Anda di halaman 1dari 2

Kasus 1

Ny. A (26 th) dirawat di rumah sakit Sehat Sentosa dengan keluhan muntah-muntah
(hiperezmesis). Klien mengatakan bahwa ia sedang mengandung 2 bulan. Klien mengatakan
mengalami mual dan muntah dalam sehari bisa lebih > 6 kali dan tidak bisa makan dan
minum sehingga ia merasa sangat lemas. Klien mengatakan khawatir akan kehamilannya
karena menurut klien, ia dan suaminya sepertinya belum terlalu siap untuk memiliki anak
karena usia pernikahannya masih sangat muda 4 bulan dan ia masih banyak pekerjaan yang
harus terselesaikan, takut jika janinnnya tidak bisa maksimal berkembangnya jika banyak
bekerja. Apalagi ini merupakan merupakan kehamilan pertama.

Menurut klien ini merupakan pengalaman dia pertama dirawat dirumah sakit, seblumnya ia
tidak pernah dirawat di rumah sakit sehingga ia agak takut jika nanti dilakukan tindakan yang
macam-macam (tindakan medis) pada dirinya. Klien mengatakan yang ia rasakan semakin ia
khawatir, malah rasa mual muntahnya semakin sering. Yang klien rasakan sekarang selain
mual adalah tidak bisa tidur, dalam sehari hanya tidur 3-4 jam dan tidak nyenyak, merasa
tidak nyaman. Dari pemeriksaan fisik diperoleh data sebagai berikut : TD : 120/90 mmHg,
N : 82 x/mnt, RR 20x/mnt, S : 36,8 C, BB =56 kg, TB 160 Cm, kantong mata menghitam,
klien terlihat gelisah, mual dan muntah, pada saat interaksi terlihat sering meremas remas
tangannya, tangan berkeringat dan terlihat lelah.

a. Buatlah analisa data dari kasus diatas


b. Tentukan diagnosa keperawatan
c. Buatlah intervensi keperawatan pada klien yang mengalami kecemasan
d. Buat SP (strategi pelaksanaan tindakan keperawatan) dan Role play kan intervensi
keperawatanpada klien yang mengalami kecemasan

Keterangan

membuat makalah (bab 1 : pendahuluan, bab 2 : Tinjauan teori, bab 3 : Asuhan


keperawatan , bab : 4 penutup, lampiran : SP)
Kasus 2

Ny. K (45 th) dibawa ke rumah sakit “Senang Sehat” oleh keluarga dengan keluhan klien
selalu murung dan tiba-tiba menangis. Menurut keluarga, klien mulai berubah semenjak
anaknya yang pertama (An. K 13 th) meninggal karena kecelakaan motor sejak 1,5 tahun
yang lalu. Setelah kejadian itu klien terlihat murung dan sering menangis sampai saaat ini.
Klien sudah bercerai dengan suaminya sejak 4 tahun yang lalu dan sekarang ia tinggal
dirumah orang tuanya di Bogor bersama anaknya yang bungsu. Menurut keluarga pada saat
kejadiannya anaknya meninggal sampai dengan dimakamkan, klien belum bisa menerima
dengan menanggap bahwa anaknya sedang tidur dan akan kembali lagi nanti.

Keluarga mengatakan sampai saat ini sepertinya klien belum bisa menerima dengan ikhlas,
klien pernah berucap bahwa semua ini karena dirinya jika ia tidak mengijinkan anaknya
menggunakan motor kesekolah maka hal ini tidak akan terjadi. Setelah itu klien lebih banyak
diam, murung, melamun, tidak memperhatikan kebersihan, makan dan minum harus
dimotivasi. Keluarga klien mengatakan merasa khawatir dengan keadaan klien. Sebelumnya
klien tidak pernah menderita penyakit seperti yang dialaminya sekarang. Pada saat klien
dikaji oleh perawat klien mengatakan ia sangat mencintai anaknya dan merasa kejadian ini
terjadai karena kesalahan klien karena memberikan motor pada saat sekolah. Klien
mengatakan biarkan saja saya sendiri. Rasanya saya seperti ingin mati saja, menyusul anak
saya. Saya sudah tidak punya apa-apa didunia ini.

a. Buatlah analisa data dari kasus diatas


b. Tentukan diagnosa keperawatan
c. Buatlah intervensi keperawatan pada klien yang mengalami berduka disfungsional
d. Buat SP (strategi pelaksanaan tindakan keperawatan) dan Role play kan intervensi
keperawatanpada klien yang mengalami berduka disfungsional

Keterangan

membuat makalah (bab 1 : pendahuluan, bab 2 : Tinjauan teori, bab 3 : Asuhan keperawatan,
bab : 4 penutup, lampiran : SP)