Anda di halaman 1dari 3

GPS OLD vs GPS NOW

Kristianto Pratama Dessan Putra, Hartapriliano Ady, Yosafat Adi Christian Putra
1,2,3
Informatika ,Universitas Kristen Duta Wacana
Jalan Dr. Wahidin No 5-25, Yogyakarta
kristianto.pratama@ti.ukdw.ac.id
hartapriliano.ady@ti.ukdw.ac.id
yosafat.putra@ti.ukdw.ac.id

Intisari
B. Perkembangan GPS
Kata Kunci Teknologi GPS pertama kali dicetuskan oleh negara
Amerika Serikat. Penemuan dari teknologi GPS terinspirasi
oleh adanya Efek Doppler pada satelit Sputnik ketika tim
I. PENDAHULUAN ilmuwan AS memonitori transmisi radio pada satelit milik
Dewasa ini, banyak orang yang menggunakan aplikasi Rusia tersebut. Ternyata Efek Doppler tersebut dapat
berbasis GPS (Global Positioning System) pada smartphone digunakan untuk menentukan lokasi dari satelit tersebut,
mereka untuk menunjang kegiatan sehari – hari, contohnya dengan syarat mengetahui letak bujur lokasinya. Berikut ini
perkembangan dari teknologi GPS hinggaa saat ini :
supir Grab ataupun Gojek yang kerap menggunakan aplikasi
Google Maps untuk membantu mereka menemukan alamat
1972 – GPS pertama kali digunakan oleh Angkatan Udara
pemesan, serta rombongan pemuda – pemudi yang
Amerika Serikat, yang dikembangkan oleh NAVSTAR.
memutuskan untuk berlibur ke suatu tempat menggunakan
bantuan dari aplikasi Here Drive agar tidak tersesat. 1983 – GPS disetujui oleh Pemerintah Amerika Serikat
Aplikasi berbasis GPS memiliki peranan yang sangat untuk kepentingan umum.
penting bagi masyarakat saat ini. Aplikasi tersebut
membantu mereka menemukan suatu alamat secara tepat dan 1996 – GPS pertama kali digunakan oleh pejalan kaki dan
detail. Aplikasi tersebut juga dapat memandu mereka menuju kendaraan non militer.
alamat tertentu sehingga sangat membantu bagi mereka yang
belum (mengerti jalan) 2006 – Jejaring sosial mulai menggunakan fitur GPS,
Namun, banyak pula dari pengguna aplikasi berbasis contohnya Facebook.
GPS tidak mengetahui bagaimana sejarah dan cara kerja dari
GPS, bagaimana latar belakang dari awal pengembangan 2014 – GPS menjadi standar pada semua mobil dan
teknologi GPS, dan bagaimana perkembangan dari teknologi smartphone terbaru.
GPS hingga menjadi sangat canggih pada saat ini. Oleh
karena itu, penulisan jurnal ini kami maksudkan untuk C. Perbedaan GPS dulu dan sekarang
memberikan informasi terkait sejarah, cara kerja dan latar
belakang dari teknologi GPS serta perkembangan dari
teknologi tersebut dari awal dicetuskan hingga saat ini. TABEL I
PERBEDAAN GPS DULU DAN SEKARANG

II. KERANGKA TEORI No.


Perbedaan GPS dulu dan sekarang
Dulu Sekarang
Berikut ini kami paparkan beberapa pembahasan terkait
teknologi GPS dan perkembangan dari teknologi GPS, untuk GPS pada zaman
menambah wawasan kita terkait teknologi GPS. sekarang bersifat
GPS pada zaman dulu convergent, bisa
A. GPS 1 bersifat dedicated, dipasang pada
GPS adalah singkatan dari NAVSTAR GPS, yaitu atau alat independen berbagai perangkat,
seperti smartphone
Navigational Satellite Timing and Raging Global Positioning ataupun laptop
System. GPS adalah sistem untuk menentukan letak di
permukaan bumi dengan bantuan penyelarasan GPS pada zaman
sekarang bisa
(synchronization) sinyal satelit. Sistem ini menggunakan 24 melakukan navigasi
satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke Bumi. GPS pada zaman dulu
lebih detil, seperti
Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaaan dan 2 hanya bisa
jalur alternatif, lalu
menunjukan rute saja.
digunakan untuk menentukan letak, kecepatan, arah, dan lintas, dan
waktu.1 Augmented Reality

1
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Pemosisi_Global

1
dengan metode real time DGPS (Differential
Global Positioning System).
GPS pada zaman
GPS pada zaman dulu 7. Penangkapan Ikan di Perairan Luas
3 sekarang dilengkapi
tidak memiliki fitur Trimble memperkenalkan penerima GPS pertama
dengan voice assitant
voice assistant.
di dunia untuk navigasi laut pada tahun 1985. Dan
seperti yang mungkin kita duga, menavigasikan
perairan dunia menjadi lebih tepat daripada
D. Fungsi GPS sebelumnya. Saat ini alat penerima Trimble dapat
1. Militer ditemukan di perahu-pearhu di seluruh dunia,
GPS digunakan untuk keperluan perang, seperti mulai dari perahu nelayan, kapal kargo pengantar
menuntun arah bom, atau mengetahui posisi pasukan barang, sampai kapal-kapal pesiar mewah. Sebuah
berada. Dengan cara ini maka kita bisa mengetahui perusahaan penangkapan ikan asal Selandia Baru
mana teman, mana lawan untuk menghindari salah menggunakan GPS supaya mereka dapat kembali
target ataupun menentukan pergerakan pasukan. ke wilayah terbaik untuk menangkap ikan tanpa
2. Navigasi perlu tersesat sebelumnya.
GPS banyak juga digunakan sebagai alat navigasi
E. Cara Kerja
seperti kompas. Beberapa jenis kendaraan telah
dilengkapi dengan GPS untuk alat bantu navigasi. Pada era modern ini, banyak orang
membutuhkan GPS untuk menjadi pemandu mereka
Dengan menambahkan peta, maka bisa digunakan
dalam perjalanan yang mereka tempuh. GPS ini
untuk memandu pengendara sehingga pengendara bisa dapat memberikan arah tujuan bagi mereka yang
mengetahui jalur mana yang sebaiknya dipilih untuk hendak menuju ke suatu tempat/kota namun tidak
mencapai tujuan yang diinginkan. mengetahui jalan nya. Dan berikut adalah cara kerja
3. Sistem Informasi Geografis Untuk keperluan Sistem dari GPS. Tiap satelit mentransmisikan data
Informasi Geografis, GPS sering juga diikutsertakan navigasi dalam sinyal CDMA (Code Division
Multiple Access)-sama seperti jenis sinyal untuk
dalam pembuatan peta, seperti mengukur jarak
telepon seluler CDMA. Sinyal CDMA
perbatasan, ataupun sebagai referensi pengukuran. menggunakan kode pada transmisinya sehingga
4. Pelacak kendaraan penerima GPS tetap bisa mengenali sinyal navigasi
Kegunaan lain GPS adalah sebagai pelacak GPS walaupun ada gangguan pada frekuensi yang
kendaraan. Dengan bantuan GPS, pemilik sama. Frekuensi yang digunakan adalah L1
kendaraan/pengelola armada bisa mengetahui ada (1575,42 MHz) dan L2 (1227,6 MHz).
di mana saja kendaraannya/aset bergeraknya Kode CDMA disebut "pseudorandom"
karena seakan-akan ("pseudo") tidak beraturan
berada saat ini.
("random"), padahal tidaklah demikian. Kode
5. Pemantau Gempa CDMA tiap satelit dipilih dengan saksama agar
Bahkan saat ini, GPS dengan ketelitian tinggi bisa tidak mengganggu transmisi satelit lainnya. Jenis
digunakan untuk memantau pergerakan tanah, kode CDMA ini ada dua, yaitu C/A dan P(Y).
yang ordenya hanya milimeter dalam setahun. Kedua kode ini ditransmisikan pada frekuensi L1,
Pemantauan pergerakan tanah berguna untuk sementara di L2 hanya ada kode P(Y).
memperkirakan terjadinya gempa, baik pergerakan C/A (Coarse/Acquisition) penggunaannya
terbuka untuk siapa saja. "Coarse" karena resolusi
vulkanik ataupun tektonik.
datanya lebih kasar/tidak sepresisi kode P(Y). Ini
6. Navigasi Pesawat Terbang disebabkan modulasi kode yang lebih lambat, yaitu
Kebanyakan sistem penerbangan menggunakan 1,023 MHz dibandingkan dengan P(Y) yang 10,23
alat GPS biasa dalam penerbangan, kecuali ketika MHz (bandingkan dengan cdma2000 yang 1,2288
mendarat dan lepas landas, sama seperti alat MHz dan WCDMA (generasi penerus GSM) yang
elektronik lain. Larangan penggunaan GPS 3,84 MHz). Kata "Acquisition" adalah untuk
akuisisi karena kode C/A yang sederhana lebih
disebabkan adanya isu keselamatan, yaitu tidak
mudah dikenali dibandingkan dengan kode P(Y)
ingin penumpang memetakan posisinya. sehingga untuk menangkap sinyal kode P(Y) lebih
Sebaliknya, sebagian penerbangan juga mudah setelah berhasil mengakuisi satelit GPS dari
memasukkan GPS ke dalam sistem hiburan sinyal C/A-nya. P(Y) berarti kode precision
penerbangan. Dengan pengamatan GPS, maka (presisi) yang dienkripsi dengan kode sandi Y.
informasi posisi 3D, kecepatan dan percepatan Modulasi kode yang sepuluh kali lebih cepat
pesawat terbang dapat ditentukan secara teliti. Di dibandingkan dengan kode C/A menyebabkan
secara teoritis mampu memberikan presisi 10 kali
samping itu GPS juga dapat digunakan sebagai
lebih baik juga. Enkripsi digunakan agar data
sistem navigasi pesawat terbang pada saat survey navigasinya tidak bisa digunakan orang tanpa seizin
Departemen Pertahanan AS. Dengan

2
mensinkronisasikan kode ini, alat penerima GPS III. METODELOGI
dapat menghitung berapa waktu antara sinyal Metode yang kami gunakan dalam pembuatan
dikirim dari satelit dan diterima oleh alat penerima jurnal ini adalah dengan penelusuran artikel dan
GPS. Data lain yang diperlukan juga ditumpangkan jurnal berkaitan dari Internet
pada sinyal kode GPS, antara lain: koreksi posisi
satelit, koreksi waktu satelit, dan informasi IV. KESIMPULAN
mengenai atmosfer yang dilalui sinyal dari satelit ke
alat penerima.
Satelit-satelit ini dikontrol dari 5 stasiun
Bumi, 4 stasiun Bumi yang bekerja otomatis dan UCAPAN TERIMA KASIH
satu stasiun Bumi pengontrol utama. Empat stasiun
Bumi otomatis hanya berfungsi menerima data dari
satelit GPS dan meneruskan informasi itu ke stasiun DAFTAR PUSTAKA
pengontrol utama. Stasiun pengontrol utama [1]
memberikan koreksi data navigasi ke satelit-satelit
GPS.
Bagian akhir dari sistem GPS ini adalah
alat penerima GPS yang akhirnya menghitung
semua data, melakukan korelasi, dan menampilkan
data posisi di layar display atau-kalau penerima
GPS ini hanya aksesori tambahan di PDA (personal
digital assistant) di layar PDA.
Informasi yang ditransmisikan dari satelit
ke penerima GPS terdiri dari dua jenis. Yang
pertama disebut "almanak", yaitu posisi dari semua
satelit GPS. Jenis informasi kedua disebut
"efemeris", yaitu koreksi data almanak. ’Almanak’
di-update kira-kira seminggu sekali, data ’eferemis’
biasanya di-update tiap setengah jam. Alat penerima
GPS yang dinyalakan kembali setelah seharian
dimatikan masih bisa menggunakan data almanak
sebelumnya.
Untuk mengetahui posisi alat penerima,
juga diperlukan informasi seberapa jauh alat
penerima GPS dari satelit. Informasi ini didapat dari
mensinkronisasikan timer di penerima dengan
sinyal kode CDMA yang dikirim satelit GPS. Beda
sinkronisasi dan fase sinyal digunakan untuk
menghitung "pseudorange" (perhitungan jarak ke
satelit GPS tanpa memperhitungkan perlambatan
sinyal di atmosfer). Kecepatan sinyal di ruang
hampa sama dengan kecepatan cahaya, yaitu 3 x 10-
8 meter per detik. Sementara kode C/A yang 1,023
MHz artinya mengirimkan 1.023.000 pulsa setiap
detiknya, atau setiap pulsa bila disinkronisasikan
bisa memberikan jarak sampai akurasi 300 meter.
Kita juga bisa menghitung fase sinyal,
sinyal itu sedang di posisi mana dari pulsa, sampai
akurasi 1 persen. Jadi, akurasi terbaik yang bisa
didapat dengan kode C/A kira-kira 3 meter. Untuk
kode P(Y) yang mengirim pulsa 10 kali lebih
banyak per detiknya, akurasinya bisa sampai 0,3
meter. Ini adalah angka teoretis, pada kenyataannya
akurasi GPS kira-kira 9 meter untuk kode C/A.
Bayangkan ada satu bola dengan jari-jari
sepanjang jarak satelit penerima GPS yang pusatnya
di posisi satelit di ruang angkasa. Jika ada empat
bola seperti itu, perpotongan permukaan bolanya
adalah satu titik tempat lokasi alat penerima GPS.