Anda di halaman 1dari 16

MODUL BIMTEK PENDAMPINGAN PELAKSANAAN

KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH DASAR

A. Identitas Materi
1. Nama Kegiatan : Bimtek Pendampingan Pelaksanaan Kurikulum 2013 di SD

2. Materi Bimtek : Mekanisme Pendampingan Pelaksanaan Kurikulum 2013 di SD

3. Alokasi Waktu : 2 JP (90 menit)

4. Deskripsi : Materi ini membahas tentang konsep dan program


Singkat pendampingan pelaksanaan Kurikulum 2013

B. Tujuan
Memberikan penguatan dalam memahami konsep dan implementasi Kurikulum
2013, serta menjelaskan mekanisme pendampingan pelaksanaan Kurikulum
2013 bagi peserta dalam rangka menjamin keterlaksanaan Kurikulum 2013
secara efektif dan efisien untuk seluruh Sekolah Dasar.

Tujuan khusus Pendampingan

a. Memberikan fasilitasi dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 di SD;


b. Memberikan bantuan konsultasi, pemodelan (modeling), dan pelatihan
personal dan spesifik (coaching) untuk hal-hal spesifik dalam pelaksanaan
Kurikulum 2013 secara tatap muka dan online;
c. Membantu memberikan solusi kontekstual dalam menyelesaikan
permasalahan yang dihadapi saat pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah
masing-masing.
d. Membangun budaya mutu sekolah melalui penerapan kurikulum secara
inovatif, kontekstual, dan berkelanjutan.
e. Meningkatkan pemahaman guru berkenaan dengan isi buku guru dan
siswa, rencana pembelajaran, proses pembelajaran, penilaian, pengelolaan
program muatan lokal, dan kegiatan ekstrakurikuler, serta interaksi orang
tua dalam membelajarkan anak.
f. Meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan buku guru dan
siswa, menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), mengelola
pembelajaran, melakukan penilaian pembelajaran, mengisi buku rapor,
serta mengelola interaksi orang tua dalam pembelajaran.

1
C. Hasil yang Diharapkan
a. Meningkatnya pemahaman warga sekolah terhadap Kurikulum 2013 mulai
dari: rasional, elemen perubahan kurikulum berdasarkan SKL, KI dan KD
dengan berbagai pendekatan sampai dengan strategi pelaksanaan
Kurikulum 2013.
b. Terlaksananya Kurikulum 2013 sesuai dengan filosofi, konsep, kaidah,
prinsip, makna, dan prosedur yang tercakup dalam elemen perubahan
kurikulum berdasarkan SKL, KI dan KD.
c. Terbangunnya pemahaman terhadap isi dan penggunaan buku guru dan
buku siswa.
d. Tersusunnya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan
karakteristik dan tuntutan Kurikulum 2013
e. Terlaksananya budaya pembelajaran dengan pendekatan dan strategi
pembelajaran inovatif sebagaimana dituntut oleh Kurikulum 2013
f. Terlaksananya pendekatan dan strategi penilaian otentik sebagaimana
dipersyaratkan oleh Kurikulum 2013
g. Terlaksananya pengolahan hasil penilaian pembelajaran dan pengisian
buku rapor.
h. Terlaksananya interaksi orang tua dalam mendampingi kegiatan
pembelajaran.
i. Terlaksananya pengelolaan program muatan lokal dan kegiatan
ekstrakurikuler di sekolah dasar.

D. Indikator
1. Menjelaskan konsep pendampingan pelaksanaan Kurikulum 2013
2. Menjelaskan program pendampingan pelaksanaan Kurikulum 2013

E. Uraian Materi

1. Konsep Pendampingan
a. Pengertian Pendampingan
Pendampingan merupakan alat pemberdayaan dan pengembangan
personal yang ampuh; merupakan cara yang efektif dalam menolong
seseorang mengembangkan karirnya; merupakan kerjasama antara dua
orang (pendamping dan sasaran) yang biasanya bekerja di bidang yang
sama atau berbagi pengalaman yang mirip; merupakan hubungan kerja
yang bermanfaat didasarkan pada sikap saling percaya dan

2
menghormati. Yang dimaksud pendampingan pelaksanaan Kurikulum
2013 adalah proses pemberian bantuan penguatan pelaksanaan
Kurikulum 2013 yang diberikan oleh Kepala Sekolah dan Guru
Pendampingkepada Guru Sasaran di gugus sekolah (Pusat Kegiatan
Guru).

b. Prinsip Pendampingan
1) Kolegial: yaitu hubungan kesejawatan antara pemberi dan penerima
pendampingan. Dengan prinsip ini maka antara pengawas sekolah,
kepala sekolah, dan guru pemberi bantuan serta pengawas, kepala
sekolah, dan guru yang menerima bantuan memiliki kedudukan
setara, yang satu tidak lebih tinggi dibandingkan lainnya.
2) Profesional: yaitu hubungan yang terjadi antara pemberi
pendampingan dan penerima pendampingan adalah untuk
peningkatan kemampuan profesional dan bukan atas dasar
hubungan personal.
3) Sikap saling percaya: yaitu pengawas sekolah, kepala sekolah,
dan guru yang menerima pendampingan memiliki sikap percaya
kepada pemberi pendampingan bahwa informasi, saran, dan contoh
yang diberikan adalah yang memang dikehendaki Kurikulum 2013.
4) Berdasarkan kebutuhan: yaitu materi pendampingan adalah
materi teridentifikasi sebagai aspek yang masih memerlukan
penguatan dan kegiatan penguatan akan memantapkan pengetahuan
dan ketrampilan penerima pendampingan.
5) Berkelanjutan: yaitu hubungan profesional yang terjadi antara
pemberi dan penerima pendampingan berkelanjutan setelah pemberi
pendampingan secara fisik sudah tidak lagi berada di lapangan,
dilanjutkan melalui e-mail, sms, atau alat lain yang tersedia.

c. Kriteria Pendamping
Kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Kurikulum 2013 ini dilakukan oleh
para pendamping yang pernah mengikuti Pelatihan Pelaksanaan
Kurikulum 2013 yang dilaksanakan oleh badan (BPSDMPK dan PMP).
Pendamping tersebut telah memenuhi syarat untuk menjadi seorang
pendamping berupa: (1) memiliki pemahaman secara jelas mengenai
konsep, roh, dan implementasi Kurikulum 2013, (2) memiliki
kemampuan menjelaskan persoalan dan berkomunikasi secara baik dan

3
bijaksana dengan pihak yang didampingi, (3) berjiwa membimbing
(tidak menggurui) demi terciptanya rasa nyaman pada pihak yang
didampingi, (4) dan dapat memberikan bimbingan teknis bila diperlukan
terkait dengan proses pembelajaran dan penilaian sesuai dengan
Kurikulum 2013.

d. Metode dan Strategi Pendampingan


Pelaksanaan pendampingan dilakukan melalui metode kunjungan Kepala
SD Inti ke Gugus untuk melakukan pendampingan terhadap Guru Kelas
I, II, IV, V dan PJOK. Sedangkan strateginya dalam bentuk Focus Group
Discussion (FGD) di gugus atau KKG untuk masing-masing kelas.

2. Program Pendampingan
a. Pola Pendampingan
1) Pertemuan awal (IN -1) dilakukan di gugus yang diikuti seluruh
kepala SD Imbas dan guru pendamping terpilih untuk kelas I, II, IV
dan V. Kegiatan ini dilaksanakan pada minggu ke 4 bulan Agustus
2014, untuk pembekalan bagi calon pendamping di gugus.
2) Kunjungan ke kelas (ON – 1) di wilayah gugus masing-masing yang
dilakukan oleh Kepala SD Inti dan Kepala SD Imbas yang telah
mendapatkan pelatihan pendampingan. Kegiatan ON dilaksanakan 2
(dua) kali dalam satu bulan.
3) ON merupakan kegiatan pendampingan yang dilaksanakan oleh
Kepala SD Inti dan Kepala SD Imbas terhadap Guru Sasaran di
SDnya masing-masing secara bergantian.
4) Pertemuan kedua dan seterusnya (IN) adalah pertemuan yang
dilakukan kepala SD Inti, guru pendamping masing-masing kelas (I,
II, IV, dan V) dan kepala SD Imbas terhadap guru sasaran ( kelas
I,II,VI,V dan Guru PJOK) di gugus, sesuai jadwal yang telah
ditetapkan. Penjadwalan waktu kegiatan selama 4 bulan, mulai bulan
September s.d Desember 2014. Kegiatan pendampingan di gugus
dilaksanakan 2 (dua) kali dalam satu bulan di luar jam efektif belajar
(pada sore hari atau hari Sabtu).

4
Contoh:

MINGGU MINGGU
N0 BULAN MINGGU I MINGGU IV
II III

1 Agustus - - - Kelas 1,2,4,5


2014 (IN – 1)
1 September Kelas 1, 2, Kelas 1, 2, Kelas 1, 2, 4 Kelas 1, 2, 4
2014 4 dan 5 4 dan 5 dan 5 (ON) dan 5 (IN)
(ON) (IN)
2 Oktober Kelas 1, 2, Kelas 1, 2, Kelas 1, 2, 4 Kelas 1, 2, 4
2014 4 dan 5 4 dan 5 dan 5 (ON) dan 5 (IN)
(ON) (IN)
3 Nopember Kelas 1, 2, Kelas 1, 2, Kelas 1, 2, 4 Kelas 1, 2, 4
2014 4 dan 5 4 dan 5 dan 5 (ON) dan 5 (IN)
(ON) (IN)
4 Desember Kelas 1, 2, Kelas 1, 2, Kelas 1, 2, 4 Kelas 1, 2, 4
2014 4 dan 5 4 dan 5 dan 5 (ON) dan 5 (IN)
(ON) (IN)

a) Pendampingan guru sasaran oleh guru pendamping diselenggarakan


di gugus SD per-kelas dalam bentuk kegiatan Kelompok Kerja Guru
(KKG).
b) Pelaksanaan pendampingan dilaksanakan diluar jam efektif
pembelajaran, dapat pada sore hari maupun setiap hari Sabtu.
c) Pelaksanaan pendampingan dilaksanakan selama kurang lebih 3 jam
d) Pendampingan dilaksanakan mulai bulan Agustus sampai dengan
bulan Desember, setiap kelas mendapat pendampingan 2 kali dalam
satu bulan.
e) Setiap kelas melakukan pendampingan di gugus (IN) pada hari yang
berbeda dalam satu minggu.
f) Guru PJOK sebagai guru sasaran pendampingan tetap mengikuti
kegiatan pendampingan di gugus sesuai dengan Topik yang terkait
muatan PJOK. (Misalnya Topik: RPP, Pelaksanaan Pembelajaran
Tematik, Penilaian, dll).

b. Mekanisme Pendampingan
1. Persiapan Pendampingan, meliputi :

5
a) Penyiapan bahan pendukung seperti silabus, contoh RPP,
contoh Project, contoh penilaian, portofolio, contoh rapor, dan
lain-lain.
b) Instrumen pendampingan dan petunjuk pengisiannya yang
terkait dengan pemahaman guru sasaran terhadap :
(1) Buku teks pelajaran dan buku pedoman guru
(2) Proses pembelajaran dan penilaian
(3) Penyusunan RPP
(4) Pelaksanaan Pembelajaran
(5) Pelaksanaan Penilaian
(6) Interaksi Guru, Siswa dan Orang tua
c) Profil Guru Sasaran, yang meliputi data nama guru, pangkat
dan golongan, jenjang guru, dan guru kelas yang diampu serta
data lain yang diperlukan.
2. Pelaksanaan Pendampingan
Pelaksanaan pendampingan dilakukan dalam bentuk kunjungan,
observasi, diskusi, supervisi klinis, dan perbaikan yang dilakukan
guru pendamping terhadap guru sasaran.
3. Pelaporan Hasil Pendampingan
Laporan hasil kegiatan pendampingan disusun oleh masing-
masing guru pendamping sesuai dengan format (terlampir) dan
disampaikan Kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

c. Materi Pendampingan
Materi pendampingan dalam bentuk panduan teknis sebagai berikut.
1) Panduan Teknis Pengembangan Kurikulum di Sekolah Dasar
2) Panduan Teknis Memahami Buku Guru dan Buku Siswa di
Sekolah Dasar

6
3) Panduan Teknis Penyusunan RPP di Sekolah Dasar
4) Panduan Teknis Pembelajaran dan Penilaian di Sekolah Dasar
5) Panduan Teknis Penilaian dan Pengisian Rapor di Sekolah Dasar
6) Panduan Teknis Pembelajaran Remedial dan Pengayaan di
Sekolah Dasar
7) Panduan Praktis Orang Tua dalam Mendampingi Peserta Didik
8) Panduan Teknis Pengembangan Muatan Lokal di Sekolah Dasar
9) Panduan Teknis Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Dasar
10) Panduan Teknis Transisi KTSP Ke Kurikulum 2013 di Sekolah
Dasar

d. Pemilihan Calon Pendamping


Pendamping adalah Kepala SD Inti, Kepala SD Imbas, dan Guru
Pendamping Terpilih yang bertugas memberikan pendampingan
kepada Guru Sasaran dalam melaksanakan Kurikulum 2013. Kepala
SD Inti adalah Kepala Sekolah yang telah mendapatkan pelatihan
Pelaksanaan Kurikulum 2013, baik sebagai Narasumber Nasional,
Instruktur Nasional, maupun Kepala Sekolah Sasaran, dan
mendapatkan dana Bantuan Sosial di Gugusnya.
Kepala SD Imbas, adalah Kepala Sekolah yang telah mendapatkan
pembekalan dari Kepala SD Inti di gugusnya masing-masing dalam
melaksanakan Kurikulum 2013.
Penentuan Guru Pendamping Terpilih ditetapkan dengan kriteria
sebagai berikut:
1) Telah dilatih oleh Badan PSDMPK dan PMP, Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
2) Ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar berdasarkan
pertimbangan sebagai berikut.
a) Hasil pelatihan Pelaksanaan Kurikulum 2013 yang diikuti guru
pendamping.

7
b) Rekomendasi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota berkenaan
dengan kemampuan menyampaian materi pendampingan,
memberikan motivasi dan solusi terhadap permasalahan yang
ada.
c) Bertugas di dalam lingkungan gugusnya, seperti contoh
berikut ini.

GUGUS A
SD 1 SD 2 SD 3 SD 4 SD 5 SD 6 Guru kls.
terpilih
Guru Kls I Guru Kls I Guru Kls I Guru Kls I Guru Kls I Guru Kls I 2 orang
Guru Kls. II Guru Kls. II Guru Kls. II Guru Kls. II Guru Kls. II Guru Kls. II 2 orang
Guru Kls. III Guru Kls. III Guru Kls. III Guru Kls. III Guru Kls. III Guru Kls. III
Guru Kls. IV Guru Kls. IV Guru Kls. IV Guru Kls. IV Guru Kls. IV Guru Kls. IV 2 orang
Guru Kls. V Guru Kls. V Guru Kls. V Guru Kls. V Guru Kls. V Guru Kls. V 2 orang
Guru Kls. VI Guru Kls. VI Guru Kls. VI Guru Kls. VI Guru Kls. VI Guru Kls. VI
Keterangan: Kepala SD Inti yang telah mengikuti workshop di provinsi memberikan
pembekalan kepada guru-guru kelas I, II, IV, dan V terpilih sebagai calon pendamping
di masing-masing gugus per kelas.

e. Bimtek Pendampingan
1. Bimtek Instruktur Guru Pendamping
Bimtek instruktur guru pendamping dilaksanakan oleh Direktorat
Pembinaan Sekolah Dasar kepada tim pembina tingkat provinsi
dan tingkat Kabupaten/Kota.
2. Bimtek Guru Pendamping
Bimtek guru pendamping dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi
yang mencakup 34 provinsi dengan sasaran 510 Kabupaten/Kota
dan diikuti oleh Kepala SD Inti penerima Bansos Pendampingan di
gugus. Dalam kegaitan ini juga dilaksanakan asistensi
penggunaan dana bantuan sosial dan penandatanganan MOU.

f. Pelaksanaan Pendampingan
Pelaksanaan pendampingan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar,
dilakukan di gugus dan satuan pendidikan. Pendampingan di tingkat
gugus dilaksanakan oleh Kepala SD Inti, Guru Pendamping dan
Kepala SD Imbas.

8
Pada saat pendampingan (IN) kegiatan dilakukan selama 3 jam @
60 menit, dengan skenario sebagai berikut.

Tabel 1. Pelaksanaan Pendampingan di Tingkat Gugus


NO PERTEMUAN AGENDA WAKTU

1 I Paparan dari masing-masing Guru tentang ±1,5 jam


pengalaman praktis dan kendala yang dihadapi
dalam pelaksanaan pembelajaran

Diskusi tentang pengalaman dan kendala yang ±1jam


telah dipaparkan (dipimpin oleh pendamping)

Penyusunan kesimpulan dan Rencana Tindak ±0,5 jam


Lanjut 1

2 II Paparan dari masing-masing Guru tentang ±1,5 jam


pengalaman praktis dan kendala yang dihadapi
dalam pelaksanaan pembelajaran RTL 1

Diskusi tentang pengalaman dan kendala yang ±1jam


telah dipaparkan (dipimpin oleh pendamping)

Penyusunan kesimpulan dan Rencana Tindak ±0,5 jam


Lanjut 2

3 III s.d VIII Dengan agenda seperti diatas

Keterangan:
1. setiap akhir pertemuan selalu ada kesimpulan dan Rencana Tindak Lanjut yang akan
dilaksanakan di sekolah
2. Menentukan topik pembahasan di pertemuan berikutnya
3. Pada pertemuan terakhir, Guru Pendamping, Kepala SD Imbas, dan Kepala SD Inti
membuat laporan pelaksanaan pendampingan.

Materi yang dibahas selama pelaksanaan pendampingan antara lain:


1) Kendala yang ditemui guru sasaran dimasing-masing sekolah dalam
melaksanakan Kurikulum 2013.
2) Pembahasan tema dan sub tema serta kegiatan pembelajarannya.
3) Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
4) Penerapan Pembelajaran Saintifik, Discovery/Inqiry Learning, dan
Pembelajaran Berbasis Proyek.

9
5) Penerapan penilaian otentik serta pengolahan hasil penilaian dan pengisian
rapor
6) Memahami Buku guru dan buku siswa
7) Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
8) Melakukan interaksi dengan orangtua dalam mendampingi kegiatan belajar
anak
9) Pembelajaran Transisi KTSP ke Kurikulum 21013
10) Pelaksanaan program muatan local
11) Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler.

Pada saat pendampingan (ON) kepala SD Imbas mendampingi Guru Sasaran


secara bergantian sesuai dengan kelas di SD dimana kepala sekolah Imbas
berada.
Kegiatan pendampingan melalui tahapan sebagai berikut :
1) Pertemuan awal meliputi pengkodisian, penjelasan tujuan, materi
pendampingan, agenda kegiatan, serta informasi lain yang dibutuhkan bagi
kelancaran pelaksanaan pendampingan.
2) Pengamatan Lapangan, meliputi : pengamatan terhadap RPP, media dan
alat bantu pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian.
3) Pembahasan hasil pengamatan, dilaksanakan melalui diskusi dan
perumusan langkah perbaikan.
4) Perbaikan, yaitu kegiatan tindak lanjut dari hasil diskusi pada tahap
sebelumnya.

Tabel 2. Contoh ON: pada Bulan September 2014

N0 Minggu Senin Selas Rabu Kamis Jum’at Sabtu


ke a

1 Minggu 1 Kelas 1 Kelas 2 Diskusi Kelas 4 Kelas 5 Diskusi

2 Minggu 2 - - - - - -

3 MInggu 3 Kelas 1 Kelas 2 Diskusi Kelas 4 Kelas 5 Diskusi

4 Minggu 4 - - - - - -

10
g. Peran Satuan Kerja

Pada Tabel 3 akan dipaparkan peran satuan kerja dalam implementasi


kurikulum 2013 janjang SD.

Tabel 3. Peran Satuan Kerja dalam Implementasi Kurikulum 2013


Satuan Kerja Tugas
Direktorat Pembinaan  Menyusun disain pelaksanaan pendampingan
Sekolah Dasar  Menetapkan sasaran pendampingan
 Merumuskan kriteria calon pendamping
 Koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi dan
Kabupaten/Kota terkait Program Pendampingan.
 Menetapkan Pendamping (Kepala SD Inti dan Guru
Pendamping)
 Menyusun panduan teknis pendampingan
 Menyiapkan materi/bahan pendampingan (bahan
cetak, CD, serta perangkat pendampingan lainnya)
 Menyelenggarakan Workshop Bimtek Pendampingan
Tingkat Nasional dan Provinsi
 Melakukan monitoring pelaksanaan pendampingan
 Menyusun laporan pelaksanaan pendampingan
tingkat nasional.
Dinas Pendidikan  Mensosialisasikan program pendampingan ke Dinas
Provinsi Pendidikan Kabupaten/Kota
 Mengajukan calon tim pendamping ke Direktorat
Pembinaan SD
 Melaksanakan Workshop Koordinasi Pendampingan
Tim Pendamping Kabupaten/Kota di SD Inti.
 Menyalurkan Dana Bantuan Sosial Pendampingan ke
Gugus.
 Membuat laporan pelaksanaan pendampingan yang
akan dilaporkan ke Direktorat Pembinaan SD
Dinas Pendidikan  Mensosialisasikan teknis pendampingan ke gugus
Kabupaten/Kota  Mengajukan calon tim pendamping ke Dinas
Pendidikan Provinsi.
 Memberikan pertimbangan penetapan tim
pendamping.
 Menyiapkan dana mandiri bagi gugus yang belum
mendapatkan dana pendampingan dari Dinas
Pendidikan Provinsi.
 Membuat laporan pelaksanaan pendampingan yang
akan dilaporkan ke Dinas Pendidikan Provinsi.
Gugus/Kepala SD Inti  Mengikuti Workshop Koordinasi yang dilaksanakan
Dinas Pendidikan Provinsi.
 Menerima Dana Bantuan Sosial Pendampingan

11
Satuan Kerja Tugas
 Memberikan pembekalan kepada Kepala SD Imbas
dan Guru Pendamping.
 Menyusun jadwal kegiatan pendampingan.
 Melaksanakan pendampingan di gugus.
 Membuat laporan pelaksanaan pendampingan.

5. Jadwal Pelaksanaan Pendampingan

NO KEGIATAN WAKTU
Penyiapan Materi Pendampingan :
1. Penetapan Gugus sasaran Pendampingan 1- 20 April 2014

2. Penyiapan Panduan Pendampingan Kurikulum 2013 1 Maret – 10 April


2014
3. Penyiapan materi pendampingan 1 – 15 Mei 2014
a. Penyiapan materi Bimtek Pendampingan Kurikulum 2013 termasuk
media pembelajaran
b. Penyiapan format pendampingan Kurikulum 2013 1 – 15 Mei 2014
4. Penetapan Narasumber Bimtek Pendampingan 15 – 31 Mei 2014
Penentuan Pendamping
5. Penyaluran Dana Bansos 15 – 31 Mei 2014

Pelaksanaan Bimtek Pendampingan


6. Workshop Calon Pendampingan Kurikulum 2013 SD Tingkat Provinsi
1 -30 Juni 2014
7. Workshop Calon Pendamping Kurikulum 2013 SD Tingkat Kab/Kota 1 Juli – 30 Agustus
2014
8. Pelaksanaan Pendampingan Tingkat Gugus 1 Sept- 31 Des
2014
9. Pelaporan 1 Oktober sd. 31
Des

6. Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan


a. Monitoring dan Evaluasi
1) Pengertian
Monitoring dan Evaluasi pendampingan pelaksanaan kurikulum
2013 merupakan serangkaian kegiatan menilai, membandingkan,
dan memutuskan himpunan data yang diperoleh secara otentik pada
saat pendampingan, oleh petugas Monev terhadap sasaran,yaitu
kepala SD Inti, Guru Pendamping, dan Guru Sasaran.
2) Strategi
Monitoring dan evaluasi pelaksanaan kurikulum 2013 dilakukan
dengan strategi sebagai berikut.

12
a) Menggali berbagai aspek yang terkait dengan pelaksanaan
kurikulum 2013, yaitu: buku, sistem dan dampak pelatihan,
proses pembelajaran tematik terpadu dengan pendekatan
saintifik di kelas, proses penilaian otentik, manajemen
pelaksanaan kurikulum, dan layanan kesiswaan.

b) Monitoring dan evaluasi ini diawali dengan pelatihan bagi calon


petugas monev agar data dan informasi yang diperoleh lebih
tepat, akurat, dan objektif.

c) Menggunakan instrumen dalam bentuk hardcopy. Instrumen


diisi dan ditandatangani petugas, diketahui oleh Kepala Sekolah
dan dibubuhi stempel sekolah. Kemudian dipindahkan ke dalam
bentuk instrumen elektronik, di mana petugas monev mengisi
langsung data dan informasi yang diperoleh ke dalam format
aplikasi digital yang telah disiapkan, sehingga pelaksanaannya
lebih efisien dan efektif serta hasilnya dapat lebih cepat
diketahui.

d) Responden monev ini meliputi semua unsur yang terlibat


dengan pelaksanaan pendampingan kurikulum 2013 yaitu
pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, siswa, dan komite
sekolah.

3) Pelaporan

a) Laporan Guru Pendamping


Guru pendamping wajib menyampaikan laporan kegiatan
pendampingan dalam setiap tahapan kegiatan baik IN
maupun ON pada masing-masing satuan pendidikan.
Substansi laporan kegiatan IN maupun ON adalah hasil
pembahasan permasalahan dan solusi yang diberikan meliputi
pemahaman terhadap buku siswa dan buku guru, penyusunan
RPP, proses pembelajaran dan penilaian, interaksi antara guru,
siswa, dan orangtua. Format sebagaimana terlampir. Laporan
tersebut disampaikan secara hardcopy kepada kepada Dinas
Kabupaten/Kota dan Dinas Pendidikan Provinsi setempat.
Sedangkan softcopy langsung disampaikan ke Direktorat

13
Pembinaan Sekolah Dasar secara online, pada website
……………………………………………………….. Laporan disampaikan
selambat-lambatnya satu minggu setelah setiap tahapan
dilaksanakan.

b) Laporan Pendampingan oleh Gugus


Setiap gugus melaporkan kegiatan pendampingan baik
programnya maupun penggunaan dana bantuan sosial. Laporan
tersebut disampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi
sebagaimana terlampir. Laporan disampaikan selambat-
lambatnya satu minggu setelah program pendampingan
berakhir.

F. Lembar Kegiatan

Berdasarkan telaah terhadap materi bimtek dan paparan fasilitator,


identifikasilah di dalam kelompok, berbagai upaya untuk mendukung
keberhasilan pendampingan pelaksanaan Kurikulum 2013 sesuai dengan
format berikut :

Jenis upaya yang harus


No. Materi
dilakukan
1. Metode dan Strategi
Pendampingan
2. Pola Pendampingan

3. Mekanisme Pendampingan

4. Materi Pendampingan

5. Pelaksanaan
Pendampingan

G. Refleksi

a. Tuliskan pemahaman yang Anda peroleh setelah mengikuti paparan dan


diskusi berkenaan pada materi ini
…………………………………………………………………………………………………………..

14
…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..
b. Tuliskan respon Anda terhadap suasana bimtek pada materi ini

…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..

c. Tuliskan rencana tindakan apa yang akan Anda lakukan setelah mengikuti
paparan dan diskusi pada materi ini.

…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..

15
Daftar Pustaka

Kementerian Menterian Pendidikan dan Kebudayaan.2014. Panduan Teknis


Pendampingan di SD. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar.

16