Anda di halaman 1dari 3

Kepala desa :

Kader dari puskesmas :

Perawat :

Pasien lansia :

Istri pasien :

Anak pasien :

Suatu hari kaum keperawatan mendapatkan tugas untuk melakukan kunjungan keluarga pada
pasien lansia . salah satu perawat di tugaskan di sebuah desa yang masih minim akan pengetahuan
dan layanan kesehatan .

Perawat : selamat pagi pak ,mohon maaf mengganggu waktunya, saya perawat yang mendapat
tugas untuk melakukan kunjungan ke rumah warga khususnya pada lansia untuk melaksanakan
tugas saya. Saya datang bersama kader dari puskesmas terdekat untuk meminta izin kepada bapak.

Kader : iya, benar sekali pak, saat ini perawatan akan melakukan kunjungan rumah khususnya pada
pasien lansia.

Kepala desa : oh , begitu . baik silahkan saja . nanti bisa di tunjukan dan di antarkan langsung
bersama kadernya dimana rumah yang akan di tuju.

Perawat : terimaksih pak, kalau begitu saya langsung permisi ya

Kader :baik pak saya permisis juga, saya langsung antar adik ini untuk menuju rumah kunjungannya

Kepala desa : iya silahkan, hati-hati yaa. Kalau ada keperluan lain saya dengan senang hati akan
membantu

Perawat : iya pak .

Perawat dan kaderpun langsung menuju rumah sasaran untuk melakukan kunjungan

Kader : ini rumahnya , ayo silahkan

Perawat : permisi, selamat pagi..

Istri pasien : iya selamat pagi , ini dari mana ya ? nampak seperti petugas kesehatan?

Kader : benar bu , disini saya sebagai kader dari puskesmas dan ini perawat yang mendapat tugas
akan melakukan kunjungan rumah khususnya lansia.

Perawat : bagaimana bu , apakah ibu berkenan untuk saya melakukan kunjungan ?

Istri pasien : oh tentu saja, kebetulan suami saya akhir-akhir ini mengeluh sakit. Ayo silahkan masuk
saya akan panggil suami saya

Pasien : wah, ada tamu ya rupanya.


Perawat : iya pak , saya disini sebagai perawat akan berbincang-bincang tentang apa keluhan bapak,
karena istri bapak mengatakan bapak akhir-akhir ini mengeluh sakit

Pasien : iya benar , belakangan ini kaki saya sering sakit pada bagian lutut , rasanya sangat nyeri
sekali.

Perawat : nyerinya bagaimana yang bapak rasakan ?

Pasien : kaki saya tersa kaku , sangat nyeri kalau di gerakan, rasanya sungguh tidak nyaman

Perawat : apakah sebelumnya bapak pernah berobat ?

Pasien : iya, sebulan lalu saya sempat periksa di puskesmas dekat sini. Kata dokter sih rematik,
karena faktor usia. Tapi saya kurang paham . lalu saya di berikan obat oleh dokternya

Perawat : oh begitu ya pak, kalau begitu besok apakah saya boleh datang lagi? Untuk memberikan
penambahan wawasan tentang sakit yang bapak alami ini dan beberapa cara untuk mengatasinya?

Pasien : silahkan saja , dengan senang hati saya tunggu

Perawat : apa bisa anak atau istri bapak turut mendampingi untuk saling berbagi informasi.

Pasien : tentu saja bisa

Perawat : baik pak saya permisi dulu

Keseokan harinya ................................

Perawat : selamat pagi

Anak pasien : iya selamat pagi silahkan masuk

Perawat : oh, ini anak dari bapak A ya ?

Anak pasien : iya sus, benar. Ayo kita temui bapak

Perawat : selamat pagi bapak , apa kabarnya pagi ini ?

Pasien : lumayanlah , tapi tadi malam kaki saya sakit sekali sus, sekarang juga masih agak sakitkalau
saya gerakkan

Perawat : nah, baiklah. Jadi begini ya , pak, bu dan kakak sekalian. Seperti yang sudah dikatakan
dokter saat periksa bapak mengalami sakit rematik karena memang dari faktor usia, dan juga asam
urat yang terlalu tinggi mengakibatkan peradangan pada sendi sehingga menimbulkan sakit

Anak pasien : penyebabnya itu apa ya ?

Perawat : biasanya karena faktor usia , makanan yang tidak terkontrol dan kebiasaan merokok

Istri pasien : jadi untuk penanganan di rumah bisa kita lakukan apa ya sus ?untuk mengurangi rasa
sakit ataupun mencegah sakitnya ?
Perawat : jadi mudah ya bu untuk penanganan di rumah apabila bapak mengeluh sakit ibu bisa
memberi pijatan lembut dan berikan minyak hangat pada daerah yang sakit, kemudian porsi makan
bapak juga harus terkontrol , kurangi dulu makan kacang-kacangan, daging atau makanan berlemak.

Istri pasien : wah, terimaksi informasinya suster, memang bapak kalau makan jarang bisa
mengontrol makanannya.

Perawat : iya bu, sekarang apa boleh saya mempraktekan cara untuk memijat lembut daerah yang di
rasa sakit oleh bapak , agar besok-besok ibu atau kakak disini bisa melakukan sendiri

Pasien : oh iya silahkan saja

Perawat : (melakukan pijatan selama 10-15 menit ), bagaimana pak rasanya sekarang apakah
sakitnya mau berkurang ?

Pasein : iya sus, sakitnya sudah tidak terlalu saya rasakan , jika di gerakan juga sudah tidak sakit

Anak pasien : terimakasih suster atas informasi tentang penyakit rematiknya , sekarang saya jadi
tahu tentang sakit bapak saya.

Perawat : iya , memang sudah tugas saya sebagai tenaga kesehatan untuk saling berbagi ilmu di
bidang kesehatan.

Istri pasien : terimakasi sus

Perawat : iya sama sama, kalau begitu disini tugas saya sudah selelsai , saya pamit dulu. Semoga
bapak cepat sehat dan sakitnya tidak kambuh lagi

Pasien : iya sus terimakasih.