Anda di halaman 1dari 3

Transformasi Bentuk dalam Arsitektur

“ …kubus, kerucut, bola, tabung, atau limas merupakan bentuk-bentuk primer yang
luar biasa yang oleh cahaya ditunjukkanlah kehebatannya; citra mereka sangat nyata
dan jelas di dalam diri kita tanpa ada keraguan sedikitpun. Atas dasar itulah maka
mereka merupakan bentuk-bentuk yang indah, bentuk-bentuk yang paling indah.” (Le
Corbusier)

Proses terbentuknya sebuah ruang (3 dimensi), dimulai dari titik kemudian garis, rangkaian garis yang
tertutup membentuk sebuag bidang datar 2 dimensi, dan rangkaian bidang dengan ketinggian tertentu
membentuk sebuah ruang 3 dimensi.

TRANSFORMASI GUBAHAN MASSA

Definisi Transformasi
sumber : http://www.ar.itb.ac.id/wdp/wp-
content/uploads/2009/09/definisi_transformasi_wdpratiwi.pdf

 (The New Grolier Webster International Dictionary of English Language),


Transformasi adalah menjadi bentuk yang berbeda namun mempunyai nilai-
nilai yang sama, perubahan dari satu bentuk atau ungkapan menjadi suatu
bentuk yang mempunyai arti atau ungkapan yang sama mulai dari struktur
permukaan dan fungsi.
 (Webster Dictionary, 1970), Transformasi berarti perubahan menjasi sesuatu.
Transformasi dapat dianggap sebagai sebuah proses pemalihan total dari suatu
bentuk menjadi sebuah sosok baru yang dapat diartikan sebagai tahap akhir
dari sebuah proses perubahan sebagai sebuah proses yang dijalani secara
bertahap faktor ruang dan waktu menjadi hal yang sangat mempengaruhi
perubahan tersebut.
 Transformasi adalah sebuah proses perubahan secara berangsur-angsur sehingga
sampai pada tahap ultimate, perubahan dilakukan dengan cara memberi respon
terhadap pengaruh unsur eksternal dan internal yang akan mengarahkan
perubahan dari bentuk yang sudah dikenal sebelumnya melalui proses
menggandakan secara berulang-ulang atau melipatgandakan. (Antoniades,
1990)
 Transformasi adalah perubahan fisik disebabkan oleh adanya kekuatan non fisik
yaitu perubahan budaya, sosial, ekonomi, dan politik ( Rossi, 1982 dalam Sari,
2007)

Kategori Transformasi (Laseau, 1980 dalam Sembiring, 2006):

1. Transformasi bersifat Topologikal (geometri), bentuk geometri yang berubah


dengan komponen pembentuk dan fungsi ruang yang sama
2. Transformasi bersifat Gramatika hiasan (ornamental), dilakukan dengan
menggeser, memutar, mencerminkan, menjungkirbalikkan, melipat, dll
3. Transformasi bersifat Reversal (kebalikan), pembalikan citra pada figur objek
yang akan ditransformasi dimana citra objek dirubah menjadi citra sebaliknya
4. Transformasi bersifat Distortion (merancukan), kebebasan perancang dalam
beraktivitas.

contoh bangunan dengan transformasi dimensional


Transformasi Dimensional: Merubah satu atau lebih dimensinya namun masih
mempertahankan identitasnya sebagai satu bentuk dasar tertentu.
Pada contoh bangunan di atas, transformasi dimensional ditunjukkan dengan
mempertahankan bentuk dasar kotak

contoh transformasi substraktif


Transformasi Substraktif (pengurangan) : Pengurangan sebagian volume, tetap
terlihat bentukan dasarnya maupun berubah dari bentukan dasar masa tersebut.
Pada contoh bangunan di samping, transformasi ditunjukkan dengan pengurangan
pada gubahan massa dengan bentuk kotak.

Transformasi Aditif (penambahan)


Penambahan bentuk dasar masa tertentu dengan bentukan lain, sejenis maupun yang
berlainan. Bisa juga menjadi KOMBINASI bentukan tertentu.
Pada contoh bangunan di bawah ini, transformasi diperlihatkan dengan tonjolan pada
bangunan yang juga difungsikan sebagai ruangan.

contoh transformasi aditif (penambahan)