Anda di halaman 1dari 4

No Kegiatan Y T TB Jumlah %

Persiapan
1. Petugas (perawat dan dokter) wajib siap melayani pelayanan di poli
Umum pada hari Senin-Kamis pukul 07.30 – 14.00 WIB dan hari
Jumat-Sabtu pukul 07.30-11.00 WIB
2. a. Petugas (perawat) menyiapkan alat:
1) Bed pemeriksaan
2) Sphigmomanometer
3) Stetoskop
4) Thermometer
5) Timbangan
6) Microtoise
7) Alat tulis
8) Jam dinding atau stopwatch
9) Masker
10) Handscoon
11) Komputer
12) Rekam medis
13) Blanko rujukan
14) Resep
15) Buku register harian
16) Spatula lidah
17) Kaca mulut
18) Wastafel dengan air yang mengalir
19) Center
20) Lidi kapas
b. Petugas (perawat menyiapkan bahan :
1) Kain kassa
2) Masker
3) Handscoon
4) Sabun atau Handsrub
Pelaksanaan
1. Petugas (perawat dan dokter) siap melayani dengan menggunakan
masker
2. Petugas (perawat I) memanggil pasien sesuai nomor urut yang telah
diberikan oleh petugas pendaftaran
3. Petugas (perawat I) mengkonfirmasi identitas pasien sesuai dengan
Rekam Medis
4. Petugas (perawat I) menulis identitas pasien di buku register harian
5. Petugas (perawat II) melakukan anamnesis keluhan utama
6. Petugas (perawat II) meminta persetujuan pasien untuk dilakukan
pemeriksaan tanda vital
7. Petugas (perawat) melakukan cuci tangan dengan sabun atau
handscrub sebelum melakukan pemeriksaan tanda vital
8. Petugas (perawat II) melakukan pemeriksaan tanda vital dan status
gizi
a. Keadaan Umum
b. Tanda-tanda vital
1) Petugas (perawat II) melakukan pemeriksaan tekanan darah
2) Petugas (perawat II) menghitung denyut nadi

77
3) Petugas (perawat II) menghitung frekuensi pernafasan
4) Petugas (perawat II) mengukur suhu tubuh
c. Status Gizi
1) Petugas (perawat II) melakukan pengukuran berat badan
2) Petugas (perawat II) melakukan penguran tinggi badan
3) Petugas (perawat II) menghitung indeks masa tubuh
9. Petugas (perawat II) menulis hasil anamnesis keluhan utama dan
pemeriksaan ke dalam buku register harian
10. Petugas (perawat II) mempersilahkan pasien menuju tempat
pemeriksaan dokter.
11. Petugas (dokter) mengonfirmasi identitas pasien (menanyakan
nama dan alamat) sesuai data rekam medis.
12. Petugas (dokter) melakukan anamnesis
a. Menanyakan keluhan utama
1) Nyeri pada tenggorokan terutama saat menelan
b. Riwayat penyakit sekarang (kunjungan baru dan kunjungan
lama)
1) Menanyakan lokasi spesifik
2) Menanyakan awitan keluhan dirasakan
3) Menanyakan kronologi munculnya keluhan
4) Menanyakan kualitas (berat ringannya) keluhan
5) Menanyakan kuantitas (frekuensi) keluhan
6) Menanyakan faktor memperingan dan memperberat
keluhan
7) Menanyakan gejala penyerta
a) suara serak
b) demam
c) secret dari hidung
d) nyeri kepala, dapat disertai / tanpa batuk
e) mual dan/atau muntah
f) rasa lemah pada seluruh tubuh
g) nafsu makan berkurang
h) riwayat hubungan seksual terutama seks oral (dewasa)

c. Riwayat penyakit dahulu


1) Apakah ada riwayat sakit seperti ini sebelumnya?
2) Apakah ada riwayat penyakit hipertensi ?
3) Apakah ada riwayat penyakit diabetes mellitus ?
d. Riwayat penyakit keluarga
1) Apakah ada riwayat penyakit hipertensi?
2) Apakah ada riwayat penyakit penyakit jantung?
3) Apakah ada riwayat penyakit diabetes mellitus?
e. Riwayat pribadi social
1) Kebiasaan konsumsi makanan berminyak
2) Kebiasaan olahraga
3) Merokok
4) Meminum alcohol
5) Stress
13. Petugas (dokter) meminta persetujuan pasien untuk melakukan
pemeriksaan fisik secara lisan.
14. Petugas (dokter) melakukan cuci tangan sebelum melakukan
pemeriksaan dengan sabun antiseptik (handwash) dan air mengalir
atau dengan cairan antiseptik (handscrub).
15. Petugas (dokter) melakukan pemeriksaan fisik
a. Keadaan Umum
b. Tanda-tanda vital

78
1) Petugas (dokter) melakukan pemeriksaan tekanan darah
2) Petugas (dokter) melakukan pemeriksaan denyut nadi
3) Petugas (dokter) melakukan pemeriksaan frekuensi
pernapasan
4) Petugas (dokter) melakukan pemeriksaan suhu
16. Petugas (dokter) melakukan pemeriksaan status generalis
a. Kepala
1) Apakah terdapat oedem palpebra/wajah?
2) Apakah terdapat perdarahan hidung?
3) Apakah terdapat perdarahan gusi?
b. Leher
1) Inspeksi : Apakah ada penggunaan otot bantu pernafasan?
2) Palpasi: : Apakah terdapat pembesaran kelenjar getah
bening?
3) Mengukur jugular venous pressure
c. Thoraks
1) Apakah terdapat pergerakan hemithoraks yang tidak
simetris?
2) Apakah terdapat pembesaran jantung?
3) Apakah terdapat suara tambahan paru atau jantung?
d. Abdomen
1) Inspeksi permukaan abdomen
2) Auskultasi : bising usus normal atau tidak?
3) Palpasi apakah terdapat nyeri pada regio abdomen?
e. Ekstremitas
1) Menilai kekuatan otot
2) Menilai sensibilitas
3) Menilai adakah kelemahan anggota gerak
17. Petugas (dokter) melakukan pemeriksaan status lokalis dalam
posisi duduk
a. Pemeriksaan Tenggorokan
1) Petugas (dokter) meminta pasien duduk dengan nyaman
dikursi periksa
2) Petugas (dokter) menjelaskan prosedur dan tujuan
pemeriksaan kepada pasien
3) Petugas (dokter) menggunakan center
4) Petugas (dokter) meminta pasien untuk membuka mulut
dengan lidah tidak terjulurkan. Minta pasien untuk
mengatakan ‘ahh’. Perhatikan faring, uvula dan tonsil.
Perhatikan perubahan warna dan apakah terdapat eksudat,
ulserasi, bengkak, atau pembesaran tonsil
b. Pemeriksaan Hidung
1) Petugas (dokter) melakukan pemeriksaan hidung apakah
terdapat secret, perubahan warna pada mukosa hidung
c. Pemeriksaan Telinga
1) Petugas (dokter) melakukan pemeriksaan telinga apakah
terdapat perubahan warna dan bentuk pada membrane
tympani, Keluar secret dari telinga atau tidak
18. Petugas (dokter) menegakan diagnosis sementara berdasarkan hasil
anamnesis dan pemeriksaan fisik yang dilakukan
19. Petugas (dokter) merujuk untuk pemeriksaan penunjang guna
menegakan diagnosis jika diperlukan
a. Pemeriksaan darah lengkap
b. Pemeriksaan mikroskopis dengan pewarnaan gram jika
faringitis disebabkan oleh bakteri
c. Pemeriksaan KOH jika faringitis disebabkan oleh fungal

79
20. Petugas (dokter) menegakan diagnosis berdasarkan hasil
anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (jika
diperlukan) yang telah dilakukan
21. Petugas (dokter) melakukan rujukan medis bila diperlukan
22. Petugas (dokter) melakukan penatalaksaan sesuai diagnosis
a. Tatalaksana Non Farmakologi (edukasi)
1) Istirahat cukup
2) Minum air putih yang cukup, menghindari minum yang
dingin
3) Berkumur dengan air hangat dan berkumur dengan obat
kumur antiseptic untuk menjaga kebersihan mulut. Pada
faringitis fungal dapat berkumur dengan larutan Nistatin
100.000 – 400.000 IU, 2 kali sehari
4) menjaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi
makanan bergizi dan olahraga teratur
5) berhenti merokok bagi anggota keluarga yang merokok
6) menghindari makan makanan yang dapat mengiritasi
tenggorokan dan selalu menjaga hygiene mulut dan tangan
b. Tatalaksana farmakologi
1) Untuk infeksi virus : antivirus Isoprinosine dengan dosis
60-100 mg/KgBB, dibagi 4-6 kali/hari pada orang dewasa
dan pada anak < 5 tahun diberikan 50 mg/KgBB dibagi 4-
6 kali/hari atau pemberian vitamin C dengan dosis 50 mg
2 kali sehari
2) Untuk infeksi bakteri : antibiotic amoxicillin pada anak-
anak 50 mg/KgBB dibagi 3 kali (8 jam sekali) sehari dalam
5-10 hari, dan pada dewasa 3x500mg (8 jam sekali) selama
5-10 hari atau eritromisin 4x500 mg/hari (6 jam sekali)
3) Jika diperlukan dapat diberi obat batuk N-asetilsistein
4) Jika demam dan/atau nyeri telan dapat diberikan
paracetamol untuk anak 10 mg/kgBB 3 kali (4-6 jam
sekali) sehari bila masih demam dan pada dewasa
diberikan 500 mg 3 kali (8 jam sekali) sehari bila masih
demam
5) Dapat diberikan kortikosteroid untuk menekan reaksi
infalamasi seperti dexamethasone 3x0,5 mg pada dewasa
selama 3 hari dan pada anak 0,01 mg/KgBB/hari dalam 3
kali/hari selama 3 hari
23. Petugas (dokter) menulis resep sesuai dengan diagnosis
24. Petugas (dokter) mempersilahkan pasien mengambil obat di apotik
25. Petugas (dokter) menulis hasil pemeriksaan, diagnosis dan terapi
pada rekam medic pasien
26. Petugas (perawat) menulis hasil diagnosis pada buku register dan
simpus
Lampiran 3. DAFTAR TILIK

80