Anda di halaman 1dari 9

Laporan Tutorial Skenario 2

“Berdebar-Debar”

Kelompok 4

Nama Tutor :
dr. Ina Riskiana

Ketua Kelompok :
Rizka Nurul Hidayah (16910018)

Sekretaris Kelompok :
Nimas Eka Firdaningrum (16910020)
Ade Wildan Rizky F (16910001)

Anggota Kelompok :
Intan Wahyu Wulandari (16910002)
Basyar Adnani (16910011)
M. Reza Riandinata (16910021)
Taufiq basuki putra (16910022)
Ricko Arie Jatmiko (16910024)
Maulidya Machdaniar (16910035)
Galih Indra Purlistyarini (16910042)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER


FAKULTAS KEDOTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN
UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
2017

1
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL

Skenario 2 ...........................................................................................................................................

Langkah 1 Klarifikasi kata sulit ..........................................................................................................

Langkah 2 Daftar Masalah .................................................................................................................

Langkah 3 Jawaban Daftar Masalah ...................................................................................................

Langkah 4 Peta Masalah......................................................................................................................

Langkah 5 Tujuan Pembelajaran (Learning Outcome) ......................................................................

Langkah 7 Pembahasan Learning Outcome ...................................................................................

PETA KONSEP................................................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................................

2
Skenario 2
Berdebar debar

3
Langkah 1
Klarifikasi Kata Sulit

1. Gallop
Yaitu kelainan bunyi jantung yang ditandai bila pengisian darah ventrikel terlambat selama
diastolic. Seperti terjadi pada berbagai macam keadaan penyakit

2. SpO2
Perkiraan jumlah oksigen dalam darah. Ini adalah presentase oksigen hemoglobin
dibandinkan jumlah total hemoglobin. Dengan nilai normal 95 – 100 %

3. SIC
Spateum intercostal / ruang antar costa

4. Ictus Cordis
Denyutan Jantung pada apex jantung karena pukulan ventrikel kiri

4
Langkah 2
Rumusan Masalah

1. Apa penyebab dada pasien berdebar debar dan tidak hilang saat istirahat
2. Mengapa pasien mengeluhkan adanya sesak nafas?
3. Mengapa pasien tidak pingsan dan tidak merasakan nyeri dada?
4. Apa hubungan Riwayat penyakit dahulu dan keluhan yang dialami sekarang?
5. Apakah ada hubungan antara keluhan dan gender serta usia?
6. Bagaimana interpretasi pemeriksaan fisik, EKG, Tanda tanda vital dan Rontgen?
7. Mengapa S1S2 irreguler?
8. Bagaimana diagnose kerja dan diagnose bandingnya?
9. Mengapa murmur tidak dapat dievaluasi?
10. Bagaimana tatalaksana awal nya?

5
Langkah 3
Menjawab Rumusan Masalah

1. Penyebab dada pasien berdebar debar dan tidak hilang saat istirahat
 Terjadi gangguan aliran listrik dari atium ke ventrikel
 Terjadi rangsangan simpatis
 Terjadi kelainan
2. Penyebab Pasien sesak nafas
 Sesak terjadi dikarenakan terdapat cairan di paru paru
 Waktu tidur cairan menyebar ke jaringan-jaringan
 Adanya darah yang sedikit yang kemudian dikompensasi tubuh dengan peningkatan
denyut nadi sehingga tekanan darah di paru meningkat yang menyebabkan
3. Penyebab pasien tidak nyeri dada dan tidak pingsan
 Suplai Oksigen tubuh masih cukup untuk mengaliri ke otak
 Derajat keparahan belum parah
 Oksigen menunjukan 91% yang menandakan suplai masih cukup untuk ke otak
 Tidak terdapat inflamasi
4. Hubungan Riwayat penyakit dahulu dan keluhan yang dialami sekarang?
 Hipertensi menandakan tekanan darah tertinggi arteri yang disebabkan oleh
penyempitan pembuluh darah yang mengakibatkan aterosklerosis sehingga kerja
jantung lebih keras yang akan di kompensasi tubuh dengan bedebar debar
5. Hubungan antara keluhan dan gender serta usia
6. Interpretasi Pemeriksaan Fisik, EKG, Rontgen dan foto thorax?
TTV
 Tekanan darah : Normal
 Heart rate : Takikardi
 RR : Takipnea
 SpO2 : <Normal

Pemeriksaan Fisik

 JVP tidak Normal


 Ictus Cordis Tidak Normal
 S1S2 irregular
 Murmur tidak normal

Foto Thorax

 60% yang menandakan kardiomegali

EKG

 Undulasi Gelombang P
 Tidak terdapat gelombang P yang jelas

6
7. S1S2 irreguler mungkin pada S1 terdapat gangguan pada katup mitral dan trikuspidalis dan
pada S2 terdapat gangguan pada katup aorta dan katup pulmonal
8. Alasan dokter menyarankan pasien rawat inap
 Mengantisipasi kegawatdaruratan pasien
 Memberi perawatan pada pasien
 Pemantau secara intensif terhadap pasien
9. Karena dengan adanya S1S2 yang irregular menyebabkan bunyi loop dan dub terkesan
bersamaan sehingga bunyi murmur tak dapan teridentifikasi
10. Diagnosis kerja dan diagnosis banding
 Diagnosis kerja : Atrium Fibrilasi
 Diagnosis Banding : Fibrillasi ventrikel, Atrial flutter, Supra Ventricular Takikardi

7
Langkah 4
Peta Masalah

8
Langkah 5
Tujuan Pembelajaran

1. Definisi dan Klasifikasi Atrial fibrilasi


2. Epidemiologi Atrial fibrilasi
3. Etiologi Atrial fibrilasi
4. Faktor resiko Atrial fibrilasi
5. Patofisiologi Atrial fibrilasi
6. Kriteria diagnosis Atrial fibrilasi
7. Tata laksana Atrial fibrilasi
8. Komplikasi Atrial fibrilasi
9. Prognosis Atrial fibrilasi
10. Integrasi Islam