Anda di halaman 1dari 9

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian

Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat pra ekferiment (pra

ekfriment) dengan model rancangan one group pretest postest. Yaitu sebelum

dilaksanakannya perlakuan maka dilakukan observasi (pretest) pada sampel

dan sesudah perlakuan juga dilakukan beberapa kali observasi (posttest)

(Sugiono, 2012).

3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian

3.2.1 Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Sembiring

Delitua.

3.2.2 Waktu Penelitian

Waktu penelitian akan dilaksanakan pada tahun 2019. Pengumpulan

data dilakukan.

30
31

3.3 Populasi dan Sampel Penelitian

3.3.1 Populasi

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek / subjek

yang mempunyai kualitas dan karaktristik tertentu yang ditetapkan peneliti

untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2012).

Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien hemodialisa yang

melakukan cuci darah di Rumah Sakit Umum Sembiring Delitua yang

berjumlah 44 orang.

3.3.2 Sampel

Sampel adalah sebagian dari keseluruhan objek yang diteliti dan

dianggap mewakili seluruh populasi (Notoatmodjo, 2012). Sampel terdiri dari

bagian populasi terjangkau yang dapat dipergunakan sebagai subjek

penelitian melalui sampling (Nursalam, 2012). Sampel dalam penelitian ini

adalah pasien hemodialisa di Rumah Sakit Umum Sembiring Delitua.

Penelitian ini dilakukan selama 1 minggu. Pada penelitian ini teknik

pengambilan sampel yang digunakan nonprobability sampling yaitu

purposive sampling dengan cara pengambilan sampel dilakukan dengan

pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2012).

3.3.2.1 Kriteria Inklusi

Kriteria Inklusi adalah kriteria atau ciri – ciri yang perlu dipenuhi oleh

setiap anggota populasi yang dapat diambil sebagai sampel (Notoatmodjo,

2012).
32

Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah sebagai berikut :

3.3.2.1.1 Bersedia menjadi responden dan menanda tangani lembar

persetujuan responden.

3.3.2.1.2 Pasien hemodialisa yang mampu berkomunikasi verbal

dengan baik.

3.3.2.1.3 Mampu membaca, menulis dan mampu berbahasa indonesia

dengan baik.

3.3.2.1.4 Bersedia berpartisipasi sebagai responden dalam penelitian.

3.3.2.1.5 Pasien yang mempunyai komplikasi / penyakit penyerta.

3.3.2.2 Kriteria Eksklusi

Kriteria eksklusi adalah ciri – ciri anggota populasi yang tidak dapat

diambil sebagai sampel (Notoatmodjo, 2012).

Kriteria eksklusi pada penelitian ini adalah sebagai berikut :

3.3.2.2.1 Pasien hemodialisa yang mengalami penurunan kesadaran

3.3.2.2.2 Pasien hemodialisa tidak mampu mendengar dan

berkomunikasi verbal / non verbal dengan baik.

3.3.2.2.3 Pasien yang tidak mampu membaca, menulis dan berbahasa

indonesia dengan baik.

3.4 Metode Pengumpulan Data

Pengumpulan data adalah himpunan angka yang merupakan nilai dari

unit sampel sebagai hasil mengamati atau mengukur (Setiadi, 2013).


33

3.4.1 Data Primer

Data primer adalah data asli yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti

untuk menjawab masalah penelitiannya secara khusus (Setiadi, 2013). Cara

pengumpulan data primer dalam penelitian ini yaitu dengan observasi

langsung variabel indipendent (pendidikan kesehatan dan kecemasan) dan

variabel dependent (hemodialisa). Pengumpulan data pada penelitian ini

menggunakan alat ukur berupa observasi dan wawancara. Yang diperoleh

langsung dari responden melalui lembar observasi yang melakukan

pendidikan kesehatan terhadap pasien hemodialisa. Dimana dilakukan

penilaian selama 5 menit sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan

kesehatan. Bagian ini digunakan untuk mengkaji nilai kecemasan pada pasien

hemodialisa di Rumah Sakit Umum Sembiring Delitua.

3.4.2 Data Skunder

Data skunder yaitu data yang diperoleh dari rekam medik di Rumah

Sakit Umum Daerah Delitua dengan mengambil data pasien hemodialisa

yang dirawat di Rumah Sakit Umum Sembiring Delitua Tahun 2018.

3.5 Variabel dan Defenisi Operasional

3.5.1 Variabel Penelitian

Variabel adalah sesuatu yang digunakan sebagaai ciri, sifat atau ukuran

yang dimiliki atau didapatkan oleh peneliti terhadap sesuatu (benda, manusia,

dan lain – lain) (Notoatmodjo, 2012).


34

Variabel penelitian terdiri dari dua yaitu :

3.5.1.1 Variabel independent (bebas) adalah variabel yang mempengaruhi.

Variabel independent pada penelitian ini adalah pendidikan kesehatan.

3.5.1.2 Variabel dependent (terikat) adalah variabel yang dipengaruhi.

Variabel dependent pada penelitian ini adalah tingkat kecemasan pada

pasien hemodialisa.

3.5.2 Defenisi Operasional

Definsi oprasional merupakan pejelasan semua variabel dan istilah

yang di gunakan dalam penelitian secara oprasional sehingga akhirnya

mempermudah pembaca dalam mengartikan makna penelitian (Setiadi,

2013).

Adapun defenisi operasional penelitian ini adalah sebagai berikut :

Tabel 1.3 Defenisi Operasional

Variabel Defenisi Alat Skala Hasil Ukur

Operasional Ukur

Pendidikan Pendidikan Lembar Nominal 0 = Tidak

Kesehatan kesehatan adalah Observasi diberikan

segala upaya yang pendidikan

direncanakan untuk kesehatan pada

mempengaruhi pasien yang

orang lain, menjalani

individu, hemodialisa.

kelompok, 1 = Diberikan

masyarakat, pendidikan
35

sehingga mereka kesehatan pada

melakukan apa pasien yang

yang diharapkan menjalani

oleh pelaku hemodialisa.

pendidikan

kesehatan.

Kecemasan Kecemasan Lembar Nominal kurang dari 14

(ansietas/anxiety) Observasi = tidak ada

adalah gangguan Skala kecemasan

alam perasaan HARS 14 – 20 =

(affective) yang kecemasan

ditandai dengan ringan

perasaan ketakutan 21 – 27 =

atau kekhawatiran kecemasan

yang mendalam sedang

dan berkelanjutan, 28 – 41 =

tidak mengalami kecemasan

gangguan dalam berat

menilai realitas 42 – 56 =

(Reality testing kecemasan

Ability), berat sekali

kepribadian masih

tetap utuh, perilaku

dapat terganggu
36

tetapi masih dalam

batas – batas

normal.

3.6 Metode Pengukuran Data

Metode pengukuran data adalah dimana cara variabel dapat diukur dan

ditentukan karaktristiknya (Hidayat, 2010). Dalam penelitian ini metode

pengukuran data dengan menggunakan lembar observasi.

3.6.1 Tindakan pendidikan kesehatan metode pengukuran data dilakukan

dengan memberikan perlakuan dengan mengikuti standar operasional

tindakan pendidikan kesehatan.

3.6.2 Pada variabel dependent nilai kecemasan diukur dengan menggunakan

lembar observasi Skala HARS. Pada penelitian ini skor minimal 0 dan

skor maksimal 56.

3.7 Metode Analisa Data

3.7.1 Pengolahan Data

Pengolahan data merupakan salah satu bagian rangkaian kegiatan

penelitian setelah pengumpulan data. Data yang masih mentah (raw data),

perlu diolah sehingga menjadi informasi yang akhirnya digunakan untuk

menjawab tujuan penelitian agar analisis penelitian menghasilkan informasi

yang benar.
37

3.7.1.1 Editing (memeriksa)

Editing adalah upaya untuk memeriksa data kembali kebenaran

data yang diperoleh atau dikumpulkan.

3.7.1.2 Coding (memberi tanda kode)

Coding merupakan kegiatan pemberian kode numerik (angka)

terhadap angka yang terdiri atas beberapa kategori.

Kegunaannya adalah memudahkan pada saat analisis data.

3.7.1.3 Processing

Processing adalah kegiatan memasukkan data yang telah

dikumpulkan kedalam master data atau database computer.

3.7.1.4 Cleaning

Cleaning merupakan kegiatan pengecekan kembali data yang

sudah dientry apakah ada kesalahan atau tidak.

3.7.2 Analisis Data

Pada penelitian ini analisa data dilakukan secara bertahap yaitu :

3.7.2.1 Univariat

Analisis univariat adalah untuk menjelaskan atau

mendeskripsikan karaktristik masing – masing variabel yang

diteliti secara sederhana.

3.7.2.2 Bivariat

Analisis bivariat dilakukan untuk mengetahui pengaruh

pendidikan kesehatan (variabel independen) dan nilai

kecemasan (variabel dependen). Dari hasil analisis akan


38

diketahui variabel independen yang bermakna secara statistik

dengan variabel dependen. Teknik analisa yang dilakukan

adalah T-tes dengan tingkat kepercayaan 95% atau paired (p) ≤

0,05 (Notoatmodjo).

Apabila pValue ≤ a (0,05) maka hipotesa dalam penelitian ini

diterima yang berarti ada pengaruh pendidikan kesehatan

terhadap nilai kecemasan pada pasien hemodialisa di Rumah

Sakit Umum Sembiring Delitua pada tahun 2018.