Anda di halaman 1dari 10

PROPOSAL

BANTUAN PERMODALAN USAHA


BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDESA)

……………………

DESA ……………….
KECAMATAN …………………
KABUPATEN TASIKMALAYA
PROVINSI JAWA BARAT
TAHUN 2018
BADAN USAHA MILIK DESA
…………………
DESA…..KECAMATAN…….
Alamat:………………………

Tasikmalaya, 30 Oktober 2018


Nomor : /……………….
Lampiran : 1 buku
Perihal : Permohonan Bantuan Permodalan Badan Usaha Milik Desa
(BUMDesa) TA.2019

Kepada Yang Terhormat :


Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
c.q. Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa
Jl. TMP Kalibata Nomor 17 Jakarta Selatan

Dengan hormat,
Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : …………….
Jabatan : Direktur BUMDes
Alamat : ……………………….Kab. Tasikmalaya
No. Rekening Bank : …………………
(a.n. ……………..)
Bank ……………………
Atas Nama
Unit Usaha : Pengembangan Potensi Desa dan Wisata Desa
Nama : ………………….
Jabatan : ………………
Jumlah Anggota : ……………………………

Dengan ini mengajukan permohonan untuk memperoleh bantuan Permodalan BUM Desa yang
diperuntukan untuk pemanfaatan potensi alam yang ada di desa / wisata desa yang dikembangkan
langsung oleh BUM Desa tahun 2019 pada Direktorat Pengembangan Usaha Ekonomi Desa (PUED)
Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi.
Sebagai bahan pertimbangan berikut kami lampirkan proposal kegiatan.
Demikian permohonan kami, atas perkenannya kami haturkan terima kasih.

Mengetahui, Tasikmalaya, 30 Oktober 2018


Kepala Desa ………. Hormat kami,
Ketua BUMDesa ………………

………………………………….. …………………..
PROPOSAL BANTUAN PERMODALAN USAHA
BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDESA)
.............................
DESA .............................

A. PENDAHULUAN
Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui peningkatan kualitas perekonomian Desa merupakan
kebijakan lokal yang seharusnya mendapat perhatian khusus dari pemerintah Desa yang saat ini memiliki
kewenangan yang luas dalam hal mengelola potensi dan sumber dayanya dalam rangka memberikan pelayanan
serta memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Otonomi Desa yang dikuatkan melalui Undang-Undang Desa
memberikan ruang yang luas kepada Desa untuk menentukan sendiri penggunaan potensi anggaran yang masuk
dari berbagai sumber kedalam APBDesnya dengan konsekuensi bahwa pemerintah Desa harus mampu
melalukan proses pengelolaan pemerintahan, pelayanan, pemberdayaan, pemanfaatan SDA-SDM dan
pemenuhan kebutuhan secara tepat dan berhasil guna yang salah satunya adalah dengan melalukan penggunaan
potensi APBDesnya melalui penyusunan prioritas penggunaan anggaran yang bijak, demokratis dan transparan.
Penumbuhkembangan BUMDesa yang merupakan salah satu kebijakan yang diamanatkan untuk
menjadi prioritas dalam penggunaan APBDes terutama dari Dana Desa, mulai mendapat perhatian dari
pemerintah Desa di Kabupaten Tasikmalaya, seiring dengan menurunnya prioritas pembangunan infrastruktur
yang sudah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya, tuntutan masyarakat terhadap peningkatan
perekonomian lokal Desa dan prospek Pendapatan Asli Desa yang dapat meningkat dari menyertaan modal
Desa kepada BUMDesa. Hal ini tentu harus mendapat dukungan dari pemerintah Kabupaten sebagaimana
diamanatkan dalam Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 4 Tahun 2015 bertindak dalam fungsi pembinaan
dan pengawasan dengan melakukan fasilitasi akeselerasi pengembangan modal, pembinaan manajemen dan
sumber daya manusia pengelola BUMDesa.
Desa ............................. adalah salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Kecamatan Kabupaten
Tasikmalaya dengan batas-batas :
Utara : Desa …………… Kecamatan ………….
Selatan : Desa …………..Kecamatan .............................
Barat : Desa ............................. Kecamatan .............................
Timur : Desa ,………….Kecamatan …………..
Jumlah penduduk Desa ............................. berjumlah 4.083 terdiri dari 2.017 jiwa perempuan dan 2.066
jiwa laki-laki dengan mata pencaharian didominasi petani, buruh tani, pedagang dan wiraswasta. BUMDesa di
Desa................Kecamatan........ Kabupaten Tasikmalaya dibentuk pada tahun 2015 melalui Perdes nomor 2
Tahun 2015 tentang Pembentukan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa. Saat ini mulai menunjukan hal
yang positif dengan unit usaha bergerak di bidang ............................., dan akan terus mengembangkan kualitas
dan jenis usaha lainnya yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan lokal Desa.
Selain penumbuhkembangan kelembagaan dan permodalan BUMDesa, diperlukan pula diversifikasi
jenis usaha-usaha Desa yang dikelola oleh BUMDesa diantaranya dengan mempertimbangkan keberadaan
usaha-usaha yang sudah, namun kurang terkelola, diintegrasikan pengelolaannya dengan BUMDesa. Daya
dukung dari pemerintah dalam menstimulasi pertumbuhan kualitas dan kuantitas BUMDesa di Kabupaten
Tasikmalaya diharapkan dapat berupa pemberian bantuan khusus untuk pembangunan/pengadaan sarana -
prasarana pelayanan serta penambahan alokasi modal untuk diversifikasi dan penguatan unit-unit usaha
berbasis potensi dan kebutuhan lokal untuk menunjang keberlangsungan interaksi perekonomian di
Desa.
B. KEGIATAN YANG TELAH DAN ATAU AKAN DIKEMBANGKAN
BUMDesa di Desa................Kecamatan........ Kabupaten Tasikmalaya dibentuk pada Tahun ………..
melalui Perdes nomor .. Tahun …. tentang Pembentukan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa. Saat ini
mulai menunjukan hal yang positif dan akan terus mengembangkan kualitas dan jenis usaha lainnya yang sesuai
dengan potensi dan kebutuhan lokal Desa. Unit usaha tersebut dikembangkan berdasarkan hasil musyawarah
dan pemantauan potensi usaha adalah pengembangan wisata desa yang menunjukan bahwa di lokasi Desa
…………………… masih memerlukan pelayanan hal tersebut di atas.

C. RENCANA PEMANFAATAN DANA BANTUAN PEMERINTAH


Rencana penggunaan anggaran yang diajukan dari permodalan BUMDesa akan dialokasikan kepada
Penambahan Untuk melengkapi sarana dan prasarana peunjang peningkatan potensi wisata desa, sebagaimana
Rencana Anggaran Biaya terlampir.

D. PENUTUP
Pemberdayaan BUMDesa adalah upaya untuk memberikan kesempatan kepada Pemerintah Desa
dalam melakukan investasi dari sumber-sumber pendapatan Desa yang terdapat dalam APBDesnya untuk
mencapai tujuan-tujuan sebagai berikut :
1. Meningkatkan Pendapatan Asli Desa melalui diversifikasi aset-aset Desa yang dapat memberikan daya
dukung terhadap pembangunan sarana prasarana Desa.
2. Meningkatkan sinergitas pengelolaan potensi dan pemenuhan kebutuhan lokal antara Pemerintah Desa
dan masyakaratnya.
3. Meningkatkan keberdayaan ekonomi masyarakat Desa melalui pelibatan masyarakat dalam pengelolaan
dan pengembangan BUMDesa.
4. Peningkatan kualitas pelayanan BUMDesa serta diversifikasi jenis unit usaha BUMDesa yang dikelola
dengan baik serta mengacu kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
5. Mewujudkan daya dukung masyarakat dan Pemerintahan Desa terhadap kebijakan serta strategi
pemerintah untuk menguatkan ekonomi daerah.

Demikianlah proposal bantuan permodalan usaha BUMDesa ini dibuat untuk menjadi pertimbangan
pengalokasian pada Kementerian Desa PDTT.

............................., 29 Oktober 2018

Ketua BUMDesa .............................


Desa .............................

……………………………
BERITA ACARA MUSYAWARAH DESA
PEMANFAATAN, PENGALOKASIAN DAN PENYALURAN
BANTUAN PERMODALAN USAHA BUMDESA
TAHUN ANGGARAN 2018

Berkaitan dengan pengalokasian program bantuan permodalan usaha BUMDesa Tahun Anggaran 2018 melalui
musyawarah Desa, telah diadakan musyawarah Desa di Desa................Kecamatan........ Kabupaten
Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat :
Hari/ Tanggal : ..…………/ Oktober 2018
Jam : 13.00 s/d Selesai
Tempat : Aula Desa .............................
Yang dihadiri oleh kepala Desa, unsur perangkat Desa, BPD, wakil-wakil kelompok masyarakat, sebagaimana
daftar hadir terlampir.
Materi yang dibahas, narasumber, notulen dan yang bertindak selaku unsur pimpinan dalam musyawarah Desa
ini adalah :
A. Materi
1. Pelaku usaha BUMDesa agar menjalankan usahanya sesuai dengan rencana usaha yang telah ditetapkan.
2. Menyampaikan laporan perkembangan kegiatan usaha BUMDesa Kepada Pemerintahan Desa minimal
3 bulan 1 kali.
3. Selalu berkoordinasi dengan Pendamping Desa.
4. Bantuan permodalan usaha dari Kementerian Desa ini diharapkan dapat menjadi stimulus terhadap
perkembangan kegiatan usaha BUMDesa.
5. Ruang lingkup BUMDesa tentang penentuan jenis usaha Yaitu ………………………….
B. Pemimpin Musyawarah dan Narasumber
Pemimpin Musyawarah : ………….. (Sekertaris Desa)
Notulen : ………….. (Kaur Keuangan)
Narasumber : 1. …………… (Kepala Desa)
: 2. …………… (BPD)
: 3. …………….(Ketua LPM)
Setelah dilakukan pembahasan terhadap materi, selanjutnya seluruh peserta musyawarah Desa menyepakati
beberapa hal yang berketetapan menjadi kesepakatan akhir dari musyawarah Desa dalam rangka pengalokasian,
pemanfaatan dan penyaluran program bantuan permodalan usaha BUMDesa Tahun Anggaran 2019 yaitu :
1. Akan melaksanakan seluruh proses pengajuan bantuan modal BUMDesa.
2. Modal yang diajukan akan dipergunakan untuk Penambahan perlengkapan Alat Pesta sesuai kesepatakan.
3. BUMDesa akan menggunakan modal tersebut secara transparan dan untuk sebesar-besarnya keuntungan
masyarakat Desa, badan usaha dan peningkatan Pendapatan Asli Desa.
Demikian Berita Acara ini dibuat dan disahkan dengan penuh tanggung jawab agar dapat dipergunakan
sebagaimana mestinya.

..........................., Oktober 2018.


Mengetahui,

Kepala Desa ............................. Ketua BPD Ketua LPM

…………………... …………………….. …………………..


LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. PROFIL DESA (JIKA ADA MENGGUNAKAN PROGRAM SIDEKA) /
POTENSI DESA WISATA
2. PERDES PEMBENTUKAN APBDES
3. FOTO LOKASI WISATA
4. RAB
DAFTAR HADIR
MUSYAWARAH DESA
PEMANFAATAN, PENGALOKASIAN DAN PENYALURAN
BANTUAN PERMODALAN USAHA BUMDESA
TAHUN ANGGARAN 2018

NO NAMA JABATAN ALAMAT TANDA TANGAN


NOTULEN
RENCANA ANGGARAN DAN BIAYA (RAB)
BUMDESA…………
DESA……………KECAMATAN………..

JENIS KEGIATAN : Pengembangan Potensi Desa / Wisata Desa

NO URAIAN VOLUME SATUAN JUMLAH


(Rp)
1 Pengembangan Lokasi Potensi Desa 1 Peket 15.000.000
2 Penataan Lokasi Wisata 1 Paket 250.000.000
3 Publikasi 1 Paket 5.000.000
4 Peningkatan Sarana Prasarana Wisata
5 a. Sarana Kelengkapan Wisata 1 Paket 20.000.000
b. Sarana Umum 1 Paket 30.000.000
JUMLAH 320.000.000