Anda di halaman 1dari 5

NAMA : MUHAMMAD FARID

NIM : 5202416035

PRODI : PTO

ROMBEL : 1 (SATU)

Bilangan riil Bilangan riil adalah bilangan yang bisa dituliskan dalam
bentuk decimal, seperti 2,346 atau 5/8. Bilangan riil meliputi bilangan
rasional ,seperti 42 dan -23/129, dan bilangan irasional, seperti π .
Bilangan riil juga dapat dilambangkan sebagai salah satu titik dalam
garis bilangan.Bilangan riil ini berbeda dengan bilangan kompleks yang
termasuk di dalamnya adalah bilangan imajiner. Bilangan riil dapat
dipahami sebagai titik-titik garis bilanganyang panjangnya tak terhingga.
Penemuan suatu definisi bilangan riil yang cukup ketat - dengan
realisasi bahwa dibutuhkan definisi yang lebih baik - merupakan salah
satu perkembangan matematika terpenting pada abad ke-19. Definisi
aksiomatik standar yang ada sekarang menyatakan bahwa bilangan riil
membentuk bidang Archimedes unik yang keseluruhannya teratur
lengkap(R; + ; · ; <),sampai ke suatu isomorfisma, sedangkan definisi
konstruktif populer dari bilangan riil meliputi pernyataan sebagai kelas-
kelas ekuivalen dari deret Cauchy untuk bilangan rasional, irisan
Dedekind, atau "lambang desimal" tak terhingga tertentu, bersama-sama
dengan penafsiran tepat untuk operasi aritmetika dan relasi penataan.
Definisi-definisi ini ekuivalen dalam dunia matematika klasik .

Bilangan imajiner atau biasa disebut bilangan khayal merupakan


bilangan yang mempunyai sifat 𝑖 2 = −1, yang biasanya bilangan imajiner
ini merupakan bagian dari bilangan kompleks. Selain merupakan bagian
dari bilangan kompleks, namun bilangan imajiner juga merupakan
bagian dari bilangan riil.Secara definisi, bilangan imajiner itu diperoleh
dari menyelesaikan persamaan kuadratik berikut ini. x²+1 = 0 secara
ekuivalen akan menjadi adversitemens x² = -1 atau sering dituliskan
sebagai x=√-1. Jadi apakah sekarang anda sudah memahami tentang
bilangan imajiner? Jadi jika dalam matematika kita menemukan bentuk
akar negatif maka itu merupakan bilangan imajiner.
Perbedaan bilangan riil (nyata) dengan imajiner (khayal)

Bilangan riil adalah bilangan yang sesuai dengan namanya. Bilangan


nyata mewakili nilai sebenarnya tidak berpura-pura atau berkhayal.
Bilangan nyata yang merupakan himpunan bilangan yang paling inklusif,
terdiri dari spektrum utuh bilangan; bilangan nyata meliputi keseluruhan
bilangan dan bisa membentuk pecahan atau bilangan cacah, dengan
atau tanpa desimal. Bilangan riil meliputi bilangan rasional, seperti 43
dan −23/129, dan bilangan irasional, seperti π .

Bilangan imajiner adalah bilangan yang memiliki sifat 𝑖 2 = −1. Bilangan


ini biasanya merupakan bagian dari bilangan kompleks. Selain bagian
dari bilangan kompleks, bilangan imajiner merupakan bagian bilangan
riil. Secara definisi, bilangan imajiner ini diperoleh dari penyelesaian
persamaan kuadratik atau secara ekuivalen atau juga sering dituliskan
sebagai. Bilangan imajiner dan atau bilangan kompleks ini sering dipakai
di bidang teknik elektro dan elektronika untuk menggambarkan sifat arus
AC (listrik arus bolak-balik) atau untuk menganalisa gelombang fisika
yang menjalar ke arah sumbu x mengikuti:), dengan j = − 𝑖 .

Konsep

𝑖 2 = -1
𝑖 3 = (𝑖 2 ) x 𝑖 = -1 x 𝑖 = -𝑖
𝑖 4 = (𝑖 2 )2 = (-1)2 = 1

Contoh Soal

1. 𝑖 62 = (𝑖 4 )15 x 𝑖 2 = 1 x -1 = -1

2. 𝑖 63 = (𝑖 4 )15 x 𝑖 3 = 1 x- 𝑖 = -𝑖

3. (-2+3𝑖 ) + (4-4𝑖 ) = -2+3𝑖 +4 - 4𝑖 =2-𝑖

4. (-2+3𝑖 ) – (2-4𝑖 ) = -2 + 3𝑖 - 2 +4𝑖 = -4+7𝑖


5. (-𝑖 -23𝑖 ) – (5-20𝑖 ) = -24𝑖 – 5 + 20𝑖 = -4𝑖 - 5

6. (3-2𝑖 ) (1+𝑖 ) = 3+3𝑖 -2𝑖 -2𝑖 2 = 3+𝑖 -2𝑖 2 = 3+𝑖 -(2x(-1))

= 3+𝑖 -(-2) = 5+𝑖

7. (4-2𝑖 ) (-6 + 5𝑖 ) = -24+20𝑖 +12𝑖 -10𝑖 2 = -24+32𝑖 -10𝑖 2

8. (2+𝑖 ) (2+3𝑖 ) = 4+6𝑖 +2𝑖 +3𝑖 2 = 4+8𝑖 +3(-1)= 4+8𝑖 -3


= 1+8𝑖

10+8𝑖 10 8
9. = - 𝑖 = 5 - 4𝑖
2𝑖 2 2

−2+4𝑖 4+5𝑖 −8−10𝑖+16𝑖+20𝑖 2 −8+6𝑖−20


10. x = 2
=
4−2𝑖 4+2𝑖 16+8𝑖−8𝑖−4𝑖 16+4

−28+6𝑖 −14+3𝑖
= =
20 10

Daftar pustaka
Stroud, K. A. (1996). Matematika Untuk Teknik. Edisi ketiga. Jakarta: Erlangga

http://diditnote.blogspot.in/2013/03/apa-perbedaan-bilangan-nyata-
dengan.html

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bilangan_riil?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%
2C5934571437

http://www.berpendidikan.com/2015/05/pengertian-bilangan-dan-
macam-macam-bilangan-beserta-contohnya.html
Lampiran