Anda di halaman 1dari 5

JURNAL BELAJAR

KEANEKARAGAMAN HEWAN (KH)


Dosen Pengampu Dr. Hj. Sri Endah Indriwati, M.Pd

Hari, tanggal : Rabu-Kamis, 28 & 29 Sptember 2016


Nama/ NIM : Luthfianti Fanani
Kelas :A
Prodi : Pendidikan Biologi
Topik : FILUM MOLLUSCA
Tujuan : Untuk merekam pembeljaran dan penguasaan
materi dari filum Mollusca

I. Konsep belajar
KINGDIM ANIMALIA

ANATOMY,
MORPHOLOGY,
PHYSIOLOGY APLACOPHORA

BENEFIT MONOPLACOPHORA
AVERTEBRATA PHYLUM MOLLUSCA

HABITAT POLYPLACOPHORA

CLASSIFICATION SCAPHOPODA

GASTROPODA

PELECYPODA

CEPHALOPODA
II. Bukti Belajar
FILUM MOLLUSCA
● Mollusca berasal dari bahasa Latin yaitu “mollis” yang artinya lunak.
● Ciri utama anggota filum ini adalah memiliki tubuh yang lunak.
● Tubuh bersimetri bilateral, tidak bersegmen kecuali kelas Monoplacophora.
● Memiliki kepala yang jelas dengan organ reseptor yang bersifat khusus.
● Coelom mereduksi, dinding tubuh tebal dan berotot.
● Kaki berotot yang terletak di ventral dinding tubuh untuk bergerak.
● Dinding tubuh sebelah dorsal meluas menjadi satu atau sepasang lipatan yang disebut
mantel atau pallium yang berfungsi untuk sekresi cangkang dan melingkupi rongga
mantel dimana di dalamnya berisi insang.
● Lubang anus dan eskretori umumnya membuka ke dalam rongga mantel.
● Saluran pencernaan berkembang baik yang terdiri dari rongga bukal yang mengandung
radula, esofagus, ventrkulus, usus, anus, dan sepasang hati sebagai kelenjar pencernaan.
● Telah memiliki sistem peredaran darah dan jantung. Jantung dibedakan antara aurikel
dan ventrikel.darah mengandung homocyanin yang berfungsi seperti hemoglobin.
● Organ ekskresi berupa ginjal yang ada sepasang dan terkadang berjumlah hanya satu
buah saja.
● Memiliki sebuah cincin saraf yng berhubungan dengan dua pasang tali saraf . satu pasang
tali saraf menuju ke kaki dan sisanya ke organ viseral dan mantel. Memiliki ganglion
saraf yang biasanya berhubungan dengan cincin saraf dan tali saraf.
● Ovum kecil dan mengandung sedikit kuning telur.

A. STRUKTUR TUBUH
1. Cangkok
- Cangkok sebagai penyokong tubuh hewan Mollusca yang lunak dan menjaga dari
serangan predator.
- Tidak semua Mollusca memiliki cangkok, seperti kels Aplacophora tidak
bercangkok dan kelas Cephalopoda juga tidak bercangkok kalaupun ada pasti
telah mereduksi.
- Cangkok dibuat oleh mantel.
B. MEKANISME FISIOLOGIS PADA MOLLUSCA
Gambar Sistem Fisiologis Mollusca
Sumber: www.slideshare.com

1. Sistem Gerak
2. Sistem Pencernaan Makanan
3. Sistem Pernafasan (Respirasi)

III. Relevansi
Berikut merupakan relevansi saya dalam mengikuti perkuliahan
No Sebelum Sesudah
1 Saya belum memahami bagaimana ciri-ciri Saya telah memahami bagaimana ciri-ciri
umum Mollusca umum Mollusca yakni (diisi sendiri dng
lengkap)
2 Saya belum mengetahui apa saja Saya mengetahui apa saja klasifikasi Mollusca.
klasifikasi Mollusca. (diisi sendiri dng lengkap)
3. Saya belum mengetahui tata cara Saya mengetahui tata cara pengklasifikasian
pengklasifikasian Mollusca Mollusca(diisi sendiri dng lengkap)
IV. Identifikasi Masalah
Semua masalah yang ditanyakan dalam diskusi kelas, beserta dengan jawabannya.
1. Apa yang menjadikan filum Mollusca dimasukkan dalam filu tertentu dalam
kingdom Animalia?
Jawab: ciri utama dari Mollsca yang membedakan dari filum yang lain adalah
memiliki tubuh yang lunak.
2. Terbentuk dari manakah cangkag berasal?
Jawab: cangkang erupakan hasil sekresi dari mantel. Kemudian cangkang mengeras
shigga dijadikan perlindungan diri dar predator.

V. Elemen yang menarik


Pada pertemuan kali ini mahasiswa dari Offering A 2015 diajar oleh mahasiswa PPL
yang bernama Ibu Listya , dimana dalam sistem pembelajaran ini berjalan dengan lebih
tertib dikarenakan memiliki aturan perkuliahan sendiri. Pada perkuliahan ini tugas yang
diberikan cukup banyak sehingga sedikit memberatkan. Tugas yang diberikan berupa
LKM dengan cukup banyak soal. Kemudian pada saat praktikum disediakan banyak
bahan praktikum sehingga memudahkan mahasiswa dalam memahami lebih lanjut
mengenai Mollusca. Yang menarik dari praktikum ini adalah saat praktikum memiliki
banyak bahan amatan sehingga menurut saya sangat menarik jika pembelajarannya
dilakukan dengan praktik dan tidak melulu harus dengan teori.

VI. Refleksi Diri (Umum) dn Pengalaman Belajar


Saya telah memahami bagaimana ciri umum, anatomi, morfologi dan fisiologi dari
filum Mollusca. Saya juga memahami bagaimana pengklasifikasian dari filum
Mollusca. Saya mengetahui apa saja peranan Mollusca bagi kehidupan dan juga dimana
habitat dari Mollusca. Saya juga memahami ciri khusus serta spesies apa yang diamati
pada praktikum. Kedepannya saya akan mempersiapkan diri untuk mempelajari filum
selanjutnya yakni mengenai filum Arthropoda.
Pada pembelajaran kali ini menurut saya sudah menarik dengan melakukan
pengamatan langsung terhadap hewan amatan dan preparat. Hanya saja kurang
menyeluruh dalam mengamati prepart yang disediakan dikarenakan waktu dan juga
kemoloran sistem pembelajaran.
Menurut saya strategi pembelajaran suah baik, tetapi masih perlu diberi evaluasi.
Pemberian tugas yang banyak dan mendadak akan memberatkan mahasiswa. Kemudian
dengan banyaknya tugas, tujuan dari pembelajaran yang awalnya untuk memahami
filum Mollusca, menjadi sekedar untuk menyelesaikan LKM demi mendapatkan nilai
yang baik.
Yang dapat menngurangi kesulitan dalam pembelajaran adalah dengan memperbaiki
sistematika tugas LKM yang diberikan dan juga menjadwal dengan baik pembelajaran
agar berlangsung dengan baik.
Hasil belajar yang diperoleh cukup baik dalam memahami filum, ini dikarenakan
pembelajaran yang dilakukan mahasiswa sebelumnya secara mandiri. Kalau alam
pembelaarannya esensi dari konsep masih belum menyeluruh dikarenakan semua
pembelajaran terkesan terburu-buru dan dikejar oleh waktu.
Keunnggulan : praktikum membuat mahasiswa memahami konsep.
Kekurangan: - tugas terburu-buru, banyak dan mendadak sedikit memberatkan
mahasiswa.
Harapan kedepannya, evaluasi terhadap pembelajaran dilakukan sehingga
pembelajaran akan berjalan dengan baik dan memperoleh hasil yang maksimal.

VII. Refleksi Diri (khusus)


Saya sedikit keberatan dengan pembelajaran kali ini karena tugas yang diberikan terlalu
banyak. Kita belajar hanya untuk menyelesaikan tugas, bukan untuk memahami filum
Mollusca. Harapannya pembelajaran ini dapat diperbaiki sistemnya sehingga esensi
pembelajaran dapa tercapai.

DAFTAR RUJUKAN
Harris, CL. 1992. Concepts in Zoology . New York: Herper Collins Publisher Inc
Indriwati, Sri E. 2016. Keanekaragaman Hewan. Malang:UM.
Kastawi, Y., Indriwati, Sri E., Ibrohim, Masjhudi, Rahayu, Sofya E. 2003. Zoologi
Avertebrata. Malang: JICA FMIPA UM
Suhardi. 1983. Evolusi Avertebrata. Jakarta: Universitas Indonesia