Anda di halaman 1dari 1

PETA KOGNITIF

KONSELING PSIKOANALISIS (SIGMUND SHLOMO FREUD)

Biografi HAKIKAT MANUSIA Struktur Kepribadian Kelebihan Konseling


Pribadi Sehat Id (Alam bawah sadar/Asli/dimiliki
Sigmund S freud lahir di Kebutuhan dasar manuasia Menurut freud konseling
sejak lahir, subsistem kepribadian
(Kekuatan irrasional, insting, psikoanalisis sangatlah efektif
Freibrug, Moravia tahun primitif).
untuk Menyembuhkan
1856. Freud peletak dasar eros/life insting, thanatos Ego (Alam prasadar/terbentuk dari
klien/pasien yang terjangkit
teori psychoanalitic, seor- /death insting, counsciousnes, orang tua, budaya dan tradisi, histeria, cemas, obsesi neurosis,
ang ahli saraf yang mena- subciousnes dan unconsciou- berprinsip realitas)
ruh perhatianya pada sness. Super Ego, (Alam sadar, terbentuk
ketidaksadaran. Pribadi Bermasalah diusia anak-anak hingga dewasa,
Terjadi ketika Id, Ego dan Keterbatasan Konseling
kata hati/kontrol dalam)
Dia meninggal dunia di superego tidak bisa bekerja- Ketika konselor tidak maksimal dalam
london pada usia 83. sama secara harmonis. melakukan aliansi dan transferensi
Perkembangan Kepribadian maka akan berdampak
1. Tahap oral (usia 0-1) tahun. ketidakpercayaan antara klien kepada
Definisi Konseling
Suatu proses pemberian 2. Tahap anal (usia 1-3) tahun. konselor dan akan menimbulkan sikap
PROSES KONSELING 3. Tahap falik (usia 3-6) tahun.
bantuan oleh seorang ahli defensif.
Tujuan Konseling kepada org lain yg bertujuan 4. Tahap laten (usia 6-12) tahun
untuk melakukan perubahan 5. Tahap genital (usia 12-18) thn.
Agar individu
self pada pihak klien.
mengetahui ego dan
memiliki ego yang kuat

Fungsi dan Peran


Konselor (Mencapai
keseimbangan psikologis) Prosedur Konseling Teknik Konseling
Pengalaman Klien 1. Menjalin aliansi dan mengembangkan tran- 1. Teknik analisis kepribadian
dalam Konseling sferensi 2. Hipnotis (hipnosis)
2. Memberikan perhatian terhadap penolakan klien 3. Asosiasi Bebas
Mengetahui proses 3. Meranvang proses konseling 4. Analisis transferensi
edukasi terhadap ego. 4. Klien menyanggupi pelaksanaan konseling 5. Interpretasi
psikoanalisis jangka panjang 6. Analisis resistensi
Hubungan antara
Konselor dan Klien

Aliansi, Transferensi,
kontraferensi