Anda di halaman 1dari 2

Nama : Audina Melinda

NIM : 18005097
Sebagai seorang pendidik di lembaga pendidikan non formal Paket C setara SLTA, bagaimanakah
cara saudara mengembangkan ke 13 nilai-nilai karakter tersebut di dalam pembelajaran.

Nilai-nilai karakter menurut SIDIKNAS dan cara pengembangannya :

1. Religius
Sebagai calon pendidik di paket C / SLTA saya mengoptimalkan kegiatan pembiasaan diri
yang berwawasan luas pengembangan budi pekerti dan akhlak mulia. Sebagai calon pendidik
melalui program pembiasaan diri lebih mengedepankan atau menekankan kepada kegiatan-
kegiatan pengembangan budi pekerti dan akhlak mulia yang kontekstual. Sehingga anak di
didik dapat mengembangkan nilai religius ini dalam kehidupan sehari-harinya seperti Shalat
tepat waktu, selalu berinfak, memiliki akhlak terpuji dan yang pastinya anak didik tersebut
akan berhijrah (lebih baik lagi) .
2. Jujur
Sebagai calon pendidik, pendidik dalam pembelajaran harus menjadikan diri sebagai model.
Pendidik dipandang peserta didik sebagai orang yang lebih dewasa, mereka merupakan
contoh dalam bertindak dan berperilaku. Baik sikap baik maupun sikap buruk, itu dapat
mempengaruhi peserta didik bagaimana cara bersikap dengan sesama. Hal ini tentu,
membuat pendidik harus pandai dalam menjaga sikap untuk memberikan contoh yang
terbaik.
3. Toleransi
Sikap toleransi merupakan sikap yang penting untuk dimiliki oleh setiap individu manusia,
sebab dalam kehidupan bermasyarakat akan banyak dijumpai berbagai macam karakteristik
manusia. Untuk itu mendidik anak memiliki sifat toleransi dan menghargai, maka pendidik
dapat membuat sebuah kelompok belajar. Dalam kelompok belajar anak dapat
menumbuhkan rasa saling menghargai seperti menyampaikan pendapat dalam
bermusyawarah. Dan anak didik dapat menghargai pendapat orang lain.
4. Disiplin
Sebagai pendidik harus dapat menjadi contoh teladan dalam berdisiplin. Misalnya, pendidik
harus datang tepat waktu. Karena ini dapat mendorong sikap untuk disiplin dengan datang
lebih awal. Pendidik dan sekolah menerapkan peraturan tata tertib yang jelas dan tegas,
sehingga mudah untuk diikuti dan mampu menciptakan suasana kondusif untuk belajar.
5. Kerja Keras
Dengan memberikan semangat kepada peserta didik dalam bekerja keras, nanti akan timbul
dengan sendirinya saat anak didik termotivasi oleh kebahagiaan akan kesuksesan yang akan
dicapai olehnya sehingga peserta didik terdorong untuk bekerja keras.
6. Mandiri
Dalam belajar mandiri, peserta didik harus berusaha untuk memahami isi pelajaran, mencari
sumber informasi sendiri, serta memecahkan kesulitan sendiri. Dalam belajar, peserta didik
harus lebih banyak berinisiatif untuk melakukan kegiatan belajar sendiri. Proses kemandirian
belajar membuat peserta didik menjadi mandiri, menjadi seorang pemikir cerdas yang
menggunakan pertimbangan sambil berbuat sesuatu untuk membentuk lingkungan
kehidupan mereka.
7. Demokratis
Sebagai pendidik, mampu memperhatikan peserta didik dalam menyampaikan pendapatnya
dalam proses dan menjadi pembicara yang baik saat proses diskusi. Sehingga disini anak
didik mampu berpartisipasi dalam kelompok belajar. Pendidik juga harus mampu
mengajarkan anak didik pentingnya menghargai sesama seperti perbedaan suku, agama dan
ras.
8. Rasa ingin tahu
Sebagai pendidik juga mampu mengembangkan keingintahuan siswanya dengan cara
memberikan informasi berita terupdate dan menarik sehingga ini akan mendorong siswa
untuk menggali informasi terbaru tersebut . Dan dapat membentuk peserta didik menjadi
kreatif. Guru harus mampu menarik simpati siswa dalam proses belajar agar terjadinya rasa
keingintahuan anak didik menjadi tinggi.
9. Semangat kebangsaan
Sebagai pendidik, tidak hanya menerangkan pelajaran tetapi harus mampu membawa
peserta didik dalam sejarah masa lalu. Dengan menceritakan sejarah masa lampau kepada
peserta didik seperti sejarah kemerdekaan Indonesia ,penjajahan Indonesia dan peristiwa-
peristiwa lainnya yang menyangkut sejarah kemerdekaan Indonesia. Sehingga dapat
menimbulkan sikap nasionalisme/ semangat kebangsaan pada peserta didik.
10. Cinta tanah air
Menumbuhkan rasa cinta tanah air , dalam hal ini setiap sekolah wajib melaksanakan
upacara bendera setiap hari Senin dan menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap pagi.
Sebagai pendidik mampu melatih peserta didik dalam melaksanakan upacara, mengajarkan
menaiki bendera, mengajarkan paduan suara dan lain-lain. Sehingga ini akan menumbuhkan
perilaku cinta tanah air.
11. Peduli lingkungan
Salah satu cara dalam mengembangkan sikap peduli lingkungan adalah dengan
mengintegrasikannya dalam mata pelajaran. Pendidikan harus diselaraskan dengan nilai-nilai
yang terjadi di lingkungan. Pendidik harus mampu menarik simpati peserta didik agar
tumbuh rasa peduli terhadap lingkungan terutama lingkungan di sekitar. Seperti
mengingatkan peserta didik untuk membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan
dan peduli sesama yang membutuhkan di sekeliling kita.
12. Peduli Sosial
Pendidik harus menjadi model dalam mengembangkan kepedulian terhadap makhluk sosial.
Misalnya menanamkan kasih sayang kepada peserta didik, tidak membeda- bedakan teman,
warna kulit, suku dan bangsa. Peserta didik pada paket C, ada yang belajar di ruangan atau di
luar ruangan. Jika di luar ruangan pendidik mungkin bisa membawa peserta didik ke panti
asuhan misalnya, sehingga terciptanya suasana dengan semangat peduli yang tinggi.
13. Tanggung jawab
Sebagai pendidik memberikan tugas atau membebankan suatu pekerjaan kepada anak didik
agar bisa dia selesaikan merupakan salah satu cara melatih sikap tanggung jawab dalam diri
anak didik. Dan juga memberikan kepercayaan pada anak adalah cara yang bisa pendidik
lakukan dalam menumbuhkan sikap tanggung jawab dalam diri anak didik.