Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

SENAM HAMIL
Pokok Bahasan : Senam Hamil
Sub Pokok Bahasan : Tata cara senam hamil
Sasaran : Ibu Hamil
Waktu : 09.00 WIB-selesai
Tanggal : 25 April 2017
Tempat : Fakultas Keperawatan Unand
Penyuluh : Dini Novita Sari

A. Latar Belakang
Persalinan merupakan suatu proses yang fisiologis dan hampir setiap wanita
akan mengalaminya. Persalinan itu sendiri berlangsung selama 24 jam dan apabila
lebih dari 24 jam dapat dikatakan partus lama, yang dalam hal ini merupakan salah
satu faktor yang banyak menyebabkan kematian ibu. (Sarwono, 2006). Angka
kematian ibu baik di dunia maupun di Indonesia akibat komplikasi perkawinan masih
sangat tinggi, menurut WHO pada tahun 2000 tercatat 500.000 – 1.000.000 per tahun
wanita meninggal dunia akibat persalinan. Sedangkan di Indonesia menurut SDKI
pada tahun 2007 Angka Kematian Ibu (AKI) mencapai 248/100.000 KH.
Senam hamil adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapakan ibu hamil secara fisik
atau mental pada saat persalinan agar dapat berlangsung secara cepat, aman, dan
spontan (Sarwono, 2006). Senam hamil juga merupakan suatu program bagi ibu hamil
sehat untuk menjaga kondisi fisik ibu dengan menjaga kondisi otot-otot dan
persendian. Perkembangan senam hamil di negara-negara lain sudah sangat pesat,
misalnya di Amerika Serikat banyak sekali wanita-wanita hamil yang sudah mengerti
dan mau melakukan senam hamil, salah satu metode senam hamil yang saat ini
sedang ramai diperbincangkan adalah metode philates yang ditemukan oleh Joseph
Philates (Brock Katie, 2007). Sedangkan di Indonesia senam hamil sudah ada sejak
tahun 1972 dan telah disusun secara metodis dan diberikan di Rumah Sakit sebagai
bagian dari prenatal care, sampai saat ini sudah banyak tempat-tempat pelayanan
kesehatan yang mngadakan program senam hamil tetapi pengetahuan masyarakat
tentang senam hamil itu sendiri masih sangat kurang.
B. Tujuan Intruksional Umum (TIU)
Ibu mengetahui pentingnya senam hamil bagi ibu-ibu yang sedang hamil.

C. Tujuan Intruksional Khusus (TIK)


Setelah mendapatkan pengajaran diharapkan ibu mampu :
1. Ibu mengetahui arti senam hamil
2. Ibu mengetahui tujuan dari senam hamil
3. Ibu mengetahui mengenai manfaat dari senam hamil
4. Ibu diharapkan mengatahui persyaratan ibu hamil
5. Ibu mengetahui tata cara senam hamil

D. Media
1. PPT
2. CD (diberikan pada klien)
3. Video

E. Metode
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab
F. Waktu dan Tempat
Hari / tgl : Selasa / 25 April 2017
Waktu : 09.00
Tempat : Fakultas Keperawatan Unand
F. Setting Tempat
Keterangan Gmabar:

: pemateri

: PESERTA

: fasilitator

F. Pelaksanaan

No. Acara Waktu Kegiatan Penyuluhan Evaluasi


1. Pembukaan 5 mnt Mengucap salam dan Menjawab salam,
terimakasih atas kesediaan mendengarkan
ibu. dengan seksama.
Memperkenalkan diri dan
apresiasi.
2. Inti 20 mnt Menyampaikan materi Mendengarkan dan
tentang pengertian senam memperhatikan.
hamil.
Menjelaskan tentang tujuan
dari senam hamil.
Menjelaskan tentang
manfaat senam hamil. F
Menjelaskan tentang
persyaratan senam hamil
3. Diskusi 10 mnt Meminta peserta untuk Peserta
mengajukan pertanyaan mengajukan
jika belum jelas. pertanyaan.
4. Penutup 5 mnt Menyimpulkan hasil Peserta menjawab
penyuluhan. salam.
Memberi saran-saran.
Memberi salam dan
meminta maaf bila ada
kesalahan.
Mengucapkan terima
kasih atas perhatian dan
mengucapkan salam.

1. Kriteria Evaluasi
A. Evaluasi Struktural
 Pre planning disiapkan 2 hari sebelum pendidikan kesehatan
 Kontrak waktu 3 hari sebelum pendidikan kesehatan
1. Evaluasi Proses
Peserta (ibu-ibu senam hamil) tetap memperhatikan pendidikan kesehatan sampai acara selesai.
1. Evaluasi Hasil
Jenis : post test diskusi

Bentuk : Tanya jawab

Soal :

Pertanyaan mengacu pada tujuan instruksional khusus:

1. Jelaskan pengertian senam hamil?


2. Sebutkan tujuan senam hamil?
3. Sebutkan manfaat senam hamil?
4. Menyebutkan persyaratan senam hamil?
5. Menjelaskan teknik senam hamil

MATERI PENYULUHAN
SENAM HAMIL

A. Pengertian Senam Hamil


Senam hamil adalah program kebugaran yang diperuntukkan bagi ibu hamil. Oleh karena itu,
senam hamil memiliki prinsip-prinsip gerakan khusus yang disesuaikan dengan kondisi ibu
hamil.

B. Tujuan Senam Hamil


1. Mencegah terjadinya deformitas (cacat) kaki dan pemeliharaan fungsi kaki
2. Melatih dan menguasai teknik pernafasan
3. Memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut,
4. Membentuk sikap tubuh yang sempurna selama kehamilan.
5. Mendukung ketenangan fisik

C. Manfaat Senam Hamil


1. Mempertahankan atau meningkatkan kebugaran kardiovaskuler
2. Membatasi penambahan berat badan dan retensi lemak
3. Meningkatkan sikap dan status mental
4. Mengurangi kecemasan dan insomnia
5. Persalinan menjadi lebih lancar dan penyulit berkurang

D. Persyaratan Senam Hamil


1. Kehamilan berjalan normal dengan rekomendasi/izin dari dokter/bidan
2. Kehamilan berusia minimal 5 bulan
3. Diutamakan pada kehamilan pertama atau kehamilan berikutnya yang mengalami
kesulitan persalinan atau melahirkan anak prematur.
4. Latihan dilakukan harus secara teratur dalam suasana yang tenang
5. Berpakaian cukup longgar
6. Menggunakan kasur atau matras/jangan dilantai

E. Tata Cara Senam Hamil


1. Gerakan 1
Sikap duduk bersila
Sikap duduk ini adalah sikap duduk yang baik selama kehamilan, karena dengan sikap
ini perut bagian bawah menekan perut kedalam rongga panggul (beserta janinnya)
sehingga kedudukan janin dalam kandungan tetap baik. Dengan posisi seperti ini, lakukan
gerakan pemanasan dengan mengggerakkan kepala menengok kekanan kekiri, miring
kekanan kekiri. Sesudah itu tundukkan kepala dan angkat kepala sambil menarik nafas,
kemudian menghembuskannya. Lanjutkan dengan menaikka bahu kemudian
menurunkannya kembali. Lakukan gerakan dalam 8 hitungan.
2. Gerakan 2 dan 3
Memutar lengan dan mengencangkan payudara
Letakkan jari-jari tangan dibahu dengan kedua lengan menjepit kedua payudara dan
mengangkat kedua payudara dengan kedua sikutersebut. Lakukan gerakan ini dengan
memutar lengan. Lepas perlahan-lahan kemudian dilanjutkan dengan mengangkat edua
siku keatas dan kembali keposisi semula.
3. Gerakan 4 dan 5
Gerakan relaksasi
Posisi tidur miring kekanan, dengan kepala doitopang tangan atau bantal. Kaki bawah
lurus, kaki atas ditekuk. Tarik nafas melaluihidung dan hembuskan lewat mulut. Lakukan
gerakan dengan mengangkat kaki atas setinggi pinggul, kemudian turunkan. LAkukan
dengan mengangkat kaki atas , tekuk kearah perut dan kaki bawah sejajar, luruskan dan
kembalikan keposisi semula. Lalukan gerakan sebanyak 8 kali kemudian lakukan untuk
sisi kiri.
4. Gerakan 6
Gerakan pergelangan kaki dan mengayuh
Posisi tubuh terlentang dengan kedua kaki lurus. Tekankan jari-jari kaki lurus
kebawah dan tekuk keatas kembali. Putar pergelangan kaki dari arah kanan dan
sebaliknya. Lakukan gerakan kaki seolah-olah mengayuh sepeda dengan kedua tangan
disisi samping untuk menahan. Lakukan gerakan masing-masing 8 kali.
5. Gerakan 7
Mengangkat panggul
Posisi tubuh terlentang dengan kedua kaki ditekuk. Kedua tangan diletakkan
disamping untuk menahan badan. Tarik nafas, tahan sambil mengencangkan otot panggul,
tahan beberapa detik, l;akukan kembali keposisi semula sambil menghembuskan
nafas. Lakukan untuk 8 kali.
6. Gerakan 8, 9 dan 10
Latihan meneran
Posisi tidur terlentang, rangkul paha dengan tangan sampai siku. Lakukan dengan
posisi miring kekiri dan kekanan. Lanjutkan dengan posisi terlentang dan merangkul
kedua paha dengan lengan sampai siku. Sambil menarik nafas, angkat kepala, pandangan
keperut, lalu hembuskan nafas. Lanjutkan dengan memegang pergelangan kaki. Lakukan
8 kali.
7. Gerakan 11 dan 12
Melenturkan punggung
Posisi seperti merangkak, bahu sejajar dengan kedua lengan dan dibuka sejajar.
Dengan membuka kaki, angkat punggung dan tundukkan kepala, sambil menarik nafas,
tahan beberapa detik kemudian kembali keposisi semula. Saat posisi kembali, otot
punggung rileks. Lakukan gerakan sampai 8 kali.
8. Gerakan 13
Gerakan anti sungsang
Posisi menungging. Tangan rileks disamping tubuh dan kedua kaki terbuka dan tekuk
sejajar bahu. Letakkan kepala diantara kedua tangan, turunkan dada perlahan-lahan
sampai menyentuh kasur, kepala menoleh kesamping. Letakkan siku diatas kasur, geser
sejauh mungkin dari tubuh kesamping. Lakukan gerakan sampai 8 kali.
DAFTAR PUSTAKA

Nurhidayat, dkk. 2005. Keperawatan Maternitas. Yogjakarta: PSIK Stikes


Hulliana, Mellyna. 2007. Panduan Menjalani Kehamilan Sehat. Jakarta: Wisma Hijau
Sinsin, iis. 2008. Masa Kehamilan dan Persalinan. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
Hamilton P. 1995 . Dasar – Dasar Keperawatan Maternitas. Edisi 6. Jakarta : EGC