Anda di halaman 1dari 4

PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM DUNIA INDUSTRI

Perkembangan teknologi informasi (TI) telah memacu cara baru bagi organisasi dalam
menjalankan bisnis. TI telah menjadikan kegiatan-kegiatan bisnis menjadi lebih cepat, mudah
dan efisien. Berbagai laporan ekonomi di berbagai negara semakin mengakui pentingnya
teknologi dalam meingkatkan produktivitas. Berbagai pakar dalam bidang teknologi sudah
memperkirakan bahwa ke depannya teknologi akan berperan penting terutama setelah banyak
industri yang merekapitulasi biaya dan hal-hal lain terkait bisnis mereka dengan menggunakan
teknologi. Tak hanya dalam bidang industri skala besar, banyak perusahaan tingkat kecil dan
menengah muncul dengan penggunaan teknologi.

Teknologi dan akses yang mudah serta murah untuk memasarkan suatu bisnis mengubah cara
organisasi maupun individu di berbagai negara dalam melakukan bisnis. Biaya untuk transaksi
bisnis yang lebih murah, peraturan pemerintah dalam bisnis global, dan peningkatan infrastruktur
komunikasi antar berbagai negara juga mendukung suatu praktik bisnis yang disebut globalisasi.
Globalisasi ini ke depannya akan semakin kompleks seiring dengan kebutuhan masyarakat yang
semakin tinggi akan aplikasi yang berspesifikasi tinggi.

Tingginya kebutuhan perangkat digital dalam berbagai aspek kehidupan manusia secara tidak
langsung telah menciptakan sebuah industri raksasa di bidang teknologi digital yang melibatkan
hampir seluruh bangsa-bangsa besar di dunia, dengan nilai bisnis yang meningkat secara
eksponensial. Berbagai studi dan riset yang menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang
positif antara perkembangan industri TIK dengan pertumbuhan ekonomi suatu negara, salah
satunya direpresentasikan dengan relasi atau kontribusi positif antara pertumbuhan industri TIK
dengan peningkatan GDP (Gross Domestic Product). Hal ini semakin memperlihatkan betapa
penting dan strategisnya peranan industri tersebut dalam meningkatkan kualitas kehidupan
masyarakat suatu negara. Sehingga tidaklah heran jika hampir seluruh negara selalu meletakkan
TIK sebagai salah satu pilar pembangunan yang penting untuk diperhatikan kinerjanya

Perkembangan dan akselerasi teknologi informasi di masing-masing negara dunia juga


mempengaruhi persaingan industri secara global. Negara-negara berkembang harus dapat
mengejar ketertinggalan dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk dapat bersaing dengan
negara-negara maju.

Seiring berkembangnya zaman, teknologi yang digunakan manusia juga berkembang dengan
pesat termasuk juga teknologi di bidang industri. Setiap saat ada satu teknologi baru yang
dipublikasikan ke masyarakat sehingga hal ini mendorong setiap ahli teknik untuk terus
berinovasi dalam menciptakan alat yang dapat mempermudah bisnis tersebut bisa dikenal luas di
dunia.

Berbagai laporan ekonomi di berbagai negara semakin mengakui pentingnya teknologi dalam
meingkatkan produktivitas. Berbagai pakar dalam bidang teknologi sudah memperkirakan bahwa
ke depannya teknologi akan berperan penting terutama setelah banyak industri yang
merekapitulasi biaya dan hal-hal lain terkait bisnis mereka dengan menggunakan teknologi. Tak
hanya dalam bidang industry skala besar, banyak perusahaan tingkat kecil dan menengah muncul
dengan penggunaan teknologi. Hal ini juga dipengaruhi oleh beberapa tren yang sudah dan
sedang dikembangkan di pasar global saat ini seperti di antaranya :

a. Privasi Data

Dengan beredarnya isu mengenai berbagai kegiatan penyadapan melalui jaringan komputer,
keamanan data merupakan hal yang patut dipertimbangkan. Cybersecurity merupakan salah satu
faktor penting yang dapat digunakan berbagai industri dalam mengurangi jumlah kejadian
penyadapan yang dapat terjadi. Selain cybersecurity, beberapa instansi yang fokus pada
pelayanan dan bisnis bahkan menggunakan teknologi yang bersifat data-free untuk mencegah
komunitas lain dalam mengumpulkan data pribadi perusahaan.
b. Perangkat Umum dan Jaringan

Di masa yang akan datang, perkembangan teknologi akan semakin berpengaruh tidak hanya
untuk sesuatu yang berskala besar melainkan juga melalui perangkat-perangkat yang umum
digunakan orang. Dengan menggunakan jaringan, perangkat teknologi seperti smartphone dapat
terhubung dengan benda-benda di sekitar seperti mobil dan rumah. Salah satu contoh yang sudah
dikembangkan adalah proyek “Energie Visible” yang terdiri dari sensor yang dapat memonitor
dan mengontrol penggunaan energi peralatan rumah tangga.

c. 3-D Printing

Dengan semakin banyaknya konsumsi global akan suatu barang, tingkat produksi harus
dipercepat. 3-D printing merupakan proses untuk menciptakan objek 3 dimensi dari berbagai
media digital. Teknologi ini diperkirakan akan semakin banyak digunakan ke depannya terkait
dengan manfaatnya dalam aspek biaya desain produk, pembuatan prototype produk, dan waktu
produksi yang lebih cepat.

d. Cloud Computing

Untuk mengakomodasi berbagai transaksi data yang terjadi setiap hari, diperlukan suatu
teknologi yang dapat memudahkan dalam memproses transaksi tersebut dalam waktu yang cepat.
Cloud computing dapat digunakan untuk menjalankan program di berbagai komputer dalam
waktu yang bersamaan. Berbagai perusahaan skala besar seperti Facebook dan Amazon terus
berinovasi dalam menciptakan basis data dan layanan cloud yang memiliki kapasitas yang besar
sehingga dapat memperkuat arsitektur TIK-nya.

e. Wearable Technology

Wireless headset merupakan salah satu perangkat mobile yang sudah banyak digunakan saat ini.
Di masa depan, diperkirakan akan semakin banyak teknologi yang bersifat wearable sebagai
pengganti penggunaan perangkat lain yang sudah umum seperti smartphone. Beberapa manfaat
dari teknologi ini terasa khususnya pada bisnis yang selalu berkembang setiap saat seperti bisnis
retail. Penggunaan wearable display dalam bentuk gelang atau jam tangan (contoh : Samsung
Galaxy Gear) akan mempermudah konsumen tanpa harus ke toko atau melakukan interaksi
dengan media tradisional dalam mengetahui informasi produk dan melakukan pembelian.

f. Penggunaan robot

Berbagai industri menggunakan robot tidak hanya untuk pekerjaan yang sulit dilakukan manusia
seperti produksi otomotif melainkan juga pekerjaan sederhana dalam bidang pelayanan
konsumen. Hal ini didukung dengan alasan selain biaya untuk produksi teknologi yang lebih
murah dan juga lebih sederhana penerapannya dibandingkan di masa lalu. Iphone merupakan
salah satu contoh yang dapat digunakan sebagai penggerak suatu robot. Dengan kemudahan ini,
diperkirakan di masa depan penggunaan tenaga robot akan menggantikan tenaga manusia dalam
berbagai sektor industri.

g. Business Analytics

Merupakan kombinasi dari berbagai cara, teknologi, dan alat yang digunakan untuk
mengeksplorasi berbagai data perusahaan untuk mendapatkan suatu panduan yang bisa
memaksimalkan proses bisnis. Salah satu teknologi yang sangat berperan penting dalam analisis
bisnis adalah Big Data. Big Data merupakan sekumpulan data dalam jumlah besar yang tidak
dapat dimasukkan ke media penyimpanan data yang standar seperti data persediaan produk, data
untuk indeks dalam internet, dan masukan atau feeds media sosial. Contoh aplikasi Big Data
adalah Hadoop yang bersifat open-source yang digunakan untuk mengumpulkan indeks
pencarian dari web.
h. Dampak Teknologi dan Globalisasi dalam Bisnis

Teknologi dan akses yang mudah serta murah untuk memasarkan suatu bisnis telah mengubah
cara manusia di berbagai negara dalam melakukan bisnis. Biaya untuk transaksi bisnis yang lebih
murah, peraturan pemerintah dalam bisnis global, dan peningkatan infrastruktur komunikasi
antar berbagai negara mendukung suatu praktik bisnis yang disebut globalisasi. Globalisasi ini ke
depannya akan semakin kompleks seiring dengan kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi
akan aplikasi yang berspesifikasi tinggi. Hal ini berdampak pada bisnis secara luas. Beberapa
dampak tersebut antara lain :

i. Pembelian produk dengan harga yang lebih murah

Globalisasi memungkinkan akses sumber daya baik sumber daya manusia maupun sumber daya
alam dengan biaya yang lebih murah. Beberapa negara seperti Cina dan Thailand merupakan
penghasil berbagai produk sperti pakaian dan teknologi dengan harga pengiriman yang lebih
murah. Hal ini dari segi bisnis akan menguntungkan perusahaan di negara lain yang melakukan
pemesanan produk meskipun ada dampak yang kontroversial khususnya dalam hal biaya untuk
sumber daya manusia dan produksi barang di negara asal yang lebih murah.

j. Dampak pada pengelolaan bisnis dan merek bisnis

Ketergantungan pada sumber daya secara global membuat pengelolaan bisnis lebih terfokus pada
faktor eksternal perusahaan seperti misalnya kejadian meledaknya perusahaan minyak di Dubai
dapat mempengaruhi bisnis global dikarenakan sumber daya tersebut digunakan di berbagai
sektor industri. Globalisasi juga meningkatkan kemudahan untuk melakukan investasi di
berbagai negara, tetapi juga dapat meningkatkan persaingan global berbagai merk bisnis yang
dapat memungkinkan suatu perusahaan berskala besar dapat mengalami kemunduran daya saing
atau bahkan mengalami kebangkrutan.

k. Berkembangnya inovasi bisnis dari berbagai individu

Berbagai perusahaan berbasis layanan saat ini seperti Google, Facebook, dan Twitter
berkembang dari inovasi seseorang dalam menggunakan teknologi. Hal ini mendorong suatu
kesempatan bagi setiap orang untuk lebih mendengarkan kebutuhan masyarakat global dalam
menyelesaikan berbagai permasalahan.

l. Mengurangi batasan budaya berbagai negara

Teknologi menciptakan suatu peluang untuk mendukung pembentukan budaya yang bersifat
global. Penggunaan internet misalnya telah membantu masyarakat di berbagai negara untuk
mengekspresikan pikiran dan juga meningkatkan pemahaman mengenai perbedaan budaya
dunia. Hal ini semakin memupuk toleransi antar berbagai orang sehingga berbagai individu dapat
melakukan transaksi baik personal maupun bisnis tanpa harus khawatir mengenai budaya yang
berbeda-beda.

m. Mempermudah kegiatan bisnis

Kecepatan dan kepercayaan transfer informasi menghilangkan batasan jarak untuk melakukan
pencarian kerja bagi suatu perusahaan. Outsourcing merupakan praktik untuk mempekerjakan
pegawai dari luar perusahaan yang menyediakan pekerjaan tersebut dan bahkan dari negara lain.
Perusahaan dapat menggunakan teknik ini untuk berbagai pekerjaan seperti pemograman
komputer dan pelayanan pelanggan dengan menggunakan telepon. Dilihat dari segi perspektif
bisnis, hal ini selain akan mempermudah proses bisnis juga akan mengurangi biaya yang harus
dikeluarkan perusahaan untuk mencari pegawai yang berkompetensi tinggi.
n. Aplikasi TIK Pada Bidang Rekayasa Bisnis

Penerapan TIK pada bidang bisnis misalnya, TIK telah banyak digunakan untuk mendukung
proses bisnis yang terjadi pada perusahaan, baik bidang ekonomi maupun perbankan. Dengan
hadirnya aplikasi-aplikasi dan layanan e-bussiness, e-commerce, e-banking dan lain-lain.

Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bisnis dapat dilihat dari efisiensi waktu
dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan Teknologi Informasi
dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan
perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP
adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan.
salah satu contoh aplikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Bisnis Teknologi
Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal
sebagai E-Commerce.

Jadi dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi dapat mendukung perkembangan industri dan
penghasilan negara jika didukung oleh sistem, infrastruktur peralatan teknologi informasi dan
sumber daya manusia yang memadai.