Anda di halaman 1dari 12

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 1

TUGAS INDIVIDU
MATA PELAJARAN : PASTRY BAKERY
KELAS/ SEMESTER : XI /II (GENAP)
MATERI : COOKIES

Tugas Individu
Amatilah gambar cookies pada tabel berikut ini !

NO GAMBAR NO GAMBAR

1 3

2
4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 1
TUGAS KELOMPOK
Nama Peserta Didik : ………………………………………
Kelas : XI …………………………………..

Mengamati jenis – jenis cookies


No Nama Cookies Jenis Adonan Metode Pengolahan

Ungkapkan perasaan syukurmu terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa atas anugerah yang diberikan berupa akal pikiran sehingga manusia bisa
menciptakan berbagai macam jenis-jenis cookies :

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
KUNCI JAWABAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 1
TUGAS KELOMPOK
No Gambar Nama Jenis Adonan Metode Pengolahan

Molded cookies yaitu yaitu adonan yang


Kue Nastar Adonan Lunak dibentuk dengan alat atau dengan tangan.
Batter type Dalam hal ini adonan dibentuk hanya
1 menggunakan tangan tanpa bantuan alat.

Pressed cookies, yaitu adonan yang


Lady Finger Cookies/ Adonan Lunak dimasukkan kedalam cetakan
Kue Lidah Kucing Foam type semprit dan baru setelah itu disemprotkan di
2 atas loyang. Dalam hal ini adonan dimasukkan
pada plastik segitiga lalu disemprotkan
langsung diatas loyang tanpa menggunakan
cetakan semprit/spuit

Pressed cookies, yaitu adonan yang


Kue Semprit Adonan lunak dimasukkan kedalam cetakan
Batter type semprit dan baru setelah itu disemprotkan di
3 atas loyang. Dalam hal ini adonan
disemprotkan dengan bantuan semprit/spuit
berbentuk bunga

Rolled cookies, yaitu adonan diletakkan di atas


Kue Putri Salju Adonan Lunak papan atau meja
4 Batter type kerja kemudian digiling dengan menggunakan
rolling pin lalu adonan dicetak sesuai dengan
selera. Dalam hal ini adonan di cetak
menggunakan cetakan bentuk bulan sabit
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 1
TUGAS INDIVIDU
MATA PELAJARAN : PASTRY BAKERY
KELAS/ SEMESTER : XI /II (GENAP)
MATERI : COOKIES
Jawablah pertanyaan pertanyaan berikut ini dengan tepat !

No Pertanyaan Jawaban
1 Jelaskan Pengertian dari cookies ! ……………………………………………………………………………………………………
2 Sebutkan dan jelaskan 2 jenis bahan serta alat yang digunakan …………………………………………………………………………………………………..
dalam pembuatan pressed cookies !
3 Jelaskan 4 tahapan prosedur pembuatan cookies! ……………………………………………………………………………………………………
4 Bagaimana kriteria hasil cookies yang baik? ……………………………………………………………………………………………………
5 Tuliskan 4 faktor penyebab kegagalan dalam pembuatan cookies ! ……………………………………………………………………………………………………
KUNCI JAWABAN (LKPD) 1
TUGAS INDIVIDU
MATA PELAJARAN : PASTRY BAKERY
KELAS/ SEMESTER : XI /II (GENAP)
MATERI : COOKIES
No Pertanyaan Jawaban
1 Jelaskan Pengertian dari cookies ! Menurut SNI 01-2973-1992, cookies merupakan salah satu jenis
biskuit yang dibuat dari adonan lunak, berkadar lemak tinggi, relative renyah bila dipatahkan dan
penampang potongannya bertekstur padat (BSN, 1992).
2 Sebutkan dan jelaskan 2 jenis Bahan yang digunakan dalam pembuatan pressed cookies :
bahan serta alat yang digunakan 1. Tepung terigu, yaitu salah satu bahan yang mempengaruhi proses pembuatan adonan dan
dalam pembuatan pressed menentukan kualitas akhir produk berbasis tepung terigu. Fungsi tepung sebagai struktur
cookies ! cookies. Sebaiknya gunakan tepung terigu protein rendah (8-9%). Warna tepung ini sedikit
gelap, jika menggunakan tepung terigu jenis ini akan menghasilkan kue yang rapuh dan kering
merata
2. Lemak , yaitu salah satu komponen penting dalam pembuatan cookies. Kandungan lemak
dalam adonan cookies merupakan salah satu faktor yang berkontribusi pada variasi berbagai
tipe cookies. Di dalam adonan, lemak memberikan fungsi shortening dan fungsi tesktur
sehingga cookies/biskuit menjadi lebih lembut. Selain itu, lemak juga berfungsi sebagai
pemberi flavor
Alat yang digunakan dalam pembuatan pressed cookies :
1. Piping bag / Kantong semprotan, yaitu Tas pastry /tas tangan yang sering berbentuk cone atau
berbentuk segitiga, terbuat dari kain, kertas, atau plastik yang digunakan untuk menyaring
makanan semi-padat dengan menekannya melalui lubang sempit di salah satu ujungnya, untuk
berbagai tujuan termasuk kue dekorasi.
2. Spuit/Sempritan, yaitu pompa piston sederhana untuk menyuntikkan atau menghisap cairan
atau gas. Alat suntik terdiri dari tabung dengan piston di dalamnya yang keluar dari ujung
belakang

3 Sebutkan tahapan prosedur Tahapan prosedur pembuatan cookies :


pembuatan cookies! 1. Penimbangan bahan 3. Pengolahan / pencetakan adonan
2. Pencampuran adonan 4. Pembakaran cookies
4 Bagaimana kriteria hasil cookies Cookies yang bermutu ditentukan dari tekstur, bentuk, ketebalan, kadar air, struktur (berpori
yang baik? besar/kecil) dan juga warnanya. Masing-masing kriteria mutu ini bervariasi tergantung dari jenis
cookies yang diproduksi. Cookies yang baik memiliki tekstrur berpori-pori kecil dan halus,
bentuknya utuh dan memenuhi syarat mutu cookies menurut SNI 01-2973-1992 (BSN, 1992).
Untuk mendapatkan mutu cookies dan biskuit yang berkualitas, tidak hanya dari formula yang
bagus, namun yang lebih penting adalah mendapatkan bahan baku yang konsisten mutunya
sehingga proses produksi dapat lebih dikontrol sesuai dengan standar yang ditetapkan.
5 Jelaskan faktor-faktor penyebab Faktor-faktor penyebab kegagalan dalam pembuatan cookies :
terjadinya kegagalan dalam 1. Produk kering, keras dan tidak renyah, disebabkan terlalu banyak menggunakan tepung saat
pembuatan cookies ! mencetak cookies, gluten berlebih pada adonan. Jika adonan terlalu lunak saat dicetak,
masukkan ke dalam kulkas sebelum dicetak. Jangan menambahkan ekstra tepung
2. Cookies menjadi terlalu cokelat dan nyaris gosong , disebabkan terlambat mengeluarkan
cookies dari oven. Keluarkan cookies ketika pinggirannya sudah cokelat, walaupun terkadang
bagian tengahnya masih lembut. Hal ini akan mengeras setelah dingin, karena proses
pemasakan masih akan terjadi di luar oven
3. Lengket di loyang, disebabkan kebanyakan telur, adonan terlalu lunak
4. Produk cookies menjadi rapuh, disebabkan terlalu banyak menggunakan mentega
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 2
TUGAS KELOMPOK
MATA PELAJARAN : PASTRY BAKERY
KELAS / SEMESTER : XI /II (GENAP)
MATERI : COOKIES

Bacalah dan amatilah artikel-artikel berikut ini, lalu tuliskan faktor-faktor penyebab terjadinya kegagalan dalam pembuatan cookies
tersebut!

ARTIKEL 1
Pennylane’s Cookies Gagal
Ferona 30/11/2012 Tips 4 Beginner

Membuat cookies itu tidak semudah saat membaca resepnya. Dalam resep biasanya hanya tertulis instruksi dan tidak menjelaskan mengapa
harus begini dan mengapa harus begitu.
Saat membuat cookies Mbak Riana ini, aku super utuy (baca:sok tahu) dan mengubah resep tanpa memahami terlebih dahulu fungsi dari
masing-masing bahan sehingga hasilnya adalah cookies yang gagal bentuk karena aku gagal paham
Disini aku tampilkan Pennylane cookiesku yang gagal-bentuk karena mendadak jadi meleber kemana-mana sehingga akhirnya aku masukkan saja
ke dalam cup kertas yang kecil-kecil.
Sewaktu masuk oven, adonan ini langsung memipih, tidak bisa mempertahankan bentuknya. Sehingga hasil akhirnya cookies ini menjadi sangat
pipih.
Pennylane cookies yang ini aku buat dengan kacang yang disangrai lalu diblender, sehingga penampakannya tidak terlalu jelas di cookiesnya.
Sementara menurut resep asli mbak Riana, kacangnya cukup dicincang kasar saja.
Aku pikir salah satu penyebab yang membuat Pennylane cookiesku tampil tidak sempurna karena kacang yang sudah aku sangrai diblender
halus. Cacahan kacang yang rada besar semestinya bisa membentuk adonan jadi lebih kokoh ya.
Yeah, walaupun tampilannya tidak cantik, tapi rasanya tetap enak banget. Aku bawa setoples ke kantor, dalam sekejap habis!
Lessons learned-nya adalah :
 Kocokan telur dan gula kurang kental. Pastikan kocokan telur dan gula sudah cukup kekentalannya, yaitu adonan sudah putih, berjejak, bila
dituang adonan mengalir lambat dan membentuk pita besar.
 Suhu oven kurang panas. Pastikan oven sudah dipanaskan minimal 15 menit sebelumnya, agar adonan langsung set ketika masuk oven. Aku
set ovenku di 200 C sehingga panas sekali ketika loyang masuk ke dalam oven. Panggang dalam waktu singkat 10-15 menit (paling lama),
supaya cookiesnya matang di luar dan tetap chewy di dalam.
 Adonan sudah harus cukup dingin ketika di-scoope ke loyang.
 Sebaiknya jangan pakai kacang yang diblender, hihihi. Kecuali mungkin mau memodifikasi resep ini. Perbanyak jumlah kacangnya agar dapat
membantu cookies ini mempertahankan bentuknya dan tidak menjadi cookies yang tipis gepeng.
Dikutip dari : http://www.cakefever.com/pennylanes-cookies-gagal/

ARTIKEL 2
Waah, post kali ini kok judulnya cake gagal? hehee… tenang aja, aku bukannya mau bagi resep kue gagal kok, aku hanya ingin berbagi
pengalaman supaya next time jika ada teman-teman yang mau mencoba membuat cookie seperti buatanku jadinya sudah ada bayangan deh
dan persiapan tentunya… Semoga post ini bisa membantu ya…
Ternyata baking tidaklah semudah yang dibayangkan. Kalau bikin cake, yang bikin pusing saat adonan uda mulai gosong dan tengahnya masih
belum matang, atau saat adonan menjadi bantet, wah bisa stress deh melihat calon kue yang tidak sempurna. Untuk saat ini aku sudah cukup
menguasai teknik supaya adonan tidak bantet, cuma yang susah ya kalau adonan bagian tengah tidak matang, pengen nangis rasanya liat
atasnya uda coklat tapi uda tusuk kue sana sini dan ga mateng-mateng juga hehhee…
Untuk cookie, buat cookie juga susah susah gampang. Ada saatnya cookie menjadi enak sampe bikin ketagihan, ada juga saat cookie tidak mau
matang bagian tengahnya dan untuk proses pematangan yang terlalu lama menyebabkan cookie menjadi keras kayak batu and bikin gigi putus
buat mengunyahnya hehhee… * lebay.com*
Nah pada percobaan membuat tiramisu dan green tea cookie kali ini aku ternyata gagal, padahal aku sudah mengikuti resepnya dengan sesuai
takaran yang ada. Menurutku terigu nya dibanding mentega tidak seimbang untuk resep tiramisu cookie ini, tapi ya karena sudah keburu dicoba
setengah jalan, akhirnya harus kuselesaikan supaya rasa penasaranku bisa terpenuhi.

125 gram Krim keju (aku pakai Yummy cheese cream, sayang deh kebuang sia-sia)
– 150 gram Mentega
– 125 gram Gula halus
– 1 butir Kuning telur
– 325 gram Tepung terigu
– 1 sdt baking powder

Untuk tiramisu cookie, resepnya meminta agar adonan dimasukan dalam plastik segitiga, tapi melihat adonan yang padat tidak mungkin banget
hal itu terjadi, tapi aku tetap mencobanya supaya ga penasaran,… dan benar aja, adonan malah jadi bentuknya melingker-linker. Akhirnya aku
ambil inisiatif lain yaitu dengan cara membentuk adonan sendiri. Adonan tersebut aku bulatkan dan gepengkan, setelah itu baru di panggang.
Adonan sih cukup cantik, tapi spertinya terlalu banyak terigunya. Dari awal sudah kebayang cookie ini bakalan gagal, dan ternyata memang
benar-benar diluar yang diharapkan… Uh sedih deh rasanya… hiiikzzz… Saat dipanggang tengahnya tidak matang, dan sudah berkali-kali
dimatangkan sampe cookie jadi coklat banget baru bisa matang dan tapinya kueraaaas jadinya.

Karena sayang membuangnya, aku menambahkan cookie ini dengan selai coklat dari ceres sebagai isian tengahnya, yaa enak sih kalau dimakan,
cuma ya kerasnya itu ga nahan. Kalau mertua yang makan bisa-bisa aku dipecat jadi mantu karena bikin gigi mertua putus hehehe… Jadi supaya
ketahuan bahwa cookie itu gagal, aku menaruh cookie tersebut dalam wadah plastik yang ada seal nya dan aku beri tulisan “kue untuk Riri…”
heheh… penasaran mau tau siapa Riri itu? hehehe Riri itu anjing tetangga-ku yang biasanya tiap pagi hari suka dilepas, dia merupakan customer
paling setia hehehe… dia yang biasa membantu menghabiskan cake gagal buatanku hahhaa.. Untungnya Riri suka dengan cookie ini, ya mungkin
karena ada selai coklatnya hahaa

Karena gagal membuat tiramisu cookie, akhirnya aku mencoba membuat cookie lain. Yang ijo kecoklatan ini tadinya mau kubuat green tea white
cookie. Resepnya aku dapat dari NCC. Aku sudah menimbang setiap bahan dengan seksama, sesuai dengan takarannya. Dan setelah adonan jadi,
aku membulatkannya dengan ditimbang @ 8 gram supaya bulat sama dan matangnya juga merata, tapi alhasil cookie bagian tengahnya juga
tidak mau matang. Huaaa…aa…a…… ada apa, kenapa cookie nya tidak mau matang-matang, dari warna hijau sampe coklat juga masih belum
matang-matang juga…. Ahhhh gagal lagi deh cookie kali ini… Grr…. sedih…
Jika dibuat sesuai gambar, hasil cookie yang dibuat seharusnya seperti pada contoh ini, lihat di website nya langsung ya : http://ncc-
indonesia.com/detail.php?aid=
cuma sayangnya aku belum berhasil membuatnya. Kesalahan tentunya bukan dari resep NCC, tapi mungkin dari aku yang masih amatir.
Seharusnya jangan dibuat bulat, lebih baik di gepengkan saja cookienya supaya matang sempurna. Soalnya buat pemula sepertiku, mungkin
masih belum mengetahui berbagai teknik pematangan supaya hasilnya sempurna. Semoga info ini bisa bermanfaat ya buat para pemula
sepertiku. Aku banyak membuang bahan-bahan untuk bisa menghasilkan cookie and cake yang enak, salah satu yang sempat gagal adalah saat
membuat macaroon, karena gagal, aku buang semua adonannya karena kesal adonannya menjadi cair dan dan pas dipanggang
lumerrrrrrrrrrrrrr…..

Lagi-lagi cookie ini akhirnya menjadi camilan buat si Riri hehe… Daripada dibuang sia-sia, mendingan aku kasih Riri aja deh. Karena cookie ini
sudah gagal, jadinya aku tidak jadi menambahkan white chocolate. Sebenarnya rasa cookie ini enak, manisnya pas dan wangi aroma green tea.
Next time jika aku mau menggunakan resep yang sama, aku akan membuat bentuknya menjadi gepeng aja ketimbang bulat.
Untuk ide lain green tea white cookie, bisa juga didapat dari blog http://justonecookbook.com/blog/recipes/green-tea-white-chocolate-cookies/
Aku baru menemukan blognya dan belum ada kesempatan untuk mencobanya. Next time jika aku sudah jadi membuat cookie ini, pasti akan ku
post kan hasilnya.. hehhee….
Buat yang punya tips and saran mengenai hal diatas bisa share pengalamannya dunk ke saya… Thank u so much
Jangan pernah berhenti mencoba, tanpa kegagalan tidak akan ada keberhasilan.
Keep on trying… Aja aja fighting !!!! God bless u all…
Dikutip dari https://shinhyoaeippeo.wordpress.com/2012/08/27/cake-gagal-huuuufff/
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 2
TUGAS KELOMPOK
Kelas : XI ……………………………………......
Kelompok : ……………………………………………..
Nama Anggota Kelompok : ……………………………………………..
……………………………………………..
……………………………………………..
……………………………………………..
……………………………………………..

Mengamati masalah kegagalan dalam pembuatan cookies

No Faktor-faktor Kegagalan Tindakan pencegahan


Jenis Kegagalan Penyebab Kegagalan yang harus dilakukan

1.

2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 2
TUGAS INDIVIDU
MATA PELAJARAN : PASTRY BAKERY
KELAS/ SEMESTER : XI /II (GENAP)
MATERI : COOKIES

No Pertanyaan Jawaban
1 Carilah resep butter cookies yang akan dibuat ……………………………………………………………………………………………………

2 Buatlah daftar perencanaan untuk memodifikasi cookies meliputi, …………………………………………………………………………………………………..


bahan, alat persiapan, alat pengolahan, alat penyajian, dan tertib
kerja/ job desk pada buku perencanaan.

3 Praktikkan hasil resep yang telah dimodifikasi untuk membuat ……………………………………………………………………………………………………


cookies