Anda di halaman 1dari 4

l. 1. d 4. c 7. c 10. a 13.

a
2. d 5. c 8. c 11. a 14. c
3. a 6. c 9. c 12. d 15. b
ll. 1. susah sedih
2. tendensi pribadi / pamrih pribadi
3.
4. keegoisannya
5. berkorban
6. persaudaraan kasih dan cinta
7. persaudaraan 9. Tuhan Yesus
8. nyawanya 10. Yesus Kristus
lll. 1. rela berkorban, setia pada sahabat dalam
suka dan duka, memberi bantuan tanpa
pamrih
2. belajar dari orang yang memiliki sahabat,
ditimbulkannya rasa kasih sayang,
berkorban dengan iklas tanpa pamrih
3. akan meretakkan pergaulan dalam
persahabatan / dapat memisahkan
persahabatan
4. yang dapat mengembangkan dan menuju
I. 1. a 4. b 7. a 10. b 13. d kesempurnaan hidup
2. b 5. b 8. a 11. a 14. c 5. adanya keterbukaan, kejujuran, dan
3. a 6. c 9. b 12. c 15. a kepercayaan, persaudaraan
ll 1. keegoisan, ketidak jujuran
2. egois
3. tendensi pribadi / pamrih pribadi l. 1. c 4. b 7. d 10. b 13. a
4. berbuat baik dengan teman 2. a 5. c 8. a 11. d 14. a
5. memberi teman yang baik 3. a 6. d 9. b 12. a 15. d
6. menjadi kurang bermakna ll. 1. tukar cincin
7. memilih pergaulan yang baik 2. masa pacaran
8. status ekonomi 3. penderitaan, kesusahan
9. imbalan, upah, balas jasa 4. orang tua
10. teman 5. Jujur / tidak egois
lll. 1. Mempunyai pengertian bahwa seorang yang 6. persiapan diri menuju perkawinan
hidup hendaknya berteman,berelasi pada 7. seorang laki-laki
sesamanya agar dapat saling mengerti dan 8. perkenalan
memahami sehingga memungkinkan timbulnya 9. seletif
rasa kasih sayang yang mendalam dan murni. 10. menghormati, menghargai
2 sebagai hubungan atau relasi, dimana lll. 1. menghormati, menghargai,memperlakukan
terjadi antara dua orang atau lebih, baik itu secara manusiawi, (penglaman siswa)
seorang anak laki-laki dengan lawan 2. - penderitaan, kesusahan, penyesalan
dapat memalukan orang tua, dan
jenisnya maupun dengan sejenisnya yang
(kebijakan guru)
mempunyai tujuan untuk bersosialisasi - Hendaknya berpacaran itu adalah masa
ataupun untuk mencapai sesuatu yang mau penyesuai dan perencanaan masa
dicapai bersama. depan menghadapi perkawinan dan
3. karena manusia makluk sosial, untuk rekan setelah perkawinan (kebijakan guru)
berrelasi, untuk teman bermain, untuk 3. - sebagai tanda ungkapan menghargai
bekerja sama Tuhan yang menciptakan pacarnya,
4. karena akan meremehkan orang lain dan - agar bisa merasakan ketenangan dan
bertentangan dengan pertemanan yang kebahagian dalam berpacaran,
baik - agar tidak terjadi sesuatu yang tidak
5. hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu diinginkan / pelecehan, pelanggaran
kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak susila
- dll (kebijakan guru)
mencari kepentingan sendiri atau puji- 4. - Berani menolak setiap ajakan yang
pujian yang sia-sia.” (Fil 2: 2) mengarah pada pelanggaran susila
5
- Berani memberi nasehat, dalam akan dijauhi orang lain, pengalaman
pacaran tidak harus mengumbar hawa siswa)
nafsu 2. perbuatan kasih perlu dilaksanakan
- Berani mengingatkan bahwa dalam kepada siapapun tanpa terkecuali, dibalik
pacaran ada yang selalu kasih ada kepuasan batin, kasih sebagai
memperhatikannya yaitu Tuhan ungkapan iman kepada Tuhan(kebijakan
- Berani mengingatkan setiap tindakan guru)
pelanggaran susila berakibat fatal dan 3. kekerasan dalam masyarakat, tindakan
berdosa dihadapan Tuhan anarki, keegoisan, ketamaan, keserakahan
5. pengalaman siswa dan kebijakan guru 4. perbuatan kasih tanpa pengorbanan hanya
“lamis”/ berbohong, sebab tindakan kasih
harus nyata dalam perbuatan
5. semakin berkembangnya keegoisan,
l. 1. c 4. a 7. a 10. c 13. a masa bodoh terhadap sesama, tidak
2. d 5. a 8. b 11. a 14. c menjalankan ajaran agamanya dengan
3. d 6. b 9. c 12. b 15. c baik, tidak mau direpotkan ada anggapan
ll. 1. jangan terarah kepada sesama manusia tindakan kasih itu hanyalah membuang
2. pribadi waktu tidak menghasilkan sesuatu bagi
3. sunyi / hening pribadinya
4. Yesus
5. jalan salip
6. bersama-sama l. 1. a 4. a 7. a 10. d 13. a
7. tanda salip 2. b 5. d 8. c 11. b 14. d
8. kehendak Bapa-Nya yang harus terjadi 3. b 6. c 9. d 12. b 15. a
9. di tempat yang sunyi ll. 1. adanya perubahan hidup yang lebih baik
10. Yerusalem 2. manusia tak sempurna
lll. 1. - agar relasi dengan Tuhan dapat dirasakan 3. tujuh puluh kali tujuh kali
-memberi kesempatan Tuhan untuk 4. Tuhan Allah sendiri
berbicara 5. orang egois
-agar tidak tergangu oleh hal-hal 6. Tuhan Yesus sendiri
lingkungan yang mengacaukan 7. mengampuninya
konsentrasi 8. Roh Kudus
2. (pengalaman siswa) 9. Tuhan Yesus
3. kesederhanaan, kerendah hatian, 10. Tuhan mah pengampun
lll. 1. menyadari bahwa diri kita juga tak
penyerahan secara total
sempurna,agar terjalin kembali persaudaraan,
4. orang tua, saudara, guru, karena supaya
lebih dekat pada Tuhan dan semakin agar terjadi perdamaian bersama/ rekonsiliasi,
menghayati rasa syukur kepadaNya memberi kesempatan orang lain memperbaiki
5. sebagai nafas kehidupan, akrab dengan diri sendiri/ berubah
Tuhan (pengalaman siswa) 2. keinginan untuk mempertahnkan “harga
diri”, wibawa, sengsi. dendam yang
berkepanjangan, egois/ mau menang
l. 1. a 4. c 7. a 10. b 13. c sendiri
2. b 5. b 8. a 11. a 14. a 3. Tuhan tidak lantas mengadili/ menghukum,
3. a 6. a 9. c 12. a 15. a namun Tuhan selalu memberikan
ll. 1. Tuhan kesempatan manusi untuk berubah
2. membantu, menolong perumpamaanya dari yang jahat mrnuju
3. bahagia, senang, beban susahnya dapat yang baik
menjadi ringan 4. karena setiap manusia itu lemah dan
4. menghibur, menolong, mendampingi tentunya setiap manusia pernah mengalami
5. Nain berbuat salah / dosa
6. kasih / tangan 5. (pengalaman siawa)
7. martabat manusia
8. Tuhan yang memberi hidup
9. bangkitlah I. 1. a 11. b 21. d 31. D 41. A
10. takut dan memuliakan Allah 2. b 12. c 22. a 32. C 42. B
lll. 1. hidup seolah-olah tidak berarti dan tak 3. b 13. c 23. b 33. A 43. B
bermakna, hidup tersa hampa, kurang jalani 4. c 14. c 24. c 34. D 44. A
persaudaraan dan cinta kasih, mungkin 5. a 15. a 25. b 35. A 45. D
6
6. b 16. c 26. b 36. B ll. 1. diri sendiri
7. b 17. b 27. a 37. A 2. suster Theresa
8. d 18. b 28. d 38. C 3. gembira, bahagia, senang
9. d 19. d 29. a 39. A 4. kemanusiaan
10. b 20. b 30. a 40. C 5. mereka yang miskin, lemah, kecil, tersingkir,
ll. 1. sebab egois hanya mau menangnya dan difabel
6. Allah
sendiri, tak mau mengakui bahwa diri juga
7. orang yang egois
bersalah hanya bisa menyalahkan orang
8. sabat
lain saja 9. tergerak belas kasih
2. agar tidak mudah jatuh dalam dosa / 10. orang Farisi dan Yahudi
perbuatan yang tidak baik / benar lll. 1. damai, rukun, penuh kasih, (pengalaman siswa)
3. yang dapat mengembangkan dan menuju 2. menunjukkan sikap perduli Yesus pada
kesempurnaan hidup sesamanya yang menderita dari pada
4. penderitaan, kesusahan ( hamil muda, aturan / hukum yang menyengsarakan
ada keinginan aborsi, perkawinan dini, 3. orang sukanya diperhatiakan / menang
mudah kena penyakit kelamin menular dll) sendiri tapi tak mau memperhatikan /
5. tidak setuju, karena sama juga menghina mengalah pada orang lain
Tuhan saja 4. - sebab yang menderita sulit untuk
melepaskan diri dari penderitaannya,
maka perlu ada bantuan dari pihak lain.
- melaksanakan ajaran agama yang
l. 1. a 4. b 7. d 10. a 13. c memamang sangat baik.
2. c 5. c 8. a 11. d 14. d - sebagai ungkapan syukur pada Tuhan
3. a 6. a 9. b 12. a 15. b atas perhatian Tuhan yang telah
ll. 1. adil, baik dan yang bermartabat diterimanya
2. Allah / Tuhan 5. sebab mereka hanya mau memikirkan
3. kekurangan / kelemahan diri sendiri . Sebab mereka tidak mau
4. R.A Kartini untuk direpotkan apalagi susah /
5. memiliki martabat yang sama menderita
6. menghargai, menghormati
7. memberikan kesempatan untuk bertaubat
8. untuk memperbaiki kesalahanya l. 1. a 4. d 7. a 10. d 13. a
9. perempuan 2. c 5. a 8. c 11. a 14. b
10. hukum rajam 3. d 6. b 9. a 12. c 15. c
lll. 1. mau bergaul dengan mereka yang berekonomi II. 1. sejati / murni
lemah, memberikan kesempatan orang lain 2. oleh Yesus Kristus
untuk berpendapat,menghargai keberadaan 3. anak-anak Allah
mantan WTS/ narapidan (pengalaman siswa) 4. yang beraturan / bebas yang terbatas
2. manusia adalah milik dan ciptaan Allah 5. anak-anak Allah 9. membebaskan
yang bermartabat luhur, maka bila ada yang 6. kesempurnaan 10. sebagai anak-
merendahkan/ melecehkan manusia berarti 7. bebas yang terbatas anakAllah
melecehakan yang punya/ yang menciptakan 8. doa
3. karena untuk mengingatkan bahwa semua lll. 1. sangat tidak setuju / memprihatinkan, sebab
manusia itu ciptaan Tuhan yang memiliki Allah mengaruniakan manusia kebebasan
kesetaraan dan kesederajatan dan jangan yang dapat menuju kesempurnaan, maka
sampai ada yang saling merendahakan bilaada pembantu / budak jelas melanggar
4. persaudaraan, suasana damai, kerukunan, kehendaka Allah / (pendapat siswa pribadi)
penghargaan eksistensi orang lain dll 2. dengan kebebasan yang dimilikinya manusia
5. terlalu egois, merasa diri paling bail, tidak tampil sebagai ciptaan Allah / (pendapat
mengamalkan ajaran agamanya (kebijakan siswa pribadi)
guru) 3. (pengalaman siswa pribadi)
4. untuk menciptakan kesempurnaan hidup,
perkembangan pribadi, menyalurkan bakat
dan minat dll
l. 1. a 4. b 7. b 10. c 13. a 5. masih diperlukan, agar manusia tidak
2. a 5. c 8. a 11. a 14. a mengunakan kebebasan secara tak terbatas,
3. c 6. a 9. 12. c 15. b namun masih memikirkan keberadaan orang
lain
7
ll. 1. Tuhan Yesus
2. percaya dan beriman kepadaNya
l. 1. d 4. a 7. a 10. c 13. a 3. bisa menjadi semacam inspirasi,
2. c 5. b 8. b 11. a 14. d motivasi, dan pendorong semangat dalam
3. c 6. d 9. a 12. b 15. a setiap segi kehidupan para remaja
ll. 1. orang yang miskin dihadapan Allah / orang 4. Tuhan Yesus
yang hidupnya mengutakana kebenaran 5. terkenal, rupawan, dan berprestasi
2. sbdah bahagia 6. mengampuni
3. mereka akan beroleh kemurahan 7. Yesus
4. mereka akan melihat Allah 8. Yesus Kristus
5. yang berkaitan dengan akhir jaman 9. banyak orang
6. bersukacita dan bergembiralah 10. meneladani, hidup sesuai yang diteladani
7. kekal / abadi lll. 1. orang-orang yang terkenal, rupawan, dan
8. kebahagiaan berprestasi
9. Tuhan Yesus 2. agar dapat mudah dipahami, pendengar
10. Yesus sendiri diajak berpikir, dapat menjelaskan
lll. 1. mereka yang empunya kerajaan sorga sesuatu yang sulit dijelaskan dengan
2. menyiapkan murid untuk diutus, memberi kalimat biasa.
pengertian sabda bahagia memiliki nilai 3. (pengalaman siswa)
eskotolgis yaitu sebagai syarat masuk 4. kesetiaan, pengorbanannya, kasihNya dll
surga, untuk mengantikan hukum lama (pengalaman siswa)
menjadi hukum baru 5. sebagai acuan dalam kehidupannya, bisa
3. bahwa sabda bahagia Allah mempunyai menjadi semacam inspirasi, motivasi
nilai akhir zaman yaitu sebagai tuntutan pendorong semangat dalam setiap segi
dan prasyarat untuk dapat masuk dalam kehidupan para remaja
kerajaan surga
4. rela berkorban, selalu berusaha
membahagiakan , mengasihi, (kebijakan l. 1. b 11. b 21. b 31. c 41. A
guru) 2. b 12. c 22. c 32. b 42. B.
5. tidak terlalu mengejar harta kekayaan / 3. a 13. c 23. d 33. c 43. A
materi, keinginan untuk selalu bertemu, 4. c 14. a 24. c 34. a 44. C
suka saling memperhatikan / selalu 5. a 15. a 25. c 35. d 54. D
perduli “makan tidak makan asal kumpul” 6. a 16. d 26. d 36. c
7. a 17. c 27. a 37. b
8. b 18. a 28. c 38. a
l. 1. a 4. c 7. c 10. a 13. a 9. c 19. c 29. a 39. c
2. a 5. b 8. 11. c 14. c 10. a 20. a 30. a 40. a
3. a 6. b 9. 12. c 15. a
ll. 1. diri sendiri ll. 1. Roh, berkehendak, harapan, cita-cita
2. memperoleh hidup kekal 2. a. selalu berdoa dan bersyukur kepada
3. mereka yang menderita apa yang telah dikaruniakan
4. orang Lewi b. mengembangkan dengan cara belajar
8. menghargai dan berlatih terus menerus
5. martabat manusia
9. Allah/ Tuhan c. mau belajar dari oarang yang lemah
6. putus asa
10. di rajam namun tetap optimis mencari
7. belas kasih
lll. 1. karena mereka juga ciptaan Tuhan yang keuntungan pribadi
memiliki martabat 3. sahabat : setia pada teman dalam
2. orang tersebut merasa bahagia, keadaan apapun, rela berkorban, tanpa
diperhatikan (kebijakan guru) pamrih pribadi, ada jalinan secara
3. menghormati, menghargai, berkerja sama psikologis.
4. keasetaraan / kesederajatan, harkat Teman : sekedar teman main saja, tidak
martabat adanya jalinan secara psikologis,
5. nilai-nilai lama/ budaya yang terlalu feudal, kebanyakan hanya mencari keuntungan
tidak melaksanakan ajaran Tuhan / agama pribadi
4. kebebasan beragama, kebebasan untuk
hidup, kebijaksanaan
l. 1. a 4. d 7. b 10. c 13. c 5. kesetiaan, pengorbanannya, kasihNya dll
2. a 5. d 8. b 11. d 14. a (pengalaman siswa)
3. c 6. a 9. a 12. d 15. b
8