Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN

FISIKA KOMPUTASI PRAKTIKUM


ITERASI JACOBI

Pelaksanaan Praktikum
Hari: Selasa Tanggal : 12 Maret 2019 Jam Ke : 7-8

Oleh :
Siti Nuryela Nusantari Sholikah 081611333059

Dosen Pembimbing : Endah Purwanti, S.Si., M.T

LABORATORIUM KOMPUTER
DEPARTEMEN FISIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS AIRLANGGA
2019
Tujuan

Mempelajari dan menyelesaikan kasus sistem persamaan linier dengan metode Gauss-
Jordan

Kode Pemrograman

 Kode Program

Pembahasan

Pada praktikum kali ini, kami akan membahas sebuah metode analisis numeric untuk
menyelesaikan persamaaan linier yaitu dengan Metode Iterasi Jacobi. Metode Iterasi Jacobi
merupakan salah satu bidang analisis numerik yang digunakan untuk menyelesaikan
permasalahan persamaan linear dan sering dijumpai dalam berbagai disiplin ilmu. Metode
Iterasi Jacobi merupakan salah satu metode tak langsung, yaitu bermula dari suatu hampiran
penyelesaian awal dan kemudian berusaha memperbaiki hampiran dalam tak berhingga namun
langkah konvergen. Metode Iterasi Jacobi ini digunakan untuk menyelesaikan persamaan
linear berukuran besar dan proporsi koefisien nolnya besar.
Teknik iteratif jarang digunakan untuk menyelesaikan SPL berukuran kecil karena
metode-metode langsung seperti metode eliminasi Gauss lebih efisien dari pada metode
iteratif. Akan tetapi, untuk SPL berukuran besar dengan persentase elemen nol pada matriks
koefisien besar, teknik iteratif lebih efisien daripada metode langsung dalam hal penggunaan
memori komputer maupun waktu komputasi. Metode iterasi Jacobi, prinsipnya: merupakan
metode iteratif yang melakuakn perbaharuan nilai x yang diperoleh tiap iterasi (mirip metode
substitusi berurutan, successive substitution).
Metode Iterasi Jacobi :
Dengan syarat :
|a11| > |aij|
Untuk Iterasi 1 :

Dimana X1,X2,X3 adalah tebakan awal

Untuk Iterasi 2 :

Dimana X1,X2,X3 hasil dari Iterasi 1. Dan untuk Iterasi selanjutnya kita gunakan
X1,X3,X3 hasil iterasi
Didalam metode ini, ilai x1 yang dihitung dari persamaan pertama tidak digunakan
untuk menghitung nilai x2 dengan persamaan kedua. Demikian juga nilai x2 tidak digunakan
untuk mencari x1, sehingga nilai-nilai tersebut tidak dimanfaatkan. Dapat dikatakan juga bahwa
tidak ada ketergantungan antara nilai yang 1 dengan yang lainnya.
Jika X(k) menyatakan hampiran ke k penyelesaian SPL, AX=b, dengan X(k) adalah
hampiran awal, maka metode iterasi jacobi dapat dinyatakan sebagai berikut :
2, 3, ..., n ; k = 1,2,3, ...
Dalam bentuk matriks, rumus iterasi dapat dinyatakan sebagai X(k) = D-1(b-(L+U)X(k-1)),
dengan A=L+D+U (L matriks segitiga bawah, D matriks diagonal, U matriks segitiga atas).
Berikut adalah gambaran bagaimana penggunaan metode iterasi jacobi dengan sebuah
contoh. Misalkan kita ingin menyelesaikan SPL.
3X1-0.1X2-0.2X3= 7.85
0.1X1+7X2-0.3X3= -19.3
0.3X1-0.2X2+10X3= 71.4
Untuk menyelesaikan sistem persamaan dengan metode Jacobi, persamaan tersebut kita data
kembali sebagai berikut :
a11 a12 a13 b1
3 -0.1 -0.2 7.85
a21 a22 a23 b2
0.1 7 -0.3 -19.3
a31 a32 a33 b3
0.3 -0.2 10 71.4

Dengan tebakan awal x1= x2= x3 =0. Didapatkan hasil :


Iterasi X1 X2 X3
1 2.6167 -2.7571 7.1400

2 3.0008 0.3060 -0.0551

3 2.5329 -5.8761 9.9572

4 2.8856 -5.6494 4.6671

5 2.8856 -5.6494 4.6671

6 2.8856 -5.6494 4.6671

7 2.8856 -5.6494 4.6671

8 2.8856 -5.6494 4.6671

9 2.8856 -5.6494 4.6671

10 2.8856 -5.6494 4.6671

DAFTAR PUSTAKA
Chapra, S.C., and Canale, R.P. 1998. Numerical Methods for Engineers. McGraw- Hill.
Suarga. 2007. Fisika Komputasi Solusi Problema Fisika dengan Matlab.