Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

REMATIK

Topik : Keperawatan Keluarga


Pokok Bahasan : Rematik
Sasaran : Keluarga Bapak “MK” di Br. Celuk, Desa Buruan, Blahbatuh Gianyar
Tempat : Rumah Bapak “MK”
Hari / Tanggal : 10 Desember 2018
Waktu : 17.00-17.45 WITA

A. Tujuan
1. Instruksional Umum
Setelah mendapatkan penyuluhan, sasaran mampu memahami dan mengaplikasikan materi
penyuluhan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mendapatkan penyuluhan kelurga Bapak “MK” mampu:
1. Memahami pengertian rematik.
2. Memahami penyebab rematik.
3. Mengetahui gejala dari rematik.
5. Mengetahui cara pencegahan rematik
6. Mengetahui pengobatan rematik
7. Mengetahui tindakan komplementer untuk mengatasi gejala rematik

B. Sasaran
Keluarga Bapak “MK” di Br. Celuk, Desa Buruan, Blahbatuh Gianyar
C. Settingtempat

Bapak “MK”

Ibu “WP”
PENYAJI
MATERI
Keluarga Bapak
“MK”

Keluarga Bapak
“MK”

D. Materi
(Terlampir)

E. Media
Leaflet

F. Metode
Ceramah, dan tanya jawab
G. Kegiatan penyuluhan

No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Keluarga


1. 5 menit Pembukaan : - Menjawab salam
- Mengucapkan salam - Mendengarkan
- Memperkenalkan diri - Mendengarkan
- Menjelaskan topik dan tujuan pendidikan - Menjawab
kesehatan
- Menanyakan kesiapan keluarga
2. 25 menit Pelaksanaan : - Mendengarkan
1. Penyampaian materi - Bertanya
Memberikan kesempatan keluarga untuk
bertanya mengenai materi yang disampaikan
3. 10 menit Evaluasi: - Menjawab
- Menanyakan kembali hal-hal yang sudah
dijelaskan mengenai rematik
- Memberikan kesempatan keluarga untuk
menanyakan yang belum di mengerti
4. 5 menit Penutup · Mendengarkan
- Menutup pertemuan dengan menyimpulkan · Menjawab salam
materi yang telah dibahas
- Memberikan salam penutup

H. Kriteria Hasil:
1. Kehadiran keluarga 80% (2 orang)
2. Keluarga dapat menyebutkan kembali
a. Pengertian rematik.
b. Penyebab rematik.
c. Gejala dari rematik.
d. Cara pencegahan dari rematik
e. Pengobatan rematik
f. Tindakan komplementer untuk mengatasi gejala rematik
3. Keluarga yang hadir mampu mengajukan pertanyaan
4. Semua keluarga dapat mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir penyuluhan
Lampiran
I. Materi penyuluhan “Rematik”
A. Definisi
Artritis reumatoid adalah penyakit inflamasi nonbacterial yang bersifat sistemik,
progresif, cenderung kronis yang menyerang berbagai sistem organ. Artritis reumatoid
merupakan inflamasi kronis yg paling sering ditemukan pada sendi. Insiden puncak antara
usia 40-60 tahun,lebih banyak pada wanita daripada pria dgn perbandingan 3:1 (Mutaqin,
2011). Rematik adalah penyakit yang melibatkan seluruh organ tubuh tetapi umumnya
mengenai persendian yang ditandai dengan nyeri persendian, kaku sendi, penurunan
pergerakan dan keletihan (Smeltzer, 2014).

B. Penyebab
Penyebab utama kelainan ini tidak diketahui. Beberapa teori yg dikemukakan
mengenai penyebab arthritis rematoid adalah infeksi streptokokus hemolitikus dan
streptokokus nonhemolitikus, endokrin, autoimun, metabolic, factor genetic, atau factor
lingkungan.
Penyebab lain timbulnya rematik adalah :
1. Kekebalan tubuh menurun
2. Penyakit lain, seperti; asam urat
3. Akibat obesitas
4. Makanan, seperti; daging atau jeroan

C. Tanda dan gejala


Tanda dan gejala yang biasanya terjadi :
1. Lelah
2. Kekakuan sendi di pagi hari > 1 jam
3. Demam
4. Peradangan sendi yang dapat terlihat pada pemeriksaan (rontgen)
D. Cara Pencegahan
Cara pencegahan untuk mengatasi gejala rematik adalah :
1. Olahraga teratur
2. Jaga keamanan lingkungan
3. Kurangi makan makanan yang mengandung asam urat yang tinggi, seperti jeroan dan
kacang-kacangan
4. Makanan tinggi protein, vitamin c dan zat besi

E. Pengobatan
Pengobatan rematik untuk mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut:
1. Terapi dengan obat.
2. Terapi Tradisional
a. Minum jus alpukat, jus apel, strawbery
b. Kompres hangat.
c. Minum rebusan daun kumis kucing

F. Pengobatan Komplementer
Salah satu cara pengobatan komplementer untuk mengatasi rematik adalah dengan
kompres hangat menggunakan jahe.
1. Alat –alat
a. Gelas
b. Jahe 2-4 rimpang
c. Handuk kecil
d. Panci
e. Pisau
2. Langkah – langkah
a. Bersihkan jahe 2-4 rimpang kemudian iris-iris
b. Panaskan 2 gelas air kemudian masukkan jahe yang sudah diiris hingga menjadi 1 gelas
c. Basahkan handuk kecil dengan air rebusan jahe kemudian tempelkan pada bagian yang
nyeri
d. Irisan jahe yang direbus dapat ditumbuk kemudian ditempel dibagian yang nyeri.
DAFTAR PUSTAKA

Mutaqin, A. 2011. Buku Saku Gangguan Muskuloskeletal. Jakarta : Salemba Medika


Smeltzer, C.S. 2014. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta : EGC.