Anda di halaman 1dari 3

III. 1.

Memberkati lidah-lidah api, menentun, mengarahkan,


memberi semangat
I. 1. C 3. C 5. D 7. D 9. C 2. Para Rasul, St Yohanes, Paulus, dll
2. B 4. C 6. C 8. A 10. C 3. Lewat dari sesamanya, lewat dari ajaran Gereja, lewat
dari kitab suci
II. 1. Roh Kudus 6. Berkenan 4. Berserah diri dan terbuka akan karya Tuhan
2. Tanda salib 7. Roh Kudus 5. Berdoa pada Tuhan mohon bimbingan Roh Kudus,
3. Kebenaran 8. Bapa ingat ajaran Tuhan
4. Tuhan Yesus 9. Akhir jaman
5. Kamu 10. Roh Kudus

III. 1. Roh Kudus bermaksud mendorong segala kehidupan I. 1. A 3. B 5. B 7. A 9. A


kita yang menjual keselamatan 2. B 4. D 6. B 8. A 10. C
2. Sebab dengan peristiwa pentakosta umat dan banyak II. 1. Para Rasul 6. Kis 2: 41-47
orang percaya lalu dibaptis dengan berkumpulnya umat 2. Anggota 7. Gereja perdana
itulah Gereja dapat dinyatakan 3. Tuhan Yesus 8. Tubuh
3. Karena Roh Kudus menginginkan supaya jemaat 4. Tuhan Yesus 9. Anggotanya
terselamatkan dan RK yang selalu menyemangati jemaat 5. Egois 10. Ekaristi
4. Karena memiliki dorongan/ kekuatan dan Tuhan sendiri
yang menyertai lewat RK III. 1. Bertekun dalam persekutuan dan pengajaran Rasul
5. Pengalaman siswa berdoa dan pemecah roti
2. Perayaan ekaristi tiap minggu
3. Dalam persekutuan/ komunio/ paguyuban ada : komunikasi
yang terus menerus, mereka saling memperhatikan satu
I. 1. D 3. B 5. A 7. A 9. B sama lain, saling memiliki, saling memberi, saling
2. B 4. A 6. A 8. B 10. A mendukung, saling menasehati, saling mengembangkan,
saling melayani, dan saling berusaha menjaga
II. 1. Para Rasul 6. Kis 2 : 41-47 kebersamaan demi keutuhan dan kebahagiaan bersama
2. Anggota 7. Gereja Perdana 4. Mereka adalah kumpulan orang yang percaya pada
3. Tuhan Yesus 8. Tubuh Yesus, dan dari merekalah cikal bakal Gereja terbentuk
4. Tuhan Yesus 9. Anggotanya 5. Berkumpul dan mendengarkan pengajaran Para Rasul,
5. Egois 10. Ekaristi Doa dan ibadat bersama, Memecah-mecahkan roti,
Kesadaran bahwa segala kepunyaan pribadi adalah
III. 1. Kesamaan hobi, kesamaan kebiasaan, perasaan kepunyaan bersama
senasib, keprihatinan, dan harapan serta kerinduan
bersama
2. Roh Kudus mempersatukan mereka dalam satu tubuh,
satu roh, satu baptisan, satu iman, dan satu Allah. Roh I. 1. A 3. D 5. D 7. A 9. A
Kudus merupakan kepenuhan janji Yesus. Yesus 2. C 4. C 6. A 8. C 10. B
mengutus Roh penolong dan pemersatu yaitu Roh
Kudus II. 1. Uskup
3. Bila hidupku selalu mengandalkan Tuhan dan Roh 2. Kemiskinan, kemurnia, dan selibat
Kudusnya. Kebijakan guru 3. Suatu perkumpulan umat dimana anggotanya saling
4. Pengalaman siswa berkomunikasi dan bernteraksi secara terus menerus,
5. Peristiwa pentakosta saling memperhatikan satu sama lain, saling memiliki,
saling memberi, saling mendukung, melayani,
mengembangkan sehingga kebersamaan anggotanya
terjaga keutuhannya demi kebahagiaan bersama
I. 1. C 3. A 5. D 7. B 9. D 4. Kehidupan Jemaat Perdana
2. D 4. B 6. C 8. C 10. A 5. 1965
6. Paus
II. 1. Yesaya 6. Engkaulah anak ku 7. Akhir jaman
2. Belalang dan madu yang kukasihi, 8. Imamat
hutan kepada-Mu lah aku 9. Para kardinal
3. Memakai jubah bulu berkenan 10. Para kardinal yang usianya sebelum 70 tahun
unta dan ikat 7. Burung merpati
III. 1. Bertekun dalam ajaran para rasul, selalu berkumpul
pinggang kulit 8. Membuka diri akan
untuk memecahkan roti dan berdoa
4. Damai, tenang, karya Roh Kudus
2. Pengalaman siswa
tentram 9. Tidak
3. Persekutuan (koinonia), pewartaan (kerygma),
5. Tuhan Yesus 10. Roh Kudus
peribatan (liturgia), pelayanan kemasyarakatan
(diakonia), kesaksian iman (matyria)

4
4. Suatu perkumpulan umat dimana anggotanya saling 2. Bila beriman pada Kristus menjalankan ajaranNya
berkomunikasi daan berinteraksi secara terus menerus, dengan aik dan bena
saling memperhatikan satu sama lain, saling memiliki, 3. Berserah diri dan terbuka akan karya Tuhan
saling memberi, melayan, mengembangkan sehingga 4. Bertekun dalam persekutuan dan pengajaran rasul
kebersamaan anggotanya terjaga keutuhannya demi berdoa dan pemecahan roti
kebahagiaan bersama 5. Suatu perkumpulan umat dimana anggotanya saling
5. Gereja merupakan suatu persekutuan yang didalamnya berkomunikasi dan berinteraksi secara terus menerus,
terdapat keberagaman anggota saling memperhatikan satu sama lain, saling memiliki,
saling memberi, saling mendukung, melayani,
mengembangkan sehingga kebersamaan anggotanya
terjaga keutuhannya demi kebahagiaan bersama
I. 1. A 3. D 5. B 7. B 9. B
2. C 4. C 6. C 8. A 10. C
II. 1. Nyawa 6. Putra misdinar
2. Sesama 7. Baptis I. 1. D 3. C 5. B 7. C 9. A
3. Misdinar 8. Martir 2. D 4. A 6. C 8. C 10. A
4. Berbeda 9. Setiap anggota
II. 1. Air 7. Babptis
5. Tuhan 10. Tuhan Allah
2. Janji dan cincin 8. Mistik Kristus
III. 1. Karena Kristus sebagai kepala Gereja memberikan 3. Kristus 9. Karya keselamatan
teladan untuk melayani 4. Kerajaan Allah Allah
2. Kristus Tuhan 5. Suci 10. Yesus putra
3. Karena sebagai konsekuensi atas baptisan dan iman 6. Umat manusia tunggalNya
pada Kristus
III. 1. Roh Kudus
4. Karena sebagai panggilan orang katholik memang diutus
2. Pengalaman siswa
untuk melayani dan mensucikan, seperti Kristus sendiri
3. Sakramen babtis, sakramen tahbisan
5. Dengan melayani dan menguduskan sama dengan
4. Sebagai tanda dan sarana Allah untuk menyelamatkan
ikut serta dalam karya Yesus Kristus
manusia
5. Sebagai sarana untuk mengungkapkan yang sulit
dijelaskan dengan kata-kata
I. 1. C 3. C 5. B 7. C 9. C
2. C 4. A 6. C 8. B 10. C

II. 1. Hidup 7. Keselamatan dalam I. 1. A 3. C 5. A 7. B 9. B


2. UmatNya diriNya 2. D 4. C 6. C 8. B 10. B
3. Nama Allah 8. Terhindar dari
4. Akhir jaman bahaya maut II. 1. Perjamuan dengan 6. Yahudi
5. KerajaanAllah/ kebaikan 9. Tuhan Yesus murid-muridNya 7. Mewartakan kabar
6. Mistagogi 10. Semua manusia 2. Katekis gembira/ Injil
3. Katekumen 8. Dosa asal dan dosa
III. 1. Semua manusia tanpa kecuali 4. Katekismus pribadi
2. Karena yang menjadi tujuan utama manusia 5. Kamis putih 9. Orang mati
3. Karena manusia sangat disayangi oleh Allah 10. Allah
4. Sembuh sekaligus dosanya diampuni
5. Suatu syarat untuk mendapatkan pengesahan untuk III. 1. Masa Prakatekumenat, masa Katekumenat, masa
dapat bermasyarakat Persiapan Terakhir, masa Mestagogi
2. Bahagia/ keberhasilan, mendapatkan karunia Tuhan
3. Inilah tubuhKu yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah
ini menjadi peringatan akan aku
I. 1. A 9. B 17. B 25. C 33. A 4. Lambang penerang/ sinar
2. C 10. A 18. D 26. A 34. D 5. Babtis bayi, babtis dewasa, babtis darurat, babtis batin,
3. D 11. A 19. B 27. B 35. B babtis darah
4. C 12. C 20. B 28. D 36. B
5. D 13. D 21. D 29. C 37. B
6. A 14. A 22. C 30. C 38. C
7. B 15. A 23. D 31. C 39. C I. 1. A 3. D 5. A 7. B 9. D
8. D 16. A 24. B 32. D 40. B 2. B 4. B 6. B 8. A 10. C

II. 1. Karena Roh Kudus menginginkan supaya jemaat


terselamatkan dan RK yang selalu menyayangi jemaat

5
II. 1. Dosa asal dan dosa 6. Tuhan Yesus
pribadi 7. Masyarakat
2. Orang mati 8. Perayaan Ekaristi
I. 1. B 3. D 5. B 7. B 9. B
3. Perjamuan terakhir 9. Roti dan anggur
2. D 4. C 6. B 8. A 10. B
4. Kamis putih 10. Komuni
5. Yahudi II. 1. Uskup/ imam 6. Diampuni
2. Kebangkitan 7. Sakit keras/ indikasi
III. 1. Pengalaman pribadi 3. Menghibur dengan mengalami kematian
2. Pengalaman siswa bercerita 8. Dosanya
3. Sudah dibabtis menurut tata Gereja Katolik, dalam 4. Orang yang sakit 9. Dikunjungi
keadaan rahmat (tidak dosa besar) 5. Uskup/ imam 10. Tobat
4. Pembuka, liturgi sabda, liturgi ekaristi, penutup
5. Perjamuan terakhir adalah perpisahan, sedangkan III. 1. Tidak paham, takut, tak repot
Perjamuan ekaristi adalah pengenakan akan sengsara 2. Mendampingi si sakit memiliki kekuatan, ketabahan, dan
wafat dan kebangkitan Tuhan kesembuhan
3. Demi peringanan, pembebasan beban diri
4. Perayaan ekaristi yang diterima oleh mereka yang akan
meninggalkan kehidupan dunia ini dan mempersiapkan
I. 1. A 3. B 5. D 7. A 9. B diri untuk perjalanan menuju kehidupan kekal
2. C 4. B 6. C 8. B 10. B 5. Si sakit mendapat penguatan, ketenangan dan
II. 1. Pentakosta kesabaran hati dalam mengatasi kesulitan karena
6. Burung merpati, sakitnya. Si sakit membaharui imam dan harapan
2. Simbolis tiupan angin keras,
3. Penguatan, sakramen kepada Allah dan menguatkannya untuk melawan
lidah-lidah godaan setan, godaan untuk berkecil hati dan rasa
Kazsantosan 7. Tangan
4. Uskup takut akan kematian. Bantulah Tuhan membawa si sakit
8. Petrus dan Yohanes pada kesembuhan jiwa tetapi juga menuju kesembuhan
5. Saksi 9. Uskup badan
10. Pentakosta

III. 1. Menyebarluaskan dan membela iman sebagai saksi


Kristus
2. Karena sakramen Krismamembuat seseorang secara I. 1. D 9. C 17. A 25. D 33. D
penuh menjadi saksi Kristus 2. C 10. C 18. A 26. B 34. C
3. Tidak mungkin, karena bila menerima komuni tanpa 3. C 11. D 19. D 27. A 35. D
iman berarti hanya menerima roti saja, tidak memiliki 4. A 12. C 20. B 28. B 36. D
makna dan arti yang sesungguhnya 5. B 13. C 21. C 29. A 37. B
4. Tiupan angin keras dan munculnya lidah-lidah api 6. D 14. C 22. A 30. A 38. A
5. Terbuka pada bimbingan Roh Kudus, peka akan 7. A 15. C 23. D 31. D 39. A
adanya tanda-tanda jaman 8. D 16. D 24. B 32. A 40. A

II. 1. Lambang penerang/ sinar


2. Sudah dibabtis menurut tata cara Gereja Katolik dalm
I. 1. A 3. A 5. A 7. D 9. B keadaan rahmat (tidak dosa besar)
2. D 4. A 6. D 8. C 10. A 3. Menyebarluaskan dan membela iman sebagai saksi
Kristus yang sejati
II. 1. Dosa 6. Bertobat 4. Suatu dinamika hati yang patah dan remuk yang
2. Tujuh puluh kali 7. Tobat digerakkan oleh rahmat Illahi untuk menjawab cinta yang
tujuh kali 8. Allah dan manusia penuh kerahiman dari Allah
3. Uskup, imam 9. 2 (dua) 5. Si sakit mendapat penguatan, ketenangan dan
4. Kematian/ penderitaan 10. Tobat/ pengampunan kesabaran hati dalam mengatasi kesulitan karena
5. Pengampunan dosa sakitnya. Si sakit membaharui imam dan harapan
kepada Allah dan menguatkannya untuk melawan
III. 1. Pengampunan atas dosa
godaan setan, godaan untuk berkecil hati dan rasa
2. Masa adven dan masa pra paskah
takut akan kematian. Bantulah Tuhan membawa si sakit
3. Suatu dinamika hati yang patah dan remuk yang
pada kesembuhan jiwa tetapi juga menuju kesembuhan
digerakkan oleh rahmat Illahi untuk menjawab cinta yang
badan
penuh kerahiman dari Allah
4. Perbuatan yang dilakukan dengan sadar dan melawan
cinta kasih Tuhan dan sesama
5. Agar umat memiliki hubungan yang baik dengan Allah
dan dengan sesamanya