Anda di halaman 1dari 5

3.

Perbedaan penelitian kuantitatif dan kualitatif


Penelitian kuantitatif adalah suatu penelitian yang menjelaskan suatu fenomena dalam bentuk data
numerik yang dianalisis dengan menggunakan metode matematis khususnya statistika. Metode
matematis tersebut digunakan untuk mengukur sikap, perilaku, pendapat dan menggeneralisasikan
hasil dari populasi sampel yang lebih besar. Penelitian kuantitatif melibatkan eksperimen
kompleks dengan banyak variabel dan perlakuan seperti desain faktorial dan pengulangan
pengukuran. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang secara umum menghasilkan data
deskriptif holistik atau uraian yang mendalam tentang situasi atau aktivitas objek. Penelitian ini
menggunakan kondisi objek yang alamiah dengan teknik pengumpulan data yang digabung,
analisis data bersifat induktif dan hasil interpretasi data memfokuskan pada makna daripada
generalisasi. Perbedaan metode kualitatif dan kuantitatif terbagi atas tiga, diantaranya perbedaan
aksioma dasar tentang sifat realitas, proses penelitian dan karakteristik penelitian. Perbedaan
aksioma dasar penelitian kuantitatif dan kualitatif ditampilkan pada Tabel 1.

Tabel 1. Perbedaan Aksioma Dasar Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif


Aksioma Dasar Penelitian Kuantitatif Penelitian Kualitatif
Sifat realitas Tunggal, konkret dan teramati Ganda, holistik, dinamis, hasil
konstruksi dan pemahaman
Hubungan peneliti dengan Independen Interaktif tidak dapat
yang diteliti dipisahkan
Hubungan variabel Sebab-akibat (kausal) Timbal balik/interaktif

X Y X Y

Kemungkinan generalisasi Cenderung membuat Transferability (hanya


generalisasi mungkin dalam ikatan
konteks dan waktu)
Peranan nilai Cenderung bebas nilai Terikat nilai
(Sumber: Suryana, 2010)

Perbedaan penelitian kuantitatif dan kualitatif dari segi aspek proses dapat dilihat pada Gambar 1
dan Gambar 2.
Penggunaan Aspek Logika Untuk Merumuskan Hipotesis

Sumber Masalah
1. Empiris
2. Teoritis Prinsip
Konsep dan teori deduksi
Membaca
dan berpikir yang relevan Yang
Praduga terhadap
Rumusan Pengajuan menyatakan
hubungan antar
Masalah Hipotesis variabel
Prinsip
Penemuan yang reduksi Operasionalisasi Memilih
Membaca relevan
hasil Menyusun Menyusun
penelitian instrumen instrumen
Penemuan penelitian
Kesimpulan Mengumpul & penelitian
Menganalisis
data
Gambar 1. Proses Penelitian Kuantitatif (Modifikasi Tuckman)

Tahap Deskripsi Tahap Reduksi Tahap Seleksi


Memasuki situasi sosial : tempat, Menentukan fokus: memilih diantara Mengurai fokus: menjadi komponen
aktivitas, aktor yang telah dideskripsikan yang lebih rinci

Mengkonstruksi makna dan


menemukan hipotesis

Informasi deskriptif Informasi komparatif Informasi asosiatif

Gambar 2. Proses Penelitian Kualitatif

Perbedaan ketiga antara penelitian kuantitatif dan kualitatif adalah karakteristik penelitian tersebut.
Ketika karakteristik penelitian kuantitatif atau kualitatif dibahas, empat elemen penting dari proses
penelitian yang harus diselesaikan adalah epistemologi, perspektif teoritis, metodologi dan metode
(Crotty,1998). Perbedaan epistemologis, teoritis dan metodologis antara desain penelitian
kuantitatif dan kualitatif, bersamaan dengan asumsi, tujuan, pendekatan dan hubungan dengan
peneliti dirangkum dalam Tabel 2.
Tabel 2. Karakteristik Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
Penelitian Kuantitatif Penelitian Kualitatif
Asumsi Asumsi
 Realitas tunggal, nyata dan  Realitas ganda, terkonstruksi dan
terfragmentasi. Fakta sosial memiliki holistik. Fakta sosial terkonstruksi.
realitas objektif.  Bersifat natural
 Bersifat positivisme
Tujuan Tujuan
 Menunjukkan hubungan antar variabel  Menemukan pola hubungan yang
 Menguji teori bersifat interaktif
 Mencari generalisasi yang mempunyai  Menggambarkan realitas yang
nilai prediktif kompleks
 Memperoleh pemahaman makna
 Menemukan teori
Pendekatan Pendekatan
 Dimulai dengan hipotesis dan teori  Hasil berupa hipotesis atau penemuan
teori
Hubungan dengan peneliti Hubungan dengan peneliti
 Berjarak, bahkan sering tanpa kontak  Empati, akrab sehingga memperoleh
agar objektif pemahaman yang mendalam
 Peneliti merasa/lebih tinggi dari  Kedudukan sama dengan responden
responden  Jangka lama sampai datanya jenuh dan
 Jangka pendek sampai hipotesis dapat dapat ditemukan hipotesis atau teori
dibuktikan
Teknik pengumpulan data Teknik pengumpulan data
 Kuesioner  Participant observation
 Observasi  Interview
 Dokumentasi
 Triangulasi
Instrumen Penelitian Instrumen Penelitian
 Test, angket, wawancara terstruktur  Peneliti sebagai instrument (human
 Instrumen yang telah distandarisasi instrument)
 Buku catatan, kamera dan lainnya
Data Data
 Kuantitatif  Deskriptif kualitatif
 Hasil pengukuran variabel yang  Dokumen pribadi, catatan lapangan,
dioperasionalkan menggunakan ucapan dan tindakan responden,
instrumen dokumen dan lainnya
Sampel Sampel
 Sedapat mungkin random  Kecil
 Ditentukan sejak awal  Tidak representatif
 Representatif  Purposive
 Besar  Berkembang selama proses penelitian
Analisis Analisis
 Deduktif  Induktif
Penelitian Kuantitatif Penelitian Kualitatif
 Menggunakan statistik untuk menguji  Mencari pola, model, tema, teori
hipotesis  Terus menerus sejak awal sampai akhir
 Setelah selesai pengumpulan data penelitian
Usulan desain Usulan desain
 Luas dan rinci  Literatur yang digunakan bersifat
 Literatur yang berhubungan dengan sementara tidak menjadi pegangan
masalah dan variabel yang diteliti utama
 Prosedur yang spesifik dan rinci  Prosedur bersifat umum
langkah-langkahnya  Masalah bersifat sementara dan akan
 Masalah dirumuskan dengan spesifik ditemukan setelah studi pendahuluan
dan jelas
Kepercayaan terhadap hasil penelitian Kepercayaan terhadap hasil penelitian
 Pengujian validitas dan reliabilitas  Pengujian kredibilitas, dependabilitas,
instrumen konfirmabilitas dan transferabilitas
(Sumber: Sugiyono, 2007 dan Yilmaz, 2013)

Beberapa penjelasan singkat karakteristik penelitian kualitatif dan kuantitatif diuraikan sebagai
berikut:

 Kepercayaan terhadap hasil penelitian


Pada penelitian kuantitatif kepercayaan terhadap hasil penelitian menggunaakan uji
validitas, reliabilitas, homogenitas untuk menganalisis data yang diperoleh, sedangkan
pada penelitian kualitatif menggunakan uji kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas dan
transferabilitas. Uji kredibilitas dilakukan dengan memperlama waktu observasi yang
bertujuan untuk mengetahui pengaruh ganda, trianggulasi berupa sumber atau Teknik
pengumpulan data. Trianggulasi adalah sesuatu yang memanfaatkan yang lain di luar data
untuk keperluan pembanding terhadap data. Uji transferabilitas adalah pengujian terhadap
kesamaan antara konteks pengirim dan penerima, sehingga peneliti mengumpulkan
kejadian empiris tentang kesamaan konteks secukupnya. Uji dependabilitas adalah peneliti
mempertimbangkan aspek yang terkait yang mungkin mengalami perubahan dan
mengganggu reliabilitas. Uji konfirmabilitas dilakukan dengan menguji hasil penelitian
dengan mengikutsertakan proses penelitian yang berlangsung.
 Metode pengumpulan dan analisis data
Penelitian kuantitatif menggunakan kuesioner, survei dan pengukuran sistematis yang
melibatkan angka. Penelitian kuantitatif menggunakan model matematika dan statistic
untuk menganalisis data. Sebaliknya, penelitian kualitatif menggunakan observasi,
wawancara dan focus group discussion. Data biasanya berbentuk tekstual, grafik atau
gambar. Pada penelitian kuantitatif, peneliti sudah mengetahui hipotesis yang akan diuji
dan mengembangkan instrumen yang berhubungan dengan variabel yang diteliti.
Instrumen telah ditetapkan sebelumnya sehingga memungkinkan menetapkan waktu
analisis terhadap data. Pada penelitian kualitatif, tidak diperbolehkan menggunakan
penyusunan secara apriori. Data dikumpulkan dan dikelompokkan dalam bentuk yang
kasar kemudian dianalisis. Penelitian kualitatif tidak terikat terhadap aturan dibandingkan
penelitian kuantitatif. Penelitian kualitatif juga menggunakan analisis data secara induktif
karena proses analisis data secara induktif lebih cepat untuk menentukan data yang ganda,
dapat membuat hubungan yang banyak antara peneliti dan responden dan dapat
mempertimbangkan nilai-nilai secara eksplisit.

 Desain
Pada penelitian kuantitatif, usulan desain harus disusun dan dipersiapkan secara pasti dan
rinci sebelum masalah yang diteliti diselesaikan. Desain yang digunakan tidak boleh
diganti atau diubah dalam bentuk apapun karena akan menghilangkan atau mengganggu
variabel penelitian sehingga berdampak pada hasil kesimpulan atau hipotesis penelitian.
Pada penelitian kualitatif, desain penelitian menggunakan literatur yang bersifat sementara
dan tidak menjadi pegangan utama. Apabila desain sudah mulai digunakan, maka desain
itu dapat dilengkapi atau disempurnakan sewaktu penelitian. Desain tersebut dapat diubah
dan disesuaikan dengan hasil yang diperoleh dan dapat disesuaikan dengan pengetahuan
baru yang ditentukan.