Anda di halaman 1dari 2

PROSEDUR PENGGUNAAN PISAU

Nomor Dokumen : No. Revisi : Halaman :


DETASEMEN KESEHATAN
WILAYAH 01.04.01 SPO/PPI /193 / IV / 2015 0 1 dari 1
RUMAH SAKIT
TK IV 01.07.02 BINJAI

Ditetapkan oleh :
STANDAR PROSEDUR Tanggal terbit : Kepala Rumah Sakit Tk IV 01.07.02,
OPERASIONAL
(SPO)

dr. Darma Malem, Sp.THT-KL


Mayor Ckm NRP 1930001480164
Pisau dapur merupakan salah satu alat memasak yang paling
PENGERTIAN penting dan sangat diandalkan untuk mempermudah proses
memasak.
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah agar penggunaan
TUJUAN pisau sesuai dengan fungsi dan bahan makanan.

Berdasarkan surat keputusan Karumkit Tk IV 01.07.02 Binjai


KEBIJAKAN nomor : SKEP / 21 / III / 2015 tentang kebijakan pencegahan
dan pengendalian infeksi Rumkit Tk IV 01.07.02 Binjai.

Pisau dibagi menjadi 5 macam :


PROSEDUR 1. Pisau Sayuran
Pisau sayuran diberi tanda warna hijau digunakan untuk
mengupas, memotong sayuran seperti bayam, wortel, labu
siam, kangkung, kacang panjang dan lain-lain.
2. Pisau Lauk Nabati
Pisau lauk nabati diberi tanda warna kuning digunakan
untuk memotong lauk nabati seperti tempe, tahu.
3. Pisau Ayam
Pisau ayam diberi tanda warna merah digunakan untuk
memotong daging ayam.
4. Pisau Ikan
Pisau ikan diberi tanda warna biru digunakan untuk
memotong daging ikan.
5. Pisau Roti / kue
Pisau diberi tanda warna putih digunakan untuk memotong
roti

UNIT TERKAIT Unit Gizi dan Dapur


PEMBERIAN NUTRISI ENTERAL

Nomor dokumen : No. Revisi : Halaman :


DETASEMEN KESEHATAN
WILAYAH 01.04.01
SPO/PPI /198 / IV / 2015 0 1 dari 1
RUMAH SAKIT
TK IV 01.07.02 BINJAI

Ditetapkan oleh :
STANDAR PROSEDUR Tanggal terbit : Kepala Rumah Sakit Tk IV 01.07.02,
OPERASIONAL
(SPO) / / 2015

dr. Darma Malem, Sp.THT-KL


Mayor Ckm NRP 1930001480164

PENGERTIAN Pemberian nutrisi enteral adalah memberikan makanan


kepada pasien melalui pipa makan pasien.

TUJUAN Tersedianya bahan makanan enteral siap pakai dengan


kuantitas yang tepat sesuai dengan perencanaan.

KEBIJAKAN Berdasarkan surat keputusan Karumkit Tk IV 01.07.02 Binjai


nomor : SKEP / 21 / III / 2015 tentang kebijakan pencegahan
dan pengendalian infeksi Rumkit Tk IV 01.07.02 Binjai.
1. Bahan makanan yang telah diterima dicek setelah
PROSEDUR memenuhi syarat.
2. Bahan makanan enteral tepung atau bubuk disimpan
ditempat kering dan sejuk (19-21 °C) atau sesuai
dengan rekomendasi pabrik.
3. Bahan makanan enteral yang dipakai sesuai dengan
petunjuk pemakaian yang tepat.
4. Bahan makanan enteral dimasak pada api kecil agar
tidak hangus.
5. Bahan makanan enteral siap dibagikan kepada pasien.

UNIT TERKAIT Unit Gizi dan Dapur