Anda di halaman 1dari 4

DAFTAR PUSTAKA

1. Asri dwi, dkk. 2010. Asuhan Persalinan Normal. Yogyakarta: Nuha Medika.

2. Dewi, Vivian. 2011. Asuhan Neonatus Bayi dan Anak Balita. Jakarta:
Salemba Medika.

3. Hidayat,asri. 2010. Asuhan Kebidanan Persalinan.Yogyakarta: Nuha Medika.

4. Amalia, T. (2009). Kecemasan Ibu Menanti Persalinan. Diakses 25 Juni


2016, dari http://www.titianamalia.wordpress.com.

5. Hawari, D. (2009). Manajemen Stress, Cemas, dan Depresi. Jakarta: FKUI.

6. WHO. (2014). The Global Burden of Disease-2004 Update. Geneva:


World Health Organization.

7. World Health Organization. (2014). Trends in Maternal Mortality : 1990 to


2013 Executive Summary. Retrieved from
http://apps.who.int/iris/bitstream/10665/112697/1/WHO_RHR_14.13_eng.pd
f?ua=1

8. Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI). 2012. Angka


Kematian Ibu. Dikutip dari www.bkkbn.co.id diakses pada tanggal 13
Maret 2016

9. Notoatmodjo, S. 2010. Promosi Kesehatan Teori & Aplikasi Edisi Revisi


2010. Jakarta: Rineka Cipta.

10. Kusumawati, F., & Hartono, Y. 2011. Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta:
Salemba Medika.

11. Bangun. (2012). Pengaruh aomaterapi lavender terhadap ntensitas nyeri pada
pasien pasca operasi di Rumah Sakit Dustira Cimahi. Jurnal Keperawatan
Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing), Volume 8, No.2, Juli

12. Dean. (2010). A Gaia Busy Person’s Guide: Aromatherapy. London: Gaia
Books.

13. Craig Hospital. (2013). Aromatherapy. Retrieved


fromhttp://www.craighospital.org/repository/documents/Heathinfo/PDFs/801.
CAM.Aromatherapy.pdf. Diakses tanggal3 Desember 2014.
14. Posadzki, P., Alotaibi, A., & Ernst, E. (2012). Adverse Effects of
Aromatherapy : A Systematic Review of Case Reports and Case Series.
International Journal of Risk & Safety in Medicine, 24(3): 147-161. DOI:
10.3233/JRS-2012-0568.Retrieved
fromhttp://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22936057 Diakses tanggal 25
Oktober 2014.

15. Hongratanaworakit, 2014, Physiological Effects in Aromatherapy.


Songklanakarin J. Sci. Technol, 26(1) : 117-125. Retrieved
fromhttp://rdo.psu.ac.th/sjstweb/journal/26-1/12aromatherapy.pdf. Diakses
tanggal 11 Oktober 2014.

16. McLain, D. E. (2009). Chronic Health Effects Assessment of Spike Lavender


Oil. Walker Doney and Associates, 1-8. Retrieved from
http://www.arttreehouse.com/data/SPIKE.PDF. Diakses tanggal 7 Desember
2014.

17. Edwin, N. (2013). Pengaruh Minyak Lavender terhadap Waktu Reaksi


Sederhana.

18. Kim et al (2016), Evaluation of Aromatherapy in Treating Postoperative


Pain : Pilot Study. Pain Practice, 6(4):273-277. DOI:10.1111/j.1533-
2500.2006.00095.x. Retrieved from
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17129308. Diakses tanggal 25 Oktober
2014.

19. Teti, 2015. Konsep dan Aplikasi Relaksasi Dalam Keperawatan Maternitas.
Edisi 1. Refika Aditama. Bandung

20. Sharma, S. (2009). Aromaterapi. Tangerang: Karisma.

21. Lany, 2012. Aroma Terapi. Jakarta: Pustaka Populer Obor

22. Neila, 2011.Teknik Relaksasi Nafas Dalam,http://rentalhikari.


wordpress.com/2010/03/23/teknik-relaksasi-nafas-dalam/(diakses pada
tanggal10 September 2012, pada pukul 18:45 WIB

23. Muttaqin, A dan Kumala Sari. (2009). Asuhan Keperawatan Perioperatif


(Konsep, Proses, dan Aplikasi). Jakarta: Salemba Medika

24. Ervan (2013) Pengaruh latihan nafas dalam terhadap perubahan tekanan
darah padapenderita hipertensi di Wilayah Kecamatan Karas Kabupaten
Magetan.

25. Jaelani. 2009. “Aroma Terapi”. Jakarta: Pustaka Populer Obor.


26. Videbeck, S.L. (2008). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC.
27. Purba, dkk.(2009), Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Masalah
Psikososial dan Gangguan Jiwa. Medan: USUPress

28. Suliswati. 2009. Konsep Dasar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: EGC.

29. Hawari, 2008. Menejemen stres, Cemas, dan Depresi, Jakarta, Balai penerbit
FK UI.

30. Stuart, G. (2008). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Edisi 5. Jakarta: EGC.

31. Nursalam. 2010. Konsep dan penerapanmetodelogi penelitian ilmu


keperawatan. Jakarta: Salemba medika.

32. Prawirohardjo, S. (2008). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka.

33. Manuaba, I. (2010). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga


Berencana. Jakarta: EGC.

34. Wiknjosastro, 2008. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka


Sarwono Prawirohardjo.

35. Yeyeh A, 2009. Asuhan Kebidanan I ( Kehamilan ). Cetakan Pertama. Jakarta:


Trans Info Media; 2009.

36. Jannah, N. 2011. Konse Dokumentasi Kebidanan. Cetakan pertama.


Jogjakarta :Ar-Ruzz Media.

37. Tarwoto N, Wasnidar.2009 Buku Saku Anemia Pada Ibu Hamil Konsep dan
Penatalaksanaan. Jakarta: Trans Info Media.

38. Irene M. Bobak, 2009 Buku Ajar Keperawatan Maternitas Edisi 4.


(Terjemahan Maria A, Wijayarini, Peter I). Jakarta : EGC

39. Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta.


Rineka Cipta.

40. Nursalam. (2008). Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu


keperawatan. Edisi 2. Jakarta : Salemba Medika

41. Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & RND. Bandung :
Alfabeta
42. Funda (2009) Solusi Problem Persalinan.Jakarta: Puspa Swara

43. Suprijati, 2014. Faktor-Faktor yang Menghambat Ibu dalam Pemberian


ASI Eksklusif di Wilayah Puskesmas Pembantu Bagi Kecamatan Madiun
Kabupaten Madiun. Jurnal Delima Harapan, 2(1), pp.66-76.

44. Sri Wahyuni, (2012). Implementasi Kebijakan Pembangunan dan


Penataan Sanitasi Perkotaan Melalui Program Sanitasi Lingkungan
Berbasis Masyarakat (SLBM) di Kabupaten Tulungagung. Abstrak tesis,
Program Magister Ilmu Lingkungan Undip.

45. Smeltzer and Bare, 2009. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner
dan Suddarth (Ed.8, Vol. 1,2), Alih bahasa oleh Agung Waluyo...(dkk), EGC,
Jakarta.

46. Wangmuba. (2009). Kecemasan dan Psikologi. Retreved april 13, 2009.
From http://wangmuba.com/tag/kecemasan.

47. Hutasoit, 2012. Panduan Mempersiapkan Kehamilan dan Kelahiran. Pustaka


Pelajar.

48. ANif (2013), Panduan Mempersiapkan Kehamilan dan Kelahiran. Pustaka


Pelajar.

49. Sherly (2008). Mengatasi Mual-mual dan Gangguan Lain Selama


Kehamilan. Jakarta: Diglossia

50. Geddes, 2009 . Kehamilan Apa yang Anda Hadapi Bulan Per Bulan. Edisi
kedua. Jakarta: Arcan.

51. Wulandari, P. Y. 2010. Efektivitas Senam Hamil sebagai Pelayanan


Prenatal dalam Menurunkan Kecemasan Menghadapi Persalinan Pertama
Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

52. Domin, 2011. A Review of Laboratory Instruction Styles, Journal Chemical


Education

53. Triwijaya DKK (2014. Pengaruh relaksasi otot progresife terhadap


kecemasan pasien kemoterapi dirumah singgah kanker Denpasar.

54. Stuart & Sundeen. (2008). Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC.