Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)
PHBS DI RUMAH TANGGA

Disusun oleh :
TIM PROMKES

UPTD PUSKESMAS PANGLAYUNGAN


KOTA TASIKMALAYA
SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)

Pokok Bahasan : Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)


Sub Pokok Bahasan : a. Pengertian PHBS
b. 10 Indikasi PHBS
Sasaran : Pengunjung Puskesamas Panglayungan
Hari/Tanggal :
Tempat : Ruang Tunggu Puskesmas Panglayungan
Waktu : ± 1 x 20 menit
Penyuluh : Tim Promkes
A. Tujuan
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah dilakukan penyuluhan, sasaran memahami tentang PHBS dengan
benar.
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penyuluhan selama ± 1 x 20 menit, sasaran dapat:
a. Menjelaskan pengertian PHBS
b. Mengetahui 10 Indikasi PHBS

B. Cakupan Materi
1. Pengertian PHBS
2. 10 Indikasi PHBS

C. Metode
Metode yang digunakan pada penyampaian pendidikan kesehatan adalah:
1. Ceramah
2. Tanya jawab

D. Media
- Leaflet
E. Sumber
- www.dinkes.jogjaprov.go.id

F. Pelaksanaan
No Kegiatan Kegiatan
Penyuluh Sasaran
1. Pembukaan - Mengucapkan salam - Menjawab salam
(5 menit) - Memperkenalkan diri - Mendengarkan
- Menjelaskan maksud dan - Menyimak,
tujuan mendengarkan dan
memahami penjelasan
yang diberikan
2. Inti - Menjelaskan pengertian - Menyimak,
(12 menit) PHBS mendengarkan dan
- Menjelaskan 10 Indikasi memahami penjelasan
PHBS yang diberikan
3. Penutup - Memberikan kesempatan - Mengajukan pertanyaan
(3 menit) bertanya pada keluarga
tentang materi yang
dibahas - Menjawab pertanyaan
- Memberikan pertanyaan
evaluasi - Mendengarkan
- Menyimpulkan hasil
kegiatan evaluasi - Mengucapkan
- Mengucapkan hamdalah, hamdalah, dan
terima kasih dan salam. menjawab salam.
G. Evaluasi
1. Bentuk
Pada evaluasi menggunakan bentuk lisan yang dilaksanakan langsung
pada kegiatan diskusi untuk menilai apakah tujuan pendidikan kesehatan
dapat berhasil atau tidak.
2. Jenis
Jenis evaluasi bentuk lisan berupa tanya jawab yang berjumlah 2 soal dan
harus dijawab langsung oleh sasaran pada saat itu juga. Pertanyaan
evaluasi antara lain:
a. Jelaskan pengertian PHBS !
b. Sebutkan 10 Indikasi PHBS !
MATERI PENYULUHAN
“Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)”

A. Pengertian PHBS
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah wujud keberdayaan
masyarakat yang sadar, mau dan mampu mempraktekkan PHBS. Dalam hal
ini ada 5 program priontas yaitu KIA, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Gaya
Hidup, Dana Sehat / Asuransi Kesehatan / JPKM.
Sedangkan penyuluhan PHBS itu adalah upaya untuk memberikan
pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga,
kelompok dan masyarakat, dengan membuka jalur komunikasi, memberikan
informasi dan melakukan edukasi, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap
dan perilaku, melalui pendekatan pimpinan (Advokasi), bina suasana (Social
Support) dan pemberdayaan masyarakat (Empowerment).
Dengan demikian masyarakat dapat mengenali dan mengatasi
masalahnya sendiri, terutama dalam tatanan masing-masing, dan masyarakat
dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dengan menjaga, memelihara dan
meningkatkan kesehatannya.

B. 10 indikator PHBS?
1. Persalinan Ditolong oleh Tenaga Kesehatan
Anda mempunyai balita atau adik yang masih berusia 0-5 tahun?
Kalau tidak, boleh mengabaikan ini. Berarti tinggal sembilan indikator lagi
kan? Tapi kalau punya, sudahkah istri atau ibu anda bersalin/melahirkan di
tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan (dokter kandungan
dan kebidanan, dokter umum dan bidan). Jika sudah, berarti untuk
indikator yang satu ini anda lulus. Mengapa harus tenaga kesehatan?
Karena karena tenaga kesehatan merupakan orang yang sudah ahli dalam
membantu persalinan, sehingga keselamatan ibu dan bayi lebih terjamin.
Disamping itu dengan ditolong oleh tenaga kesehatan, apabila terdapat
kelainan dapat diketahui dan segera ditolong atau dirujuk ke Puskesmas
atau Rumah Sakit. Jika ibu bersalin ditolong oleh tenaga kesehatan maka
peralatan yang digunakan aman, bersih dan steril sehingga mencegah
terjadinya infeksi dan bahaya kesehatan lainnya. Paham kan???

2. Memberi Bayi ASI Ekslusif


Adakah bayi usia 0-6 bulan di rumah anda? Kalau tidak, lewat dan
boleh mengabaikan yang satu ini. Bagaimana kalau ada? Sudahkah anak
anda atau adik anda yang masih berusia di bawah 6 bulan mendapat ASI
saja sejak lahir sampai usia 6 bulan? Mengapa harus ASI, ga kelaparan tuh
bayi diberi ASI saja??? Pertanyaan ini pasti ada dibenak anda, benar kan ?
ASI adalah makanan alamiah berupa cairan dengan kandungan zat gizi
yang cukup dan sesuai untuk kebutuhan bayi, sehingga tumbuh dn
berkembang dengan baik. Air susu ibu pertama berupa cairan bening
berwarna kekuningan (kolostrum) sangat baik untuk bayi karena
mengandung zat kekebalan terhadap penyakit.
Manfaat memberi ASI bagi ibu adalah dapat menjalin hubungan
kasih sayang antara ibu dan bayi, mengurangi pendarahan setelah
persalinan, mempercepat pemulihan kesehatan ibu, dapat menunda
kelahiran berikutnya, mengurangi risiko kena kanker payudara dan lebih
praktis karena ASI lebih mudah diberikan pada saat bayi membutuhkan.

3. Menimbang Bayi dan Balita setiap bulan


Sama seperti indikator pertama, Anda mempunyai balita atau adik
yang masih berusia 0-5 tahun? Kalau tidak, boleh mengabaikan ini. Kalau
ada, sudahkah bayi atau balita anda ditimbang setiap bulan dan tercatat di
KMS atau buku KIA? Penimbangan bayi dan balita anda dimaksudkan
untuk memantau pertumbuhannya setiap bulan. Menimbang secara rutin di
posyandu akan terlihat perkembangan berat badannya apakah naik atau
tidak.
Manfaatnya, anda dapat mengetahui apakah balita anda tumbuh
sehat, tahu dan bisa mencegah gangguan pertumbuhan balita, untuk
mengetahui balita sakit (demam, batuk, pilek, diare), jika berat badan dua
bulan berturut-turut tidak naik atau bahkan balita yang berat badannya
dibawah garis merah (BGM) dan dicurigai gizi buruk, sehingga dapat
dirujuk ke Puskesmas. Datang secara rutin ke Posyandu juga berfungsi
untuk mengetahui kelengkapan imunisasi serta untuk mendapatkan
penyuluhan gizi.

4. Menggunakan Air Bersih


Yang satu ini seharusnya bukan masalah bagi anda. Anda dan
rumah tangga anda dikatakan sehat jika di rumah tangga anda
menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari yang berasal dari air
kemasan, air ledeng, air pompa, sumur terlindung dan penampungan air
hujan dan memenuhi syarat air bersih yaitu tidak berasa, tidak berbau dan
tidak berwarna
Manfaat anda menggunakan air bersih diantaranya agar kita
terhindar dari gangguan penyakit seperti diare, kolera, disentri, thypus,
kecacingan, penyakit mata, penyakit kulit atau keracunan. Dan dengan
menggunakan air bersih setiap anggota keluarga terpelihara kebersihan
dirinya.

5. Mencuci Tangan dengan Air Bersih dan Sabun


Indikator ini sebenarnya gampang, tapi saya ragu apakah anda
selalu melakukannya sampai saat ini, benar kan? Mulailah dari sekarang!
Kapan saja harus mencuci tangan? Sebelum makan dan makan, sesudah
buang air besar, sebelum memegang bayi, setelah menceboki anak dan
sebelum menyiapkan makanan tentunya menggunakan air bersih mengalir
dan sabun. Manfaat mencuci tangan adalah agar tangan menjadi bersih dan
dapat membunuh kuman yang ada di tangan, mencegah penularan
penyakit seperti diare, kolera, dysentri, kecacingan, penyakit kulit, infeksi
daluran pernafasan akut (ISPA), bahkan flu burung dan lainnya.
6. Menggunakan Jamban Sehat
Sudah setengah jalan anda lewati untuk menjadi rumah tangga
yang sehat, Tiba saatnya di indikator yang keenam. Punya jamban kan
dirumah? Jamban yang digunakan minimal jamban leher angsa, atau
jamban duduk yang banyak di jual di toko bangunan, tentunya dengan
tangki septic atau lubang penampungan kotoran sebagai pembuangan akhir
dan terpelihara kebersihannya. Untuk daerah yang sulit air (kalau ada)
dapat menggunakan jamban cemplung atau jemban plengsengan.
Tujuannya dimaksudkan agar tidak mengundang datangnya lalat atau
serangga lain yang dapat menjadi penular penyakit.

7. Memberantas Jentik di Rumah


Cukup sekali seminggu, asal rutin ya! Tidak sulit menerapkan
indikator yang satu ini, manfaatkan waktu libur anda dengan
membersihkan rumah, tidak perlu waktu lama bukan? Lakukan
pemberantasan jentik nyamuk didalam dan atau diluar rumah seminggu
sekali dengan 3M plus abatisasi/ikanisasi. Pemberantasan sarang nyamuk
(PSN) merupakan kegiatan pemberantasan telur, jentik, kepompong
nyamuk penular penyakit seperti demam berdarah dengue, chikungunya,
malaria, filariasis (kaki gajah) di tempat-tempat perkembangbiakannya.
PSN dapat dilakukan dengan cara 3M plus yaitu menguras bak air,
menutup tempat penampungan air dan mengubur benda yang berpotensi
menjadi sarang nyamuk plus menghindari gigitan nyamuk.

8. Makan Buah dan Sayur Setiap Hari


Sederhana, murah dan banyak manfaatnya. Biasakan anda dan
anggota keluarga anda mengkonsumsi minimal 2 porsi sayur dan 3 porsi
buah atau sebaliknya setiap hari, tidak harus mahal, yang penting memiliki
kecukupan gizi. Semua jenis sayuran bagus untuk dimakan, terutama
sayuran yang berwarna (hijau tua, kuning, oranye) seperti bayam,
kangkung, daun katuk, kacang panjang, selada hijau atau daun singkong.
Begitu pula dengan buah, semua bagus untuk dimakan, terutama yang
berwarna (merah, kuning) seperti mangga, papaya, jeruk, jambu biji atau
apel lebih banyak mengandung vitamin dan mineral serta seratnya.

9. Melakukan Aktivitas fisik Setiap hari


Minimal 30 menit setiap hari. Anda lakukan pergerakan anggota
tubuh yang menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi
pemeliharaan kesehatan fisik, mental dan mempertahankan kualitas hidup
agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari. Jenis aktifitas fisik yang dapat
dilakukan bisa berupa kegiatan sehari-hari, yaitu berjalan kaki, berkebun,
bekerja ditaman, mencuci pakaian, mencuci mobil, mengepel lantai, naik
turun tangga dan membawa belanjaan. Aktifitas fisik lainnya bisa berupa
olah raga yaitu push up, lari ringan, bermain bola, berenang, senam,
bermain tenis, yoga, fitness, angkat beban/berat. Intinya olahraga itu tidak
harus mahal, bahkan banyak yang gratis bukan?

10. Tidak Merokok di Dalam Rumah


Terakhir, anda perokok atau memiliki anggota keluarga yang
merokok? Jika anda bukan perokok, acungan jempol buat anda dan jangan
pernah terpengaruh dengan yang namanya rokok. Tapi jika anda perokok
atau memiliki anggota keluarga yang merokok, itu hak anda, namun kami
anjurkan untuk berpikir bahaya merokok dan berusaha berhenti untuk
merokok. Biar adil, bagi perokok, jangan merokok di dalah rumah atau
ketika berada bersama orang lain yang bukan perokok, mereka juga berhak
dapat udara segar bukan?