Anda di halaman 1dari 7

Tokoh-tokoh Keperawatan yang Terkenal di

Dunia

Rufaidah Al-Asalmiya (570 – 632 M)

Rufaidah Al-Asalmiya atau Siti Rufaidah adalah perawat muslim pertama


didunia, ia sudah ada jauh sebelum Pioneer of Modern Nurse lahir kedunia. Semoga
sekelumit kisah ini bisa menambah pengetahuan kita tentang orang-orang yang berjasa
dalam bidang keperawatan. Di Indonesia, nama Rufaidah sendiri masih terasa asing
dibandingkan dengan tokoh-tokoh keperawatan dunia yang berasal dari golongan barat.
Namun dikalangan Negara arab dan timur tengah, nama Florence Nightingale tidak
lebih terkenal dari Rufaidah Binti Sa’ad / Rufaidah Al-Asalmiya.

Rufaidah Al-Asalmiya memiliki nama lengkap Rufaidah Binti Sa’ad Al-Bani


Aslam Al-Khazraj. Ia lahir di Yatrhrib, Madinah pada tahun 570 M dan wafat pada
tahun 632 M. Rufaidah hidup pada masa Rasulullah SAW pada abad pertama Hijriah
atau abad ke-8 Masehi. Ia termasuk golongan kaum Anshor (Golongan pertama yang
menganut agama Islam di Madinah).
Florence Nightingale

Florence Nightingale lahir di Florence, Italia, pada tanggal 12 May, 1820.


Selama perang Crimean, ia dan tim perawat meningkatkan kondisi yang tidak sehat di
sebuah rumah sakit di pangkalan Inggris. Tulisannya memicu reformasi perawatan
kesehatan diseluruh dunia. Pada tahun 1860 ia mendirikan Rumah Sakit St Thomas dan
Sekolah Pelatihan Nightingale untuk Perawat.

Florence Nightingale menghidupkan kembali konsep penjagaan kebersihan


rumah sakit dan kiat-kiat juru rawat. Ia memberikan penekanan kepada pemerhatian
teliti terhadap keperluan pasien dan penyusunan laporan mendetil menggunakan
statistik sebagai argumentasi perubahan ke arah yang lebih baik pada bidang
keperawatan di hadapan pemerintahan Inggris. Dia meninggal 13 Agustus 1910, di
London.

Betty Neuman

Betty Neuman lahir pada tahun 1924


disebuah pemukiman pertanian tidak jauh dari
Lowell, Ohio.Ayahnya seorang petani dan ibunya
seorang rumah tangga. Dengan rasa cintanya pada
tanah kelahirannya ia bermaksud untuk
membangun desanya Ohio dan menjadikan latar
belakang pada rasa pada kebutuhan penduduk
desanya. Betty Neuman pertama kali memperoleh
pendidikan pada People Hospital School of
Nursing sekarang General Hospital Akron di
Akron, Ohio tahun 1947. kemudian ia pindah ke
Los Angles untuk tinggal dengan keluarganya di California. Di California ia memegang
jabatan penting di Staff Keperawatan Rumah Sakit.

Kemudian ia melanjutkan pendidikan di Universitas of california di Los Angles


dengan jurusan Psikologi. Dia menyelesaikan gelar sarjana mudanya pada tahun 1957.
Pada tahun 1966 dia mendapat gelar Master dibidang Kesehatan Mental, konsultan
kesehatan masyarakat pada University of California ia melanjutkan Program
Administrasi Pendidikan Tinggi di Ohio University. Dr. Neuman terus menjalankan
tugasnya dengan menjadi wakil tingkat international untuk sekolah keperawatan dan
sebagai perwakilan latihan pengangkatan model keperawatan.

Gardner Sewall Maria

Lahir 5 Februari 1871, Newton, Massachusetts; meninggal 20 Februari 1961,


Providence, Rhode Island Sebagai seorang gadis, Maria Sewall Gardner pindah dengan
baik untuk keluarga dari Massachusetts ke Providence, di mana dia tinggal dan bekerja
sepanjang hidupnya. Gardner dikreditkan ayahnya dan saudara tiri, keduanya pengacara
dan hakim, dengan dia mengajar untuk berpikir jernih dan merasa rasa tanggung jawab
kewarganegaraan.Pada tahun 1890, Gardner lulus dari Miss Porter's School di
Farmington, Connecticut. Dia memasuki Newport Rumah Sakit Pelatihan Sekolah
Perawat ketika ia lebih dari tiga puluh
tahun.

Pada tahun 1905, segera


setelah lulus, Gardner menjadi
direktur Providence Kabupaten
Keperawatan Dasar, hingga ia pensiun
di tahun 1931. Khawatir bahwa boom
dalam pekerjaan kesehatan
masyarakat memimpin untuk kerja
perawat kurang terlatih, LiLillian D.
Wald, Gardner, dan lain-lain menusuk
kelompok dua perawat nasional 'untuk
mendirikan suatu badan standar.
Hasilnya adalah Organisasi Nasional
Perawatan Kesehatan Masyarakat
(NOPHN), didirikan pada tahun 1912.
Gardner membantu rancangan
konstitusi, aktif di dewan direksi
pertama, dan Wald berhasil sebagai
presiden NOPHN 1913-1916.
FAYE GLENN ABDELLAH

Abdellah lahir pada tanggal 13 Maret 1919, di New York City. Bertahun-tahun
kemudian, pada tanggal 6 Mei 1937, pesawat Jerman berbahan bakar hidrogen,
Hindenburg meledak di atas Lakehurst, New Jersey, di mana Abdellah (18 tahun) dan
keluarganya kemudian tinggal, dan Abdellah dan kakaknya berlari ke lokasi kejadian
untuk membantu. Dalam sebuah wawancara dengan seorang penulis untuk muka
Perawat, Abdellah bercerita:

"Saya bisa melihat orang melompat dari zeppelin dan aku tidak tahu bagaimana
merawat mereka, sehingga pada saat itulah aku bersumpah bahwa saya akan belajar
menyusui.”

Ijazah keperawatan Abdellah dari Memorial Hospital Fitkin School of Nursing


(sekarang Ann Mei School of Nursing). Pada tahun 1940, ini adalah cukup untuk
berlatih menyusui, tapi Abdellah percaya bahwa asuhan keperawatan harus didasarkan
pada penelitian, bukan jam perawatan. dia melanjutkan untuk mendapatkan tiga derajat
dari Columbia University: sarjana di bidang ilmu keperawatan tahun 1945, gelar master
seni dalam fisiologi pada tahun 1947 dan seorang dokter derajat pendidikan pada tahun
1955.
Tokoh-tokoh Keperawatan yang Terkenal di
Indonesia
1. Oyoh Radiat, M.Sc aka Odjo Radiat, M.Sc, . Beliau adalah salah satu pendiri
organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) sekaligus sebagai
Ketua PPNI untuk kali pertama. Beliau aktif di Ikatan Perawat Indonesia-Jakarta
(IPI-Jakarta) sebelum akhirnya bergabung dan memimpin PPNI. Beliau terpilih
3 periode berturut-turut terpilih dalam kepengurusan PPNI.

2. H. B. Barnas berasal dari IPI-Jakarta, beliau adalah salah satu pendiri PPNI yang
kemudian juga menjabat sebagai pengurus PPNI.

3. Maskoep Soerjo Soemantri juga dari IPI-Jakarta, beliau juga adalah pendiri
sekaligus sekretaris pertama dari kepengurusan PPNI. Beliau dua periode
terpilih sebagai sekretaris PPNI mendampingi Oyoh Radiat, M.Sc aka Odjo
Radiat, M.Sc.

4. J. Soewardi dari Persatuan Perawat Indonesia Bandung, salah satu pendiri dari
PPNI.

5. Sjuamsunir Adam dari Persatuan Perawat Indonesia Bandung, beliau juga


dikenal sebagai salah satu pendiri dari PPNI.

6. L. Harningsih dari Persatuan Perawat Indonesia Bandung, juga pendiri dari


PPNI.

7. Wim Sumarandek, SH dari Persatuan Perawat Indonesia Bandung, dikenal juga


sebagai pendiri dari PPNI.

8. Drs. Husein, SKM, beliau adalah sesepuh perawat dari Bogor. Semasa aktif
sebagai sekretaris PPNI beliau juga menjabat sebagai Direktur Akper Depkes RI
Bogor. Beliau juga pernah terpilih sebagai ketua PPNI pada tahun 1995 saat
Musyawarah Nasional ke-5 di Wisma Haji Pondok Gede.
9. Setien Wuntu, MPH adalah pengganti Oyoh Radiat, M.Sc aka Odjo Radiat,
M.Sc dalam memimpin PPNI.

10. Drs. Zaidin Ali, adalah pengganti Maskoep Soerjo Soemantri sebagai sekretaris
PPNI. Beliau dua periode secara berturut-turut terpilih sebagai sekretaris PPNI.

11.
Prof. Achir Yani S. Hamid, DN.Sc, beliau adalah ketua pengurus pusat
PPNI yang terpilih dalam Musyawarah Nasional Keenam (VI) diselenggarakan
di Bandung pada tanggal 16-18 April 2000. Beliau kembali terpilih sebagai
ketua umum dalam Musyawarah Nasional ketujuh (VII) yang dilaksanakan di
Manado.

12. Dra. Herawani Aziz, M. Kes., M. Kep, terpilih sebagai sekretaris PPNI
mendampingi Prof. Achir Yani S. Hamid, DN.Sc.

13. Dra. Christine S. Ibrahim, MN, Phd, beliau adalah tokoh dibalik berdirinya
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesiapada tahun 1985 lalu.

14. Tien Gartinah, MN, beliau adalah tokoh dibalik berdirinya Fakultas Ilmu
Keperawatan Universitas Indonesiapada tahun 1985 lalu.

15. Dewi Irawaty, MA, beliau saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu
Keperawatan Universitas Indonesia sekaligus sebagai ketua umum PPNI saat ini.

16. Harif Fadhilah, S.Kp, SH, beliau adalah sekretaris jenderal PPNI yang terpilih
pada Musyawarah ketujuh (VII) PPNI di Menado pada tahun 2005 dan masih
menjabat posisi tersebut sehingga hari ini.
17. Ibu Rabiah lahir di Sigeri, Kabupaten Pangkajene Kepulauan
(Pangkep), 29 Juni 1957. Setamat SMP, ia melanjutkan sekolah di Penjenang
Kesehatan (PK), sekolah kesehatan setingkat SPK. Masuk ke PK pada 1975-
1976.Lulus PK, April 1977, Ibu Rabiah jadi pegawai negeri sipil di Puskesmas
Liukang Tanggaya, Pulau Saputan, Kecamatan Liukang Tanggaya, Kabupaten
Pangkep. Status itu masih disandangnya hingga kini. Di Puskesmas Liukang
Tanggaya, wilayah kerjanya meliputi 25 pulau. Di antaranya, Pulau Sumanga,
Saelo, Satanga, dan Kapoposan Bali. Ke-25 pulau itu dibagi jadi lima wilayah,
yaitu wilayah tengah, barat,utara, timur, dan selatan.

Sumber

http://yuli-yumanz.blogspot.com/2013/10/tokoh-tokoh-keperawatan.html

http://yuli-yumanz.blogspot.com/2013/10/biografi-rufaidah-al-asalmiya.html

http://info-biografi.blogspot.com/2010/04/ibu-hj-andi-rabiahsuster-apung.html

Tanggal akses 9 September 2014

Anda mungkin juga menyukai