Anda di halaman 1dari 40

1.

Kepemimpinan & Keberlanjutan Bisnis


Menilai Sistem Kepemimpinan Organisasi meliputi penetapan Visi dan Misi yang berorientasi pada keberlanjutan bisnis, perencanaan strategis yang jelas dan
fokus pada pencapaian target yang ditetapkan dan didukung oleh Iklim Komunikasi Kinerja yang kondusif dengan semua pihak yang terkait. Menilai tanggung
Legal dan Peraturan, pemenuhan harapan para Stakeholder, dan terselenggaranya Good Corporate Governance. Menilai tanggung jawab Pimpinan terhadap
kemampuan meningkatkan posisi kompetitif, memenangkan persaingan bisnis, dan meminimumkan risiko bisnis dan operasional.

Challenges
Uraian
No Key Challenges latar belakang/tantangan/fakta yang
(2-3) Berupa Angka yang ingin
Uraian sasaran utama yang ingin Objective
dihadapi oleh UO/UB/AP saat ini dengan dicapai (kualitatif) dicapai pada periode
mempertimbangkan past & future condition waktu tertentu yang
(kualitatif & kuantitatif) dikaitkan dengan Visi termuat dalam
Organisasi RJPP(kuantitatif)

1 Penurunan Produksi Minyak Mentah akibat decline alamiah sebesar 30% Meningkatkan tingkat pertumbuhan perusahaan s.d 2025 menc
yang terjadi akibat lapangan yang telah mature. PEP menjadi backbone peningkatan produksi dan profit
dalam Profit Generator dan Produksi Migas di Pertamina

2 Akselerasi peningkatan Produksi mengakibatkan akselerasi penurunan Menjamin business sustainability perusahaan
cadangan

3 Tumpang tindih serta lamanya birokrasi perijinan terkait peraturan dan Mendukung pencapaian tingkat produksi sesuai target
regulasi

Result
Alignment
No Hasil Kinerja
Target & Projection Benchmark

Grafik Hasil Survey Tingkat


Pemahaman Visi Pekerja dan
Stakeholder
Grafik Kesesuaian Cakupan
Compliance RJPP PEP dengan
Pedoman Penyusunan
RJPP/RKAP/KPI
Grafik Realiasi KPI/RKAP
Grafik Realiasi Inisiatif Strategis
Grafik Realisasi dari Seluruh Target
Future Measurement

Mengacu pada indikator


pada buku KKEP (Bab VII
Indikator Kinerja), dapat
ditambahkan
Ukuran/Hasil Kinerja
yang relevan
Analisa Penetapan target
yang lebih tinggi ketika
target base/stretch telah
tercapai
Analisa Kesesuaian JenisAnalisa Kesesuaian JenisAnalisa Kesesuaian
Indicator dan Realisasi Indicator dan Realisasi Realisasi Kinerja
terhadap Future Target terhadap Future Targetterhadap target stretch
(Base) sesuai proyeksi (Base) sesuai proyeksi dan
dalamperolehan Awarding
dalam RJPP. RJPP dibandingkan denganditingkat Nasional/
benchmark yang relevan Internasional
perencanaan strategis yang jelas dan terukur, dan implementasi Rencana Kerja yang
pihak yang terkait. Menilai tanggung jawab Pimpinan terhadap pemenuhan aspek
tanggung jawab Pimpinan terhadap keberlangsungan bisnis perusahaan melalui
rasional.

Berupa Angka yang ingin


Objective Future Target
dicapai pada periode
waktu tertentu yang
termuat dalam
RJPP(kuantitatif)

buhan perusahaan s.d 2025 mencakup 1. Oil & Gas Production : 1,5
ofit MMBOEPD pada 2025
2. Revenue US $ 28 Billion pada tahun
2015

bility perusahaan 1. Reserve Replacement Ratio (RRR)


of 300%
2. Reserve to Production Ratio (R/P)
minimum of 10 years

kat produksi sesuai target 1. Operational Excellence from


International Certification Institution
2. GCG Score 95%.

Leverage
Stretch New Objectives
Analisa Penetapan target
yang lebih tinggi ketika
target base/stretch telah
tercapai
Realisasi F
Target Strecth
EC
baseD
B
A
g
1.1. Visi & Strategi Organisasi
Sub focus ini menguji kemampuan dan konsistensi organisasi dalam menjalankan rencana strategis untuk mencapai visi dan misi yang telah
ditetapkan melalui kepemimpinan dan strategic inisiatif atau sistem yang terarah dalam jangka pendek dan atau jangka panjang

Process
No Inisiatif atau Sistem Define Cascade Execute
1.1.a Sistem Kepemimpinan (Vision & Strategic Setup)
a. Vision Set Up & BOD & BOC PHE telah Pendekatan formal di 1. BOD-BOC PHE
Awareness merumuskan dan lingkungan internal mengkomunikasikan
menetapkan Visi dan dilaksanakan secara visi dan misi tersebut
Misi tersebut pada rutin minimal 1 (satu) kepada seluruh
tahun tahun sekali. pekerja secara
2008 berdasarkan berjenjang melalui
Keputusan Rapat pendekatan formal
Umum Pemegang dan informal. 2.
Saham (RUPS) secara Penjabaran dan
Sirkuler tanggal 22 April sosialisasi visi dan
2008. misi organisasi juga
Penetapkan tersebut disampaikan kepada
juga telah pihak eksternal
mempertimbangkan khususnya Pemasok,
kondisi lingkungan Mitra, dan Pelanggan
bisnis PHE ke depan, melalui forum
AD/ART PHE dan customer dan
diselaraskan dengan vendorgathering serta
Visi Pertamina seperti publikasi melalui
pada gambar R.1.1.a. corporate website
PHE. 3. dijabarkan
dan diinternalisasi
oleh BOD dan Tim
Manajemen kepada
seluruh tenaga kerja
dan stakeholder lain
melalui berbagai
langkah dan media
komunikasi
perusahaan. 4.

Visi Pertamina Penanggung Upaya-upaya yang


berdasarkan RUPS jawabInternalisasi dilakukan untuk
tanggal 14 Juni 2011 Visi dan Misi. mengatasi gap
yang tertuang dalam Rencana dan
RJPP 2011-2015, Realisasi Internalisasi
"Menjadi Perusahaan Visi dan Misi.
Energi Nasional Kelas
Dunia"
Pimpinan tertinggi Pemastian semua Peran pimpinan
menetapkan Visi dan rencana Internalisasi dalam Internalisasi
Misi Organisasi. Visi dan Misi Visi dan Misi.
mempunyai indikator
keberhasilan

b. Strategic Set Up & Set Up strategi Rencana Realisasi Rencana


Support mengacu pada strategi penyusunan detail penyusunan detail
Pertamina Persero. dari proses (i.e: dari aktivitas set up
Pada saat ini pemetaan posisi strategic planning
Aggressive Upstream perusahaan saat pada tahun berjalan
and Profitable ini) , sub proses, sesuai rencana
Downstream. aktivitas set up
Ojectivenya adalah strategic planning
align-nya seluruh
strategic planning
seluruh UO/UB/AP
dengan Pertamina
Pedoman Perencanaan Penanggung jawab Upaya-upaya yang
Strategi Jangka aktivitas set up dilakukan untuk
Panjang Perusahaan strategic planning mengatasi gap
No. A- Rencana dan
001/P00100/2009-S0 Realisasi dari aktivitas
set up strategic
planning
SK Pengesahan / SP Pemastian semua Bentuk nyata
implementasi, rencana penyusunan keterlibatan pekerja
Pengesahan Dokumen strategic planning dalam enyusunan
RJPP UO/UB/AP mempunyai indikator detail dari aktivitas set
keberhasilan up strategic planning

1.1.b Strategic Implementation & Leadership Development


a. Long term Strategic Hasil evaluasi Kinerja Rencana dan Realisasi RJPP pada
Implementation (RJPP) 3-5 tahun terakhir serta tahapan/waving tahun berjalan sesuai
Target Future sesuai implementasi RJPP rencana
RJPP yang digunakan
Penyusunan Rolling
RJPP. Sasarannya agar
Long term Strategic
Implementation align
dengan Visi
Perusahaan.

Pedoman Perencanaan Penanggung jawab Upaya-upaya yang


Strategi Jangka implementasi RJPP dilakukan untuk
Panjang Perusahaan mengatasi gap
No. A- Realisasi Kinerja
001/P00100/2009-S0 berjalan dengan
RJPP
Pengesahan Dokumen Pemastian semua Bentuk nyata
RJPP UO/UB/AP rencana dan keterlibatan pekerja
tahapan/waving dalam RJPP
implementasi RJPP
mempunyai indikator
keberhasilan
b. Short term Strategic Hasil evaluasi Kinerja Rencana dan Pelaksanaan RKAP
Implementation (RKAP) 3-5 tahun terakhir serta tahapan pada tahun berjalan
Target Future sesuai pelaksanaan RKAP sesuai rencana
RJPP yang digunakan
Penyusunan dan
pelaksanaan RKAP.
Sasarannya agar Short
term Strategic
Implementation align
dengan long term
strategic planning.

Pedoman Penyusunan Penanggung jawab Upaya-upaya yang


dan Pelaksanaan pelaksanaan RKAP dilakukan untuk
RKAP No. A- mengatasi gap
005/H10300/2010-S0, pelaksanaan RKAP
Pedoman Sistem
Pengelolaan Kinerja
No. A-
Pengesahan Dokumen Pemastian semua Bentuk nyata
RKAP UO/UB/AP, rencana dan tahapan keterlibatan pekerja
Penetapan Kesepakan pelaksanaan RKAP dalam RKAP
Kinerja Top Manajemen mempunyai indikator
keberhasilan
mencapai visi dan misi yang telah
n atau jangka panjang

Ensure

Visi & Misi tersebut direview


setiap tahun sejak tahun
2008.

Keterlibatan management
apabila terdapat gap dalam
Evaluasi Internalisasi Visi
dan Misi.

Realisasi dari indikator


penting dari Internalisasi Visi
dan Misi.

Memastikan pelaksanaan
aktivitas set up strategic
planning berjalan sesuai
dengan objective.

Keterlibatan management
apabila terdapat gap dalam
Evaluasi penyusunan
strategic planning
Realisasi indikator penting
dari penyusunan detail dari
proses (i.e: pemetaan posisi
perusahaan saat ini) , sub
proses, aktivitas set up
strategic planning

Memastikan pelaksanaan
RJPP berjalan sesuai
dengan objective. contoh :
Rolling RJPP

Keterlibatan management
apabila terdapat gap dalam
Evaluasi RJPP

Realisasi dari indikator


penting dari RJPP

Memastikan pelaksanaan
RKAP berjalan sesuai
dengan objective. contoh :
PMS Cycle

Keterlibatan management
apabila terdapat gap dalam
pelaksanaan RKAP

Realisasi dari indikator


penting dari RKAP
1.2. Legal & Peraturan
Sub focus ini menguji kemampuan dan konsistensi organisasi dalam memenuhi persyaratan hukum & peraturan, kebutuhan para stakeholder, dan tata kelola
sistem yang terarah dalam jangka pendek dan atau jangka panjang. Penjelasan tentang inisiatif atau sistem ini meliputi Define, Cascade, Execute, dan Ensure

Process
No Inisiatif atau Sistem Define Cascade
1.2.a Pemenuhan Aspek Legal & Peraturan
a. Organization Regulation Pemetaan terhadap Rencana pemenuhan peraturan
Compliance (Internal dan regulasi/standar yang internal dan pemenuhan
Eksternal) diimplementasi yang disesuaikan kesesuaian peraturan internal
dengan kebutuhan dasar (basic terhadap peraturan eksternal
requirement) organisasi dan
tuntutan regulator, untuk menjamin
keberlangsungan bisnis dengan
adanya payung hukum

Acuan tata kelola organisasi Penanggung jawab evaluasi &


dalam memastikan identifikasi oleh fungsi terkait
keberlangsungan bisnis sesuai kompetensi.
Penetapan Kesepakan Kinerja Top Memastikan pemenuhan
Manajemen peraturan internal dan pemenuhan
kesesuaian peraturan internal
terhadap peraturan eksternal
mempunyai indikator keberhasilan
1.2.b Pemenuhan Aspirasi Stakeholder Dan Tanggung Jawab Sosial
a. Pemenuhan Kontrak Manajemen Pemetaan kontrak manajemen Rencana dan tahapan
(Shareholder Aspiration) disesuaikan dengan UB/UO/AP

Penggunaan referensi best Penanggung jawab Pengelolaan


practice Balanced Score Card, Kinerja organisasi
Penetapan Kontrak Manajemen/
KPI dari Pertamina Persero,
Pedoman Sistem Pengelolaan
Kinerja No. A-001/P00300/2009-
S0
Penetapan Kesepakan Kinerja Top Pemastian semua rencana dan
Manajemen tahapan Pengelolaan Kinerja
mempunyai indikator keberhasilan
b. Tanggung Jawab Sosial dan Pemetaan Tanggung Jawab Sosial Rencana dan tahapan untuk
Lingkungan/TJSL (Pubic dan Lingkungan/TJSL (Pubic memenuhi harapan Stakeholder
Aspiration) Aspiration) Membuat workplan program kerja
Social mapping untuk dan inisiatif sebagai acuan
menginventarisasi harapan pelaksanaan Fungsi – Fungsi
stakeholder terkait
Penggunaan referensi best Penanggung jawab Pengelolaan
practice Tanggung Jawab Sosial dan
- TKO B-006/E16730/2013-S9, lingkungan
Identifikasi Aspek Dampak Resiko
Pengamanan.
- TKO Identifikasi Aspek Dampak
Lingkungan, Tujuan, Sasaran dan
Program Managemen Lingkungan
B-007/E16510/2013-S9.
Keterlibatan Top Manajemen, Pemastian semua rencana dan
seperti dalam CSR tahapan Pengelolaan Kinerja
mempunyai indikator keberhasilan
1.2.c Corporate Culture & GCG
a. Build Corporate Culture Seluruh UO/UB/AP menggunakan Penjelasan tentang Program untuk
value Pertamina Persero, yaitu Internalisasi value kepada
6C. UO/UB/AP.

Penggunaan referensi best


practice: 6C

Pimpinan tertinggi menetapkan Pemastian semua rencana dan


value organisasi tahapan Pengelolaan Kinerja
mempunyai indikator keberhasilan
b. Implementasi GCG Pemetaan terhadap Rencana dan tahapan
pemahaman dan pemenuhan implementasi aspek GCG
GCG compliance, seperti
Gratifikasi, COI (Conflict of
Interest), COC (Code Of
Conduct), LHKPN
SK Direksi No. 139/C0000/99 Penanggungjawab pelaksanaan
implementasi GCG
tentang Pemberian
Sanksi/Skorsing bagi
perusahaan penyedia
barang/jasa
Penandatanganan komitmen Pemastian semua rencana dan
Pakta Integritas tahapan inisiatif strategis business
growth mempunyai indikator
keberhasilan
uhan para stakeholder, dan tata kelola organisasi melalui penerapan inisiatif atau
ti Define, Cascade, Execute, dan Ensure.

Execute Ensure

Realisasi rencana pemenuhan Memastikan pemenuhan


peraturan internal dan pemenuhan peraturan internal dan pemenuhan
kesesuaian peraturan internal kesesuaian peraturan internal
terhadap peraturan eksternal. terhadap peraturan eksternal,
Memastikan rancangan peralatan kesesuaian deliverable dengan
dan unit proses yang digunakan objective.
memenuhi kaidah – kaidah proses Rapat tinjauan managemen, audit
yang aman. internal dan external.

Upaya untuk mengatasi gap Keterlibatan management apabila


pelaksanaan melalui inovasi. terdapat gap

Keterlibatan pekerja dalam Realisasi dari indikator penting


pemenuhan legal dan regulasi dari inisiatif strategis business
growth.
Sertifikasi/spesifikasi sesuai
dengan regulasi

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan proses Pengelolaan berjalan, kesesuaian deliverable
Kinerja pada tahun berjalan sesuai dengan objective
tahapannya
Upaya untuk mengatasi gap Keterlibatan management apabila
pelaksanaan melalui inovasi. terdapat gap

Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dari indikator penting


dalam Pengelolaan Kinerja dari implementasi Pengelolaan
Kinerja
Realisasi rencana dan tahapan Memastikan proses realisasi
untuk memenuhi harapan berjalan, kesesuaian deliverable
Stakeholder dengan objective

Upaya yang dilakukan untuk Keterlibatan management apabila


mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam pengelolaan
melalui inovasi

Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dari indikator penting


dalam Pengelolaan Kinerja dari implementasi Pengelolaan
Kinerja

Penjelasan pelaksanaan tentang Memastikan program internalisasi


Program untuk Internalisasi value berjalan, kesesuaian deliverable
kepada UO/UB/AP. dengan objective

Upaya upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila


untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam internalisasi
internalisasi melalui inovasi
Peran pimpinan dalam Realisasi dari indikator penting
Internalisasi corp value dari implementasi Pengelolaan
Kinerja
Realisasi implementasi aspek Memastikan implementasi
GCG melalui pemenuhan berjalan disertai evaluasi
pengisian Gratifikasi, COI, COC secara berkala sesuai dengan
dan LHKPN tujuan organisasi

Upaya mengantisipasi terjadinya Keterlibatan management dalam


gap terhadap pemahaman aspek antisipasi gap dalam implementasi
GCG GCG

Kepatuhan pekerja dan mitra Gratifikasi, COI (Conflict of


terhadap GCG compliance melalui Interest), COC (Code Of Conduct),
pemenuhan aspek GCG LHKPN
1.3. Keberlanjutan Bisnis
Sub focus ini menguji kemampuan dan konsistensi organisasi dalam merespon peluang dan risiko pasar, iklim kompetisi, dan jaminan keberlanjutan bisnis me
pendek dan atau jangka panjang yang terarah . Penjelasan tentang inisiatif atau sistem ini meliputi Define, Cascade, Execute, dan Ensure

Process
No Inisiatif atau Sistem Define Cascade
1.3.a Respon Peluang & Risiko Sumber Daya/Operasional/Pasar/Iklim Kompetisi
a. Business Competitiveness Pemetaan Financial & Business Rencana dan tahapan penerapan
Performance Performance yang penting bagi Pengelolaan Kinerja
organisasi, berupa Dashboard
Management/Cocpit Management
Penggunaan referensi best Penanggung jawab Pengelolaan
practice Balanced Score Card, Kinerja organisasi
Penetapan Kontrak Manajemen/
KPI dari Pertamina Persero,
Pedoman Sistem Pengelolaan
Kinerja No. A-001/P00300/2009-
S0
Penetapan Kesepakan Kinerja Top Pemastian semua rencana dan
Manajemen tahapan Pengelolaan Kinerja
mempunyai indikator keberhasilan
b. Enterprise Risk Management Pemetaan Risk (risk register/risk Rencana dan tahapan
(ERM) event), terkait risiko Governance, implementasi ERM
Strategic, Legal, Finance,
Operation, Reporting, Compliance
yang dapat mempengaruhi
pencapaian visi dan tujuan
organisasi
Penggunaan referensi best Penanggung jawab implementasi
practice ISO 31000, Pedoman ERM
ERM Pertamina Persero No. A-
001/R00100/2011-S0
Pedoman yang disahkan oleh Pemastian semua rencana dan
Manajemen untuk implementasi tahapan implementasi ERM
ERM mempunyai indikator keberhasilan
1.3.b Jaminan Keberlanjutan Bisnis
a. Business Growth - Upaya Pemetaan Current Condition dan Rencana dan tahapan inisiatif
Menambah Pangsa Future Projection pada RJPP strategis business growth
Pasar/Penambahan UO/UB/AP yang menggambarkan
Cadangan/Sesuaikan dengan kondisi lingkungan bisnis terkait
jenis bisnis organisasi peluang business growth sesuai
strategi ditetapkan. Adanya
pemetaan memperjelas
fokus/prioritas target Pangsa
Pasar/Penambahan Cadangan
yang akan dipilih.

Pedoman Perencanaan Strategi Penanggung jawab inisiatif


Jangka Panjang Perusahaan No. strategis business growth
A-001/P00100/2009-S0
Pengesahan Dokumen RJPP Pemastian semua rencana dan
UO/UB/AP yang berisi peluang tahapan inisiatif strategis business
business growth growth mempunyai indikator
keberhasilan
, dan jaminan keberlanjutan bisnis melalui penerapan inisiatif atau sistem jangka
ecute, dan Ensure

Execute Ensure

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan proses Pengelolaan berjalan, kesesuaian deliverable
Kinerja pada tahun berjalan sesuai dengan objective
tahapannya
Upaya-upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila
untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam Pengelolaan
melalui inovasi Kinerja

Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dari indikator penting


dalam Pengelolaan Kinerja dari implementasi Pengelolaan
Kinerja
Realisasi dari rencana dan Memastikan proses implementasi
implementasi ERM pada tahun ERM berjalan, kesesuaian
berjalan sesuai tahapannya deliverable dengan objective.
contoh :Pelaksanaan Risk
Monitoring Mitigation secara
berkala

Upaya upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila


untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi ERM

Bentuk-nyata keterlibatan pekerja Realisasi dari indikator penting


dalam implementasi ERM dari implementasi ERM

Realisasi dari rencana inisiatif Memastikan proses inisiatif


strategis business growth pada strategis business growth berjalan,
tahun berjalan sesuai tahapannya kesesuaian deliverable dengan
objective. contoh : RJPP Rolling

Upaya-upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila


untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam eksekusi
melalui inovasi inisiatif strategis business growth
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dari indikator penting
dalam inisiatif strategis business dari inisiatif strategis business
growth growth
2. Operasional Ekselen
Menilai kemampuan organisasi dalam mengkapitalisasi kompetensi inti (core competency) bisnis nya, dan memperoleh dukungan yang kuat dari Mitra & Pem
dan keberlangsungan bisnis mendatang.
Menilai kemampuan organisasi dalam meningkatkan nilai produk & layanan utama organisasi untuk peningkatan daya saing pasar melalui inovasi produk &
berkelanjutan, serta jaminan ketersediaan data & informasi kinerja yang akurat dan terpadu (integrated).

Challenges
No Key Challenges (2-3) Objective
1 Uraian singkat latar belakang atau fakta kegiatan organisasi untuk : 1. Meningkatkan ketepatan, waktu, jumlah dan lossess) trans
memperkuat kompetensi inti peningkatan daya saing kinerja operasional. migas melaui kapal
Contoh Shipping -->sebagai jasa penyedia jasa angkutan laut minyak dan 2. Meningkatkan kehandalan kapal
gas bumi
Kinerja Operasional
1. Pola trayek yang komplek (complicated)
2. Kehandalan kapal yang masih rendah
3. Keterbatasan jumlah dan jenis kapal yang berbendera Indonesia terkait
regulasi (internal & eksternal) khususnya dengan DWT
Proses Bisnis (new business challenge)
1. Penyediaan foating storage tank
2. Eksternal market

2 Uraian singkat latar belakang atau fakta kegiatan organisasi untuk: 1. Mengintegrasi data dan informasi antara pengiriman kargo
menyediakan data dan informasi yang terintegrasi, dalam menjamin SND dengan Shipping untuk pengelolaan operasional yang le
keberhasilan dan keberlanjutan bisnis di masa depan cepat
Contoh Shipping : Perubahan data rute permintaan untuk transportasi
migas (tidak sinkron antara data di SND dan di shipping)

3 Uraian singkat latar belakang atau fakta kegiatan organisasi untuk 1. Meningkatkan jaringan pemasok sewa kapal
mendapatkan dukungan mitra & pemasok, dalam menjamin keberhasilan Perubahan metode pengadaan sewa kapa
dan keberlanjutan bisnis di masa depan
Contoh Shipping : Pemasok kapal charter terbatas

Result
Alignment
No Hasil Kinerja
Target & Projection Benchmark
1 Hasill pengembangan produk
2 Hasil Audit Sistem Standar
3 Hasil produk utama
4 CSMS
5 Vendor Performance
6 Kinerja SLA dengan ISC dan M&T
(contoh shipping)
7 Kualitas produk utama
8 Hasil inovasi produk dan jasa
9 Energi Efisiensi Index (Contoh
10 Refinery)
Losses
13 Proper
14 SMK3
15 NOA
16 TRIR
17 COBIT
18 Sesuaikan dengan ukuran Kinerja
Operation Excellence
dukungan yang kuat dari Mitra & Pemasok untuk memperkuat rantai proses bisnis

saing pasar melalui inovasi produk & layanan dan standarisasi sistem kerja yang

Objective Future Target


waktu, jumlah dan lossess) transportasi Ukuran mengacu RJPP
1. Ketepatan jadwal lifting
n kapal produk(SLA) … 95%
2. Ketepatan jadwal discharge
produk , crude/intermedia (SLA)
… 95 % tahun 2025
3. Penurunan Losess dari 0.3 %
menjadi 01 % tahun 2025
4. Vesel Performance 95 %tahun
2025
5. Pemenuhan cargo 95% tahun
2025

nformasi antara pengiriman kargo antara 1. Ketepatan data


k pengelolaan operasional yang lebih 2. Ketersediaan data
3. Integritas data (valid or tdk)
4. Kecepatan update data
5. Sebaran data dan informasi

emasok sewa kapal 1. % Ketersediaan pemasok kapal


aan sewa kapa charter sesuai kebutuhan

Leverage
Stretch New Objectives
2.1. Proses Bisnis
Sub focus ini menguji kemampuan organisasi dalam memperkuat proses bisnis dalam jangka pendek dan jangka panjang melalui penerapan inisiatif atau sis
sinergi dengan mitra dan pemasok. penjelasan tentang inisiatif atau sistem ini meliputi Define, Cascade, Execute, dan Ensure

Process
No Inisiatif atau Sistem Define Cascade
2.1.a Pengelolaan Sistem & Proses Kerja, Serta Penguatan Kompetensi Inti Bisnis
a. Business Process Integrity/ Pemetaan proses bisnis (oil & gas Rencana dan tahapan penerapan
Busines Process Management dari upstream s/d downstream), bisnis proses.dari level 0 s/d
termasuk pemastian kesesuaian kecukupan STK
kebutuhan bisnis kedepan dengan
mempertimbangkan integrity
Penggunaan referensi best Penanggung jawab bisnis proses
practice proses bisnis( oil & gas manajemen (bisa berupa fungsi,
internasional - APQC) tim, PIC)
Persetujuan manajemen (dalam Pemastian semua rencana dan
bentuk SK, SP, kebijakan) tahapan penerapan bisnis proses
mempunyai indikator keberhasilan

b. Existing Main Product (Sales or Latar belakang dan tujuan Rencana dan tahapan
Yield) diciptakannya pengelolaan proses pelaksanaan pengelolaan proses
Pengelolaan proses terkait produk terkait produk utama/core terkait produk utama/core
utama organisasi Contoh Hulu : competency (Hulu Way, MOE, competency (Hulu Way, MOE,
Pengelolaan proses produksi, PPS), PPS),
Penemuan cadangan, lifting dan
penyaluran, etc. Contoh nama
inisiatif Hulu Way, Drilling Way, Referensi terkait pengelolaan Penanggung jawab implementasi
Operation Way, PPS proses terkait produk utama/core pengelolaan proses produk utama
Contoh M&T : Marketing competency (Hulu Way, MOE, (bisa berupa fungsi, tim, PIC)
Operational Excellence (sales & PPS) termasuk distinctive
marketing excellence, supply capabilities
Persetujuan manajemen terkait Pemastian semua rencana dan
chain excellence, shipping pengelolaan proses produk utama tahapan penerapan pengelolaan
excellence, losses control and proses produk utama mempunyai
infrastructure development) indikator keberhasilan
2.1.b Peningkatan Dukungan Mitra & Pemasok
a. Manajemen Mitra Latar belakang dan tujuan Rencana dan tahapan
Contoh M&T :Marketing diciptakannya pengelolaan pelaksanaan pengelolaan supply
Operational Excellence (sales & management mitra ( MOE) chain excellence
marketing excellence, supply
chain excellence, shipping
excellence, losses control and
infrastructure development)
Penggunaan referensi best Penanggung jawab implementasi
practice management mitra (SK supply chain excellence
051)

Persetujuan manajemen terkait Pemastian semua rencana dan


pengelolaan manajemen mitra tahapan penerapan pengelolaan
(supply chain excellence) mulai supply chain excellence indikator
dari SK pembentukan sampai keberhasilan
dengan SK pemberlakuan supply
chain excellence
b. Manajemen Pemasok Latar belakang dan tujuan Rencana dan tahapan
Contoh M&T : Marketing diciptakannya pengelolaan pelaksanaan pengelolaan supply
Operational Excellence (sales & management mitra ( MOE) chain excellence
marketing excellence, supply
chain excellence, shipping
excellence, losses control and
infrastructure development)
Penggunaan referensi best Penanggung jawab implementasi
practice management mitra (SK supply chain excellence
051)

Persetujuan manajemen terkait Pemastian semua rencana dan


pengelolaan manajemen mitra tahapan penerapan pengelolaan
(supply chain excellence) mulai supply chain excellence indikator
dari SK pembentukan sampai keberhasilan
dengan SK pemberlakuan supply
chain excellence
ng melalui penerapan inisiatif atau sistem penguatan kompetensi inti bisnis dan
nsure

Execute Ensure

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan proses bisnis yang berjalan, kesesuaian deliverable
nyata pada tahun berjalan sesuai dengan objective contoh
tahapannya :Pelaksanaan audit stk (PPS
STK), secara berkala
Upaya upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila
untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi proses bisnis
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dari indikator penting
dalam pengelolaan proses bisnis dari implementasi manajemen
proses bisnis (hasil audit STK, jlh
review STK)
Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi
penerapan pengelolaan proses berjalan, kesesuaian deliverable
produk utama yang nyata pada dengan objective contoh
tahun berjalan sesuai tahapannya :Pelaksanaan audit implementasi
Hulu Way, MOE, PPS), secara
berkala
Upaya upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila
untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi proses produk utama

Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dari indikator penting


dalam pengelolaan proses produk dari implementasi proses produk
utama utama (hasil audit implementasi
Hulu Way, MOE, PPS), secara
berkala

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan pengelolaan supply berjalan, kesesuaian deliverable
chain excellence terkait mitra dengan objective contoh :
yang nyata pada tahun berjalan Pelaksanaan audit implementasi
sesuai tahapannya supply chain excellence terkait
dukungan mitra
Upaya upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila
untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi supply chain management terkait
dukungan mitra
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dari indikator penting
dalam pengelolaan supply chain dari implementasi supply chain
excellence terkait mitra excellence terkait dukungan mitra

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan pengelolaan supply berjalan, kesesuaian deliverable
chain excellence terkait pemasok dengan objective contoh :
yang nyata pada tahun berjalan Pelaksanaan audit implementasi
sesuai tahapannya supply chain excellence terkait
dukungan pemasok
Upaya upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila
untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi supply chain management terkait
dukungan pemasok
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dari indikator penting
dalam pengelolaan supply chain dari implementasi supply chain
excellence terkait pemasok excellence terkait dukungan
pemasok
2.2. Produk & Operasional
Sub focus ini menguji kemampuan organisasi dalam meningkatkan nilai dan daya saing produk & layanan jangka pendek dan jangka panjang melalui penera
layanan yang berkelanjutan, standarisasi sistem dan proses kerja, serta jaminan ketersediaan data & informasi kinerja yang akurat dan terpadu (integrated).
meliputi Define, Cascade, Execute, dan Ensure

Process
No Inisiatif atau Sistem Define Cascade
2.2.a Peningkatan Nilai & Daya Saing Produk & Layanan
a. Manajemen produk dan service Latar belakang dan tujuan Rencana dan tahapan
Contoh M&T, Refinery : diciptakannya mekanisme pelaksanaan terkait dengan
1. Produk Development (valuable peningkatan nilai dan daya saing pengelolaan RDMP
produk) seperti pertamax racing, (RDMP) 1. pembiayaan
musi cool, etc 1. Kondisi kilang sebahagian 2. partnership
2. RDMP (Refinery Development sudah tua
Master Plan) 2. kompleksitas kilang yang belum
merata
3. daya saing produk yang masih
rendah (euro, jenis produk,etc)
4. Margin kilang yang masih
rendah (efisiensi, etc)

Penggunaan referensi best Penanggung jawab dan struktur


practice orgnisasi/PIC implementasi RDMP
1. solomon best marking
2. SGS (Shellmanajemen
Persetujuan Global Solution)
terkait Pemastian semua rencana dan
pengelolaan RDMP mulai dari SK tahapan penerapan pengelolaan
pembentukan sampai dengan SK RDMP dan mempunyai indikator
pelaksanaannya keberhasilan
1. tersedianya pembiayaan
2. tersedianya partnership
3. etc
b. Manajemen operational Latar belakang dan tujuan Rencana dan tahapan
effectiveness diciptakannya mekanisme pelaksanaan pengelolaan PPS
Contoh Refinery : initiative manajemen operational
strategis terkait manajemen effectiveness (PPS)
operational effectiveness 1. Belum di capture nya
1. PPS knowledge pengelolan operational
2. LIMS refinery
3. COMS 2. Belum tertatanya sistem
4. Open Akses operasional refinery
Penggunaan referensi best 1. Penanggung jawab implementasi
Toyota Way PPS

Persetujuan manajemen terkait Pemastian semua rencana dan


pengelolaan PPS mulai dari SK tahapan pengisian semua brick
pembentukan, proses penyusunan serta perapan PPS (mempunyai
sampai dengan SK pemberlakuan indikator keberhasilan)
PPS
2.2.b Pengelolaan Data & Informasi Kinerja
a. Manajemen data support SK BOD tentang Tim Penyusun Tahapan implementasi mulai dari
Contoh Refinery : pengelolaan SAP dan Implementasinya pelatihan, pilot project sampai
1. SAP, dengan penerapan di semua unit
2. LIMS, perusahaan. Prosedur/STK
3. Lfis, etc SAP sebagai software yang sudah lengkap
Tanggung jawab fungsi IT
diimplementasi secara luas di
segala industri
SAP diterapkan pada semua unit SLA sesuai dengan sasaran
perusahaan strategis perusahaan dalam
akurasi pelaporan aktivitas
operasional
ek dan jangka panjang melalui penerapan inisiatif atau sistem inovasi produk &
yang akurat dan terpadu (integrated). Penjelasan tentang inisiatif atau sistem ini

Execute Ensure

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan pengelolaan RDMP berjalan, kesesuaian deliverable
yang nyata pada tahun berjalan dengan objective contoh :
sesuai tahapannya, identifikasi Monitoring secara berkala
gap untuk perencanaan yang
dibawah realisasi.

Upaya upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila


untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam pelaksanaan
melalui inovasi RDMP
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dari indikator penting
dalam pelaksanaan RDMP dari pelaksanaan RDMP

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


pengelolaan (pengisian Brick PPS berjalan, kesesuaian deliverable
dan pelaksanaan PPS) yang dengan objective contoh :
nyata pada tahun berjalan sesuai Pelaksanaan audit pps setiap
tahapannya brick

Upaya upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila


untuk mengatasi gap (masih terdapat gap dalam implementasi
belum terisinya brick PPS) melalui Brick PPS
inovasi
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dari indikator penting
dalam pengelolaan PPS spt dari implementasi Brick PPS
keterlibatan dalam pelaksanaan
dan pulse check

Komunikasi dilakukan intensif dan Review dan evaluasi terus


pelaksanaan dilakukan secara dilakukan secara kontinyu thd
bertahap implementasi SAP

Innovation terhadap implementasi Pengambilan keputusan selalu


SAP masih terus dilakukan didasarkan pada data SAP

Keterlibatan semua fungsi dalam Utilisasi SAP selalu dimonitor


implementasi secara periodik
3. Fokus Tenaga Kerja
Menilai kemampuan organisasi dalam mengelola dan memberdayakan tenaga kerjanya dengan menciptakan organisasi yang kompetitif dan budaya kerja ya
dijiwai dan diamalkan oleh semua pekerja dan didukung oleh knowledge asset sebagai competitif advantage organisasi.
Menilai kemampuan organisasi dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif bagi terciptanya peningkatan produktifitas, profesionalitas, dan engagement pe

Challenges
No Key Challenges (2-3) Objective
1 Pemenuhan kapasitas dan kapabilitas tenaga kerja untuk terciptanya Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas tenaga kerja
organisasi yang kompetitif dan terlaksana rencana kerja
contoh:
- Gap Kapasitas (jumlah) Pekerja
- Gap Kapabilitas (kompetensi) Pekerja
2 Pelaksanaan rencana kerja berdasarkan tata nilai dan knowledge asset Meningkatkan penciptaan aset pengetahuan dan utilisasinya
sebagai competitive advantage
contoh:
- Gap target dan capaian upload aset pengetahuan
- Rendahnya utilisasi asset pengetahuan

3 Pemenuhan kebutuhan harapan tenaga kerja untuk terciptanya kepuasan Meningkatkan kepuasan dan engagement tenaga kerja
dan engagement tenaga kerja
contoh:
- Rendahnya kepuasan tenaga kerja
- Rendahnya engagement tenaga kerja

Result
Alignment
No Hasil Kinerja
Target & Projection Benchmark
3.1 Grafik Realisasi Jumlah Pekerja
mengikuti VBDP
Grafik Hasil Values Assessment Index
Grafik Realisasi Organization Capital
Readiness
Grafik Realisasi Organization
Effectiveness & Flexibility
Grafik Realisasi Knowledge Utilization
Grafik Realisasi Human Capital
Readiness
Grafik Realisasi Learning Index
Grafik Realisasi Head Count
Productivity
Grafik Realisasi Recruitment
Fulfillment
Grafik Realisasi Crititical Position
Fulfillment
3.2 Grafik Realisasi Individual
Performance (SMK & KPI)
Grafik Realisasi pemenuhan Reward
& Consequences
Grafik hasil Theme O Meter /
Employee Engagement Survey
Grafik Turn Over Ratio
Grafik Realisasi PKB Compliance
Grafik Realisasi Derajat Kesehatan
Pekerja
Grafik Hasil Employee Satisfaction
Survey
Grafik Realisasi Environment &
Ergonomic
Grafik Realisasi Occupational Health
(NER)
si yang kompetitif dan budaya kerja yang profesional berdasarkan tata nilai yang
i.
as, profesionalitas, dan engagement pekerja.

Objective Future Target


n kapabilitas tenaga kerja Contoh:
- 90% job vacant terisi pada tahun
2018
- 90% pemenuhan gap
kompetensi pada tahun 2018
set pengetahuan dan utilisasinya Contoh:
- 100% jumlah aset pengetahuan
terhadap jumlah pekerja pada
tahun 2018
- tingkat utilisasi asset
pengetahuan sebesar 70% pada
tahun 2018
n engagement tenaga kerja contoh:
- Nilai Employee satisfaction index
rata-rata sebesar 70% pada tahun
2018
- Employee Engagement Index
sebesar 3,6 pada tahun 2018

Leverage

Stretch New Objectives


3.1. Organisasi Kompetitif
Sub focus ini menguji kemampuan organisasi dalam menciptakan organisasi yang kompetitif berdasarkan tata nilai dan knowledge asset sebagai competitive
pemenuhan kapasitas dan kapabilitas tenaga kerja jangka pendek dan jangka panjang. Penjelasan tentang inisiatif atau sistem ini meliputi Define, Cascade, E

Process
No Inisiatif atau Sistem Define Cascade
3.1.a Penciptaan Organisasi Yang Efektif & Kompetitif
a. Organization Values Awareness Pemetaan budaya organisasi, Detail program budaya organisasi
Program terkait budaya organisasi pemastian kesesuaian penguatan
program budaya dengan kebutuhan
bisnis kedepan.

Penggunaan referensi best practice Penanggung jawab program budaya


terkait program budaya

Persetujuan Manajemen Pemastian semua rencana dan


(SK/SP/Kebijakan) tahapan program budaya, memiliki
contoh: SK Tata Nilai, SP Tim indikator keberhasilan
b. Organization Capital Readiness Budaya
Pemetaan organizational Detail program organization
Program Organization development, pemastian kesesuaian development
Development sesuai dengan program organization development contoh: Penentuan Proses Bisnis -
strategi dan kebutuhan sesuai dengan strategi dan Penyusunan Struktur Organisasi dan
perusahaan kebutuhan perusahaan kedepan. kelengkapannya - Evaluasi
(Workload analysis / Organization
audit)
Penggunaan referensi best practice Penanggung jawab program
pembuatan organisasi organization development
contoh: APQC
Persetujuan Manajemen Pemastian semua rencana dan
(SK/SP/Kebijakan) tahapan program organization
contoh: SK Struktur Organisasi, development, memiliki indikator
Surat Rekomendasi Struktur keberhasilan
3.1.b Organisasi
Penciptaan Competitive Advantage Organisasi Berbasis Knowledge
a. Knowledge Management Pemetaan pengelolaan Knowledge Detail program pengelolaan
Management, pemastian kesesuaian Knowledge Management
program knowledge management contoh: Program KOMET On Line &
sesuai dengan strategi dan Off Line
kebutuhan perusahaan kedepan.
Penggunaan referensi best practice Penanggung jawab program
terkait Pengelolaan Knowledge Knowledge Management
Management
Persetujuan Manajemen Pemastian semua rencana dan
(SK/SP/Kebijakan) tahapan pengelolaan Knowledge
contoh: Mengacu pada Code of Management, memiliki indikator
Quality Management System keberhasilan
3.1.c Pemenuhan Kapasitas & Kapabilitas Tenaga Kerja
a. HR Strategic Readiness Pemetaan pengelolaan strategis Detail program organization
Program Pengelolaan Strategis SDM, pemastian kesesuaian development
SDM (Pengelolaan Talent, HR program pengelolaan strategis SDM contoh: Penentuan Proses Bisnis -
Service & Administration, HR sesuai dengan strategi dan Penyusunan Struktur Organisasi dan
Operation & Support) kebutuhan perusahaan kedepan. kelengkapannya - Evaluasi
(Workload analysis / Organization
audit)
Penggunaan referensi best practice Penanggung jawab program
terkait Pengelolaan Strategis SDM organization development

Persetujuan Manajemen Pemastian semua rencana dan


(SK/SP/Kebijakan) tahapan program organization
contoh: Pedoman Pengelolaan development, memiliki indikator
Strategis SDM keberhasilan
b. HR Operational Readiness Pemetaan pengelolaan operasional Detail program pengelolaan
Program Pengelolaan Operasional SDM, pemastian kesesuaian operasional SDM
SDM (Perubahan Organisasi, program pengelolaan operasional contoh: Perubahan Organisasi,
Arsitektur Organisasi, Arsitektur SDM sesuai dengan strategi dan Arsitektur Organisasi, Arsitektur
Talent, Discovery, Penempatan kebutuhan perusahaan kedepan. Talent, Discovery, Penempatan
Pekerja, Pengelaan Kinerja, Pekerja, Pengelaan Kinerja,
Pengembangan, Imbalan, Pengembangan, Imbalan
Layanan Pekerja)
Penggunaan referensi best practice Penanggung jawab program
terkait Pengelolaan Operasional pengelolaan operasional SDM
SDM
Persetujuan Manajemen Pemastian semua rencana dan
(SK/SP/Kebijakan) tahapan pengelolaan operasional
contoh: Pedoman Pengelolaan SDM, memiliki indikator keberhasilan
Operasional SDM

3 (THREE) FEEDBACK REPORT


One Strength & Two OFI
1. Strength: UO/UB/AP keberhasilan yang dicapai (RESULT) untuk pencapaian objektif (CHALLENGES) m
(PROCESS)
2. OFI: UO/UB/AP Improvement kinerja strategis (RESULT) melalui pelaksanaan inisiatif/sistem (PROCE
(CHALLENGES)
3. OFI: UO/UB/AP Improvement kinerja strategis (RESULT) melalui pelaksanaan inisiatif/sistem (PROCE
(CHALLENGES)
wledge asset sebagai competitive advantage melalui penerapan inisiatif atau sistem
em ini meliputi Define, Cascade, Execute, dan Ensure

Execute Ensure

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan program budaya. berjalan, kesesuaian deliverable
contoh: Value days, pemilihan duta dengan objektif.
6C, broadcast value, pelatihan VBDP Monitoring control dilakukan oleh
siapa, kapan waktunya
contoh: Monitoring KPI Values
Assessment Index oleh Fungsi
Culture & Transformation, PD TW I-
IV
Upaya-upaya yang dilakukan untuk Keterlibatan manajemen apabila
mengatasi gap pelaksanaan melalui terdapat gap dalam implementasi
inovasi program budaya
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dan indikator penting dari
dalam program budaya implementasi program budaya

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan program organization berjalan, kesesuaian deliverable
development. dengan objektif.
Monitoring control dilakukan oleh
siapa, kapan waktunya
contoh: Monitoring KPI OCR oleh
Fungsi HR, PD TW I-IV
Upaya-upaya yang dilakukan untuk Keterlibatan manajemen apabila
mengatasi gap pelaksanaan melalui terdapat gap dalam implementasi
inovasi program organization development
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dan indikator penting dari
dalam program organization implementasi program organization
development development

Bentuk pelaksanaan Knowledge Monitoring control dilakukan oleh


Asset Creation - Sosialisasi - Upload siapa, kapan waktunya
- Utilization contoh: Monitoring KPI Knowledge
contoh: Forum KOMET, Jumat Mutu Asset Capitalization oleh Quality
Management, PD TW I-IV
Upaya-upaya yang dilakukan untuk Keterlibatan manajemen apabila
mengatasi gap pelaksanaan melalui terdapat gap dalam implementasi
inovasi pengelolaan Knowledge
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Management
Realisasi dan indikator penting dari
dalam pengelolaan Knowledge implementasi pengelolaan
Management Knowledge Management

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan program Pengelolaan berjalan, kesesuaian deliverable
Strategis SDM dengan objektif.
Monitoring control dilakukan oleh
siapa, kapan waktunya
contoh: Monitoring KPI OCR oleh
Fungsi HR, PD TW I-IV
Upaya-upaya yang dilakukan untuk Keterlibatan manajemen apabila
mengatasi gap pelaksanaan melalui terdapat gap dalam implementasi
inovasi program organization development
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dan indikator penting dari
dalam program organization implementasi program organization
development development
Realisasi dari rencana dan Monitoring control dilakukan oleh
penerapan program Pengelolaan siapa, kapan waktunya
Operasional SDM contoh: Monitoring Realisasi MPP,
Recruitment, Succession / Mutasi
oleh Fungsi HR, secara bulanan

Upaya-upaya yang dilakukan untuk Keterlibatan manajemen apabila


mengatasi gap pelaksanaan melalui terdapat gap dalam implementasi
inovasi pengelolaan operasional SDM
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dan indikator penting dari
dalam pengelolaan operasional SDM implementasi pengelolaan
operasional SDM

jektif (CHALLENGES) melalui pelaksanaan inisiatif/sistem

nisiatif/sistem (PROCESS) untuk pencapaian objektif

nisiatif/sistem (PROCESS) untuk pencapaian objektif


3.2. Keterlibatan Tenaga Kerja
Sub focus ini menguji kemampuan organisasi dalam memastikan engagement tenaga kerja terhadap tugas dan tanggung jawabnya melalui penerapan inisia
harapan tenaga kerja. Penjelasan tentang inisiatif atau sistem ini meliputi Define, Cascade, Execute, dan Ensure

Process
No Inisiatif atau Sistem Define Cascade
3.2.a Peningkatan Engagement Tenaga Kerja
a. Workforce Performance Pemetaan efektifitas dan Detail program PMS dari ESC -
Program Performance konsistensi pelaksanaan PMS, Pencapaian per TW - Coaching -
Management System (PMS) peningkatan engagement melalui Penilaian Kinerja - Dialog Day
proses coaching dan dialog day
yang merupakan bagian dari
siklus PMS

Penggunaan referensi best Penanggung jawab program PMS


practice program PMS

Persetujuan Manajemen Pemastian semua rencana dan


(SK/SP/Kebijakan) tahapan program PMS memiliki
contoh: indikator keberhasilan
b. Workforce Loyalty Pemetaan workforce loyalty Detail program kerja berdasar
Program Employee Engagement melalui Employee Engagement rekomendasi hasil survey
Survey, peningkatan engagement
melalui program kerja berdasar
rekomendasi hasil survey

Penggunaan referensi best Penanggung jawab program kerja


practice program kerja
rekomendasi hasil survey
Persetujuan Manajemen Pemastian semua rencana dan
(SK/SP/Kebijakan) tahapan program kerja memiliki
contoh: indikator keberhasilan
3.2.b Peningkatan Kepuasan Tenaga Kerja
a. Workforce Satisfaction Pemetaan kepuasan pekerja Detail program kerja berdasar
melalui Survey Kepuasan Pekerja, rekomendasi hasil survey
peningkatan kepuasan melalui
program kerja berdasar
rekomendasi hasil survey

Pelaksanaan mengacu pada PKB Penanggung jawab program kerja


dan Peraturan Perundangan contoh: HR
Ketenagakerjaan
Persetujuan Manajemen Pemastian semua rencana dan
(SK/SP/Kebijakan) tahapan program kerja memiliki
contoh: indikator keberhasilan
b. Workplace Readiness Pemetaan Derajat Kesehatan Detail Program Kesehatan Kerja
Pekerja, peningkatan kesehatan dan Pekerja
pekerja melalui Program
Kesehatan Kerja dan Pekerja

Pelaksanaan mengacu pada PKB Penanggung jawab Program


dan Peraturan Perundangan Kesehatan Kerja dan Pekerja
Ketenagakerjaan contoh: Medical, HSSE
Persetujuan Manajemen Pemastian semua rencana dan
(SK/SP/Kebijakan) tahapan Program Kesehatan Kerja
contoh: TKO Tunjangan Risiko dan Pekerja memiliki indikator
keberhasilan

3 (THREE) FEEDBACK REPORT


One Strength & Two OFI
1. Strength: UO/UB/AP keberhasilan yang dicapai (RESULT) untuk pencapaian objektif (CHALLENGES) m
inisiatif/sistem (PROCESS)
2. OFI: UO/UB/AP Improvement kinerja strategis (RESULT) melalui pelaksanaan inisiatif/sistem (PROCE
(CHALLENGES)
3. OFI: UO/UB/AP Improvement kinerja strategis (RESULT) melalui pelaksanaan inisiatif/sistem (PROCE
(CHALLENGES)
ng jawabnya melalui penerapan inisiatif atau sistem pemenuhan kebutuhan dan

Execute Ensure

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan program PMS berjalan, kesesuaian deliverable
dengan objektif.
Monitoring control dilakukan oleh
siapa, kapan waktunya.
contoh: Monitoring Implementasi
PMS Cycle termasuk Coaching
oleh Fungsi HR, PD TW I-IV

Upaya-upaya yang dilakukan Keterlibatan manajemen apabila


untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi program PMS
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dan indikator penting
dalam program PMS dari implementasi program PMS

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan program kerja berjalan, kesesuaian deliverable
berdasar rekomendasi hasil dengan objektif.
survey Monitoring control dilakukan oleh
siapa, kapan waktunya
contoh: Monitoring Employee
Engagement Survey dan Turn
Over Ratio Fungsi HR, secara
bulanan
Upaya-upaya yang dilakukan Keterlibatan manajemen apabila
untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi program kerja
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dan indikator penting
dalam program kerja dari implementasi program kerja

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan program kerja berjalan, kesesuaian deliverable
berdasar rekomendasi hasil dengan objektif.
survey Monitoring control dilakukan oleh
siapa, kapan waktunya
contoh: Monitoring Employee
Satisfaction Survey oleh Fungsi
HR, PD TW I-IV
Upaya-upaya yang dilakukan Keterlibatan manajemen apabila
untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi program kerja
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dan indikator penting
dalam program kerja dari implementasi program kerja

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan Program Kesehatan berjalan, kesesuaian deliverable
Kerja dan Pekerja dengan objektif.
Monitoring control dilakukan oleh
siapa, kapan waktunya
contoh:
- Monitoring Employee
Satisfaction Survey oleh Fungsi
HR, PD TW I-IV
- Monitoring Program Kerja
Rekomendasi Employee
Satisfaction Survey oleh Fungsi
HR, secara bulanan
Upaya-upaya yang dilakukan Keterlibatan manajemen apabila
untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi Program Kesehatan Kerja dan
Pekerja
Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi dan indikator penting
dalam Program Kesehatan Kerja dari implementasi Program
dan Pekerja Kesehatan Kerja dan Pekerja

n objektif (CHALLENGES) melalui pelaksanaan

an inisiatif/sistem (PROCESS) untuk pencapaian objektif

an inisiatif/sistem (PROCESS) untuk pencapaian objektif


4. Fokus Pelanggan
Menilai kemampuan organisasi dalam memahami kebutuhan dan harapan pelanggan dan calon pelanggan saat ini dan yang akan datang, dan memanfaatk
layanan dan peningkatan kepuasan pelanggan. Menguatkan hubungan dengan pelanggan dan calon pelanggan untuk peningkatan loyalitas atau engageme

Challenges
Uraian latar belakang/tantangan/fakta yang
No Key Challenge (2-3) dihadapi oleh UO/UB/AP saat Objective
ini dengan
mempertimbangkan past & future condition
1 Uraian singkat latar belakang/tantangan/fakta yang dihadapi oleh meningkatkan penyelesaian
(kualitatif & kuantitatif) keluhan
dikaitkan pelanggan terutama pela
dengan
UO/UB/AP saat ini terkait dengan pemenuhan kebutuhan dan harapan utama/produk tertentu
Visi Organisasi
pelanggan dan atau calon pelanggan untuk meningkatkan layanan dan
kepuasan pelanggan (kualitatif & kuantitatif)

contoh:
- Tingginya jumlah keluhan pelanggan yang belum terselesaikan (tingkat meningkatkan product awareness pelanggan
penyelesaian keluhan pelanggan baru tercapai xx% selama 3 tahun
terakhir)
- Rendahnya tingkat pemahaman pelanggan mengenai produk
perusahaan (adanya hasil survey awareness pelanggan sebesar xx%
selama 3 tahun terakhir)

2 Uraian singkat latar belakang/tantangan/fakta kegiatan UO/UB/AP dalam meningkatkan loyalitas atau engagement pelanggan dalam jan
penguatan hubungan dengan pelanggan dan atau calon pelanggan untuk panjang
meningkatkan loyalitas atau engagement pelanggan dalam jangka
panjang

contoh :
- masih adanya gap komunikasi antara pelanggan dengan organisasi
(Nilai tahun 2014 : xx %)
- rendahnya loyalitas pelanggan terhadap produk organisasi (Nilai
Customer Defection 3 tahun terakhir adalah xx %)
- rendahnya engagement pelanggan (Nilai strength of a customer's
relationship with an organization tahun 2014 : xxx )

Result Analisa Kesesuaian Jenis


Indicator dan Realisasi
Alignment
terhadap Future Target (Base)
No Hasil Kinerja sesuai proyeksi dalam RJPP.
Target & Projection Benchmark
1 -Customer Complain & Response (#
closed Complained dan Respond
2 time)
- Customer awareness (product Terkait upaya organisasi untuk
knowledge & Customer listening memberikan product knowledge
yang diberikan organiasi kepada
pelanggan dan bagaimana
organisasi mendengakan
pelanggan)
Analisa Kesesuaian Jenis Indicator
dan Realisasi terhadap Future
Target (Base) sesuai proyeksi dalam
RJPP dibandingkan dengan
benchmark yang relevan
Analisa Kesesuaian Jenis Indicator
3 - Customer service compliance Terkait upaya organisasi dalam dan Realisasi terhadap Future
(product delivery, services delivery / pelaksanaan operasional yang Target (Base) sesuai proyeksi dalam
SLA, after sales service) sesuai terhadap aturan untuk RJPP dibandingkan dengan
product delivery, after sales benchmark yang relevan
service dan adanya SLA yang
mengatur pelayanan pelanggan

4 - Customer disatisfaction (turn over Terkait upaya organisasi untuk


rate, survey ketidakpuasan melihat tingkat ketidakpuasan
pelanggan) pelanggan yang diperoleh melalui
survey dan tingkat keberalihan
pelanggan
5 - Customer growth (# of customers, Terkait pertumbuhan jumlah
customer retention) pelanggan dan hasil upaya
mempertahankan jumlah
6 - Customer win back (# returning pelanggan
Terkait jumlah pelanggan yang
customer, # visit) kembali menggunakan produk
organisasi dan jumlah
kunjungan/pertemuan kepada
pelanggan
7 - Customer referral (net promoter Terkait hasil survey yang
score, Detractor) menggambarkan pelanggan
organisasi yang mempromosikan
produk/jasa ke pihak lain dan
pelanggan yang tidak
mempromosikan
8 - Product perception (top of mind Terkait hasil survey yang
survey) menggambarkan top of mind
product organisasi
n yang akan datang, dan memanfaatkan masukan pelanggan untuk perbaikan
peningkatan loyalitas atau engagement pelanggan dalam jangka panjang.

ngan/fakta yang Uraian sasaran utama yang ingin Berupa Angka yang ingin
at Objective
ini dengan dicapaiFuture
(kualitatif)
Target dicapai pada periode waktu
future condition tertentu yang termuat dalam
keluhan
aitkan pelanggan terutama pelanggan
dengan Contoh Target yang akan dicapai RJPP(kuantitatif)
organisasi,
- Customer Complain & Response
100% (# closed Complained dan
Respond time)
- Customer awareness skor 5
(product knowledge & Customer
eness pelanggan listening)
- Customer service compliance
(product delivery, services delivery
/ SLA, after sales service)
- Customer disatisfaction (turn
over rate, survey ketidakpuasan
pelanggan)

bila dimungkinkan terdapat dalam


KM/RJPP

engagement pelanggan dalam jangka Target kuantitatif misalnya score


hasil survey, Berupa dimensi
waktu, jumlah media yang
digunakan
Target yang akan dicapai
organisasi,
- Customer growth (# of
customers, customer retention)
- Customer win back (# returning
customer, # visit)
- Customer referral (net promoter
score, Detractor)
- Product perception (top of mind
survey)

Leverage
Stretch New Objective
HOLD
diusulkan masuk dalam
kriteria stretch

Analisa Kesesuaian
Realisasi Kinerja terhadap
target stretch dan
perolehan Awarding
cator ditingkat Nasional/
e Internasional
i dalam
Realisasi Kinerja terhadap
target stretch dan
perolehan Awarding
cator ditingkat Nasional/
e Internasional
i dalam
4.1. Kebutuhan & Harapan Pelanggan
Sub focus ini menguji kemampuan pemahaman organisasi terhadap kebutuhan dan harapan pelanggan dan calon pelanggan saat ini dan akan datang, serta
peningkatan layanan dan kepuasan pelanggan melalui penerapan inisiatif atau sistem secara terpadu. Penjelasan tentang inisiatif atau sistem ini meliputi De

Process
No Inisiatif atau Sistem Define Cascade
4.1.a Pemenuhan Kebutuhan & Harapan Pelanggan Termasuk Tindak Lanjut Keluhan
a. Sistem untuk mendengarkan Pemetaan kebutuhan dan harapan Rencana dan tahapan penerapan
suara pelangan (vioce of pelanggan berdasarkan review sistem sejak mapping kebutuhan
customer) untuk mendapatkan feedback pelanggan hingga pelaksanaan
yang dapat dianalisa guna yang dilakukan dalam kurun waktu
mengidentifikasi dan memenuhi tertentu…(waktu), terhadap …
kebutuhan dan harapan (jumlah) responden.
pelanggan

Acuan penetapan Penanggung jawab sistem Voice


proses/inisiatif/sistem : mengacu of Customer (bisa berupa fungsi,
proses yang dilakukan oleh tim, PIC)
korporat, sesuai STK Perusahaan menggunakan konsultan
…/mengacu hasil benchmark independen
terhadap ….

Persetujuan manajemen (dalam Indikator keberhasilan


bentuk SK, SP, kebijakan) (1) Direct voice, berasal dari
feedback surveys via text
messaging, chat, social media and
email
(2) Indirect voice, berasal dari
rekaman interaksi baik melalui
telepon, chat, social media, or web
(3) Inferred voice, pola perilaku
pelanggan di seluruh channel
komunikasi selama berinteraksi
dengan organisasi

b sistem pengelolaan keluhan Latar belakang dan tujuan review Rencana dan tahapan
pelanggan; customer care proses keluhan / feedback pelaksanaan pengelolaan proses
pelanggan guna meningkatkan terkait penanganan keluhan
efektifitas respon pelanggan dimulai dari
identifikasi/inventarisasi keluhan
pelanggan, menentukan solusi-
solusi keluhan dan
penanganannya, serta
penanggung jawab
penanganannya

Referensi terkait pengelolaan Penanggung jawab implementasi


proses sesuai STK Perusahaan pengelolaan proses produk utama
…/mengacu hasil benchmark (bisa berupa fungsi, tim, PIC)
terhadap …. atau referensi
berdasarkan service level
agreement

Persetujuan manajemen (dalam Indikator keberhasilan


bentuk SK, SP, kebijakan) (1) tingkat pencapaian respond
time sesuai SLA

4.1.b Penyampaian Produk Dan Layanan


a. Sistem penyampaian Latar belakang dan tujuan review Rencana dan tahapan
product/layanan kepada proses penyampaian produk dan pelaksanaan pengelolaan proses
pelanggan layanan berdasarkan kajian / hasil terkait penyampaian produk dan
contoh : review terhadap feedback layanan melalui rencana
- direct selling kepada customer pelanggan untuk memenuhi pemasaran, mulai dari kegiatan
- melalui distributor/agent/on kebutuhan dan harapan kunjungan / seleksi channel
line/telemarketing/ pelanggan distribusi / hingga pengiriman
produk dan layanan

Referensi terkait pengelolaan Penanggung jawab implementasi


proses sesuai STK Perusahaan pengelolaan proses produk utama
…/mengacu hasil benchmark (bisa berupa fungsi, tim, PIC)
terhadap ….

Persetujuan manajemen (dalam indikator keberhasilan


bentuk SK, SP, kebijakan) (1) kecukupan jumlah agent/dealer
versus jumlah dan lokasi
pelanggan

3 (THREE) FEEDBACK REPORT


One Strength & Two OFI
1. Strength: UO/UB/AP keberhasilan yang dicapai (RESULT) untuk pencapaian objektif (CHALLENGES) m
inisiatif/sistem (PROCESS)
2. OFI: UO/UB/AP Improvement kinerja strategis (RESULT) melalui pelaksanaan inisiatif/sistem (PROCE
(CHALLENGES)
3. OFI: UO/UB/AP Improvement kinerja strategis (RESULT) melalui pelaksanaan inisiatif/sistem (PROCE
(CHALLENGES)
nggan saat ini dan akan datang, serta pemanfaatan feedback pelanggan untuk
ang inisiatif atau sistem ini meliputi Define, Cascade, Execute, dan Ensure

Execute Ensure

Realisasi dari rencana dan Memastikan monitoring proses


penerapan proses bisnis yang realisasi berjalan, kesesuaian
nyata pada tahun berjalan sesuai deliverable dengan objective
tahapannya contoh : Pelaksanaan
pemantauan sistem Voice of
Customer secara berkala

Upaya yang dilakukan untuk Keterlibatan management apabila


mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi termasuk proses bisnis
feedback diterjemahkan menjadi
action for improvement yang harus
ditindaklanjuti

Bentuk nyata tindaklanjut Realisasi dari indikator penting


feedback oleh setiap fungsi, dari implementasi sistem Voice of
pekerja dan pihak terkait Customer

Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi


penerapan pengelolaan proses berjalan, kesesuaian deliverable
dilakukan menggunakan dengan objective contoh :
sistem aplikasi …. / media monitoring proses penanganan
komunikasi perusahaan (contact keluhan pelanggan dilakukan
center,dll) dan rapat penanganan melalui rapat periodik/… antara
keluhan, melaksanakan pihak terkait
penanganan dan mendapatkan
konfirmasi terselesaikannya
keluhan

Upaya upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila


untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi/ penanganan keluhan pelanggan
improvement terhadap proses
yang dikeluhkan oleh pelanggan

Bentuk nyata tindaklanjut Realisasi dari indikator penting


feedback oleh setiap fungsi, dari implementasi manajemen
pekerja dan pihak terkait proses bisnis (hasil audit STK, jlh
review STK)
Realisasi dari rencana dan Memastikan proses realisasi
penerapan pengelolaan proses berjalan, kesesuaian deliverable
penyampaian produk dan efektifitas proses dimonitor melalui
layanan rapat penjualan periodik

Upaya upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila


untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi/ penyampaian produk dan layanan
improvement terhadap proses
penyampaian produk dan layanan
Bentuk nyata tindaklanjut Realisasi dari indikator penting
feedback oleh setiap fungsi, dari implementasi manajemen
pekerja dan pihak terkait proses bisnis (hasil audit STK, jlh
review STK)

n objektif (CHALLENGES) melalui pelaksanaan

an inisiatif/sistem (PROCESS) untuk pencapaian objektif

an inisiatif/sistem (PROCESS) untuk pencapaian objektif


4.2. Keterlibatan Pelanggan

Sub focus ini menguji kemampuan organisasi dalam memperkuat hubungan dengan pelanggan dan calon pelanggan melalui penerapan inisiatif atau sistem
meningkatkan loyalitas atau engagement pelanggan dalam jangka panjang. Penjelasan tentang inisiatif atau sistem ini meliputi Define, Cascade, Execute, da

Process
No Inisiatif atau Sistem Define Cascade
4.2.a Peningkatan Hubungan Pelanggan & Calon Pelanggan
a. Customer relationship Pemetaan segmentasi pelanggan Rencana dan tahapan
Management berdasarkan jenis produk maupun pelaksanaan terkait pengelolaan
lokasi pelanggan, mengacu customer relationship
kepada database pelanggan yang management termasuk prosedur
tersedia pelaksanaan

Penggunaan referensi best Penanggung jawab bisnis proses


practice seperti hasil benchmark manajemen (bisa berupa fungsi,
dengan perusahaan sejenis baik tim, PIC)
di skala domestik ataupun
multinasional mengenai customer
loyalty system
persetujuan manajemen dalam indikator keberhasilan :
bentuk approval inisiatif (charter) (1) tingkat pertumbuhan
pelanggan xx%
(2) tingkat retensi pelanggan xx%
(3) reduction of customer
defection xx%
4.2.b Peningkatan Referensi Pelanggan
a. Customer relationship pemetaan kondisi pelanggan Rencana dan tahapan
Management mengacu hasil survey tahun pelaksanaan terkait pengelolaan
Contoh : sebelumnya baik yang dilakukan customer technical support sejak
Penyediaan customer service sendiri maupun hasil survey oleh pengenalan produk hingga after
Penyediaan technical support bagi badan independen sales service termasuk prosedur
pelanggan khusus pelaksanaan

Penggunaan referensi best Penanggung jawab bisnis proses


practice seperti hasil benchmark manajemen (bisa berupa fungsi,
dengan perusahaan sejenis baik tim, PIC)
di skala domestik ataupun
multinasional mengenai customer
referral system

persetujuan manajemen dalam indikator keberhasilan:


bentuk approval inisiatif (charter) (1) Peningkatan index NPS
(2) Masuk TOP 5 dalam Top of
Mind Survey oleh badan
independen

3 (THREE) FEEDBACK REPORT


One Strength & Two OFI
1. Strength: UO/UB/AP keberhasilan yang dicapai (RESULT) untuk pencapaian objektif (CHALLENGES) m
inisiatif/sistem (PROCESS)
2. OFI: UO/UB/AP Improvement kinerja strategis (RESULT) melalui pelaksanaan inisiatif/sistem (PROCE
(CHALLENGES)
3. OFI: UO/UB/AP Improvement kinerja strategis (RESULT) melalui pelaksanaan inisiatif/sistem (PROCE
(CHALLENGES)
melalui penerapan inisiatif atau sistem hubungan pelanggan secara terpadu untuk
meliputi Define, Cascade, Execute, dan Ensure

Execute Ensure

Realisasi dari rencana penerapan Memastikan monitoring proses


yang nyata pada tahun berjalan realisasi berjalan, kesesuaian
sesuai tahapannya beserta deliverable dengan objective
mekanisme komunikasi (channel contoh :
dan type komunikasi) Pelaksanaan pemantauan
customer retention secara berkala
Upaya upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila
untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi proses bisnis

Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi setiap tahapan


& Mitra dalam pengelolaan sistem sistem/proses terhadap target
hubungan dengan pelanggan yang ditetapkan

Realisasi dari rencana penerapan Memastikan monitoring proses


yang nyata pada tahun berjalan realisasi berjalan, kesesuaian
sesuai tahapannya beserta deliverable dengan objective
mekanisme komunikasi (channel contoh :
dan type komunikasi) Pelaksanaan outbound call secara
berkala kepada pelanggan
tertentu

Upaya upaya yang dilakukan Keterlibatan management apabila


untuk mengatasi gap pelaksanaan terdapat gap dalam implementasi
melalui inovasi proses bisnis

Bentuk nyata keterlibatan pekerja Realisasi setiap tahapan


& Mitra dalam pengelolaan sistem sistem/proses terhadap target
yang membangun keterlibatan yang ditetapkan
dengan pelanggan

n objektif (CHALLENGES) melalui pelaksanaan

an inisiatif/sistem (PROCESS) untuk pencapaian objektif

an inisiatif/sistem (PROCESS) untuk pencapaian objektif