tak ditemukan refief-relief semacam itu.

11. Pola kehidupan ekonomi raja sriwijaya daputa hyang

Prasasti Kedukan Bukit menyatakan bahwa Dapunta Hyang mengadakan perjalanan


suci (sidhayarta) dengan perahu dan membawa 2.000 orang. Dalam perjalanan tersebut, ia
berhasil menaklukkan beberapa daerah. Prasasti Talang Tuwo menyatakan pembuatan taman
bernama Sriksetra yang oleh Dapunta Hyang untuk kemakmuran semua makhluk.

12. peranan kerajaan sriwijaya penyebar agama budha oleh i tsing


Catatan seorang sarjana dari China bernama I-Tsing yang melakukan perjalanan ke India dan
Nusantara serta mencatat perkembangan agama Buddha disana. Biarawan Buddha lainnya yang
mengunjungi Indonesia adalah Atisa, Dharmapala, seorang profesor dari Nalanda,
dan Vajrabodhi, seorang penganut agama Buddha yang berasal dari India Selatan.

Sebelum melakukan studi ke Universitas Nalanda di India, I-Tsing melakukan kunjungan ke


kerajaan Sriwijaya. Berdasarkan catatan I-tsing, Sriwijaya merupakan rumah bagi sarjana
Buddha, dan menjadi pusat pembelajaran agama Buddha. Hal ini membuktikan bahwa selama
masa kerajaan Sriwijaya, agama Buddhis berkembang sangat pesat. Selain itu I-tsing juga
melaporkan bahwa di Sriwijaya terdapat aliran Buddha Theravada (kadang disebut Hinayana)
dan Mahayana. Dan kemudian semakin lama buddhisme di Sriwijaya mendapat pengaruh dari
aliran Vajrayana dari India.

13. Bukti islam masuk pada abad ke 7


Bukti masuknya Islam k Indonesia pada abad ke -7 adalah berdasarkan berita Cina dari Dinasti
Tang yang menyatakan bahwa adanya orang - orang Ta-Shih (Ta-Cheh) yang disamakan
dengan pedagang Arab yang datang ke wilayah nusantara. Para pedagang Arab tersebut
menyebut kerajaan Sriwijaya dengan sebutan Zabag atau Sribusa.
Masuknya pedagang Arab yang membawa agama Islam ke Indonesia melalui pantai barat
Sumatera ini dikenal sebagai Teori Mekkah.
14. faktor pendorong agama islam dapat berkembang pesat sekarang
1. Islam dapat berkembang di Indonesia dengan cepat dikarenakan dalam penyebarannya
agama Islam menggunakan cara-cara yang damai, kreatif, unik, menarik, dan sederhana.
2. Sifat keterbukaan Islam yang dalam penyebarannya tidak terbatas kepada
orang/golongan/kelompok tertentu.
3. Sifat asli masyarakat Indonesia yang sangat ramah tamah kepada segala sesuatu yang
bersifat asing.
4. Seluruh ajaran agama Islam sama sekali tidak bertentangan dengan adat dan tradisi saat
itu.
5. Kemudahan praktik ajaran-ajaran agama Islam.
6. Dalam Islam tidak ada paksaan untuk memeluk agama-Nya.

15. alasan muncul kaligrafi


1. Naskhi
2. Tsulutsi
3. Rayhany
4. Diwani
5. Riq’ah

16. pengaruh islam dalam ekonomi dan pemerintahan


POLITIK
Pengaruh ini dapat dilihat dalam sistem pemerintahan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia
seperti konsep khilafah atau kesultanan yang sering kita jumpai pada kerajaan-kerajaan seperti
Aceh, Mataram. Demak, Banten dan Tidore

EKONOMI
Daerah-daerah pesisir sering dikunjungi para pedagang Islam dari Arab, Parsi,dan Gujarat
yang menerapkan konsep jual beli secara Islam. Juga adanya kewajiban membayar zakat atau
amal jariyah yang lainnya, seperti sedekah, infak, waqaf, menyantuni yatim, piatu, fakir dan
miskin. Hal itu membuat perekonomian umat Islam semakin berkembang

17. tujuan portugis ke indo oleh alfonso


Gold, yaitu mencari emas dan mencari kekayaan.
Glory, yaitu mencari keharuman nama, kejayaan, dan kekuasaan.
Gospel, yaitu tugas suci menyebarkan agama Nasrani

18.tujuan pembentukan VOC pd perdagangan XIV-XVII


a. Menghindari persaingan dagang tidak sehat diantara sesama pedang Belanda sehinggan
keuntungan maksimal dapat diperoleh.
b. Memperkuat posisi Belanda dalam menghadapi persaingan dagang dengan bangsa Eropa
lainya.
c. Membantu dana pemerintah Belanda yang sedang berjuang menghadapi Spanyol yang masih
menduduki Belanda.
19

Sultan agung mempunyai cita cita untuk menjadikan pulau jawa sebagai
daerah kekuasaan yang berundang2 dibawah panji kerajaan mataram, untuk
mencapai itu ia harus mengusir voc dari batavia pada 1628, ia mengirim
pasukannya untuk menyerang batavia. Serangan ke 1 gagal, pada 1629
serangan ke 2 juga gagal karena lumbung2 padi dibakar oleh kaki tangan

20. Penyebab penyeragan demak ke majapahit


Dibarengi motif politik dan kekuasaan wilayah dan penyebaran agama islam. Perang ini
terkenal sebagai Perang Sudarma Wisuta, artinya perang antara ayah melawan anak,
yaitu Brawijaya melawan Raden Patah, tetapi cerita ini cenderung bertentangan dengan fakta
sejarah yang diperkuat oleh prasasti petak dan prasasti Jiyu bahwa Brawijaya dijatuhkan
oleh Girindrawardhana pada tahun 1478. Jadi sesungguhnya terjadi adalah perang antara
Demak dan Daha untuk memperebutkan hegomoni sebagai penerus Majapahit. perang yang
dilandasi kepentingan politik antara Sultan Trenggana melawan Dyah Ranawijaya demi
memperebutkan kekuasaan atas pulau Jawa.
21. Peninggalana kerajaan banten
Masjid Agung Banten
Masjid Agung Banten Adalah Salah Satu Bukti Peninggalan Kerajaan Banten Sebagai Salah
Satu Kerajaan Islam Di Indonesia. Masjid Yang Berada Di Desa Banten Lama, Kecamatan
Kasemen Ini Masih Berdiri Kokoh Sampai Sekarang. Keunikan Masjid Ini Yaitu Bentuk
Menaranya Yang Mirip Mercusuar Dan Atapnya Mirip Atap Pagoda Khas China. Selain Itu,
Dikiri Kanannya Bangunan Masjid Tersebut Ada Sebuah Serambi Dan Komplek Pemakaman
Sultan Banten Bersama Keluarganya
22. faktor pendorong perang dipenogoro
a) Sebab-sebab umum
– Kekuasaan raja-raja di Yogyakarta semakin sempit karena daerah pantai utara Jawa Tengah
dikuasai Belanda
– Golongan bangsawan sangat kecewa karena Belanda melarang kaum bangsawan untuk
menyewakan tanahnya kepada pihak partikelir
– Kaum ulama Islam merasa resah karena berkembangnya kebudayaan barat yang sangat
mengganggu dan bertentangan dengan agama
– Kehidupan rakyat semakin menderita karena Belanda melakukan tindakan pemerasan
– Pangeran Diponegoro merasa kecewa tidak diangkat menjadi pengganti raja, melainkan hanya
sebagai wali raja.
b) Sebab khusus
Belanda merencanakan pembangunan jalan yang menerobos tanah Pangeran Diponegoro dan
makam leluhurnya. Pangeran Diponegoro dengan tegas menentang rencana itu. Sebagai unjuk
protes patok-patok untuk pembuatan jalan dicabut dan diganti dengan tombak-tombak.

23. Menganalisis strategi perlawanan terhadap penjajahan strategi non kooperatif


Yaitu strategi dimana tidak menggunakan organisasi maupun mesin mesin modern
24. Mengklasifikasikan strategi perlawanan yang dilakukan dalam melawan penjajah
Strategi Perlawanan Bangsa Indonesia Terhadap Penjajahan Bangsa Barat di Indonesia
Sebelum dan Sesudah Abad ke-20
Berikut adalah strategi perlawanan Bangsa Indonesia sebelum abad ke-20:
1) Perlawanan tidak terorganisir dengan baik.
2) Perlawanan tidak menggunakan organisasi modern dalam melakukan penindakan atas
sebuah
3) Perlawanan dipimpin oleh tokoh masyarakat yang dimana memiliki sebuah kharisma dan
juga disegani oleh masyarakat.
4) Perlawanan lebih mementingkan perjuangan fisik/senjata. emerintahan kolonial Belanda
ketika berada di Indonesia.
5) Perlawanan mudah dipecah belah oleh pemerintahan kolonial Belanda.
6) Perlawanan yang dilakukan hanyalah bersifat secara lokal.
7) Perlawanan memiliki ketergantungan dengan pemimpin.
Berikut adalah strategi perlawanan yang dilakukan sesudah abad ke-20 :
1) Perlawanan teorganisir dengan baik.Dikarenakan telah memiliki organisasi secara
nasional, maka perjuangan lebih teorganisir.
2) Perlawanan menggunakan organisasi modern.
3) Perlawanan melakukan metode perundingan dalam melakukan perjuangan
4) Perlawanan sulit dipecah belah
5) Perlawanan bersifat nasional
6) Perlawanan tidak ketergantungan dengan pemimpin.
25. Menjelaskan konsep pemahamana tentang nasionalisme
Nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah
negara (dalam bahasa Inggris nation) dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama
untuk sekelompok manusia yang mempunyai tujuan atau cita-cita yang sama dalam
mewujudkan kepentingan nasional, dan nasionalisme juga rasa ingin mempertahankan
negaranya, baik dari internal maupun eksternal

26. Mengidentifikasi latar belakang lahirnya nasionalisme


Indonesia telah dijajah oleh bangsa Barat sejak abad XVII, namun kesadaran nasional sebagai
sebuah bangsa baru muncul pada abad XX. Kesadaran itu muncul sebagai akibat dari sistem
pendidikan yang dikembangkan oleh pemerintah kolonial. Karena, melalui pendidikanlah
muncul kelompok terpelajar atau intelektual yang menjadi motor penggerak nasionalisme
Indonesia.
27. Menganalisis peran pendidikan dalam perkembangan nasionalisme di Indonesia
Pendidikan menyadarkan mereka tentang perjuangan bangsa dari sebelum kemerdekaan, dan
membuat mereka berfikir bagaimana cara untuk tetap mempertahannkannya
28. Mengidentifikasi munculnya gerakan DI/TII di Aceh
Alasan pertama yang menjadi latar dari gerakan DI/TII Aceh adalah kekecewaan para tokoh
pimpinan masyarakat di Aceh atas dileburnya provinsi Aceh ke dalam provinsi Sumatera
Utara yang beribukota di Medan. Peleburan provinsi itu seakan mengabaikan jasa baik
masyarakat Aceh ketika perjuangan mempertahankan kedaulatan Negara Republik Indonesia
dimasa revolusi fisik kemerdekaan Indonesia (1945-1950).
29. Menganalisis peranan Safrudin Prawiranegara dalam pembentukan Pemerintahan
darurat republik indonesia
Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) adalah penyelenggara pemerintahan
Republik Indonesia periode 22 Desember 1948 - 13 Juli 1949, dipimpin oleh Syafruddin
Prawiranegara yang disebut juga dengan Kabinet Darurat. Sesaat sebelum pemimpin
Indonesia saat itu, Sukarno dan Hatta ditangkap Belanda pada tanggal 19 Desember 1948,
mereka sempat mengadakan rapat dan memberikan mandat kepada Syafruddin Prawiranegara
untuk membentuk pemerintahan sementara.
30. Mengidentifikasi latar belakang perkembangan pemerintahan masa Demokrasi Liberal
Setelah dibubarkannya RIS, sejak tahun 1950 RI Melaksanakan demokrasi parlementer yang
Liberal dengan mencontoh sistem parlementer barat, dan masa ini disebut Masa demokrasi
Liberal. Indonesia dibagi manjadi 10 Provinsi yang mempunyai otonomi dan berdasarkan
Undang – undang Dasar Sementara tahun 1950 yang juga bernafaskan liberal. Akibat
pelaksanaan konstitusi tersebut, pemerintahan RI dijalankan oleh suatu dewan menteri
(kabinet) yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab kepada
parlemen (DPR).
31. Menganalisis kebijakan ekonomi pada masa pemerintahan PM. Natsir (Menyajikan
program ekonomi pada masa Pemerintahan M. Nasir, yaitu Gerakan Ekonomi
Benteng. Siswa dapat menganalisi kebijakan ekonomi pada masa pemerintahan PM.
Moh. Natsir)
Sistem ekonomi gerakan benteng bertujuan untuk mengubah struktur ekonomi kolonial
menjadi struktur ekonomi nasional. Program ini dicetuskan oleh Dr. Sumitro
Djojohadikusumo, seorang ahli ekonomi Indonesia, yang dituangkan dalam program kerja
Kabinet Natsir.
Pada dasarnya sistem ekonomi ini bertujuan untuk melindungi para pengusaha dalam negeri
dengan cara memberikan bantuan berupa kredit dan bimbingan konkret. Sekitar 700
pengusaha dalam negeri telah mendapat bantuan kredit dari pemerintah. Namun, program ini
tidak berjalan dengan baik karena kebiasaan konsumtif yang dimiliki oleh pengusaha dalam
negeri. Banyak yang menggunakan dana kredit tersebut untuk memenuhi kepentingan
pribadinya.
32. Menganalisis munculnya dekrit presiden
Dekret Presiden 1959 dilatarbelakangi oleh kegagalan Badan Konstituante untuk menetapkan
UUD baru sebagai pengganti UUDS 1950. Anggota Konstituante mulai bersidang pada 10
November 1956, tetapi pada kenyataannya hingga tahun 1958 belum berhasil merumuskan
UUD yang diharapkan. Sementara, di kalangan masyarakat pendapat-pendapat untuk kembali
kepada UUD '45 semakin kuat. Dalam menanggapi hal itu, Presiden Ir. Soekarno lantas
menyampaikan amanat di depan sidang Konstituante pada 22 April 1959 yang isinya
menganjurkan untuk kembali ke UUD '45.
33. Menganalisis penyimpangan penyimpangan yang terjadi pada masa Demokrasi Liberal
1) Berlakunya UUDS 19950
2) Sistem pemerintahan parlementet
3) Adanya multipartai
4) Tidak ada musyawarah mufakat
5) Kedudukan Negara dibawah DPR
34. Ciri Demokrasi Terpimpin

1) Presiden penguasa tertinggi


2) Peran partai politik terbatas
3) Peran militer besar
4) Paham komunisme berkembang

35. Kebijakan Demokrasi Terpimpin

1) Pembentukan MPRS
2) Keluar dari PBB
3) Ajaran NASAKOM & Resopim
4) Pembentukan BAPERNAS
5) Devaluasi
6) Membentuk KOTI

36. Penyimpangan Demokrasi Terpimpin

1) Lembaga Negara mempunyai inti Nasakom


2) MPRS memilih presiden
3) Pembentukan DPAS & DPRGR
4) Penetapan manifesto politik sebagai GBHN
5) Pengangkatan presiden seumur hidup
6) Peran ABRI hingga ke politik
7) Pembubaran Partai

37. Perbandingan pemberontakan PKI 1948 dengan 1965


Pada 1948 Pemberontakan PKI berorientasi pada Uni soviet, dan di akibatkan oleh perundingan
renville, adapun aksinya yaitu propaganda anti pemerintah, demonstrasi, pemogokan, penculikan
dan pembunuhan lawan politik

Sedangkan pada 1965 Pemberontakan PKI berorientasi pada RRC dan dibarengi oleh isu bahwa
dewan jendral, dokumen gilchrist dan sakitnya soekarno. Adapun aksinya yaitu mengambil
kekuasaan ,menghancurkan yang bertentangan dengan angkatan kelima

38. Latar belakang orde baru

1) Terjadinya G30SPKI
2) Perekonomian memburuk (inflasi & devaluasi)
3) Pembentukan front pancasila
4) Tritura (pembubaran PKI, pembersihan dwikura & penurunan harga barang)

39. Pengaruh kebutuhan ekonomi terhadap politik masa orde baru

Repelita (kegiatan ekonomi terpusat pada pemerintahan dan dikuasai kroni kroni presiden)

40. Kebijakan pada masa Reformasi

1) Membentuk kabinet reformasi pembangunan


2) Kebebasan pers
3) Pemisahan ABRI
4) Nama Irian jaya jadi Papua
5) Etnis Tionghoa boleh imlek
6) Anggaran pendidikan meningkat
7) Pemberantasan KKN

41. Kebijakan pada masa BJ. Habibie

1) Rekapitulasi perbankan
2) Menaikan nilai rupiah
3) Mengimplementasikan reformasi ekonomi dari IMF
4) Kebebasan pers
5) Meliquidasi beberapa bank
6) Membentuk lembaga pemantau dan penyelesaian utang luar negeri

42. Dampak positif dan negatif reformasi

Dampak Positif meliputi : Perkembangan GPD perkapita, Sukses transmigrasi, repelita, GBW,
Swasembada.

Dampak Negatif : maraknya KKN, pembangunan tidak merata , kasus pelanggaran HAM, iklim
politik karena salah arti demokrasi, demonstrasi
43. Peran penting indonesia dalam Politik Luar negeri

1) Berasal dari ide soekarno


2) Pasukan perdamaian (kontingen garuda) berkontribusi untuk misi pemeliharaan PBB
3) Deklarasi Djuanda, sebagi pemrakasa GNB
4) Ketua & penyelenggara KTT GNB KE X, juga perintis dibukanya dialog

44. Peran Indonesia pada KMB

Sebagai pemrakasa , tuan rumah dan juga panitia

45. Perbandingan Peran pasukan perdamaian indonesia dengan pasukan perdamaian


negara lain

Pasukan indonesia (kontingen garuda) menduduki nomor 1 kinerja dan kualitasnya ditunjang dari
konsep keunggulan teritorial, juga atas penjagaan netralis peran ASEAN & sumbang peran utama
dalam misi perdamaian PBB, juga ikut campur dalam permasalahan internal/sosial
kemasyarakatannya, jika dibanding pasukan dari negara lain yang hanya menjaga perdamaian
eksternal negara.