Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

PELAYANAN IBU HAMIL KEK

A. PENDAHULUAN
Masalah gizi kurang pada ibu hamil masih merupakan fokus perhatian ibu
hamil dengan masalah gizi dan kesehatan berdampak terhadap kesehatan dan
keselamatan ibu dan bayi serta kwalitas bayi yang dilahirkan. Kondisi ibu hamil KEK
beresiko menurunkan proses partus lama dan perdarahan paska persalinan bahkan
kematian ibu. Resiko pada bayi dapat mengakibatkan terjadinya bayi lahir prematur,
lahir cacat, berat bayi lahir rendah (BBLR) bahkan dapat mengganggu tumbuh
kembang janin yaitu pertumbuhan fisik otak dan metabolisme yang menyebabkan
penyakit tidak menular diusia dewasa.
Dilihat dari data konsumsi energi penduduk Indonesia kurang dari 70% AKG
2004 sebesar 37% (riskesdas 2010). Kematian ibu saat melahirkan secara tidak
langsung disebabkan karena konsumsi zat gizi yang kurang.
Dewasa ini pemerintah telah mengupayakan pemberian PMT ibu hamil melalui
dengan tujuan menurunkan angka masalah gizi sehingga tercapainya generasi
penerus yang sehat demi terwujudnya Indonesia sehat sesuai dengan Visi Puskesmas
Rawat Inap Tanjung yaitu Mewujudkan masyarakat tanjung hidup sehat dan sejahtera,
Misi yaitu meningkatkan upaya kesehatan masyarakat dan perorangan,
menggerakkan peran serta masyarakat dalam membangun kesehatan, meningkatkan
kompetensi tenaga kesehatan dengan tata nilai POSITIF (Profesional, Disiplin, dan
Inovatif).

B. LATAR BELAKANG
Masalah gizi kurang pada ibu hamil masih merupakan fokus perhatian,
masalah tersebut salah satunya ibu hamil KEK. Periode pra-kehamilan dan kehamil
harus disiapkan dengan baik, demi mewujudkan perbaikan gizi masyarakat dengan
fokus utama pada 1000 hari pertama kehidupan (1000HPK).
RISKESDES 2013, pravaleni resiko KEK pada ibu hamil (15-49 tahun)
sebesar 24,2%. Yang berarti masalah resiko kurang energi kronik (KEK) ibu hamil
harus mendapatkan perhatian khusus.
Dari data laporan gizi triwulan Puskesmas Tanjung persentasi ibu hamil
Kurang Energi Kronik (KEK) sebesar 0,08 %, yang artinya masih beresiko untuk
keselamatana janin dan ibu hamil. Oleh karena itu salah satu kegiatan program
perbaikan dan peningkatan gizi masyarakat adalah pelayanan ibu hamil KEK dengan
kerjasama lintas program KIA di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Tanjung.
bertujuan untuk menanggulangi ibu hamil yang mengalami KEK.
C. TUJUAN UMUM TUJUAN KHUSUS
1. Tujuan Umum
Penanggulangan ibu hamil KEK

2. Tujuan Khusus
a. Melakukan pendataan ibu hamil KEK
b. Memberikan pelayanan gizi terhadap ibu hamil KEK
c. Melakukan pemantauan pelayanan gizi pada ibu hamil KEK

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan

Memberikan  Melakukan pendataan ibu hamil KEK


pelayanan gizi pada  Memberikan pelayanan gizi pada ibu hamil KEK
ibu hamil Kurang  Melakukan pemantauan pelayanan gizi pada ibu hamil
Energi Kronik (KEK). KEK

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


Lintas Program Lintas
Kegiatan Pokok Pelaksaan Program Kegiatan Terkait Sektoral Ket
Gizi Terkait
Memberikan Melakukan pendataan ibu Petugas gizi Dana
pelayanan gizi hamil dengan pelacakan Bidan BOK
pada ibu hamil kasus ibu hamil KEK Kader posyandu
Memberikan pelayanan gizi Petugas gizi Dana
Kurang Energi
pada ibu hamil KEK, berupa Bidan BOK
Kronik (KEK).
pemeriksaan antropometri Kader posyandu
BB, TB dan LILA serta
konseling pemberian biscuit
PMT ibu hamil untuk
meningkatkan status gizi dan
memenuhi zat gizi yang
dipenuhi janin selama
kehamilan
Melakukan pemantauan Dana
pelayanan gizi pada ibu hamil BOK
KEK setiap bulan untuk
melihat perkembangan status
gizi dan peningkatan
konsumsi PMT ibu hamil
F. SASARAN
Sasaran pemberian PMT ibu hamil adalah ibu hamil Kurang Energi Kronik (KEK)
dengan ukuran LILA < 23,5 cm.

G. JADWAL PELAKSANAAN
Kegiatan Tahun 2018

Pelayanan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des

ibu hamil √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
KEK

H. EVALUASI, PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN.


1. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan
Evaluasi kegiatan diakukan terhadap hal hal :
a. Kenaikan BB (berat badan)
b. Perbaikan nilai laboratorium
c. Perbaikan tanda klinis
d. Asupan makan dan asupan PMT
2. Pelaporan
Laporan evaluasi pelaksanaan kegiatan dibuat oleh penanggung jawab
program. Laporan ditujukan kepada Kepala Puskesmas dengan Format
Laporan yang sudah ada.

I. PENCATATAN DAN PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Pencatatan direkap kemudian pelaporan dilaksanakan oleh penanggungjawab
program sesuai format pelaporan setiap enam bulan sekali kepada seksi gizi
Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi.

Mengetahui
Kepala Puskesmas Penanggung Jawab Gizi

dr.HAMDA SAWITRI RENI YANTI, A.MD.GZ


NIP:197307022006042010 NRPK : 05.7.0800753