Anda di halaman 1dari 4

II. 1.

Tuhan
2. Hanya Tuhanlah yang berkuasa atas hidup itu
sendiri
3. Manusia hidup
4. Rohani
5. Hawa nafsu
6. Penderitaan, kesusahan
7. Kehidupan
8. Jangan membunuh
9. Saat pembuahannya
10. Tubuh
III. 1. Tidak setuju, pemahaman dari kata sehat
banyak sekali artinya : sehat secara Rohani,
jasmani, dalam pergaulan
2. Pengalaman siswa
3. Menolak, akan berakibat tidak baik, tidak sehat
4. Tindakan kasih kepada sesama
5. Hukum kasih

I. 1. B 9. A 17. D 25. D 33. C


2. A 10. A 18. A 26. A 34. B I. 1. A 4. A 7. C 10. B 13. A
3. B 11. D 19. B 27. A 35. C 2. A 5. A 8. D 11. C 14. A
4. D 12. A 20. A 28. A 36. C 3. A 6. C 9. C 12. B 15. A
5. B 13. D 21. C 29. C 37. C
II. 1. Tamak/rakus
6. B 14. D 22. D 30. B 38. B
2. Ketidak adilan
7. D 15. A 23. B 31. C 39. B
3. Apa yang menjadi haknya
8. A 16. A 24. C 32. B 40. A
4. Adil
II. 41. Menyadari bahwa Allah menyelamatkan kita 5. dan dengan segenap akal budimu dan dengan
dan kita menanggapinya dengan rasa syukur segenap pikiranmu.
dan mengenal sapaan Allah melalui sesama 6. Berani menolak kecurangan dan menyangkal
juga semua ciptaan Allah yang lain diri
42. Orang beragama dengan alasan : 7. C
- Untuk mencari rasa aman bila mengalami 8. Hukum
kesulitan hidup 9. K
- Memperoleh arti hidup 10. Akan selalu dipercaya
- Pedoman dalam menentukan tindakan yang III. 1. KBBI mengartikan kata jujur dengan lurus hati,
baik tidak berbohong, tidak curang, tulus ikhlas
43. Pengalaman religious adalah pengalaman 2. Hubungan baik menjadi rusak, timbulnya rasa
dimana manusia sungguh menghayati karya marah, perasaan tidak tentram, selalu kwatir,
dan kebaikan Allah yangberpuncak dalam diri dsb
Yesus Kristus 3. Menciptakan kepercayaan pada diri kita sendiri
44. Keinginan untuk memiliki bekal hidup beriman dan kepercayaan orang lain kepada kita,
yan mampu yang mampu memecahkan kebahagiaan, kebijaksanaan guru
masalah yang dijumpai dengan semangat 4. Supaya dapat dipercaya, takut dosa,
iman mengamalkan ajaran agama, kebijakan guru
Berusaha meneladan hidup tokoh-tokoh rohani 5. Pada saat di Tanya para rasul berapahasil jual
yang dapat semakin mampu memperjuangkan tanahnya? Menahan sebagian dari miliknya
imannya untuk kepentingan sendiri
45. Aktif terlibat dalam kegiatan masyaakat dapat
menjadi contoh yang baik, Keb Guru
I. 1. D 3. D 5. C 7. C 9. B
2. C 4. A 6. D 8. C 10. D
II. 1. Manusia
2. Ulah manusia dan bencana alam
3. Untuk kelasngsungan semua mahluk

4
4. Alam semesta
5. Untuk senantiasa menjaga dan merawat serta
memelihara alam I. 1. C 4. A 7. B 10. D 13. B
6. Alam 2. D 5. B 8. C 11. C 14. A
7. Keenam 3. C 6. A 9. C 12. C 15. C
8. Membutuhkan
II. 1. Lebih banyak membawa kehancuran,
9. Kesejahteraan hidup manusia
permusuhan
10. Egois, serakah, ketamakan
2. Kedua belah pihak
III. 1. Segala sesuatu yang berasal dari alamyang
3. Hancurnya peradaban dan martabat manusia
dipergunakan dan dimanfaatkan untuk
4. Kurang menghargai agama lain, munculnya
kelangsungan hidup semua mahluk hidup
pertikaian
2. Karena keberadaannya dapat dipertahankan
5. Kebaikan dan kebenaran
oleh alam maupun manusia melalui budidaya
6. Toleransi dan sikap saling menghargai
maupun peristiwa alam
7. Memusuhi, menolaknya
3. Perkembangannya tidak sempurna dan lambat
8. Allah
laun pasti akan mati
9. Toleransi
4. Adalah alam dengan segala isinya yang
10. Positif
diperlukan untuk mendukung kebutuhan
III. 1. Selalu memiliki rasa syukur atas agama yang
manusia demi kelangsungan hidupnya
dipeluknya, rasa bangga bahagia atas agama
5. Mencukupi kebutuhan hidup manusia dan
yang dipeluknya selalu menghayati agama
demi kelangsungan/ melestarikan manusia
sebagai rahmat, bukan beban
serta demi kesejahteraan manusia
2. Suatu masyarakat dimana anggotanya
beranek aragam, agama suku,, etnis, budaya,
dll
I. 1. D 4. A 7. A 10. C 13. D 3. Untuk mengatur kegiatan-kegiatan ritual yang
2. B 5. D 8. D 11. A 14. B bertujuan lebih meningkatkan, kualitas
3. C 6. D 9. A 12. A 15. D perjumpaan antara manusia dengan Tuhan
II. 1. Menghemat dalam mempergunakannya untuk mengaktualisasikan iman dalam
2. Pembayaran BBM perbuatan secara kongkrit
3. Bersahabat dengan alam 4. O’\
4. Manusia 5. - Sikap eklusif artinya orang yang memiliki
5. Dapur sikap yang tertutup dan tidak mau menerima
6. Bencana perbedaan dari agama lain.
7. Kepunahan binatang - Sikap insklusif artinya orang yang bersifat
8. Menjaga dan melestarikan alam ini termuka pada orang lain, memandang or-
9. Banjir ang lain yang berbeda agama sebagian
10. Manusia bagian dari hidupnya. Mau mengakui
III. 1. Tanah air kita Indonesia begitu indah, asri, adanya perbedaan, tetapi perbedaan
membuat orang lain ingin datang diterima sebagai fakta
menghuninya, semua serba ada, kebutuhan
manusia terpenuhi
2. Menjaga, merawat, melestarikan, melindungi I. 1. A 9. B 17. A 25. D 33. A
3. Sebagai pengabdian pada Tuhan Sang 2. C 10. D 18. D 26. A 34. C
Pencipta, serta sebagai ungkapan rasa Syukur 3. A 11. C 19. B 27. A 35. A
pada Tuhan 4. D 12. A 20. D 28. C 36. A
4. Karena SDA merupakan bagian hidup manusia 5. C 13. A 21. D 29. A 37. C
yang selalu dibutuhkan dalam kelangsungan 6. C 14. B 22. A 30. B 38. C
hidupnya, alam, dimana terjadi pergeseran 7. B 15. A 23. A 31. A 39. C
alam itu sendiri seperti : gempa bumi. Tsunami, 8. D 16. A 24. B 32. C 40. B
angina putting beliung, angina badai, gunung
meletus, dll | Serta ulah manusia : dimana II. 1. Untuk menentukan rasa aman, untuk
karena tingkah laku manusia yang semena- memperoleh arti hidup, untuk pedoman dalam
mena terhadap alam seperti : penebangan menentukan tindakan yang baik, semakin
pohon secara liar, membuang sampah bersatu dengan Allah
sembarangan, 2. Ketidak jujuran, egoisme/ mementingkan diri
5. Sebagai pengabdian pada Tuhan Sang sendiri, sikap sombong, sikap masa bodoh/
Pencipta serta sebagai ungkapan syukur pada tidak peduli terhadap orang lain, sikap adil, dan
Tuhan sebagainya

5
3. Seorang berimanyang sudah dipermandikan 9. Kebahagiaan
secara Katolik dan sudah menerima Sakramen 10. Saudranya
Krisma, seorang beriman dan berperilaku baik, III. 1. Membuat tenang damai, rukun kembali,
mempunyai pendidikan calon imam, tidak/ pengalaman siswa
belum beristri dan tidak akan beristri seumur 2. Menghargai, menghormati, menempatkan
hidup atau dengan kata lain bersedia menjalani mereka selaku ciptaan Tuhan, pengalaman
hidup selibat (tidak menikah) siswa
4. Penderitaan yang dialami Yesus merupakan 3. Pengalaman siswa
konsekuensi dari tugas perutusanNya 4. Tanpa pengorbanan maka persahabatan tidak
melaksanakan kehendak Bapa dalam akan mendalam dan langgeng
mewartakan dan menegakkan kerajaan Allah 5. Karena konflik membuat kehancuran bagi
di dunia manusia
5. Sebab yang menderita sulit untuk melepaskan
diri dari penderitaannya, maka perlu ada
bantuan dari pihak lain. Melaksanakan ajaran
agama yang memang sangat baik. Sebagai I. 1. C 4. C 7. A 10. A 13. D
ungkapan syukur pada Tuhan atas perhatian 2. C 5. D 8. A 11. D 14. C
Tuhan atas perhatian Tuhan yang telah 3. A 6. A 9. A 12. B 15. C
diterimanya II. 1. Beban yang berat dalam mencapai cita-cita
2. Menyelamatkan manusia
3. Rendah hati
I. 1. D 4. D 7. C 10. B 13. D 4. Diri sendiri
2. C 5. C 8. C 11. B 14. C 5. Diusahakan/ diperjuangkan
3. B 6. C 9. A 12. A 15. A 6. Malas
7. Diperjuangkan
II. 1. Allah
8. Dicoba lagi
2. Arif, bijaksana
9. Pekerjaan
3. Kristus
10. Tantangan
4. Kebenaran, kebaikkan
III. 1. Mencapai kehidupan yang kekal bersama Al-
5. Orang semua
lah
6. Bermacam, beragam, suku budaya
2. Dari dalam lekas puas, dari luar banyak saingan
7. Yesus Kristus
3. Orang tidak boleh lekas puas dengan hidupnya
8. Agama dan kepercayaan
sehingga cita-citanya akan menjadi kenyataan
9. Hidup
4. Motivasi yang tinggi, konsentrasi, pengaturan
10. Untuk bekerja sama memungkinkan terjadinya
waktu yang seimbang, rajin mengulang
keharmonisan dalam berelasi
pelajaran
III. 1. Agar perbedaan yang ada dapat menjadi indah,
5. Cita-cita dijadikan arah hidup, dapat
kebijaksanaan guru
mempengaruhi pola pikir dan sikap/ memberi
2. Tidak, yang masuk surge adalah orang yang
semangat. Kebijaksanaan Guru
beriman kepada Allah
3. Pengalaman siswa
4. Mengandalkan dialog dan toleransi antar
agama I. 1. C 4. A 7. C 10. A 13. B
5. Pengalaman siswa 2. B 5. C 8. A 11. D 14. C
3. D 6. A 9. B 12. C 15. B
II. 1. Manusia
I. 1. C 4. B 7. A 10. D 13. D 2. Luhur
2. – 5. B 8. A 11. C 14. A 3. karyaNya
3. A 6. A 9. A 12. A 15. B 4. cinta
5. janji perkawinan
II. 1. Toleransi 6. perkawinan
2. Cinta kasih 7. iman, harapan dan kasih
3. Kasih 8. kelamin
4. Pekerjaan menjadi ringan dan cepat selesai 9. membentuk keluarga yang bahagia, tetap dan
5. Kedamaian dan ketentraman sejahtera
6. Untuk kita usahakan 10. nasaret
7. Gotong royong/ kerja bakti 11. panggilan Allah
8. Kapernaum 12. Kristus dan GerejaNya

6
13. Anak-anak 3. bangga, bersyukur, pengalaman siswa
14. Allah sendiri terlibat di dalam hidup berkeluarga 4. imam umum = diterima oleh setiap umat
15. Mati beriman berkat Sakramen Pembabtisan,
III. 1. Karena dengan komunikasi menghindarkan sakramen Penguatan, Ekaristi Ekaristi,
seluruh anggota keluarga terjadi salah paham, sedangkan sakramen imamat jabatan =
pertentangan dan konflik diberikan secara khusus yang diperoleh berkat
2. Pengalama siswa sakramen tahbisan atau sakramen imamat
3. Karena dengan hidup berkeluarga seseorang yaitu para Imam dan Uskup
dapat juga mengabdi Tuhan 5. yang dapat melaksanakan tugas tugas dengan
4. Pengalaman siswa penuh iman dan setia pada kaul kemurnian,
5. Hidup perkawinan tidak dapat diceraikan oleh kemiskinan, ketaatan
siapapun, kecuali oleh Tuhan

I. 1. A 9. D 17. C 25. B 33. C


I. 1. A 4. D 7. A 10. D 13. B 2. C 10. A 18. A 26. A 34. A
2. A 5. B 8. C 11. D 14. D 3. C 11. D 19. A 27. D 35. D
3. B 6. A 9. A 12. B 15. A 4. A 12. C 20. C 28. A 36. B
II. 1. Menikah 5. A 13. C 21. C 29. A 37. C
2. Tahbisan 6. B 14. A 22. D 30. C 38. B
3. Konsekrasi 7. D 15. C 23. C 31. C 39. A
4. Imam 8. C 16. A 24. C 32. A 40. A
5. Nabi, Raja, Iman II. 1. Fanatisme yang berlebihan, kurang
6. Hirarki memahami ajaran agamasecara tepat, dll
7. Memimpin Perayaan Ekaristi, Peribadatan 2. Toleransi terhadap pemeluk agama lain
8. Uskup 3. Usaha yang maksimal dan dengan doa yang
9. Paus tulus dan melihat realitas hidup
10.Menikah 4. Hidup perkawinan tidak dapat diceraikan oleh
11.Menguduskan/ mensucikan siapapun kecuali kematian
III. 1. kaul kemiskinan = hidup penuh 5. kaul kemiskinan=hidup penuh kesederhanaan,
kesederhanaan, kaul kemurnia = tidak memiliki kaul kemurnia=tidak memiliki istri, kaul
istri, kaul ketaatan = kepatuhan dan kesetiaan ketaatan=kepatuhan dan kesetiaan kepada
kepada pimpinan/ Uskup pimpinan/ Uskup
2. Upacara suci yang memberikan materai dan
kekuaaan kepada seseorang menjadi Uskup,
Imam, Diakon