Anda di halaman 1dari 4

BAB 4 RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN

4.1 Realisasi Penyelesaian Masalah


Penyelesaian masalah untuk anak-anak usia Sekolah Dasar Negeri 2
Krajan Kelurahan kranjingan Kabupaten Jember yaitu dengan melaksanakan
Usaha kesehatan Sekolah (UKS) pendidikan kesehatan Perilaku Hidup Bersih dan
Sehat (PHBS) : cuci tangan pakai sabun (CTPS) demonstrasi ini akan dilakukan di
SD Negeri 2 Krajan oleh anak-anak usia sekolah pada pagi hari di waktu istirahat.

4.2 Khalayak Sasaran


Target sasaran Usaha kesehatan Sekolah (UKS) pendidikan kesehatan
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) : Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
anak-anak usia sekolah di RT 1 RW 16 Lingkungan Krajan Kelurahan kranjingan
Kabupaten Jember. Anak-anak usia sekolah diwilayah tersebut belum melakukan
kebiasaan cuci tangan dan tidak mengetahui cara cuci tangan yang tepat. Tujuan
dari Usaha kesehatan Sekolah (UKS) pendidikan kesehatan Perilaku Hidup Bersih
dan Sehat (PHBS) : Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) adalah agar anak-anak
usia sekolah dapat meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit diare
4.3 Metode yang Digunakan

Metode yang digunakan dalam Usaha kesehatan Sekolah (UKS)


pendidikan kesehatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) : Cuci Tangan
Pakai Sabun (CTPS) di SD Negeri 2 Krajan yaitu dengan melakukan metode
ceramah dan diskusi dengan anak – anak usia sekolah tentang pentingnya cuci
tangan pakai sabun untuk meningkatkan PHBS. Pendidikan kesehatan juga berisi
demonstrasi cuci tangan pakai sabun yang kemudian dilakukan oleh peserta agar
nantinya dapat menerapkan dalam kehidupan sehari hari
Lampiran SOP Cuci Tangan Pakai Sabun

CUCI TANGAN PAKAI SABUN

FAKULTAS
KEPERAWATAN
UNIVERSITAS JEMBER
1. PENGERTIAN Menggosok dengan sabun secara bersama, seluruh kulit
permukaan tangan dengan kuat dan ringkas yang
kemudian dibilas di bawah aliran air
2. TUJUAN 1. Membuang kotoran dan mikroorganisme yang
menempel pada tangan yang didapat dari pasien,
pengunjung, alat/bahan kesehatan atau petugas
kesehatan
2. Mengurangi mikroorganisme di tangan
3. Mengurangi risiko transmisi mikroorganisme pada
pasien
4. Mengurangi risiko kontaminasi silang diantara pasien
5. Mengurangi risiko transmisi organism infeksius pada
diri perawat
3. INDIKASI 1. Sebelum memulai bekerja pada awal shift (pada saat
datang di ruang perawat/Nursing stationary)
2. Sebelum dan sesudah kontak dengan pasien
3. Sebelum menggunakan sarung tangan steril
4. Sebelum melakukan tindakan invasif
5. Setelah kontak dengan cairan tubuh pasien (darah,
urine, pus, sputum, secret, dll)
6. Ketika akan melakukan tindakan keperawatan
7. Ketika berpindah dari daerah terkontaminasi ke
daerah yang bersih pada saat merawat pasien
8. Setelah kontak dengan benda mati/ barang di dekat
pasien
9. Setelah melepas sarung tangan
10. Jika tangan tampak kotor
11. Saat beraktivitas (sebelum makan, sebelum
memegang bayi, setelah menceboki bayi, setelah
BAB, sebelum menyiapkan makanan)
12. Setelah shift jaga selesai
4. KONTRAINDIKASI -------
5. PERSIAPAN PASIEN Berikan penjelasan pada pasien tentang tindakan yang
akan dilakukan dan jelaskan alasan tindakan dilakukan
bila perawat cuci tangan di dekat pasien
6. PERSIAPAN ALAT 1. Air hangat mengalir/kran/wastafel
2. Handuk kering atau handuk kertas
3. Tissue pada tempatnya
4. Sabun biasa/ desinfektan
7. CARA KERJA 1. Basahi tangan seluruhnya dengan air bersih mengalir

Gambar a. Langkah 1 CTPS


Sumber: Kemenkes RI (2010)

2. Gosok sabun ke telapak, punggung tangan dan sela-


sela jari

Gambar b. Langkah 2 CTPS


Sumber: Kemenkes RI (2010)

3. Bersihkan bagian bawah kuku-kuku

Gambar c. Langkah 3 CTPS


Sumber: Kemenkes RI (2010)

4. Bilas tangan dengan air bersih mengalir


Gambar d. Langkah 4 CTPS
Sumber: Kemenkes RI (2010)
5. Keringkan tangan dengan handuk/tissu atau keringkan
dengan udara/dianginkan

Gambar e. Langkah 5 CTPS


Sumber: Kemenkes RI (2010)

8. HASIL:
Tangan bersih
9. Hal-hal yang perlu diperhatikan:
1. Hindari percikan air mengenai seragam dan lantai
2. Gunakan agen antiseptik sebelum melakukan prosedur invasif
3. Lepaskan semua perhiasan dan aksesoris yang digunakan di tangan
4. Periksa adanya luka pada tangan
5. Tangan yang sensitif terhadap sabun, gunakan lotion setelah cuci tangan