Anda di halaman 1dari 3

KELEBIHAN IDEOLOGI FASISME

1. Memiliki rasa kesatuan nasional.


2. Memiliki tingkat pengawasan dan kedisiplinan yang tinggi.
3. Dapat mengambil keputusan pemerintahan yang cepat
4. Pemerintahan dipegang oleh Orang yang Ahli.
5. Adanya sikap-sikap nasionalisme
6. Aborsi dan Homoseksualitas mendapat tentangan keras dalam kebijaksanaan
negara.
7. Kontrol terhadap Mass Media - Media dikontrol secara langsung oleh
Pemerintah, atau dikontrol secara tidak langsung melalui peraturanpemerintah,
atau lembaga sensor yang kuat.

KEKURANGAN IDEOLOGI FASISME


1. paham yang mengedepankan bangsa sendiri
2. memandang rendah bangsa lain.
3. Tidak percaya dengan adanya kemampuan nalar
4. Mempunyai keyakinan yang fanatik dan dogmatik
5. Pengingkaran terhadap derajat –derajat kemanusiaan
6. Adanya pendiskriminasian antar individu
7. Menolak konsep persamaan tradisi yang berdasarkan aspek kemanusiaan
8. Kode perilaku yang didasarkan pada kekerasan dan kebohongan pemerintahan
harus dipimpin oleh segelintir elit yang lebih tahu keinginan seluruh anggota
masyarakat.
9. Jika ada pertentangan pendapat, maka yang berlaku adalah keinginan si-elit.
10. Adanya pengawasan yang sangat ketat bagi anggota masyarakat
11. Bagi kaum penentang kekuasaan maka totaliterisme dimunculkan dengan aksi
kekerasan seperti pembunuhan dan penganiayaan.
12. Dalam suatu negara kaum elit lebih unggul dari dukungan massa dan karenanya
dapat memaksakan kekerasan kepada rakyatnya.
13. Tidak memandang dan menghargai hak asasi manusia
14. Pemberian kekuatan lebih pada Militer , Tentara dan Militer mendapat posri
yang lebih dari pemerintah
15. Korupsi dan KKN yang merajalela

KELEBIHAN DEMOKRASI
1. demokrasi mencegah tumbuhnya suatu pemerintahan otokratis (pemerintahan
pada satu orang), karena otokrasi kebanyakan melahirkan penguasa yang atas
nama sesuatu, menggunakan keunggulan suatu negara bangsa dengan
pemaksaan dan kekerasan untuk mencapai tujuannya.
2. demokrasi menjamin bagi warganya untuk menggunakan hak-hak asasi yang
tidak diberikan oleh sistem yang demokratis.demokrasi menjamin kebebasan
pribadi yang lebih luas kepada warga negaranya daripada alternatif lain yang
memungkinkan.
3. demokrasi melindungi orang-orang, yang berhubungan dengan kepentingan
pokok mereka, seperti kelangsungan hidup, cinta, rasa hormat, dan sebagainya.
4. Demokrasi memberikan kebebasan untuk memilih, membentuk hidup sesuai
tujuan dan sebagainya, lebih baik daripada sistem politik manapun.
5. pemerintahan demokratis memberikan kebebasan untuk menentukan nasibnya
sendiri, sesuai dengan hukum yang mereka pilih sendiri.
6. Pemerintahan demokratis memberikan kesempatan sebesar-besarnya untuk
menjalankan tanggung jawab moral.
7. demokrasi membantu perkembangan manusia lebih daripada sistem lain.
8. pemerintahan demokratis dapat membantu perkembangan kadar persamaan
politik yang relatif tinggi.
9. Demokrasi negara-negara demokrasi tidak berperang satu sama lain.
10. Negara-negara dengan pemerintahan demokratis biasanya lebih maju daripada
negara dengan pemerintahan non demokratis.

KELEMAHAN DEMOKRASI
1. demokrasi berdasar terhadap anggapan bahwa manusia semua sama atau
sederajat, karena mereka akrab dan memiliki hal serupa didalam mental,
spiritual dan kualitas moral. Akan tetapi para pengkritik demokrasi membantah
bahwa anggapan tersebut. Manusia tampak sangat berbeda didalam berbagai
hal, seperti stamina moral, dan kapasitas untuk belajar dengan berlatih dan
pengalaman.
2. pemerintahan oleh mayoritas merupakan peraturan yang dipegang oleh manusia
biasa, dimana secara umum tidak intelligent, memiliki opini yang tak terkontrol
dan bertindak emosional tanpa alasan, berpengetahuan terbatas, kekurangan
waktu luang yang diperlukan untuk perolehan dalam memahami informasi, dan
curiga atas kecakapan yang dimiliki oleh orang lain. Oleh karena itu, demokrasi
adalah lemah didalam kualitas.
3. dalam demokrasi yang memerintah adalah publik, sedangkan publik atau
kelompok seringkali beraksi dengan cara mencolok. Tindakan rakyat seringkali
bersifat menuruti kata hati dan dengan mudah terpengaruh atas saran dari
kelompok lainnya. Publik seringkali bertindak anarkis atas nama kebebasan. Hal
yang tidak terpuji, dimana pemimpin politik memanfaatkan psikologis rakyat
banyak dan membangunkan nafsu masyarakat dalam rangka untuk
memenangkan dukungan masyarakat.
4. demokrasi didasarkan atas sistem partai. Partai-partai dipandang sangat
diperlukan untuk kesuksesan demokrasi. Akan tetapi sistem partai telah
merusak demokrasi dimana-mana. Partai- partai meletakkan perhatian utama
untuk mereka sendiri daripada bangsa mereka. Mereka berkembang diatas
ketidaktahuan masyarakat.
5. propaganda partai dan sering mengunjungi masyarakat tertentu membutuhkan
pengeluaran yang besar. Sebagai contoh di Indonesia, milyaran rupiah
tersalurkan untuk setiap lima tahun pemilihan. Jumlah uang yang sangat besar
ini dikeluarkan sebagai gaji dan upah para legislator. Dana yang seharusnya
dipakai untuk tujuan produktif, dihabiskan dengan sia- sia atas dasar
berkampanye dan propaganda partai.

KELEBIHAN IDEOLOGI LIBERALISME


1. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarkat dalam mengatur kegiatan ekonomi.
Masyarakat tidak perlu menunggu komando dari pemerintah.
2. Setiap individu bebas untuk memiliki sumber-sumber daya produksi. Hal ini
mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian.
3. Timbul persaingan untuk maju karena kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan
kepada masyarakat.
4. Menghasilkan barang-barang bermutu tinggi, karena barang yang kurang
bermutu tidak akan laku di pasar.
5. Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas
motif mencari keuntungan
6. Kontrol sosial dalam sistem pers liberal berlaku secara bebas. Berita-berita
ataupun ulasan yang dibuat dalam media massa dapat mengandung kritik-kritik
tajam, baik ditujukan kepada perseorangan lembaga atau pemerintah.
7. Masyarakat dapat memilih partai politik tanpa ada gangguan dari siapapun.

KEKURANGAN IDEOLOGI LIBERALISME


1. Sulit melakukan pemerataan pendapatan. Karena persaingan bersifat bebas,
pendapatan jatuh kepada pemilik modal atau majikan. Sedangkan golongan
pekerja hanya menerima sebagian kecil dari pendapatan.
2. Pemilik sumber daya produksi mengeksploitasi golongan pekerja, sehingga yang
kaya makin kaya, yang miskin makin miskin.
3. Sering muncul monopoli yang merugikan masyarakat.
4. Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi budaya
oleh individu yang sering terjadi
5. Karena penyelenggaran pers dilakukan oleh pihak swasta, pemerintah sulit
untuk mengadakan dan memberikan kontrol. Sehingga pers sebagai media
komunikasi dan media masa sangat efektif menciptakan image dimasyarakat
sesuai misi kepentingan mereka.