Anda di halaman 1dari 9

Laporan Praktikum Biokimia

Introduction of Laboratory Tools(Biochemistry)


Pipetting And Scales

Disusun Oleh:

Nama: Amirah Desninatama Harahap


NPM: 1708260038

Fakultas Kedoketan
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
2017
Tinjauan Teori
Praktikum biokimia menggunakan alat-alat laboratorium
yang sebagian besar belum pernah dikenal oleh mahasiswa.
Sehingga perlu diperkenalkan kepada mahasiswa alat-alat
yang akan dipraktekkan secara langsung pada praktikum
biokimia selama menempuh program pendidikan dokter.

Alat yang selalu digunakan pada praktikum biokimia


adalah pipet yaitu terutama pipet mohr dan pipet otomatik.
Selain itu bahan yang digunakan juga selalu ditimbang
dengan timbangan digital. Oleh sebab itu pada praktikum ini
mahasiswa akan dilatih untuk menggunakan berbagai jenis
pipet dan timbangan sehingga pada praktikum selanjutnya
hasil yang diperoleh sesuai dengan yang diharapkan.

Tujuan:
1.Memperkenalkan alat-alat di ruangan praktikum
2.Melatih teknik timbangan penggunaan pipet-pipet

Alat dan Bahan:


Pipet tetes,Pipet mohr,Pipet spuid,Pipet otomatik,Tmbangan
digital,Ph meter,Kertas
Ph,Mikrosentrifus,Spektrofotometer,Penangas,Pengaduk,Aut
omatic stirrer,Pemanas,Elektroforesis
Agarose,Kulkas,Vortex,Elisa,Polymer Chain Reaction
(PCR),Gelas ukur,Aquades,Bahan kimia,Tabung
reaksi,Spatula,Kaca Arloji,Erlenmeyer.

Cara Kerja:

Cara kerjan pengenalan alat laboratorium


1.Dosen memperkenalkan satu persatu nama dan fungsi
alat-alat laboratorium untuk dipahami oleh mahasiswa.
2.Mahasiswa mengambil foto dari masing-masing alat untuk
laporan kegiatan praktikum.
Cara kerja penggunaan timbangan digital dan pipet
mohr,spuid,dan otomatik:
1.Timbangan digital: timbangan dihidupkan paling sedikit 5
menit sebelum digunakan
a. Meletakkan kertas/beaker/alat lain (yang beratnya
kurang dari 30 gr) di atas platform timbangan
b. Menulkan timbangan dengan menekan tombol “tare/re-
zero”. -0.00 akan muncul pada display
c. Gunakan sendok yang bersih dan menambah bahan kimia
yang mau ditimbang pada kertas/beaker/alat lain.
d. Membaca hasilnya pada display digital

2. Penggunaan pipet : mahasiswa akan menggunakan


timbangan digital untuk mengukur berat aquades, yaitu 1ml
aquades yang diukur dengan pipet mohr,spuid,dan otomatik
(densitas H20 = 1 g/ml).
a. Menyediakan gelas ukur yang sedang dan mengisinya
dengan aquades
b. Menyediakan satu piring arloji, dan menaruhnya di
timbangan digital
c. Menulkan alat timbangan
d. Memakai satu macam pipet dan mengambil 1 ml aquades
dari beaker
e. Mengeluarkan aquades dari pipet pada piring kecil dan
membaca beratnya pada display digital
f. Memasukkan hasilnya pada table
g. Menulkan alat timbangan dan mengulang 4 kali lagi
langkah d-f dengan pipet yang sama (supaya mendapat 5
hasil untuk pipet yang digunakan)
h. Mengulangi langkah c-f dengan dua macam pipet yang lain
(buang aquades di piring bila sudah terlalu penuh)
Pipet Pipet Spuid Pipet Mohr Pipet Tetes
Otomatik
Hasil Fatan Amira Pica Fatan Amira Pica Fatan Amira Pica Fatan Amira Pica

1 1,00 1,02 0,97 0,98 0,96 0,98 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00

Kesimpulan: Dari praktikum yang telah saya kerjakan, saya


menyimpulkan bahwa pipet otomatik lebih efektif
disbanding pipet lainnya. Karena penggunaannya yang
mudah dan cepat

Nama Alat Laboratorium,Fungsi Beserta Foto

1. Timbangan Digital
Fungsi: berfungsi untuk menimbang sampel atau bahan
kimia yang akan digunakan.
2. Kaca Arloji
Fungsi:
-sebagai penutup untuk labu dan gelas beaker
-tempat untuk menimbang bahan kimia

3. Pipet Tetes
Fungsi: untuk membantu memindahkan cairan dari
wadah yang satu ke wadah yang lain dalam jumlah
yang sangat kecil yaitu setetes demi tetes.
4. Pipet Otomatik
Fungsi: untuk memompa larutan yang akan
dipindahkan dengan volume yang telah ditentukan
sebelumnya

5. Pipet Spuid
Fungsi: alat menyuntik yang digunakan untuk
pemberian secara iv/im/sub cutan dengan volume
tertentu .memiliki ukuran 1ml, 3 ml, 5ml, 10 ml, 20 ml,
50 ml masing-masing mempunyai penggunaan yang
berbeda-beda
6. Pipet Mohr
Fungsi: Untuk memindahkan atau mengambil larutan
dengan ukuran yang ditentukan( biasanya 20ml).

7. Gelas Ukur
Fungsi: ntuk mengukur volume suatu cairan, seperti
labu erlenmeyer, gelas ukur memiliki beberapa pilihan
berdasarkan skala volumenya.
8. Spatula
Fungsi:sebagai sendok kecil untuk mengambil bahan
kimia padat

9. Sukrosa Dan Aquades


Fungsi: sebagai sample bahan untuk ditimbang atau
diidentifikasi
Grafik Hasil Pipet

Hasil Pengamatan
1,6

1,4

1,2

0,8

0,6

0,4

0,2

0
Pipet Tetes Pipet Mohr Pipet Spuid Pipet Otomatik Spatula

Amirah Fathan Pica