Anda di halaman 1dari 7

ANALISA MENGENAI DAMPAK MASUKNYA BUDAYA KOREA

TERHADAP KETAHANAN NASIONAL BANGSA

INDONESIA DI BERBAGAI BIDANG

DISUSUN OLEH KELOMPOK 12:

LISMADHANA IMAWAN (18/431173/TK/47766)

MUHAMMAD ABDUL AZIZ AMIR (18/428776/TK/47278)

RAFIF DHIA ULHAQ (18/428786/TK/47288)

YOSEP YUDHA CHRISTIAN (18/425097/TK/46792)

UNIVERSITAS GADJAH MADA

TAHUN AJARAN 2018/2019


I. LATAR BELAKANG

Indonesia terkenal sebagai bangsa yang luhur. Memiliki keragaman budaya yang tersebar
di pelosok-pelosok Nusantara, dari kesenian, adat-istiadat hingga makanan melekat mewarnai
keragaman bangsa ini. Tidak heran jika begitu banyaknya budaya yang kita miliki, justru membuat
kita tidak mengetahui apa saja budaya yang ada di Indonesia. Bahkan kita sendiri pun sebagai
generasi muda terkadang melupakan budaya daerah kita. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh
beberapa faktor. Salah satunya adalah budaya asing yang masuk di Indonesia, di sini sebagai contoh
kebudayaan Korea yang sedang menjamur di Indonesia.

Gelombang Korea (Korean Wave) adalah istilah yang diberikan untuk tersebarnya budaya
Korea pada berbagai negara di dunia. Salah satu Negara yang sedang mengalami fenomena demam
korea adalah Indonesia. Bisa kita lihat di layar televisi Indonesia yang sekarang berlomba-lomba
untuk menayangkan informasi dan hiburan yang berhubungan dengan Korea. Indonesia dianggap
sebagai salah satu negara terpenting yang menjadi tujuan penyebaran kebudayaan Korea.
Salah satu alasan, karena banyaknya pekerja Indonesia yang bekerja di Korea dan banyaknya orang
Korea yang berinvestasi serta tinggal di Indonesia.

Kebudayaan korea sangat berpengaruh khususnya para remaja Indonesia. Berawal dari
tayangan drama korea, mereka merasa menyukainya maka mereka akan berusaha mencari
informasi dari aktor dan aktris yang mereka anggap sbagai tokoh favoritnya. Tanpa sengaja,
mereka akan mendapatkan informasi yang lain dari hal-hal yang menjadi kesukaan tokoh
favoritnya mereka jadi tahu apa saja yang ada di Korea.

RUMUSAN MASALAH

1. Bagaimana dampak masuknya budaya korea terhadap perkembangan ketahanan


nasional bangsa Indonesia di bidang sosial budaya?
II. PEMBAHASAN

DEFINISI DAN FUNGSI KETAHANAN NASIONAL

Ketahanan dibutuhkan sebuah bangsa untuk menjamin serta memperkuat kemampuan bangsa
yang bersangkutan. Ketahanan nasional (national resilience) adalah kondisi dinamis suatu bangsa
yang meliputi seluruh kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang
mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional, dalam menghadapi dan mengatasi
segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan, baik yang datang dari dalam maupun luar,
untuk menjamin identitas, dan kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan mencapai
tujuan nasional.
Berikut fungsi ketahanan nasional :
 Sebagai doktrin dasar nasional, untuk menjamin terjadinya pola pikir, pola sikap, pola
tindak, dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa baik yang bersifat inter-regional, inter-
sektoral maupun multi disiplin.
 Sebagai pola dasar pembangunan nasional, pada hakikatnya merupakan arah dan pedoman
dalam pembangunan nasional di segala bidang dan sektor pembangunan secara terpadu, yang
dilakukan sesuai rancangan program.
 Sebagai metode pembinaan kehidupan nasional, merupakan suatu metode integral yang
mencakup seluruh aspek dalam kehidupan Negara yang dikenal sebagai astagatra yang terdiri dari
aspek alamiah seperti geografi, kekayaan alam dan penduduk dan aspek sosial budaya seperti
ideologi, politik, social budaya, pertahanan dan keamanan.
Pengaruh Semakin Berkembangnya Budaya Korea di Indonesia Dalam Berbagai Aspek

 Aspek Ideologi

Dampak positif yaitu orang akan mengembangkan wawasan dalam berkarya, menambah dan
mengembangkan ilmu pengetahuan yang dia peroleh.

Dampak negatif yaitu masuknya ideologi baru bagi Indonesia memungkinkan percampuran
ideologi bangsa lain. Sehingga akan berakibat memudarkan atau mengikisnya ideolog bangsa
Indonesia.
 Aspek Politik

Dampak positif yaitu mempererat hubungan persahabatan Indonesia dengan Korea, selain itu
juga meningkatkan stabilitas politik berdasarkan Pancasila dan pembukaan UUD ’45. Sebagai
bukti Indonesia dipilih sebagai salah satu pusat kebudayaan Korea di Asia Tenggara.

Dampak negatif yaitu memungkinkan adanya pemanfaatan kepentingan subjektif dari Negara
Korea sendiri.

 Aspek Ekonomi

Dampak positif yaitu sebagian dari pelaku ekonomi memanfaatkan adanya fenomena ini yaitu
dengan mengambil keuntungan dari berjualan barang-barang yang berbau dengan Korea
,seperti pakaian, accesoris, gambar, kuliner, dan lain-lain.

Dampak negatif yaitu dengan adanya fenomena ini mumingkinkan membudlaknya barang-
barang impor dari Korea yang menyebabkan barang-barang local kalah bersaing dengan
barang-barang impor dari Korea.

 Aspek sosial budaya

Dampak positif yaitu munculnya boyband dan girlband Indonesia yang terinspirasi dari Korea,
bukti adanya pengaruh bagi anak bangsa yang mau mengembangkan bakatnya. Munculnya
bintang baru dibelantara hiburan Indonesia dari acara musik, drama dan iklan.

Dampak negatif yaitu kalau penyaringan (filtrasi) yang tidak tepat maka akan berakibat
hilangnya budaya asli bangsa Indonesia yang menjadi ciri khas atau identitas suatu bangsa.

 Aspek pertahanan dan keamanan (HanKam)

Dampak positif yaitu para penggemar boyband dan girlband Korea (Kpoppers) akan
membentuk sebuah perkumpulan atau komunitas yang menyatukan mereka. Disini akan
menambah teman dan pengetahuan, saling tukar informasi, mengadakan pertemuan, dan lain-
lain. Hal tersebut akan mempererat persatuan.
Dampak negatif yaitu munculnya boyband dan girlband Indonesia, para Kpoppers
menganggap mereka meniru gaya Korea.Hal ini berakibat menimbulkan perseteruan sengit
dari keduanya, sehingga keamanan akan terganggu.

Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) Boomingnya Budaya Korea di


Indonesia

1. Ancaman

Masuknya budaya Korea merubah hampir semua simtim kebudayaan Indonesia. Sekarang para
remaja mengikuti trend atau Korean style dengan pakaian yang kurang sopan. Hal ini tentu saja
menjadi ancaman bagi identitas bangsa yang kian mengikis. Akibatnya budaya asli bangsa
Indonesia berada di zona abu-abu.

2. Tantangan

Kebudayaan korea sedang naik daun tidak hanya merambah Negara Indonesia tetapi Negara-
negara di Asia lainya. Buktinya bisa kita lihat berawal dari acara hiburan, hal-hal yang lain yang
berbau Korea sekarang ikut berpengaruh. Contoh, di Indonesia mengadakan konser salah satu
boyband Korea yaitu ‘suju’. Masyarakat Indonesia merenspons dengan baik, mereka sangan
berantusias bisa melihat dan bertemu langsung dengan idola mereka. Mereka rela desak-desakan
untuk membeli tiket, mereka rela membayar mahal, dan ada yang dari luar daerah rela untuk
menonton idolanya tersebut. Bisa kita bandingkan, di suatu daerah menampilkan sebuah kesenian
daerah, kita ambil contoh, wayang kulit. Diselenggarakan tanpa kontribusi pun, hanya beberapa
saja yang mau menonton.

3. Hambatan

Masyarakat Indonesia lebih bangga kalau mereka bisa mengikuti perkembangan zaman dengan
tidak memikirkan akibatnya yaitu kehilangan jati dirinya, kalau mereka tidak berhati-hati dalam
penyaringan terhadap budaya asing seperti budaya Korea. hal ini akan menjadi hambatan bagi
masyarakat Indonesia dalam menghapi masalah ini.
4. Gangguan

Di era Globalisasi yaitu suatu zaman yang ditandai dengan perubahan tatanan kehidupan dunia
akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), khususnya teknologi informasi
sehingga interaksi manusia menjadi sempit, serta seolah-olah dunia tanpa ruang. Era Globalisasi
dapat berpengaruh terhadap nilai-nilai budaya bangsa Indonesia. Era Globalisasi tersebut mau tidak
mau, suka tidak suka telah datang dan menggeser nilai-nilai yang telah ada. Disini perkembanagan
teknologi adalah sebuah gangguan atau hambatan yang datang dari luar. Kita dihadapkan dengan
kedilemmaan, yaitu apabila tidak mengikuti perkembangan zaman maka kita akan tertinggal tapi
kalu kita tetap mengikutinya dan terbawa dalam arus maka kita akan kehilangan jati diri kita.

III. KESIMPULAN

Berkembangnnya kebudayaan asing di-Indonesia memberikan dampak positif dan


negatif, yang mengharuskan kita sebagai masyarakat Indonesia menyaring kebudayaan
yang masuk ke Indonesia agar tidak menghilangkan kebudayaan yang telah ada
sebelumnya. Baik dalam aspek ideologi, politik, sosial, ekonomi dan yang tidak kalah
penting dalam aspek pertahanan dan keamanan di Indonesia.
DAFTAR PUSTAKA

Sunarso, dkk. 2006. Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: UNY Press

Anonim. 2017. Ketahanan Nasional. http://www.ilmudasar.com/2017/07/Pengertian-


Fungsi-Ciri-Sifat-dan-Asas-Ketahanan-Nasional-adalah.html. (diakses 23 Oktober 2018)

Anonim. 2018. http://www.tribunnews.com/nasional/2018/04/10/ketahanan-nasional-itu-


harus-terus-dipupuk-dan-diperkuat-semua-generasi-bangsa-kata-suhardi-alius. (diakses 23
Oktober 2018)